Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Pembalasan Dilla.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Pagi hari nya Dilla yang baru bangun dari tidur panjang nya menatap sekeliling nya, dia heran tidak mendapatkan suaminya.


tadi malam dia tidak jadi melanjutkan nya, alasan nya karena terlalu larut malam.


Kakak nya itu benar-benar menyebalkan, membuat Dilla kesal saja.


bayangkan saja dia sudah masuk ke dalam permainan suaminya, dan dengan tengil nya Kakak nya malah menelpon nya mengatakan Daddy nya sakit.


"Udah bangun sayang?." tanya Zico yang baru keluar dari dalam kamar mandi.


Hampir saja Dilla menetes kan air liurnya karena melihat dada bidang suaminya yang sangat menantang untuk di elus itu, beruntung Dilla masih punya malu untuk melakukan hal konyol itu.


"Ko diem?." Zico berjalan mendekati sang istri.


"Kamu bangun awal ko ngak bangunin aku sih, kan aku malu baru juga jadi istri sehari udah telat bangun aja." ucap Dilla sedikit kecewa karena dia tidur nya ke enakkan.


Padahal menurut buku panduan seorang istri Sholehah yang di baca nya beberapa waktu lalu seorang istri harus bangun awal, menyiapkan keperluan suami dan juga memerhatikan apa saja yang harus di kerjakan di rumah, seperti beres-beres jika tidak punya Asisten rumah tangga.


"Maaf, tadi aku bangun soalnya mau pipis, kamu mandi aja gih, nanti kita turun bareng-bareng soalnya tadi Mom udah kesini nyuruh kita turun ke bawah buat sarapan." jelas Zico lagi.


Mendengar kata sarapan membuat Dilla melotot, dan langsung melirik ke arah samping meja belajar nya.


Dan betapa kaget nya Dilla saat melihat jam yang sudah menunjukan pukul tujuh lebih.


Tanpa pikir panjang Dilla langsung berjalan ke arah kamar mandi nya, tak lupa dia membawa handuk pink kesayangan nya ke kamar mandi, menutup pintu kamar mandi dan langsung mandi.


Meninggalkan sosok yang kini sedang geleng-geleng kepala karena melihat tingkah istri kecilnya yang begitu menggemaskan.


"Kalau setiap hari liat Dilla yang kaya gini aku pasti awet muda, ternyata memiliki istri muda enak banget ya." ucap Zico sambil berjalan ke arah almari istri nya.


Sebelum nya Zico memang sudah menaruh beberapa pakaian nya di almari Dilla, karena dia tau setelah menikah dengan Dilla sudah pasti dia akan sering menginap di rumah keluarga Dilla.


Zico mengambil pakaian santai nya, celana pendek selutut berbahan jeans dan kaos yang pas di tubuh nya.


Setelah berpakaian kini Zico memilih untuk menunggu Dilla, sambil menunggu istri nya Zico memilih untuk memainkan ponselnya.


Beberapa menit berlalu..


Dilla dan Zico berjalan menuruni tangga bersamaan, semua mata yang sedang duduk di meja makan nampak melihat ke arah nya.

__ADS_1


Jangan lupakan wajah Boy yang nampak senang saat melihat Dilla yang berjalan dengan langkah biasa nya.


Rencana nya telah berhasil sempurna..


"Cie, pengantin baru, kemana-mana emang harus ya pegangan tangan." Boy memulai Drama nya.


Membuat Dilla yang baru saja mendudukkan bokong nya di kursi menjadi muak dan sudah menekuk wajahnya.


Dia benar-benar kesal dengan kelakuan kakak nya yang bisa-bisa nya menggagalkan malam pertama nya.


Tak ingin dia menyahut, Dilla maupun Zico masih kesal dengan sikap tengil Boy.


Dan diam nya Dilla dan Zico membuat Boy semakin semangat untuk menggoda adik tersayang nya itu.


"Gimana semalam? enak?." celetuk Boy, membuat Dilla yang akan melahap sesendok nasi nya langsung menghentikan aksinya.


Dilla menatap tajam pada sosok yang nampak santai makan roti nya itu.


dan Boy yang melihat nya masih tetap biasa saja, tanpa takut akan kemarahan adiknya yang bisa membuat nya masuk ke dalam masalah besar.


"Kakak, diam atau aku jengkol!." ancam Dilla sambil memasukkan makanan nya seolah sedang menakuti musuh nya.


Glek..


Jengkol?


"Ngak jadi deh, maaf ya adik kakak yang cantik." Boy langsung memilih untuk mengaku salah.


April yang duduk di samping nya hanya menggelengkan kepalanya, dia sudah menduga jika suaminya benar-benar akan menggagalkan acara malam pertama adik ipar nya itu.


Suaminya benar-benar kelewatan!.


"Mas, kamu nanti malam ngak dapat jatah kamar ya, Dion nanti malam tidur sama aku di ranjang dan kamu tidur di sopa." ucap April memecahkan keheningan.


Membuat Boy seketika melotot, istrinya malah memberikan hukuman berat nya, apalagi dia sudah empat hari absen karena memang Dion selalu menggagalkan acara ranjang nya.


"Sayang.."


"Ngak ada penolakan, ngak nerima siapa suruh jahil." tegas April membuat suaminya manyun.


Melihat kakaknya sudah mendapatkan hukuman dari kakak iparnya membuat Dilla senang, kini tatapan nya beralih pada Mommy Daddy nya.


Sadar akan tatapan maut dari pengantin yang gagal malam pertama Daddy Rico dan Mommy Kelle langsung saling melirik.

__ADS_1


"Mommy ngak tau, ngak ikutan Mommy."


"Daddy juga, Daddy kan sakit gigi dari pas pulang juga Daddy langsung tidur abis minum obat."


Dilla menghela nafas nya, lalu kembali menatap Mommy Daddy nya.


"Hukum kakak Mom, kakak jahil banget tau, hikss ngak tau apa kalau Dilla sampai syok banget pas denger Daddy sakit, kakak jahat Dad, Mom." Dilla menghentikan acara makan nya, memilih untuk mengadu dulu lalu setelah melihat wajah iba orang tuanya baru Dilla menerus kan acara makan nya lagi.


Mengabaikan tatapan maut dari Daddy Rico dan Mommy Kelle yang kini terarah ke pada putra sulung nya.


"Boy."


"Bule tengil!"


"Maaf Mom, Dad, aku khilaf." sahut Boy sambil cengengesan.


Niat nya memang hanya mengerjai adik nya, tapi dia tidak menyangka jika Dilla dan Zico langsung pergi pulang.


bahkan tadi malam Boy juga mendengar suara tendangan di luar kamar nya, bahkan suara itu sampai membuat Dion yang tertidur lelap menjadi terbangun dan menangis kencang.


Tanpa aba-aba Mommy Kelle dan Daddy Rico langsung berjalan ke arah tempat duduk putra sulung nya, Boy yang sadar akan kemarahan Mommy Daddy nya langsung menelan ludahnya sendiri.


"AAAAAA!! ampun Mom." ringis Boy saat telinga nya di jewer oleh Mommy Kelle.


"Aaaaaaa!! Dad, haha.. ampun haha." ringis Boy lagi karena Daddy Rico malah mengelitiki tubuhnya hingga membuat Boy tertawa terbahak-bahak karena geli.


Melihat Kakak nya yang tersiksa membuat Dilla dan Zico replek tertawa, bahkan mengatakan kata yang sama dan kompak secara bersamaan.


"Lanjut Dad, lanjut!."


Aaaaaaa !!!


"Ampun!!."


Pada akhirnya acara makan pun berubah menjadi acara penyiksaan si jahil, Dilla dan Zico sangat puas melihat Boy yang sampai meneteskan air mata nya karena geli.


"Kalian curang, bawa ortu." sungut Boy yang baru bisa menghela nafas nya lega.


Dilla langsung mendelik tajam.


"Suruh siapa jahil, dasar bule tengil!."


__________

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2