Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Pernikahan Kinara dan Lucas


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Kata SAH yang baru saja di suarakan serempak membuat status baru untuk seorang Kinara dan juga Lucas.


kini keduanya sudah sah sebagai seorang suami dan istri.


Ciuman di kening pun takalah Lucas berikan di kening Kinara, wanita yang kini sudah menjadi milik nya seutuhnya itu.


"Kecup doang, bukan cium." kata Kinara yang merasa bagian keningnya sedikit basah karena ciuman yang di berikan Lucas.


"Ngak papa sayang itung-itung DP." kata Lucas sambil mengulum senyum nya.


Kinara hanya diam dan mencoba biasa saja, meski pada kenyataan dia merasa risih karena riasan nya terlalu rame menurut nya.


tidak seperti Kinara yang biasanya yang selalu PD tanpa riasan.


Ucapan demi ucapan di berikan dari para tamu undangan, ataupun keluarga besar Kinara dan Lucas.


mereka ikut bahagia dengan kebahagiaan yang di rasakan sepasang pengantin baru yang sudah sah itu.


"Ara, Selamat ya untuk pernikahan mu." kata Dilla sambil tersenyum.


Melirik Lucas sekilas lalu tersenyum lagi, ternyata rasanya setelah memiliki suami sangat berbeda, jika dulu Lucas adalah cinta nya maka lain hal nya dengan sekarang, Lucas hanyalah masa lalu nya.


Masa lalu cinta nya yang paling buruk itu sudah lama Dilla lupakan, hanya saja ingatan nya itu masih tetap ada.


"Inget anak sama suami." bisik Achel membuat Dilla langsung tersadar dan melirik Kinara.


"Foto yuk." ajak Dilla.


Kinara yang tidak tau apa-apa akan sikap aneh Dilla hanya mengangguk kecil.


"Jangan lama-lama, aku cape berdiri terus." kata Kinara yang memang tidak terlalu suka berfoto.


"Iya." sahut Achel dan Dilla kompak.


Dan setelah itu ketiga nya langsung berfoto ria, lebih tepatnya hanya Dilla dan Achel yang berfose cantik, tidak dengan Kinara yang fose nya tidak ada ekspresi nya.


"Ara ekspresi kamu tuh kaya orang yang kepaksa nikah tau." kata Achel kaget melihat hasil foto-foto nya.


"Iya tau, tuh muka datar banget ngak ada manis-manis nya." Dilla ikut menyahut.


Membuat Kinara jengah dengan drama dua sepupu nya yang lebay itu.


"Udah sana, kalian berdua ribet." ucap Kinara. "Makan gih, ada cake kesukaan kalian." lanjut nya lagi.


Cake?

__ADS_1


Tanpa menunggu di perintah Achel dan Dilla langsung berjalan turun dari pelaminan, rasa lapar nya langsung terasa saat mendengar makanan.


Kinara menggelengkan kepalanya melihat dua sepupunya yang menggemaskan itu.


bayangkan saja sudah mau punya baby tapi keduanya masih seperti anak kecil jika di tawari makan-makanan manis.


"Sayang ngamar yuk." ucap Lucas sambil tersenyum.


Membuat Kinara kaget bukan main, bahkan tak hanya itu Kinara juga menempelkan tangan nya di kening suaminya.


"Ngak panas ko." gumam nya


"Sayang.." panggil Lucas lagi dengan senyuman terbaik nya.


Kinara merinding melihat nya, sejak kapan Lucas yang di kenal nya menjadi pria seperti itu?, mesum.


"Ara, aku mau___" ucap Lucas terhenti karena bibirnya di bungkam oleh tangan Kinara.


"Jangan di teruskan, kedengaran orang malu tau." kata Kinara menatap tajam Lucas.


"Cie.. obrolan nya udah ngamar aja nih pengantin baru." ucap Boy yang tiba-tiba datang ke pelaminan dengan Dion di gendongan nya.


Tapi sepertinya Boy salah orang, dimana ekspresi Kinara dan Lucas sama-sama lurus dan dingin.


membuat Boy menghela nafas nya.


"Hadiah nya apa kak?." tanya Kinara.


Membuat mata Kinara berbinar-binar.


"Terimakasih kak." sahutnya senang bukan main.


Membuat April yang melihat nya terkekeh, jika dirinya menikah lagi mungkin saja dia ingin hadiah yang mewah dan mahal, tapi Kinara? si tomboy itu malah senang di berikan hadiah ban motor.


"Semoga bahagia ya Ara, doa kakak terbaik untuk kamu dan suami." kata April sambil tersenyum.


"Makasih kak." ucap Kinara dan Lucas bersamaan.


"Cie nikah." celetuk si tengil Arfan.


Membuat Kinara menghela nafasnya, inilah yang tidak di sukai nya saat mengadakan pesta, yaitu menjadi pusat perhatian keluarga nya yang aneh-aneh.


"Syifa mana?." tanya Kinara tidak melihat keberadaan Istri sepupu tengil nya.


"Biasa namanya ibu-ibu ya pasti ngerumpi sama ibu-ibu lain." bisik Arfan dengan santai nya.


AAAAAA !!


Arfan meringis saat telinga nya mendapatkan jeweran yang cukup keras, dan pelaku nya tentunya siapa lagi kalau bukan Syifa, yang sudah merangkak menjadi istri galak, dari sebelumnya yang menjadi istri super baik.

__ADS_1


"Oh jadi aku ibu-ibu ya? mentang-mentang badan ku lebar, iya gitu?." ucap Syifa masih menjewer telinga Arfan.


"Ngak sayang, aku ngak bilang kamu ibu-ibu ko, lagian kamu itu ngak lebar sayang tapi seksi aduhai." celetuk Arfan sambil tersenyum tengil.


Ini lah drama keluarga nya, yang terkadang membuat Kinara aneh sendiri kenapa hanya dirinya yang normal di keluarga nya.


Beberapa jam berlalu, satu persatu acara mulai selesai, Kini tinggallah acara terakhir yaitu istirahat dan tidur.


"Ara, Mamih sama Papih mau tidur di rumah kamu ngak apa tidur nya di hotel?." tanya Mamih Anaira.


"Santai Mih." sahut Kinara santai.


"Jangan ngorok tidur nya." bisik Mamih Anaira sambil terkekeh.


Yang membuat Kinara menggelengkan kepalanya.


"Mana ada aku seperti itu, Mamih kali yang suka ngorok, iya kan Pih." melirik Papih Kiano yang sedang mengobrol dengan Lucas.


Yang membuat Papih Kiano terdiam, memilih mengiyakan ucapan Putri nya sama saja dengan memilih tidur sendiri.


Dan Papih Kiano memilih diam dari pada serba salah.


"Titip Ara ya Lucas, Mamih Papih pulang dulu." kata Mamih Anaira.


"Hati-hati ya Mih Pih." kata Lucas.


Dan setelah kepergian kedua orang tuanya kini tinggallah pengantin baru yang berjalan dengan wajah lelah nya.


"Ara kamu mau gaya apa?." tanya Lucas yang berjalan di samping Kinara.


"Gaya bogeman pereman ada ngak?." celetuk Kinara sambil berjalan malas.


Dan Lucas yang mendengarnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Ngak ada Ara, adanya itu gaya___" ucap Lucas terhenti.


"Kak Bian." gumam Kinara kaget melihat kakak sepupunya yang berjalan ke arah nya.


"Ara, titip si kembar dulu ya." ucap Bian sambil memberikan kedua putra nya.


"Kakak mau kemana?." tanya Kinara sambil melirik dua bocah yang entah akan memberikan kekacauan di kamar nya itu.


Bian tidak menjawab dia malah memberikan tiket honeymoon pada Kinara.


"Ini hadiah untuk kalian, makasih ya sudah mau bantu kakak yang mau buat adik buat si kembar." kata Bian lalu pergi begitu saja meninggalkan Kinara dan Lucas yang melongo melihat dua bocah di depan nya menatap nya dengan tatapan polos nya.


"Gagal total deh malam pertama nya." gumam Lucas mengigit bibir bawahnya pelan.


"Sudahlah, lagian malam pertama mau ngapain, paling juga tidur orang aku lagi Menstruasi ko." celetuk Kinara santai tanpa melihat reaksi wajah suaminya yang terlihat kaget se kaget-kaget nya.

__ADS_1


"Anak-anak ayo masuk kamar."


TAMAT !!


__ADS_2