Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Kecelakaan


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Ara ada yang mencari mu." suara Mamih Anaira terdengar heboh di sebrang telpon.


Kinara terdiam mendengarkan suara Mamih nya dari sumber telpon.


sekarang dia memang sedang ada di rumah Papa Arka dan Mama Alena.


"Siapa Mih?." tanya Kinara kepo.


Seingat nya dia tidak membuat janji dengan satupun teman hari ini.


dan tentu adanya tamu untuk nya membuat Kinara penasaran.


"Ara cepatlah pulang, tidak baik membiarkan tamu setampan itu di ruang tamu." kata Mamih Anaira lagi.


"Siapa dulu, baru Ara akan pulang cepat."


"Yang jelas dia tampan dan juga imut, buruan pulang jangan lupa pakai lipstik biar wajah kamu tambah cantik." kata Mamih Anaira.


Tut..Tut..


Kinara mematikan panggilan nya sepihak, lalu berjalan ke arah dapur mendekati Mama Alena.


"Ada apa Ara?." tanya Mama Alena melihat wajah Kinara yang tidak ceria seperti tadi lagi.


"Mama, Ara harus pulang dulu, ngak apa kan belajar masak nya di tunda?." sahut Kinara.


Niatnya ke rumah Mama Alena dan Papa Arka memang ingin belajar memasak, Kinara tidak mau kejadian sarapan pagi kemarin terulang lagi dimana dia membuat anggota keluarga nya makan makanan yang keasinan.


Kinara mau serius belajar memasak, dia ingin ahli dalam bidang dapur meski sangat susah.


Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini bukan?, Kinara percaya jika dia berusaha lebih keras lagi dia akan bisa memasak.


"Ya udah, ngak apa tapi besok kaya nya Mama ngak bisa soalnya mau main ke rumah si kembar." kata Mama Alena.


"Makasih Mam, aku kesini nya lain kali aja ya Dah.." setelah mengatakan itu Kinara langsung berlari ke arah mobil nya.


Mama Alena menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak adik ipar nya.


bukan hanya permintaan Kinara yang tiba-tiba ingin belajar memasak yang aneh, tapi penampilan gadis yang masih betah melajang di usianya yang ke 24 tahun itu juga sangatlah aneh.


Dimana Kinara datang dengan penampilan baru nya, overall tok jens pendek dengan atasan kaos yang pas di tubug nya, dan entah mengapa Mama Alena lebih menyukai penampilan Kinara yang biasa nya, tomboi.


Di perjalanan pulang nya Kinara benar-benar penasaran dengan tamu tampan yang di sebutkan Mamih nya.

__ADS_1


Apa itu Lucas?


"Kalau iya, mau ngapain Lucas ke rumah aku." gumam nya berpikir jika itu Lucas.


Kinara menggelengkan kepalanya, masa iya Lucas ke rumah nya, itu mustahil.


pasti Lucas sudah menikah dengan Dinda, tapi dia juga tidak melihat postingan Dinda di akun sosial media nya.


Karena kesal menebak-nebak terus jadi Kinara memilih untuk menambah kecepatan mobilnya.


tapi di tengah perjalanan pulang dia melihat seorang anak kecil yang berdiam di tengah jalan, membuat Kinara mengerem mendadak.


"Astaga, kenapa anak itu diam di tengah jalan." gumam Kinara sambil menepikan mobilnya.


Kinara berjalan mendekati anak kecil di depan nya.


tapi saat beberapa langkah lagi tiba-tiba ada motor dari kejauhan yang bergerak ke arah Kinara, dan Kinara telat menyadari hal itu.


Brukkk !!


Tubuh Kinara terlempar jauh ke pinggir jalan, darah segar keluar di bagian lengan dan kepala nya.


"Awwww! sakit!" gumam Kinara sambil meringis.


Kinara mencoba untuk bangun, tapi kepalanya terasa sangat sakit dan pandangan nya langsung mulai gelap dan akhirnya Kinara menutup mata nya.


Dan dia juga kagum karena putri nya memang pintar mencari bibit, terlihat dari pakaian nya pria bernama Lucas itu seperti nya bukan anak nakal, apalagi wajah nya yang imut membuat Mamih Anaira gemas untuk cepat menikahkan putrinya.


"Maaf ya nak Lucas, Ara memang gitu kalau lagi ke rumah Om dan Tante nya pasti lama." kata Mamih Anaira so baik, dia akan berperan menjadi mertua yang sangat di idamkan para menantu.


"Tidak apa Tante, saya akan menunggu Ara meski lama." sahut Lucas tersenyum manis.


Dia kesini adalah untuk mengembalikan ponsel Kinara yang sempat tertinggal di kamar nya kemarin.


Tapi Lucas tidak menyangka jika dia akan bertemu dengan orang tua Kinara secepat ini.


"Berapa lama kamu mengenal Ara?." tanya Papih Kiano.


Dia menatap intens pria muda di depan nya, dan tatapan yang di berikan Papih Kiano membuat Lucas seketika menjadi gugup.


"Tiga bulan, Om." sahut Lucas pelan.


"Apa kamu pria yang di temui Ara kemarin malam?." tanya Papih Kiano.


Glekkk..


Lucas menelan ludah nya kasar.

__ADS_1


Jika bohong mungkin dia akan aman, tapi kalau jujur mungkin sebaliknya dia akan dapat masalah.


Masa iya baru kenal sudah mendapatkan SP (Surat Peringatan).


"Jawab dengan jujur, saya tidak suka kebohongan." kata Papih Kiano lagi.


Lucas menghela nafas nya panjang, di awali dengan kejujuran mungkin lebih baik, dari pada di awali dengan kebohongan yang akan semakin rumit.


"Iya Om, Ara memang ke rumah saya dengan memanjat balkon dan masuk ke kamar Dinda, adik saya. Ara memberikan bukti yang membuat saya gagal Menikahi adik saya, dan karena itu saya datang kesini untuk memberikan ponsel Ara dan berterima kasih." jelas Lucas panjang kali lebar.


Mamih Anaira menepuk jidat nya mendengar apa yang telah di lakukan putri nya kemarin malam.


"Kenapa aku merasa aku melahirkan anak laki-laki." gumam Mamih Anaira tidak habis pikir dengan lakukan putri nya.


Sedangkan Papih Kiano hanya diam sambil melirik Lucas.


dia tidak tau secinta apa putri nya pada pria muda di samping nya, tapi jika di lihat dari pengorbanan Kinara yang rela memanjat balkon itu sudah dipastikan jika Kinara benar-benar serius dengan cinta nya.


Tiba-tiba ponsel Mamih Anaira berdering, membuat Mamih Anaira langsung mengangkat telpon nya.


"Hallo Ara, kamu di mana?." tanya Mamih Anaira.


"Maaf Bu apa ibu orang tua korban?." terdengar suara seseorang di sebrang telpon, yang tentu nya bukan suara Kinara.


"Iya, saya Mamih nya, apa anak saya baik-baik saja?." tanya Mamih Anaira tiba-tiba khawatir.


Mendengar ucapan Mamih Anaira membuat Lucas dan Papih Kiano replek melihat ke arah Mamih Anaira.


"Putri ibu menjadi korban tablak lari, dan sekarang sedang dalam perjalanan ke rumah sakit X."


"Apa!!"


Mamih Anaira menjatuhkan ponselnya karena kaget dengan kabar yang baru di terima nya.


"Ara kenapa Mih?." tanya Papih Kiano ikut khawatir.


"Ara..hiks.. Ara di tabrak orang Pih."


Apa!!


"Ara bertahan, aku mencintaimu, kamu belum mengetahuinya mengetahui nya Ara, bertahan aku mohon!"


________


🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️

__ADS_1


__ADS_2