Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Godaan sang Casanova.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Buah jatuh tidak jauh dari pohon nya, begitulah mungkin kata yang bisa menyimpulkan kehidupan si Casanova hot yang kini sedang pusing dengan para barisan mantan kekasihnya ataupun mantan wanita ranjang nya, yang kini kembali menganggu kehidupan nya.


Ternyata ingsyaf itu tidak lah mudah, apalagi kebiasaan yang di miliki nya sangatlah ekstrim dan cukup menyenangkan.


Kata tidak akan lagi melakukan nya mungkin hanyalah bualan nya semata, nyatanya semakin dia ingin menjauhi hal-hal berbau panas itu semakin banyak pula godaan yang mendekati nya.


Seperti sekarang ini Giorgino Boy Febrian, atau biasa di sapa dengan nama Boy si bule narsis tengah di landa kegelisahan, takut akan terkena amukan Mommy nya.


"*J*angan harap kami akan mengakui mu sebagai putra kami jika kamu masih melakukan nya."


"Mati aku." Boy menepuk kepalanya saat melihat tubuh nya yang sudah polos tanpa sehelai benang pun.


Tadi malam dia memang melakukan nya, tapi Boy lupa siapa wanita yang dia tiduri semalam, faktor alcohol membuat daya ingat nya menjadi buyar, sampai melupakan semua yang terjadi di kamar hotel yang dia tempati sekarang.


"Shit, siapa wanita yang tidur denganku, apa sia seorang jal*ng suka relawan yang tanpa di bayar, atau seorang wanita mabuk yang menikmati permainanku?." gumam Boy sambil memakai kembali pakaian nya yang berserakan di lantai.


Setelah memakai baju Boy langsung pergi meninggalkan area hotel, dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat cepat.


Sepanjang perjalan Boy hanya bisa mengutuki kebodohan nya yang bisa-bisa nya kehilangan kesadaran, padahal niat awalnya hanya ingin sedikit merilekskan pikiran nya yang kini terobsesi oleh sosok yang sangat sulit di dapatkan nya, sosok gadis yang sempat dia renggut kesuciannya.


Siapa lagi kalau bukan April.


Sudah hampir sembilan bulan lebih, mungkin jika itu kehamilan dia akan mendapatkan seorang bayi, tapi ini malah sebaliknya, Boy kehilangan jejak April, gadis itu menghilang seperti di telan bumi, membuatnya prustasi karena gagal menikahi April, sosok gadis yang sangat membenci nya.


Ya, alasan Boy terobsesi dengan April bukan karena April satu-satunya wanita perawan yang di tiduri nya, tapi alasan pertamanya adalah karena April adalah wanita pertama yang menolak ajakan baiknya untuk bertanggung jawab, bahkan tak hanya itu April bahkan sempat-sempatnya mengutuki dirinya untuk tidak mendapatkan kebahagiaan.


April benar-benar membuatnya naik pitam, dan selama berbulan-bulan mencari hasilnya tetap nihil dia tidak menemukan jejak April.

__ADS_1


Sesampainya di rumah mewah sang Daddy, Boy melangkah kaki jenjang nya untuk masuk ke dalam rumah nya, matanya menelaah kesetiap juru, mencari sosok yang akan mengomelinya.


"Selamat." gumam Boy sambil mengelus pelan dada nya.


Dia kembali melangkah namun belum juga satu langkah Boy mendengar suara yang sangat dia takuti itu, suara Mommy nya.


"Dari mana saja Kamu Giorgino Boy Febrian..!! " suara lantang berhasil di layangkan oleh Mommy Kelle.


Boy terdiam hanya bisa menunduk, sedangkan Mommy Kelle malah mengitari tubuh putranya dengan tatapan yang sangat tajam.


Semalaman dia dan suaminya menunggu putranya pulang, dan yang di lakukan putranya pasti bersenang-senang, tidak salah lagi.


"Jawab Mommy..!! Dari mana saja kamu Hah..!! " teriak Mommy Kelle lagi.


"Dari hotel Mom." sahut Boy pelan.


Mommy Kelle melangkah mendekati putranya, dia mengendus bau tubuh putranya, dan benar saja di mencium wangi parfum milik wanita, dan dia sudah bisa membayangkan apa yang telah terjadi di malam kemarin dengan putranya.


Boy meringis kesakitan, meski rasanya tidak sesakit di tikam pisau tapi tetap saja rasanya sangat nyeri.


"Ampun Mom, semalam kecelakaan Mom, aku ngelakuin nya dengan keadaan ngak sadar." Boy membela diri.


Tidak mau disalahkan oleh Mommy nya, karena dia merasa korban, meski dia tidak ingat apa dia merasa enak atau malah keenakan, dia tidak ingat dengan rasa malam tadi.


"Ngak sadar tapi kamu gerak kan, Dasar ya anak nakal..!!." ucap Mommy Kelle lagi semakin kesal dengan kelakuan putra nya yang tidak ada habisnya itu.


"Mom, aku ngak sadar suer, mana tau aku gerak apa enggak." Boy masih keukeuh merasa tidak bersalah.


"Lepasin dong Mom, pliss sakit nanti kalo telinga aku putus ngak tampan lagi, emang Mommy mau punya anak yang jelek." sambung Boy mengiba, membuat Mommy Kelle menghela nafasnya kasar.


Putra bule nya ini benar-benar membuatnya kehabisan kata-kata, seharusnya tadi malam dia dan suaminya sudah berhasil menjodohkan putra nakalnya ini dengan salah satu gadis pilihan nya.

__ADS_1


Tapi Boy malah tidak pulang yang membuat perjodohan harus di undur lagi, dan semakin di undur bukan lebih baik malah semakin runyam.


Mommy Kelle sudah bosan tiap hari harus melayani beberapa perempuan cantik yang mengaku telah di nodai atau bermalam dengan putra nya, padahal setahunya putranya jarang berpacaran, dan kalau pun tidur dia tau jika putranya selalu mengeluarkan gocek yang tidak ecek-ecek, mahal.


"Sekali lagi kamu gitu Mommy ngak akan biarin kamu pake fasilitas dari Daddy lagi, semuanya akan Mommy ambil lagi pokonya." ancam Mommy Kelle sambil melepaskan jeweran di telinga sang putra.


Boy mengelus telinganya yang sakit dan memerah dengan pelan, Mommy nya sangat galak jika sedang marah, bahkan Boy pernah di gebukin pake sapu lidi oleh Mommy nya, tapi meski begitu Boy tetap sayang Mommy nya.


"Forgive your handsome son, I know I was wrong and I'm sorry, Mommy don't be angry anymore ok, later Mommy's beauty will be gone.


(Maafkan putra mu yang tampan ini, aku tau aku salah dan aku menyesal, Mommy jangan marah lagi ok, nanti cantik Mommy hilang)." ucap Boy sambil memeluk tubuh sang Mommy.


Mommy Kelle membalas pelukan sang putra, sebesar apa pun kesalahan Boy dia tetap putranya.


"Jangan pernah melakukan nya lagi, Lihatlah Daddy mu, dia bekerja dari pagi sampai sore hanya untuk kita, dia sudah tua dan sudah pantas untuk segera menikmati masa tua nya." kata Mommy Kelle.


Boy terdiam, benar kata Mommy nya ini bukan saat nya dia bermain-main lagi, Daddy nya sudah seharusnya berhenti memikirkan masalah perusahaan, sama seperti Om nya Arka yang sudah lama berhenti dari dunia bisnis.


"Give me a chance to fix everything, I promise I will change all these habits and follow Daddy's wishes to take care of the company, but pls stop setting me up with any girl, I don't like matchmaking."


"(Beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya, aku janji akan mengubah semua kebiasaan ini dan menuruti keinginan Daddy untuk mengurus perusahaan, tapi pliss stop menjodohkan ku dengan gadis mana pun, aku tidak suka di jodohkan)." kata Boy dengan wajah yang serius.


Mulai saat ini dia akan merubah semuanya dengan bersungguh-sungguh, dia tidak mau mengecewakan keluarga nya lagi, terutama Mommy nya.


__________


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Untuk yang kangen sama Boy, mana suaranya๐Ÿ˜œ


Jangan lupa jejak, โ™ฅ๏ธ

__ADS_1


__ADS_2