Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Acara Kinara.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Hari ini hari benar-benar sangat cerah seolah mengikuti aura wajah gadis yang sedang duduk di depan meja rias itu.


siapa lagi kalau bukan Kinara, gadis yang sedang dag-dig-dug ser karena hari ini akan me menjadi malam bahagia nya.


Lucas dan keluarga nya akan melamarnya malam ini, dan tentunya hal itu membuat Kinara senang bukan main, apalagi Lucas adalah cinta pertama nya.


"Ekspresi apa yang harus aku tampilkan, astaga aku benar-benar tidak bisa berkata-kata." gumam Kinara sambil memegang pipi nya.


Dia tidak tegang tapi Kinara masih tidak percaya jika Lucas dan dirinya sebentar lagi masuk ke jenjang yang serius, Yaitu menikah.


"Nanti aku harus senyum, nyengir atau apa ya, aku pasti jadi pusat perhatian." gumam Kinara lagi.


Semua anggota keluarga besar sudah di beritahu akan acara lamaran nya, dan Kinara yakin Achel dan Dilla akan turut hadir dan menertawakan nya, Kinara yakin itu.


Sudah terbayang wajah menyebalkan dua gadis polos yang sudah berubah menjadi mesum itu akan seperti apa meledek nya.


Kinara benar-benar harus menyiapkan mental besar nya untuk menghadapi godaan anggota keluarga besar nya yang obrolan nya mengarah ke mesuman itu.


"Udah jangan ngaca terus anak Mamih udah cantik ko." ucap Mamih Anaira sambil tersenyum melihat wajah berseri-seri yang terpancar di wajah sang putri tersayang nya.


"Mamih!" Kinara langsung beranjak dari duduknya dan langsung memeluk Mamih nya.


Mamih Anaira membalas pelukan dari sang putri dengan perasaan bahagia nya.


dia tidak menyangka jika putri nya benar-benar akan di lamar oleh pria yang di cintai nya.


Tidak bisa di pungkiri jika Mamih Anaira masih kaget dan merasa tidak percaya dengan apa yang terjadi pada putri nya.


Kinara seolah memberikan prenk kebahagian untuk nya, dan tentu Mamih Anaira berharap putri nya akan hidup bahagia dengan pria pilihan nya itu.


"Mamih nangis, ihk lebay banget." kata Kinara sambil mengusap air mata di pipi sang Mamih.


"Ini air mata bahagia Ara, Mamih benar-benar merasa jika ini adalah mimpi." sahut Mamih Anaira sambil menatap putri nya.


Kinara menggelengkan kepalanya lalu mencubit pelan lengan Mamih Anaira, membuat Mamih Anaira langsung meringis sakit.


"Ara, kamu ngapain cubit Mamih."


"Pastiin mimpi atau bukan, tapi Mamih rasa sakit berarti ya ngak mimpi, ini nyata." sahut Kinara santai.


Membuat Mamih Anaira menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


kenapa dia melupakan jika putri nya ini memang lain dari yang lain.


bahkan sekarang Mamih Anaira tidak melihat ketegangan sedikit pun di wajah putri nya itu.


"Ara kalau bisa nanti saat Lucas mengatakan niat baik nya kamu harus terharu, dan bisa ngak raut wajah nya di buat sedih gitu, biar feel nya dapet gitu kaya di film-film." ucap Mamih Anaira yang seketika mendapatkan jawaban sebuah tawa lebar dari Kinara.


Haha !!


"Ngak mau, ngapain nangis orang aku bahagia." sahut nya konyol.


Membuat Mamih Anaira hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Kinara memang selalu santai dalam berbagai hal, termasuk acara sakral lamaran nya itu.


tok..tok..tok..


"Masuk!" teriak Kinara.


"Ara jangan teriak-teriak." kata Mamih Anaira mengingatkan.


Tiba-tiba datang dua wanita menyebalkan yang sudah berstatus istri itu, siapa lagi kalau bukan Achel dan Dilla, dua sepupu menyebalkan nya yang Kinara yakini datang hanya untuk meledek nya.


"Mamih keluar dulu ya, kamu di temenin Achel sama Dilla aja ya." kata Mamih menatap Kinara lalu melirik Dilla dan Achel.


"Cantik-cantik beri tips terima lamaran buat Ara ya, kalian kan sudah berpengalaman." lanjut Mamih Anaira yang langsung mendapatkan anggukan cepat dari Achel dan Dilla.


Setelah kepergian Mamih Anaira kini tinggallah Kinara dan dua wanita menyebalkan itu.


Kinara hanya diam sambil memainkan ponselnya, seolah menghindari tatapan dua wanita di depan nya.


Achel dan Dilla saling melirik tentunya dengan pandangan yang sedikit aneh.


keduanya baru tau akan Kinara yang akan menerima lamaran seorang pria.


Bukan hanya itu saja keduanya juga baru tau kalau pria yang akan melamar sepupunya itu ternyata adalah Lucas, pria yang pernah hadir di kehidupan Achel maupun Dilla.


Pria yang pernah memberikan kesan buruk dan trauma di dalam kehidupan Achel dan pria yang memberikan harapan palsu selama bertahun-tahun di kehidupan Dilla.


"Ara." panggil Achel.


Kinara melirik.


"Apa? Lucas sudah datang?." tanya Kinara.


Achel dan Dilla saling melirik, keduanya tidak tau seberapa besar cinta Lucas, tapi saat melihat wajah Kinara yang berseri-seri mereka bisa mengartikan jika Kinara sangat mencintai Lucas.

__ADS_1


Keduanya tau Kinara seperti apa, tidak mungkin Kinara mudah jatuh hati pada sembarang pria, dan mungkin Lucas memperlihatkan sisi lain nya pada Kinara yang mana membuat wanita 24 tahun itu bisa langsung menerima pinangan pria yang pernah singgah di kehidupan mereka itu.


"Lucas masih di jalan, mungkin sebentar lagi datang." kata Dilla asal.


Kinara mengangguk lalu menatap kedua sepupunya itu.


"Duduk, kalian seperti patung saja." kata Kinara lagi.


Yang membuat Achel dan Dilla langsung duduk di pinggir ranjang.


dan masih berekspresi bingung, keduanya bingung untuk bagiamana mengatakan semua fakta akan Lucas yang mereka ketahui.


Jika salah bicara mungkin keduanya bisa saja menghancurkan harapan bahagia sepupunya, Achel dan Kinara tidak mau Kinara yang baru mengenal cinta harus kehilangan harapan baru nya itu.


"Berapa lama kalian berkenalan?." tanya Achel.


Dan dengan singkat Kinara mengatakan..


"Tiga bulan lebih dua Minggu." sahut nya santai.


"Pernikahan bukan main-main loh Ara, apa kamu yakin Lucas itu orang nya baik?." tanya Dilla.


Membuat Kinara langsung memberikan tatapan horor nya pada kedua sepupunya itu.


"Kalian seperti sedang mengintimidasi penjahat, aku merasa seperti maling yang sedang di sidak karena ketahuan mencuri, jangan bilang kalian berdua syirik karena Lucas lebih muda dari suami-suami kalian, iya kan." kata Kinara santai yang mana membuat Achel dan Dilla langsung menggelengkan kepalanya.


"Mana ada gitu, suami ku bahkan lebih tampan!" sahut Achel tidak terima dengan tuduhan yang di layangkan Kinara.


"Ya, bahkan suami ku lebih mempesona, dan juga sangat hot di ranjang." kata Dilla ikut menyahut.


"Itu menurut kalian, beda lagi menurut orang lain." kata Kinara santai tanpa melihat wajah sepupunya yang memperlihatkan raut wajah kesal.


"Achel ayo keluar, berlama-lama dengan si tomboi membuat aku gemas ingin mencakar nya." kata Dilla sambil menarik lengan Achel.


"Sebelum kalian mencakar ku aku tendang kalian dulu, dasar anak kembar." ketus Kinara sambil bersidekap dada.


Tiba-tiba ponsel Kinara menyala, dan memperlihatkan sebuah notif pesan.


Perlahan Kinara membuka pesan itu dan saat melihat isi pesan itu Kinara seketika syok dan langsung menjatuhkan ponsel nya.


"Tidak, ini pasti Prenk!"


_________


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2