
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Kamu mau bawa aku kemana si kak, aku mohon pulangkan aku ke rumah Mami Papi, aku mohon." ucap Achel memohon untuk yang kesekian kalinya.
Sedari tadi Lucas memang tidak mengatakan kemana mereka akan pergi, bahkan pria itu juga tidak menghiraukan permohonan Achel yang menginginkan di pulangkan lagi ke rumahnya.
Lucas tersenyum misterius, meski Achel tidak menarik di matanya tapi dia merasa Achel lumayan buat di permainkan nya, lagi pula yang dia tau soal Achel hanya satu anak Mami dan pastinya sangat di sayang keluarga.
Kehidupan Achel adalah satu hal yang sangat di benci oleh Lucas, memiliki keluarga yang lengkap dan harmonis sesuatu yang tidak dia miliki.
Sejak kecil memiliki keluarga yang broken home dan tidak mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya membuat Lucas membenci anak yang hidup di keluarga harmonis, seperti Achel.
"Apa jadinya kalau anak gadis semata wayang keluarga Parisky aku trauma dengan laki-laki?, sepertinya akan sangat menarik."
Mama Amanda adalah ibu sambung nya, sedangkan Mama nya ada di luar negri bersama suami barunya, sebenarnya Mama Amanda juga baik pada nya, tapi Lucas yang sejak kecil di tinggalkan sosok Mama dan Papa dan tinggal bersama nenek nya.
Hal itu tentu saja membuat Lucas tidak pernah menganggap nyata kasih sayang Mama Amanda, apalagi Mama Amanda membawa satu anak perempuan nya yang membuat dia kesal karena Papa nya sangat perhatian dengan adik tirinya, tapi tidak dengan dirinya.
"Dasar anak Mami."
"Dan hanya banci yang berani nya cuman sama anak Mami." sahut Achel menutupi rasa takut nya dengan keberanian nya.
"Banci?, kita liat apa yang akan di lakukan banci ini untuk seorang anak Mami yang bisanya hanya mengadu pada orang tuanya ini." Lucas menatap sinis Achel lalu mempercepat laju kendaraan nya.
Membuat Achel menutup matanya takut.
"Papi, Mami tolong.." Batin Achel ingin menangis sejadi-jadinya.
Sebisa apapun Achel menutupi ketakutan nya tetap saja dia masih menyimpan rasa takutnya.
pernah menonton banyak drama yang berbau penculikan membuat nya takut berlebihan dan tidak bisa berpikir apa-apa selain ingin pulang.
"Dasar anak Mami, baru segitu aja udah mau nangis, benar-benar cengeng, haha.. tapi tidak apa, aku suka saat melihat orang lain takut pada ku." batin Lucas dalam hati.
Lucas menghentikan mobilnya di sebuah mini market untuk membeli air dan rokok, dan hal itu di gunakan oleh Achel untuk keluar dari mobil.
Achel mencoba membuka pintunya, sial.. pintu mobilnya di kunci dari luar, membuat nya mau tak mau hanya bisa diam dan duduk menunggu.
"Dilla, kalau aja ada kamu, pasti aku ngak akan takut kaya gini." gumam Achel, seketika dia teringat akan Dilla biasanya kalau dia sedang dalam masalah teman nya itu selalu pasang badan paling depan untuk melindungi nya.
__ADS_1
Tapi sekarang?, Bukan hanya tidak ada Dilla, tapi Achel sendiri pun takut untuk bertemu dengan Dilla, dia takut melihat ekspresi kecewa Dilla yang jika mengetahui fakta yang dia sembunyikan.
Ya, Achel belum memberitahu Dilla, rencana nya Achel akan memberitahu masalah ini setelah dia bisa meyakinkan Mami Papi nya untuk membatalkan perjodohan nya, tapi takdir membuat dia terjebak di mobil seperti sekarang ini.
Lama Achel larut ke dalam pikiran nya, sampai akhirnya dia mendengar suara bunyi mobil, mobil yang di tumpangi nya menyala dan Lucas masih sibuk mengobrol dengan tukang parkir.
Tak ingin membuang waktu berharga, Achel memilih keluar dari mobil dengan pelan bahkan Achel menutup pintu mobilnya sangat pelan, dia tidak mau suara pintu mobil membuat Lucas mengetahui niat kabur nya.
"Achel, kembali. " Teriak Lucas yang melihat Achel akan menyebrang.
Namun Achel malah meneruskan langkahnya tanpa berniat melirik ke belakang, membuat Lucas ikut berjalan mengejar Achel tapi tiba-tiba sebuah mobil datang dari arah berlawanan, membuat Lucas langsung menghindar.
"Sial, dia kabur."
Lucas memilih mengejar Achel dengan mobilnya.
sedangkan Achel yang sudah tidak melihat Lucas mengikuti nya terus berjalan di pinggir jalan.
Dia lupa meninggalkan tas nya di mobil Lucas, yang di bawa hanya ponselnya yang mati karena di banting Lucas tadi.
dan Achel juga berjalan tanpa arah tujuan, meski sudah besar tapi Achel adalah anak Mami, mana pernah dia mengingat jalan pulang, tanpa bantuan geogle maps.
"Astaga kak Lucas masih ngikutin." gumam Achel saat melihat mobil sport Lucas masih mengikuti nya.
tapi dia salah nyatanya Lucas terus mengikutinya, sampai akhirnya Achel melihat sebuah mobil berwarna hitam yang akan melewati nya, membuat nya langsung melambaikan tangan nya.
"Tolong.!! pak tolong." teriak Achel sambil melambai-lambaikan tangannya.
Lucas tancap gas saat melihat Achel yang ada di pinggir jalan dan melambaikan tangan ke arah mobil-mobil yang lalu lalang melewati nya, niatnya ingin mendekati posisi Achel tapi malah Achel menjauh dari jangkauan nya
"Sial." gumam Lucas melihat Achel yang kembali menyebrang jalan.
Sedangkan di tempat lain Mami Nana nampak khawatir karena tidak mendapatkan kabar dari putri nya, tidak biasanya Achel pergi sampai malam bahkan tanpa mengabari nya jika pulang telat.
"Mami, duduk dulu."
"Ngak bisa Pi, Putri kita udah berapa jam keluar nya, ngak bisanya juga Achel hilang tanpa kabar, Mami khawatir Pi." sahut Mami Nana
Papi Andrian terdiam, apa yang di katakan Istri nya memang benar, putrinya biasanya tidak pernah telat memberi kabar pada nya tapi sekarang Achel benar-benar los kontak.
"Papi akan menelpon Lucas."
__ADS_1
"Iya Pi, Mami juga akan menelpon Dilla, takutnya Achel main di rumah kakak nya Dilla."
Keduanya sama-sama sibuk dengan menelpon, hanya saja Papi Andrian tidak mendapatkan sahutan dari Lucas, lebih tepatnya Lucas yang tidak mengangkat telpon nya.
Sedangan Mami Nana, dia juga sama tidak mendapatkan kabar tentang putri nya sedikitpun, Dilla mengatakan jika hari ini mereka memang belum melakukan chatting sedikit pun, dan mengatakan jika status Achel yang terakhir kali nya itu sangat aneh.
Status Achel.
"Keluarga atau sahabat?."
"Gimana Mi?."
Mami Nana menggelengkan kepalanya, lalu menghela nafasnya berat.
"Ngak ada info Pi, cuman status Achel aja yang beberapa menit sebelum dia pergi jalan sama Lucas." sahut Mami Nana.
Papi Andrian buru-buru melihat kolom status di WhatsApp nya, dan benar saja dia melihat status putrinya.
membuat Papi Andrian melirik istrinya.
"Kenapa status Achel begitu?, Mi?." tanya Papi Andrian tidak mengerti yang di jawab dengan mengedikan bahu ke atas oleh Mami Nana.
Sampai akhirnya Papi Andrian berpikir, dia mengingat siapa saja teman putri nya, tapi jawaban nya hanya satu.
yaitu Dilla, putri bungsu Kelle dan Rico.
"Apa jangan-jangan Dilla?, dia adalah kekasih nya Lucas?."
Mami Nana terdiam, dia pernah mendengar Dilla menyukai seseorang pemuda, hanya saja dia tidak pernah tau siapa pemuda beruntung yang membuat Dilla jatuh cinta itu.
"Astaga Papi, jika itu Dilla maka kita telah membuat persahabatan Achel dan Dilla___" Mami Nana tidak meneruskan ucapannya.
Tring..
Sebuah pesan masuk ke ponsel Papi Andrian, membuat Papi Andrian langsung melotot saat melihat sebuah foto yang menampakan Achel sedang terlelap di tempat tidur dan pesan singkat yang di kirimkan sosok yang di kenali nya.
"Kalian telah gagal menjaga nya, maka jangan salahkan aku kalau aku akan terang-terangan mendekati nya."
________
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Jangan lupa jejak ♥️