
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Boy mengerjapkan matanya saat mendengar suara di ponselnya, dia mengambil ponselnya yang ada di nakas lalu mengusap layar ponselnya.
Di lihatnya sebuah notif pesan yang ada di layar ponselnya.
"Cari tahu siapa pemilik nomer ini secepatnya, aku akan memberikan apa yang kau mau."
Isi pesan itu membuat Boy langsung menghela nafasnya pelan, tidurnya harus terganggu dengan pesan dari sepupunya yang memberikan dia tugas baru.
Huhh..
Sepupunya yang satu itu memang tidak tau waktu, bisa-bisanya mengirimi nya pesan di saat tengah malam begini.
"Dasar tuan sadis." garutu Boy dan bangkit dari tidurnya.
Dia berjalan ke arah sopa, dan mulai mengerjakan tugasnya, seperti biasanya Boy adalah seorang hackers yang sangat ahli, dia memainkan laptop nya dengan lihai, dan mulai mencari tau siapa pemilik nomer yang di kirimkan sepupunya.
Dalam hal ini kemampuan Boy memang tidak bisa di ragukan lagi, meski dalam keadaan mengantuk Boy tetap bisa bekerja dengan baik, dan dengan cepat menjelajahi situs yang sedang di geluti nya.
"Astaga, hanya untuk pekerjaan ini aku harus merelakan mimpi indah ku." oceh Boy kesal, bagaimana tidak tadi dia bermimpi menjadi Casanova hot lagi, di puja-puja wanita cantik yang menggairahkan, dan kembali memiliki uang berlimpah, membuatnya jumawa dalam mimpinya.
Dan saat mengetahui siapa pemilik nomer itu Boy langsung mengirimkan datanya ke nomer sepupunya, lalu dia menutup layar laptop nya.
"Sepertinya ada yang ingin bermain-main dengan si sadis, dan sepertinya orang itu bodoh, dia tidak tau jika lawan nya itu sangat berbahaya, mengusik Bian sama saja dengan memberi makan Alena, Leo, dan Lia." ucap Boy, lalu melangkah berjalan ke arah ranjang nya.
"Sebaiknya aku tidur, besok pagi aku akan kembali mendekati April, si nona jutek." lanjut Boy, lalu merebahkan tubuhnya dan kembali masuk ke alam mimpi nya.
Pagi menyapa Boy nampak sudah memakai pakaian lengkapnya, pria berwajah bule itu nampak terlihat tampan dengan stelan jas yang senada dengan kemeja yang di pakainya.
__ADS_1
"Lihatlah bahkan cermin pun terpukau dengan ketampanan ku yang haqiqi ini, selain tampan aku juga kaya dan juga jago bermain ranjang." gumam Boy, kembali menjunjung ketampanan nya.
Setelah di rasa penampilan nya sudah sangat memuaskan Boy melangkah berjalan keluar kamar nya, tujuan utamanya adalah untuk memperlihatkan ketampanan maksimal nya pada semua kaum wanita yang melihatnya.
Tapi sayang nya saat Boy keluar kamar nya dia malah mendapatkan tatapan sinis dari sang Mommy, yang mana membuatnya menampilkan wajah kecut.
"Apa." Mommy Kelle manatap putranya yang nakal dengan wajah sebal.
Bagaimana bisa dia melahirkan putra yang sangat kontras dengan nya, putranya itu benar-benar menjunjung tinggi semua kelakuan suaminya di masa muda dulu, dan itu cukup membuatnya kesal Setiap melihat wajah si bule narsis.
"Ayolah Mom, kenapa masih merajuk." Boy duduk di kursi, dia mulai mengambil piring yang langsung di isi nasi goreng buatan sang Mommy.
Bukan nya menjawab Mommy Kelle malah memberikan tatapan tajam nya lagi, bahkan lebih tajam dari yang tadi pagi.
Daddy Rico yang melihat perselisihan diantara istri dan putranya hanya mendeuhem saja, dia tak mau ikut campur salah senggol dikit nanti ujungnya dia yang akan kena imbasnya.
Lagi pula bukan tanpa alasan juga istrinya bersikap seperti itu pada putranya, Daddy Rico pun sama kesalnya dengan Boy yang suka bermain wanita, bahkan hampir beberapa Minggu kemarin Mommy Kelle mendapatkan banyak tangisan wanita muda yang mengaku telah di renggut kesucian nya oleh putra nya.
Uhukk..uhukk..
Daddy Rico mendehem, tuh kan baru saja dia bilang tidak ingin ikut campur tapi sekarang bahkan dia di sangkut-pautkan lagi oleh istrinya.
"Momm, aku tidak melakukan nya, mereka saja yang menggodaku." Boy membela dirinya.
Jelas dia tau masa lalu Daddy nya, tapi Daddy juga pernah bilang padanya satu pesan.
"Nikmati masa muda mu, tapi setelah itu kau tau harus melakukan apa karna semua yang kau tanam akan bertuah di masa mendatang, masa muda tidak datang dua kali, maka dari itu nikmati masa muda mu."
Boy salah mengartikan, dia pikir Daddy nya menyuruhnya untuk tetap menggeluti apa yang di sukainya, tapi sebenarnya Daddy Rico ingin menakuti putranya dengan pesan itu, dan nyatanya Boy malah semakin di luar kendalinya.
"Tapi mereka bilang kamu yang paling hot." seru Mommy Kelle lagi, masih ingat betul di kepalanya saat beberapa wanita muda yang mendatanginya sambil menangis karna dicampakkan putranya.
__ADS_1
"Tante, hikks Boy telah menodai ku, Boy telah menghabiskan malam dengan ku lalu meninggalkan ku."
Huhh..
"Aku tidak pernah goyang Mom, mereka saja yang di atas aku tidak suka bermain liar seperti yang mereka katakan, Mommy harus percaya padaku." jawab Boy sambil memasukan makanan ke mulutnya.
"Berhenti menjadi pria seperti itu, uang kita bisa habis jika kamu melakukan perbuatan itu terus, menikah cari yang halal, apa susah nya sih." cecar Mommy Kelle kembali memberikan ceramah paginya, dan kata-kata ini pernah Boy dengar selama tiga Minggu ini.
"Oke, aku akan membawa wanitaku ke rumah, dan aku akan menikahinya secepatnya sesuai dengan keinginan Mommy." lanjug Boy cepat.
Mommy Kelle manatap wajah si bule narsis itu dengan jengah, sebelumnya putranya juga pernah mengatakan kata-kata itu, lebih tepatnya seminggu yang lalu.
"Ayo bawa saja, Mommy mau lihat wanita seperti apa yang kamu bawa, awas saja kalau wanita bayaran seperti wanita-wanita yang kemarin mengeretak Mommy." sahut Mommy Kelle, penasaran seperti apa sosok wanita yang akan di pilih putranya.
Boy tersenyum, dalam bayangan nya sudah terdapat sosok April, si galak yang akan dia kejar untuk menjadi istrinya, meski tidak mencintai April tapi setidaknya April adalah satu-satunya wanita yang masih virgin, dan sensasi nya masih terngiang di kepala si casanova narsis itu.
Melihat putranya yang tersenyum membuat Mommy Kelle dan Daddy Rico saling bertatapan, keduanya merinding melihat kelakuan Boy yang semakin menjadi-jadi.
"Aku harap Boy tidak membawa wanita yang lebih gila dari wanita-wanita berpakaian minum itu." batin Mommy Kelle.
"Apa dia serius? padahal aku sudah menemukan calon yang tepat untuk nya, semoga saja wanita yang di pilih Boy itu wanita yang tidak jelas, aku lebih setuju Boy dengan gadis yang jelas-jelas bisa menjaga kehormatan nya." batin Daddy Rico.
Sedangkan Boy sendiri pria itu nampak masih membayangkan sosok April, dia merasa merindukan sensasi tubuh memabukkan yang di miliki April, dan Boy tidak sabar untuk mendapatkan apa yang ada di pikiran nya itu.
"Aku sudah gila, kenapa tubuh April yang msmabukkan itu terus terngiang di kepala ku." batin Boy, terus teringat April.
__________
🌹🌹🌹🌹🌹
Jangan lupa jejak♥️
__ADS_1