Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Mertua bahlul.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Rangga menghela nafasnya panjang, akhirnya selesai juga obrolan panjang yang tidak ada habis nya itu.


Dan itu juga karena Mami Nana yang datang untuk menjemput suaminya, kalau tidak sudah di bayangkan Rangga akan terus meladeni pertanyaan-pertanyaan tidak masuk akal dari mertua bahlul nya.


"Hufh, akhirnya."


Rangga berjalan masuk ke kamar nya, lebih tepatnya kamar pengantin nya.


saat sampai di ambang pintu kamar pandangan nya tertuju pada sosok yang berada di bawah selimut.


Di lirik nya jam yang ada di tangan nya, Rangga kembali menarik nafasnya panjang saat melihat jam sudah menunjukan pukul tiga pagi.


Mertua nya benar-benar tidak mengerti perasaan pengantin baru saja, benar-benar menyebalkan.


"Malam pengantin ku gagal karena mertua bahlul." gumam Rangga sambil berjalan mendekati tempat tidur.


Dia ikut merebahkan tubuhnya di samping Achel, tanpa ragu Rangga memeluk Achel dari belakang.


mencoba memejamkan mata nya, sampai akhirnya nya rasa kantuk mulai menyerang nya.


Sedangkan di tempat lain nampak Mami Nana yang sebal dengan kelakuan suaminya.


Papi Andrian benar-benar melakukan rencana nya untuk menggalakkan malam pertama Achel dan Rangga.


"Lain kali jangan gitu lagi, awas ya kalo Papi gitu lagi." kata Mami Nana tegas.


"Papi kan cuman ajak ngobrol Rangga, ngak lebih ko Mami sewot gitu sih." Papi Andrian tidak terima di salahkan.


"Gimana ngak sewot, Papi ngajak ngobrol inget jam dong, lihat sekarang udah jam tiga, yakin Mami pasti Papi ngajak ngobrol Rangga karena mau gagalin acara malam pertama Achel dan Rangga kan, udah ngaku aja."


Papi Andrian beranjak dari duduknya, dia merebahkan tubuhnya di tempat tidur di samping sang istri.


"Kalau iya emang kenapa?, Papi kan cuman mau lihat seberapa sabar Rangga, jadi Papi ngak salah kan?."


Mami Nana menatap jengah suaminya.


"Terserah Papi lah, sekarang Mami cape mau tidur, dan Papi ngak boleh tidur dekat Mami, bawa bantal nya dan tidur di sopa." tegas Mami Nana sambil memejamkan matanya.


Papi Andrian kaget bukan main, dia melirik istrinya.


"Mami tega Papi tidur di sopa."


"Biarin, Papi juga tega gagalin malam pertama anak kita."


"Mi, sayang."

__ADS_1


"Cepat tidur di sopa atau Mami akan ngamuk dan ngak mau di sentuh Papi selama sebulan." ancam Mami Nana, tidak mau mendengar kan rengekan suaminya lagi.


Huhh..


Mau tidak mau Papi Andrian pindah ke sopa, sesekali dia melirik istrinya yang tidur dengan nyaman di sopa.


"Ngak apa tidur di sopa, yang penting bom karatan itu masih belum bisa meledak, haha." batin Papi Andrian tersenyum penuh kemenangan.


Pagi hari nya Achel terbangun dari tidurnya, tapi yang membuat nya kaget adalah saat membuka matanya Achel malah mendapatkan ciuman di pipinya.


"Astaga, kenapa kita tidur di kamar yang sama." Achel mengusap pipi nya yang basah.


Karena bangun tidur kesadaran nya menjadi belum sepenuhnya terkumpul, dan Achel masih belum sadar kalau Rangga tidur tidak menggunakan pakaian, lebih tepatnya hanya menggunakan celana pendek saja.


"Sayang, kamu lupa kita kan sudah menikah." sahut Rangga sambil tersenyum.


Achel menepuk jidatnya, dia lupa dengan status barunya yang sudah menjadi seorang istri dari Rangga Andrajaya.


Tadi malam dia ketiduran saat menunggu Rangga yang mengobrol dengan Papi nya, Achel bahkan tidak tau kapan Rangga masuk ke dalam kamar nya, dia benar-benar pulas tidurnya.


"Aku benar-benar lupa, makasih sudah mengingatkan sayang." kata Achel beranjak dari tempat tidur, namun saat akan berdiri tangan nya di tahan oleh Rangga.


"Mau kemana?." tanya Rangga.


"Mau ke kamar mandi, cuci muka sama gosok gigi." jawab Achel polos membuat Rangga gemas ingin mencium bibir mungil itu.


Rangga tersenyum kikuk, dia menatap Achel lalu tanpa aba-aba memberikan ciuman kilat di bibir Achel.


"Vitamin pagi." ucap nya santai.


Achel menutup bibirnya dengan telapak tangan nya.


"Aaaaaa !! aku kan belum gosok gigi, belum cuci muka juga, jorok." ucap Achel merasa malu.


Rangga semakin gemas dengan kepolosan Achel, dia menarik Achel ke pelukan nya.


membuat Achel menjadi salah tingkah berada di pelukan Rangga.


"Kita mandi bersama yu." ajak Rangga.


Deg..


Jantung Achel berdetak 10x lipat dari sebelumnya, ucapan Rangga barusan benar-benar membuat bulu kuduk nya merinding, seolah baru bertemu dengan hantu saja.


"Ayo.."


Achel malu, dia bingung memberikan alasan jika sebenarnya Achel masih belum siap, meski dia siap menikah tapi untuk berbau intim dia masih gugup dan takut.


Sadar akan wajah Achel yang terlihat gugup Rangga langsung memegang tangan istri kecilnya, dia tidak akan memaksa jika Achel masih belum siap, karena tujuan menikah bukan karena ingin enak nya saja, dia ingin pendamping hidup dan memiliki wanita yang bisa menjadi dambatan hatinya yang terakhir.

__ADS_1


Untuk masalah intim itu adalah bonus nya, begitulah pemikiran pria 43 tahun itu.


"Kalau tidak mau tidak apa, kamu bisa mandi duluan, setelah kamu mandi baru giliran ku." kata Rangga.


Achel tersenyum, dia beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah kamar mandi.


tapi baru beberapa langkah tiba-tiba Achel berjalan lagi ke arah Rangga.


Cup..


"Makasih pengertian nya sayang, I Love You." kata Achel sambil tersenyum, lalu pergi masuk ke kamar mandi.


Meninggalkan Rangga yang tersenyum bahagia karena bersyukur telah bisa menikahi gadis ceria seperti Achel.


"Aku janji akan selalu menjaga mu sampai akhir nafas ku, memberikan kebahagiaan ku untuk mu, gadis kecil ku." gumam Rangga berjanji pada dirinya sendiri.


Di meja makan Rangga dan Achel ternyata sudah di tunggu oleh Mami dan Papi nya.


saat tatapan Papi Andrian dan Rangga beradu keduanya saling menebar tatapan tajam.


Sadar akan suasana mencekam antara suami dan menantunya Mami Nana melirik Achel.


dan Achel yang di lirik nampak fokus dengan makanan nya, Achel memang tidak bisa mengabaikan makanan.


"Sayang mau makan ini ngak?."


"Mau, apapun yang kamu suka aku akan suka." jawab Rangga sambil tersenyum.


Membuat Papi Andrian yang mendengarnya langsung tersenyum kecut.


"Papi juga mau dong sayang, ko Rangga doang sih yang di tawarin nya."


"Papi mau?." tanya Achel melirik Papi nya.


Dan Papi Andrian langsung mengangguk cepat sebagai jawaban.


"Nih buat Papi, Mami mau juga ngak?." tanya Achel melirik Mami nya.


Mami Nana menggelengkan kepalanya.


"Ngak ahk, Mami mau sarapan roti aja, lagian si Papi tumben sarapan nasi goreng, biasanya kan si Papi mau roti sama selay kacang." celetuk Mami Nana membuat Papi Andrian yang sedang menyuapi sesendok nasi ke mulutnya hampir tersedak.


__________


🌹🌹🌹🌹🌹


Seperti nya akan banyak drama kecemburuan mertua dan menantu 😂


Jangan lupa like coment and Vote ya ♥️

__ADS_1


__ADS_2