Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Lampu hijau untuk Lucas


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Lucas kita mau kemana?." tanya Kinara.


"Ke tempat yang akan membuat perut kita kenyang, berlari membuat ku lapar Ara, kamu pun sama bukan?." sahut Lucas.


Kinara mengangguk, dia juga lapar tapi tidak cape karena Lucas yang dari tadi menggendong nya.


Bahkan sekarang pun Lucas masih menggendong Kinara.


"Aku juga lapar." kata Kinara.


"Ya maka dari itu kita harus makan bukan?." kata Lucas lagi dan langsung di jawab dengan anggukan kecil dari Kinara.


Saat sampai di parkiran Lucas langsung mendudukkan Kinara di bangku kosong, Kinara menunggu Lucas yang sedang mengambil motor nya sambil melihat sekeliling parkiran nya.


"Kiww.. cantik mojok yuk." ucap seseorang yang tiba-tiba mendekati Kinara.


Kinara menatap kedua laki-laki yang wajah nya pas-pasan itu, benar-benar minta di hajar!


"Sepi nih, cwe minta nomor wa nya dong." ucap salah satu pria itu.


"Sombong amat sih neng penyakitan juga." ucap salah satu pria itu lagi membuat Kinara geram dan langsung menendang satu persatu pria yang berani menganggu nya itu.


Brukkk !!


Brukkk !!


Kedua laki-laki itu jatuh ke aspal dengan wajah bonyok kerena mendapatkan pukulan di wajahnya.


Dan jangan lupakan jika Kinara sudah memberikan peringatan penting untuk kedua pria itu dengan menendang bagian paha pria pria itu.


"Rasakan, emang enak." ketus Kinara menatap sinis kedua pria itu.


"Ara!" panggil Lucas.


Kinara kaget dia langsung meringis pelan.


"Aww sakit banget, hiks kaki ku sakit banget." ucap Kinara sambil berjalan pelan mendekati Lucas.


Kedua pria itu merinding melihat Kinara yang bisa-bisa nya meringis setelah menyiksa mereka berdua, padahal tadi saat menyiksa mereka Kinara nampak seperti macan galak, tapi sekarang Kinara lebih terlihat seperti kucing rumahan yang jinak.


"Kamu tidak apa Ara?." tanya Lucas khawatir, dia tau Kinara sudah berhasil mengalahkan dua pria yang mengganggunya.


"Santai, mereka cuman mau kenalan doang, udah aku balas ko pake tendang seribu bayangan dari si kaki mungil." sahut Kinara terdengar sangat santai.


Kinara naik ke motor nya, sebelum pergi dia melirik ke belakang lalu menatap tajam kedua pria itu.


"Sendiri yang gangguin ehk malah mereka sendiri yang nyungsep, dasar kurang kerjaan." batin Kinara geram.


Disini lah Kinara dan Lucas berada di kedai bakso langganan mereka.

__ADS_1


keduanya nampak asyik makan sambil menikmati pemandangan di lapangan yang di penuhi anak-anak kecil yang sedang bermain bola.


Wajah senang nampak terlihat dari Lucas maupun Kinara.


meski Kinara masih belum mengatakan mencintai nya tapi Lucas sudah menganggap jika mereka memiliki sebuah hubungan.


"Ara!" panggil Lucas.


Kinara melirik dan langsung kaget saat melihat bakso yang ada di depan nya.


"Cie yang udah ngak malu suap-suapan." kekeh Kinara sambil melahap suapan yang di berikan Lucas.


"Kita kan udah resmi pacaran jadi ngak papa dong suapin pacar sendiri." kata Lucas sambil memasukkan pentol bakso ke dalam mulutnya.


Uhuk..uhuk..


Kinara terbatuk-batuk mendengar ucapan Lucas barusan, membuat Lucas langsung sigap memberikan minuman yang ada di botol kemasan pada Kinara.


"Pelan-pelan, tidak ada yang akan mengambil makanan mu Ara." kata Lucas lagi.


Kinara tidak menjawab dia memilih meminum dulu agar tidak keselek, dan setelah itu baru Kinara mau melirik Lucas.


"Ck, sejak kapan kita pacaran, geer banget." sahut nya santai sambil memasukkan pentolan bakso lagi ke mulutnya.


Lucas balik melirik Kinara lalu mendekatkan wajah nya dan wajah Kinara sehingga hanya tersisa jarak beberapa sentimeter saja.


"Yakin ngak mau jadi pacar aku?, satu kali nolak ngak ada kesempatan kedua loh." ucap Lucas masih menatap Kinara.


Awwww !!


"Ara sakit, his." kata Lucas meminta Kinara untuk berhenti mencubit nya karena cubitan Kinara memang sangat sakit.


"Biarin aja, lagian siapa suruh nyebelin." ketus Kinara sambil menjulurkan lidahnya kesal.


Lucas terkekeh pelan melihat Kinara yang merajuk, memang ya meski pun bar-bar tapi Kinara juga memiliki sisi wanita nya, setidaknya Kinara masih malu-malu meong mengakui status mereka yang kini sudah resmi berpacaran.


"Ara." panggil Lucas.


Tapi Kinara yang kesal memilih fokus pada makanan nya tidak melihat ke arah Lucas, membuat Lucas memilih ikut menghabiskan pentolan bakso nya.


Setelah selesai dengan urusan perutnya, kini kedua anak manusia yang sedang di landa jatuh cinta itu memilih untuk membelah jalanan dengan speda motor nya.


Kinara nampak senang di bonceng oleh Lucas, begitupun dengan Lucas karena ini adalah pertama kalinya keduanya sedekat ini, dan pertama kalinya untuk Kinara dan Lucas berboncengan.


"Ara!! berpegangan yang erat, nanti jatuh." teriak Lucas yang sadar akan jarak yang di berikan Kinara dengan punggung nya.


"Ngak ahk, Kita ngak boleh deket-deket lebih dari ini." sahut Kinara sedikit berteriak.


"Kenapa?." teriak Lucas lagi.


"Ya ngak boleh aja." teriak Kinara lagi.


Keduanya terus mengobrol dengan berteriak, sampai akhirnya Lucas mengencangkan kecepatan berkendara nya, berharap Kinara akan memeluk nya tapi ternyata dugaan nya salah, Kinara malah nampak santai dan menikmati nya.

__ADS_1


Lagi-lagi Lucas harus melupakan jika wanita yang di bonceng nya itu adalah Kinara si joki motor, mana ada kata takut seorang Kinara akan kecepatan dalam berkendara, dia adalah suhu nya.


"Aku cinta kamu Kinara!" teriak Lucas.


Membuat Kinara kaget dan langsung melihat ke kaca spion.


Dia melihat Lucas yang tersenyum seolah senang mengatakan cinta nya.


"Aku juga cinta kamu Lucas!" teriak Kinara ikut-ikutan.


Keduanya tertawa bersamaan, wle meski pun tidak ada acara berpelukan seperti di film-film romantis tapi jelas baik Kinara maupun Lucas kedua nya sama-sama bahagia.


Sesampainya di halaman rumah nya Kinara langsung turun dari motor, dia melihat ke sekeliling rumah nya dan tidak menemukan mobil orang tuanya.


"Lucas mampir dulu yuk." ajak Kinara.


"Emang boleh?." tanya Lucas.


"Boleh dong, masa ngak boleh kan pacar." kata Kinara sambil tersenyum kecil.


Membuat Lucas gemas dan langsung mengacak-acak rambut Kinara.


dan sebaliknya ekspresi Kinara jelas berubah menjadi horor saat rambut nya di acak-acak oleh Lucas.


"Ihk, rusak kan ikatan nya." kesal Kinara sambil mengerucutkan bibirnya.


Dan melihat Kinara yang mengerucut kan bibir nya membuat Lucas semakin ingin membungkam bibir yang menggoda iman nya itu.


"Ara jangan seperti itu, nanti aku bisa khilaf." kata Lucas.


"Khilaf? iman kamu aja yang lemah." ketus Kinara sambil berjalan.


"Bukan iman aku yang lemah Ara, tapi memang kamu yang menggoda." kata Lucas lagi membuat Kinara berhenti dan menatap Lucas.


Melihat Kinara yang menatap nya aneh membuat Lucas mengerutkan keningnya.


apalagi saat Kinara semakin mendekat kan wajah nya ke wajah nya.


Lucas memejamkan mata nya, membuat Kinara terkekeh pelan, dia yakin kekasih baru nya itu pasti sudah ngeres pikiran nya.


"Tunjukkin keseriusan kamu." dan setelah mengatakan itu Kinara berlari masuk ke dalam rumah nya.


Meninggalkan Lucas yang terdiam setelah mendengar ucapan Kinara barusan.


"Apa ini tandanya jika Ara sudah siap menikah?." gumam Lucas.


"Kalau sudah siap tunggu apa lagi, keluar Om menunggu niat baik mu." ucap Papih Kiano lalu berjalan begitu saja bersama Mamih Anaira meninggalkan Lucas yang mematung di tempat nya.


Lampu hijau!


________


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️


__ADS_2