Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Mall


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Dil, kamu udah siap nikah muda belum?." tanya Achel tiba-tiba.


Membuat Dilla yang sedang mendapatkan pijatan mengangkat bahunya ke atas.


"Ngak tau Chel, aku masih belum kepikiran." jawab Dilla apa adanya.


Saat ini keduanya sedang melakukan medi pedi di salah satu salon langganan nya.


dan semua nya di tanggung oleh Rangga, calon tunangan si cantik Achel.


Rangga telah memberikan kartu black card nya pada Achel, membuat gadis itu senang bukan main.


bahkan setelah ini Achel akan mengajak Dilla untuk belanja sepuasnya.


"Kenapa?." tanya Achel lagi. "Bukan nya nikah enak ya, ngak perlu kerja udah gitu kita terhindar dari zina." lanjut Achel.


"Entahlah tapi aku akan nikah setelah siap, untuk sekarang aku mau pacaran aja dulu." sahut Dilla lagi.


"Bisa pacaran setelah nikah, coba kamu pikirin lagi."


Dilla terdiam, entahlah Zico juga tidak memaksa nya untuk cepat-cepat menikah, jadi Dilla tidak terlalu tek-tekan dengan hubungan nya.


Seperti angin yang berhembus cepat, dan seperti air yang mengalir deras.


Dilla ingin hubungan nya berjalan dengan sendirinya.


Untuk kedepannya biarlah takdir yang menuntunnya ke jalan yang indah, sekarang tugasnya hanya satu yaitu menjalani kehidupan yang penuh cinta.


"Kamu dulu aja, nanti aku nyusul."


Setelah selesai dengan acara di salon nya keduanya langsung memilih berbelanja.


"Chel yang ini? bagus ngak?." tanya Dilla.


Achel mengangguk." Bagus-bagus aja si, cocok di kamu."


Dilla memilih beberapa baju lagi, tentunya yang cocok di tubuh nya.


begitupun dengan Achel yang kini sedang memilih beberapa baju untuknya.


"Karena besok malam kamu bakalan di lamar orang gimana kalau hari ini kita nonton?." ajak Dilla.


Achel terdiam nampak menimbang ajakan Dilla.


lalu terbesit di pikiran nya untuk mengajak calon tunangannya.


"Gimana kalau ajak si Om?."


"Boleh tuh, seru kaya nya kalau ngedate bareng."


Achel langsung menelpon Rangga, begitupun dengan Dilla yang menelpon Zico.


"Sambil nunggu kita beli es cream yu?." ajak Achel.


Yang langsung mendapatkan anggukan cepat dari Dilla.


"Tau aja kalau aku lagi mau yang manis-manis." kata Dilla.

__ADS_1


Keduanya berjalan bersama-sama ke arah gerai es cream yang ada di Mall.


setelah mengantri beberapa menit akhirnya Dilla dan Achel bisa merasakan kemanisan es cream nya.


Sambil menunggu para Om-om kedua gadis itu menjilati es cream yang ada di tangan nya.


mengabaikan tatapan orang yang lalu lalang melewati keduanya dengan tatapan gemas karena kecantikan kedua gadis itu.


"Lama banget ya Chel."


"Iya lama, telpon lagi deh."


Achel dan Dilla kembali menelpon kekasihnya masing-masing lagi.


Rangga dan Zico berangkat bareng, dan keduanya sama-sama terjebak macet.


Setelah menunggu satu jam akhirnya Rangga dan Zico sampai.


keduanya langsung mendapatkan wajah cemberut kekasihnya masing-masing.


"Maat sayang, tadi macet." kata Rangga.


"Iya, tadi di jalanan sangat macet." jelas Zico ikut.menimpali.


Tak mau membuang waktu dengan rasa kesal menunggu kelamaan Achel dan Dilla memilih langsung ke area tiket.


"Om ngantri gih, beli tiket, cemilan sama minum nya." titah Achel.


"Aku sama Achel nunggu di sana." tunjuk Dilla pada tempat duduk di yang tak jauh dari area loket.


Rangga dan Zico saling melirik di antrian nya, belum pernah sebelum nya keduanya membuang waktunya untuk melakukan hal seperti ini.


Memiliki kekasih yang usianya lebih muda dari nya benar-benar membuat banyak perubahan untuk seorang Rangga dan Zico.


keduanya berjalan mendekati dua gadis yang terus memberikan senyuman manisnya pada nya.


"Kalian kenapa?." tanya Zico.


"Hot Daddy." kata Dilla dan Achel bersamaan.


Lalu berjalan bersama dengan santai nya, membiarkan Rangga dan Zico kerepotan membawa cemilan dan minuman mereka.


Setelah sampai di bioskop Achel dan Dilla duduk bersebalahan, dan di sebelah keduanya nampak Rangga dan Zico.


Saat flm sudah di putar Dilla dan Achel mulai ngemil, keduanya asyik menonton sambil memasukkan popcorn ke mulutnya.


Rangga melirik Achel, begitu pun dengan Zico yang melirik Dilla.


keduanya yang sama-sama tidak suka menonton memilih untuk menatap kecantikan pasangan nya masing-masing.


Sampai akhirnya..


"Haus." ucap Dilla dan Achel bersamaan.


Rangga dan Zico replek memberikan minuman nya.


Setelah Dilla dan Achel sudah minum Zico dan Rangga ikut meminum minuman yang sama.


Membuat Achel dan Dilla saling berpandangan.


"Om beli nya cuman satu?." tanya Dilla.

__ADS_1


Dan langsung mendapatkan anggukan kecil dari Zico.


"Jadi kita minum nya satu minuman berdua? gitu?." tanya Achel.


Mendapatkan anggukan kecil dari Rangga sebagai jawaban.


Keduanya kembali fokus menonton lagi, mengabaikan rasa ngeri saat melihat mereka yang ternyata satu minuman berdua.


bukan kah itu sama saja dengan ciuman?.


Tapi sudahlah, Achel dan Dilla tidak mau ambil pusing masalah itu, yang paling terpenting sekarang adalah dia bisa menonton, belanja sepuasnya dan juga mempercantik diri, dan itu semua jelas gratis.


Sepulang dari Mall Achel dan Dilla pulang bersamaan, keduanya berpisah dengan sang pujaan hati karena Rangga akan mempersiapkan acara lamaran nya untuk besok.


"Jadi kan nginep nya?." tanya Achel.


"Iya dong, harus jadi kita harus nonton drakor sampai malam." sahut Dilla.


Tiba-tiba terdengar suara motor yang sangat keras, membuat Dilla dan Achel replek menutup telinga nya.


"Astaga Ara." Dilla menggelengkan kepalanya melihat pakaian yang di pakai Kinara.


Semakin bertambah tahun bukan nya makin anggun malah semakin tambah tomboy.


"Mamih Papih udah sampai sini belum?." tanya Kinara, mengabaikan ucapan Dilla yang selalu mengarah ke penampilan nya.


Menurut Kinara pakaian apapun akan terlihat bagus jika kita senang memakai nya, dan untuk masalah pakaian nya yang tomboy dia sudah nyaman dengan berpakaian seperti ini.


"Ngak tau, tadi sih pas pagi ngak ada, sekarang mungkin udah ada." jawab Achel.


Ketiga nya masuk bersamaan, dan sampai di ruang keluarga mereka di sambut oleh keluarga besar Achel.


sekarang nampak komplit dengan kedatangan Tante Anaira dan Om Kiano.


"Makin cantik aja nih yang mau lepas lajang." kata Tante Anaira.


Yang membuat Achel tersenyum malu-malu.


"Hehe, Tante bisa aja."


"Tuh liat Achel Ara, masih muda udah mau ke jenjang serius lagi, nah kamu udah 23 malah sibuk sendiri mulu." sindir Tente Anaira pada putrinya sendiri.


Membuat Kinara yang mendengarnya menghela nafas jengah.


"Om Rian aku langsung ngamar ya, cape." kata Kinara memilih pergi meninggalkan ke ramaian.


Mamih nya memang begitu, terlalu sibuk untuk memikirkan kehidupan putrinya.


padahal Kinara sendiri masih betah di fase nyaman nya.


"Gitu tuh kalau anak terlalu di manja, kamu sih Pih selalu turuti keinginan Ara, dan sekarang jadi nya ya gini Ara malah sibuk dengan dunia motor nya." kata Tante Anaira.


Om Kiano hanya menanggapi nya dengan senyuman.


selagi Kinara masih bisa menjaga dirinya dari apapun dia hanya bisa menuruti keinginan putrinya.


__________


🌹🌹🌹🌹🌹


Aku lagi meriang, maaf ya ngak bisa Up banyak.

__ADS_1


Jangan lupa jejak ♥️


__ADS_2