
Aditya fokus dengan berkas-berkasnya yang sudah menumpuk di meja kerjanya . Karena harus di selesaikan malam ini juga .besok dia sudah harus mengadakan rapat bulanan. Untuk mengembangkan usahanya dalam bidang pemasaran. Sangat mudah bagi Aditya untuk tidak hadir dalam rapat ini .Tapi baginya itu bukan gaya dia . Dia lebih suka mengerjakan sendiri di timbang merintah asisten dan sekertaris nya .
Mama Gina yang melihat putera semata wayangnya. sibuk dengan berkas di meja hanya bisa menghumbuskan nafas kasarnya .. "Tok ... tok ... tok...'' suara ketukan pintu berhasil mengalihkan perhatian Aditya .. " mama ada apa .?" Tanya Aditya yang kini berdiri mendekati mama Gina .
" Maaf sayang. Apakah Mama mengganggu mu .?" menaruh secangkir kopi di meja kerja Aditya .. " Tidak ma ,bentar lagi selesai dan seharusnya mama tidak usah bikinkan kopi. Nanti mama kecapian ,, lagian ada bik Inah suruh dia aja .." tegas Aditya kepada mama Gina ..
Selama ini mama Gina tidak pernah mendengarkan apa kata Aditya . Gina lebih suka mengerjakan pekerjaan rumah apalagi mengurus keperluan Aditya baginya selama dia mampu dan bisa .buat apa menyuruh orang lain .Sudah cukup bagi Gina ,karena waktu kecil Aditya jarang bersama gina jadi dia ingin menembusnya sekarang ..
" Tidak apa-apa sayang mama suka melakukannya apa lagi itu untuk kamu .." mengusap pundaknya.
"thank you mom, you are the best " memegang tangan mama Gina dan mencium dengan lembut .
"EHEEM ." suara batuk dari arah pintu ..
Mama Gina dan Aditya langsung mengalihkan pandangan dan menuju asal suara tadi .. " Pah ngapain di sini ..?" tanya mama Gina mendekat ke arah papa damar..
"Mau menjemput istri tercintaku .." merangkul pinggang mam Gina dan menatap ke arah Aditya .
"Ck. sama anak sendiri aja cemburu ." ketus Aditya yang kini menyandarkan diri di meja kerja dengan kaki yang menyilang .
"Sudah ah kalian ini .Papah juga sama anak sendiri aja cemburu.." kata mama Gina yang menarik tangan papa damar .Untuk keluar dari ruang kerja Aditya .
Aditya hanya giling2 melihat kelakuan papanya .Sebucin itu kah sampai2 sama anak sendiri saja dia cemburu apa lagi sama orang lain bisa di bunuh .
Di pagi hari yang cerah sudah banyak murid berdatangan dengan berbagai alat transportasi yang mereka miliki ,,ada yang pakai mobil mewah keluaran terbaru ,, motor dan sepeda dengan style masing2 .Sekolah ini untuk kalangan atas tapi ada juga kalangan menengah. Itupun mereka harus mendapatkan nilai yang bagus dan rangking untuk mendapatkan beasiswa. Berbeda dengan kalangan atas mereka tidak hanya kaya tapi juga pintar banyak murid yang lulusan dari sini langsung mendapatkan tawaran dari perusahaan ternama .
" Pak stop ,sampai disini saja saya ingin jalan kaki saja .." pinta Neta yang kini keluar dari mobil dan berjalan kaki menuju gerbang sekolah .
"Tapi nona muda saya harus mengantar anda sampai kedalam nona ." mengikuti langkah kaki Neta.
Neta menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap pak bagus " Huft ,, pak gak usah yah aku bisa sendiri ,, jadi bapak balik saja oke ." mendurung tubuh pak bagus sampai kedepan pintu mobil yang masih terbuka .
Neta hanya memberi isyarat kepada pak bagus untuk masuk ke dalam mobil dengan menaikan alisnya,,pak bagus hanya bisa pasrah dan mengikuti apa kata Neta ..
" good '' menaikan tangannya dan mengacungkan satu jempol , setelah itu Neta berjalan di pinggir trotoar ..
" Tetttt ... ' Neta langsung kaget dengan mengulus dadanya pak bagus yang masih di sana langsung keluar dari mobil dan berjalan kearah Neta ." Nona muda tidak apa2 .?" tanya pak bagus Yang khawatir dengan keadaan Neta , bisa mati kalau Neta kenapa2 ..
" Woy ,,pagi2 udah romantis segala jadi pengen kan .." kata viola cengigisan ..
" Kampret lo .Untung gue gak jantungan .." protes Neta kepada viola ..
__ADS_1
" hahhaha ,,yaudah masuk cepat kita barengan,,dari pada Lo jalan kaki bisa memakan waktu 45 baru sampai sekolahannya" tawar viola dan di angguki oleh Neta ..
benar juga baru depan sekolahan belum lagi menuju kelas bisa mati kutu aku " menepuk jidat nya..
" Bentar Vi . Oh ya pak, bapak gak usah jemput aku yah ,,aku pulang sekolah ini mau kerumah viola bilangin sama orang rumah yah ..!! " perintah Neta dan di angguki oleh pak bagus ..
"Wow ,,bukan kah itu Neta ? " sambil menunjuk ke arah Neta.
" Mana " kata salah satu murid ..
"Iya ,, sekarang Neta berubah berbeda dengan Neta yang dulu Colun sekarang cantik banget .." sahut lelaki yang kebetulan mendengar para siswi lagi ribut.
"Heleh ,,Gue berasa jadi artis sehari Vi ."Keluh Neta kepada viola namun yang viola anggepi hanya tersenyum dan melambaikan tangan kepada murid2 lain.
" Sudah nikmatin saja " jawaban viola santai.
" Somplak Lo " ketua Neta kesel dengan jawaban viola ..
"Netaaaa.." teriak meta dari kejauhan sambil berlari menuju arah Neta dan viola .
" Hemmm . Satu lagi " gumam Neta sambil melambaikan tangan kearah meta dengan senyum terpaksa.
" Neta gue kangen banget sama loh sumpah ,berasa berabad-abad kalau gak ketemu Lo " cerucus meta dengan gaya nya yang alay ..
meta hanya mengulus jidatnya yang merah atas jentikan viola yang emang sakit bagi meta . " ish Lo gak bisa liat gue lagi drama apa ,,hancur sudah naskah yang gue buat ." memajukan bibirnya ,,Neta hanya tersenyum melihat kelakuan kedua sahabatnya ini ..
" Hi Net ,,welcome back again." sapa seorang lelaki dari kelas IPS ,,lelaki tampan dengan poster tubuh yang sangat pas menjadi idola semua wanita . ketua OSIS di sekolah dan ketua Tim basket ,pewaris perusahaan entertainment di bidang permodelan AZKA RIZAL HARIS dari keluarga ternama dan di segani semua pengusaha .
" Terimakasih kembali " balas Neta dengan senyum khasnya ..
" Neta yuk ke kelas jangan ladenin kepiting rebus yang ada bikin sakit mata nanti ." merangkul tangan Neta dan membawanya ke kelas.
" Kepiting rebus ?" tanya Neta kepada meta yang sudah duduk di kursinya.
" Iya kepiting rebus Net .Lo sebaiknya jangan dekat sama dia apa lagi kenal sama dia ,,dia itu playboy .." menjelaskan dengan detail.
"oke2 Lo gak usah jelaskan gue udah paham oke ,, intinya gue jauhin dia kan .?" jawab Neta dan di angguki oleh meta .
" Hay Neta !! " sapa seseorang siapa lagi kalau bukan Ferly.
"Perkenalkan nama gue FERLY " mengulurkan tangannya kearah Neta ..
__ADS_1
" Neta " jawab viola sambil menyambut tangan Ferly ..
Neta hanya bingung kenapa tubuhnya gemetar saat berhadapan dengan orang yang di hadapan nya ini " Ada yang salah ini .." batin Neta.
" Maaf ,,Neta dia tidak bisa berjabat tangan sama orang asing ,,bisa tumbuh jamur tangannya ,, apalagi tangan Lo pasti belum di cuci kan ? tanya viola dengan senyum licik .
" Viola sudah ." kata Neta mencoba menghentikan viola . sedari tadi Neta mencoba mengingat yang bernama Ferly tapi masih belum terkumpul juga ingatanya.
" Maaf kan viola ,,hy salken yah aku Neta '' mengulurkan tangan kepada Ferly dan tersenyum..
" Iya gak apa2 salken juga "membalas jabatan tangan neta . " kalau begitu saya mau duduk ke kursi saya .." menunjuk ke arah belakang dan Neta hanya mengangguk saja .
Ferly merasa bingung dengan respon Neta yang biasa saja seolah mereka tidak pernah bertemu sebelumnya.
" Neta kau kenapa ?" tanya vi berbisik .
" Gue gak tau Vi saat berhadapan dengan dia tubuh gue gemetaran" jelas Neta kepada viola ,,viola juga bisa merasakan kalau tubuh Neta gemetar makanya dia langsung menjabat tangan Ferly .
" Dia Ferly . Net geng nya Manda dia yang selama ini mengatur pembulyyan Lo " kata viola dengan geram kalau mengingat kejadian itu ..
" Tapi kenapa , gue ada salah sama dia ? " menghadap ke arah viola minta penjelasan ..
" Gue juga gak tau. Sejak Lo pindah kesini kita los kontak dan gue juga baru tau tentang Lo " jawab viola dengan nada kecewa dia tidak bisa melindungi sahabatnya .
" Gak usah di pikirkan Vi ." membujuk viola agar bisa meredamkan amarahnya ..
Oh jadi Ferly dalang semua ini ,,emm baiklah musuh yang selama ini gue cari akhirnya muncul dengan sendirinya ." Batin Neta dengan senyum licik .
" Selamat pagi anak2 " sapa pak bodiman yang hari ini di tugaskan mengajar di kelas IPA .
'" Pagi juga pak " jawab serempak murid .
" Pak Budiman yang baik hati dan tampan sejagat sekolah ini .Meta boleh tanya gak sebelum pelajaran di mulai ..?" tanya meta mengajukan pertanyaan.
pak Budiman hanya memutar bola matanya dia sudah tau apa yang akan di tanyakan muridnya yang pecicilan ini .
" Hari ini jadwal saya mengajar ,,pak Aditya hanya mengajar hari ,,Selasa ,Rabu dan Kamis apakah pertanyaan kamu sudah terjawab.." jawab pak Bodiman dengan gaya sok cool.
" hehehe.. Bapak tau aja sehati banget sama akuuhhh jangan2 kita jodoh lagi .." kata meta sambil memajukan tangannya berbentuk saranghe kepada pak Budiman ...
muka pak Budiman langsung datar dan itu berhasil membuat anak2 menertawakan kelakuan Meta yang gak tau malu .
__ADS_1
" heleh punya teman otak nya di tinggal di rumah kali yah bikin malu aja " sambil menutup wajah karena malu . sedangkan Neta hanya tersenyum menanggapi kelakuan Meta ..
Di sekolah ini yang paling di gemari siswi adalah ,Pak Bodiman ,,pak Junaidi dan pak Aditya Meraka seperti idola di kalangan siswi yang patut di jadikan calon suami impian . Tapi yang paling susah di dekati adalah pak Aditya dengan sikapnya yang dingin dan judes nya itu membuat cewek mundur alon2 saja ..