KEHIDUPAN KEDUA

KEHIDUPAN KEDUA
ANCAMAN


__ADS_3

Tok ... tok ... tok... " suara ketukan pintu ..


"Masuk " Perintah Aditya.


" Ini berkas yang harus Lo tandatangani" meletakkan dan duduk di hadapan Aditya.


"Dit .Besok Lo ngajarkan ?" tanya Reza. "Hemm" sahut Aditya cuek . ". Besok gue boleh ikut gak ?" tanya antusias . " Buat ??" tanya Aditya yang langsung menghentikan kegiatannya merasa penasaran dengan pertanyaan Reza .


" Gue mau liat murid2 Lo lah boleh kan " memohon sambil menyatukan kedua tangan .


" Emoh gue , kalau Lo ikut siapa yang urus perusahaan gue " tolak mentah2 Aditya tanpa berpikir.


" Pelit Lo " kata Reza berdiri dan mengambil berkas yang sudah di tandatangani oleh Aditya.


'' Heleh . terserah " ketus aditya.


" yaallah kuat kan lah hambamu ini , kenapa bisa aku mempunyai sahabat dinginnya mengalahkan es balok" Batin Reza membalikkan badan dan keluar dari ruangan Aditya.


"Hari ini dia masuk sekolah gak yah " gumam Aditya " Apa yang gue pikirkan ,,,kenapa gue bisa kepikiran kesana ." mengilingkan kepalanya.


"Neta Lo kok sama Vi sih ? " tanya meta yang bingung melihat Neta dan viola masuk mobil bersama .


" Gue mau kerumah viola .Lo ikutan juga yah ." Ajak Neta kepada meta. " Iya Lo kerumah gue aja gimana jadi kita bisa jalan2 .." kata viola masuk kedalam mobil dan di ikuti Neta dan Meta.


" Lo ngapain masuk juga ?? " tanya viola menatap di kaca kemudi ..


" Gue males nyetir .ikut Lo aja lah lagian searah juga " jawab meta yang sibuk memasang sabuk pengaman . Viola dan Neta hanya saling bertukar pandang " Serah deh " jawab barengan ..


Rumah viola tidak terlalu jauh dari sekolah. hanya memakan waktu 30 menit dari rumah menuju sekolahnya.


Wah gak yangka ternyata teman2 Neta orang kaya semua. Pantesan mereka bersikap sesuka hati mereka . Tapi gue salut mereka gak pernah sombong " Batin Neta .sambil tersenyum memandang kearah viola


" Yuk masuk " ajak Viola


KREKKK ..pintu terbuka libar , para pelayan berjajaran menyambut kedatangan Viola, Meta dan Neta ..


" Selamat datang nona viola , nona Meta dan nona Neta ." memberi hormat ,, ''sama dengan dirumah . seperti ini untung gue sudah terbiasa " .batin Neta.

__ADS_1


" kalian lanjutkan saja pekerjaan kalian " jawab viola tersenyum ..


" Baik nona " kata kepala pelayan dan membungkuk ,berjalan mundur lalu berbalik mengarah dapur.


" Gue pinjam kamar mandi Lo yah,,badan gue lengket bau asem juga ." mencium badannya yang emang bau . tapi bau parfum gak bau asem yang di bayangkan ..


" iya Lo mandi di kamar gue aja ,,yuk keatas " ajak Viola sambil menaiki anak tangga ..


CEKLIK ... Suara pintu terbuka Neta habis mandi merasa bingung karena sepi seperti gak ada penghuninya dan ternyata Viola dan Meta malah ketiduran ..


" Pantesan sepi orangnya pada tidur ,,lebih baik aku tidur juga ". menaiki kasur dan rebahan di antara Vi dan meta.


DRETTT..drettt ... drettt getaran hp Neta yang sudah beberapa kali bergetar..


Viola yang kebetulan berada di samping meja meraba mencari sumber getaran tadi " Hallo " Jawab viola dengan suara serak yang baru bangun tidur .


" Neta kamu di mana sayang ?" Tanya seseorang di seberang sana .


" Maaf anda salah sambung " jawab asal viola yang masih terpejam.


Hah bunda Rika yang mendengar pun langsung mengecek apakah dia salah no atau enggak ." Benar ini no Neta kok " gumam Rika.


" Bunda maaf , Tadi siang kami langsung ketiduran sampai sekarang . Bunda mau saya bangun kan Netanya " menjelaskan yakin bunda Rika marah sama Neta karena belum pulang ..


" Oh syukurlah , bunda hanya ingin memastikan apakah Neta berada di tempat yang aman itu saja . yasudah kamu tidur lagi good night " mematikan panggilan telphon .


keesokan harinya di rumah Aditya .


"Pagi sayang " sapa mama Gina pada Aditya yang sudah siap mengajar.


"Sarapan dulu ?? " tanya mama Gina


" Iya ma " jawab Aditya sambil duduk di meja makan .


"Papah mana ma ?" tanya aditya .


" Sudah kekantor sayang . katanya ada yang harus di urus " Jawab mama Gina sambil menyudurkan susu kepada Aditya .

__ADS_1


Aditya hanya manggut-manggut sambil memakan roti isi yang di siapkan mama Gina ,setelah itu Aditya bangun dari kursi untuk berangkat ke yayasan.


" Mah aku berangkat dulu " mencium pipi Gina dan Salim setelah itu keluar dari rumah .


" Hati2 sayang " melambaikan tangan kepada Aditya ..


" ais kenapa harus bawa buku sebanyak ini sih nyesal gue ." celutuk Neta ..


BRUKKK .. tanpa sengaja Neta menabrak orang " AU .. kalau jalan pakai mata dong " gomel Neta sambil memungut buku yang berjatuhan .


" Seharusnya saya yang ngomong seperti itu" jawab Aditya . " Seperti kenal dengan suara ini ". batin Neta .Neta langsung menghentikan kegiatannya dan mendongak " Kan benar dugaan gue " ucap Neta tanpa sengaja ..


" Apa kamu bilang ?" tanya aditya ulang untuk memastikan apakah dia salah dengar apa enggak.


" Gak apa-apa pak " jawab Neta dengan senyum terpaksa.


" Kamu pikir aku tuli apa " ketus Aditya .. " Kalau bapak dengar kenapa harus tanya lagi " tak kalah ketus Neta ..


" Kamu ,,heleh cepat punggut buku itu dan ikutin saya ." berjalan menuju ruang yang emang sengaja di khususkan untuk para guru berbicara sama anak didiknya secara pribadi .


" Mau kemana pak ??" teriak Neta tapi tidak di jawab oleh Aditya.


ish nyebelin banget jadi guru , bukannya bantu mungutin buku atau minta maaf gitu .nih enggak malah pergi begitu saja . Gak cocok banget jadi panutan " ngoceh Neta sambil berjalan mengikuti Aditya menuju ruangan.


Neta langsung duduk di hadapan Aditya tanpa permisi kepada empunya " mau ngomong apa pak .?" tanya Neta tanpa basa basi langsung to the poin .


Nih anak gak ada sopan santunnya banget " batin Aditya .Neta yang merasa dirinya di tatap terus merasa risih " Gue tau pak ,gue cantik gak usah tatap segitunya juga kali '' . ketus Neta . mendengar ucapan Neta Aditya langsung membuang muka " ck gr Lo ,siapa juga yang suka natap Lo bikin enek aja " kilah Aditya yang tanpa sadar pipinya memerah ..


" ngomong aja pak . gini saya contohkan ,Neta kamu toh cantik banget baru sadar saya kalau tidak ada yang lebih cantik dari kamu ". mencontohkan dengan ekspresi pak aditya yang datar dan sok cool .


" ehemm . sudah ngarep banget ,pengen saya puji " jawab Aditya yang berusaha menahan senyum melihat kelakuan Neta pede nya selangit ..


wajah Aditya langsung serius . Neta yang melihat wajah Aditya yang serius .Neta hanya bisa meneguk air liurnya dengan kasar ." Saya tau kamu ingin bales dendam sama mereka . Atas yang mereka perbuatan pada mu " ucap Aditya yang langsung ke inti permasalahan " *Wait ... wait*... maksud bapak apa yah ?? tanya Neta yang bingung.


" Intinya kalau kamu berbuat onar lagi .Maka saya tidak akan mengasih kamu skor melainkan saya KELUARKAN dari sekolah ini ." kata Aditya dengan nada dinginnya.


Neta hanya tersenyum miring kearah Aditya " Bapak mengancam gue . Dengan senang hati pak. Kalau bapak bisa mengeluarkan gue dari sekolah ini .Tapi ingat ini pak !!. Gue tidak akan pernah mencari masalah duluan .Tapi kalau mereka yang cari masalah sama gue maka dengan senang hati gue ladenin. Permisi " ucap Neta berdiri dan berjalan keluar dari ruangan .

__ADS_1


Aditya terpaku apa yang barusan dia dengar , baru pertama kali ada orang yang seberani itu sama dia dan berani menatap mata Aditya dengan tatapan yang sulit di artikan " Buset toh anak berani juga nyalinya " sambil tersenyum.


__ADS_2