
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________***
Saat Petir tersebut mengenai Zie Lang, tubuhnya langsung menghilang seperti abu dan hanya menyisakkan Cincin Ruang miliknya.
Melihat bahwa Zie Lang beserta Energi Siluman disana menghilang sepenuhnya, Xie Yan langsung kembali ke bentuk semula dan menghilangkan kembali Roh Pertempurannya.
Dia kemudian berjalan ke arah Cincin Ruang milik Zie Lang untuk melihat Isi didalamnya.
Saat dia melihat barang yang didalam, Xie Yan tidak bisa menyembunyikan Senyumnya.
"Ada!"
Xie Yan tampak bergembira, apa yang dia temukan adalah Sisa dari Robekan peta yang dia cari. "Apa mungkin peta ini diperintahkan oleh Zie Lang untuk mencarinya juga?" Pikir Xie Yan Kemudian langsung memasukkan Semuanya ke dalam Penyimpanannya.
Dia kemudian menoleh melihat Kristal yang juga ikut hancur akibat serang petir tersebut, "Apakah Sekte Demonic tidak sengaja menemukan Energi Siluman tersebut?" Pikirnya. "Tapi, aku tidak mengira bahwa Siluman akan takut dengan Elemen Petir. Aku harus meningkatkan Elemen Petirku untuk Berjaga jaga jika Siluman memang muncul." Gumam Xie Yan.
"Tuan!" Suara tiba tiba terdengar.
Xie Yan menoleh dan melihat itu adalah Master Sekte Azure. "Oh...Kalian disini? Apakah Semua Anggota Sekte Demonic sudah dibereskan?" Tanya Xie Yan.
"hmm..." Master Sekte Azure mengangguk, "Apakah Tuan telah membunuh Master Sekte Demonic? Juga Petir tadi apakah Serangan anda?" Kata Master Azure.
"Benar," Kata Xie Yan singkat dan langsung dimengerti oleh Master Sekte Azure.
"Untuk Harta Harta Sekte Demonic aku harap kalian dapat berbagi dengan rata. Aku akan kembali!" Kata Xie Yan yang langsung menghilang dari tempatnya.
__ADS_1
Walaupun Xie Yan menghilang dengan cepat, Master Sekte Azure tetap membalas dan membungkuk berterimakasih.
Xie Yan tentu tidak membutuhkan Harta Sekte Demonic karena Harta yang paling berharga sudah berada di Cincin Ruang Zie Lang dan Juga Master Sekte Demonic.
...
Xie Yan yang telah tiba dikediamannya langsung mengeluarkan tubuh Master Sekte Demonic dengan Artefak Lingkar Darah yang di dapat dari Dunia Iblis.
Dia kemudian meletakkan tubuh Master Sekte Demonic di atas Artefak Suci tersebut. Tidak lama kemudian Artefak itu memancarkan cahaya merah dan mulai menyerap Esensi Darah Master Sekte Demonic yang berada di Ranah Dao tingkat delapan.
Kegunaan Artefak yang dia dapat hampir sama dengan Teknik Pelahap Surgawinya, tapi dengan Artefak ini Xie Yan dapat membagi ke Orang lain untuk meningkatkan Kekuatan mereka, berbeda dengan Teknik Pelahap yang hanya berguna untuk dirinya.
Tidak berselang lama, saat Tubuh Master Sekte Demonic sudah mengering seperti Tulang, dia melihat gumpalan warna merah seukuran Pill melayang di atas Artefak tersebut.
Xie Yan tahu itu sudah selesai dan langsung melapisinya dengan Energinya kemudian memasukkannya ke dalam Botol Giok. karena hanya sedikit, Dia berencana memberikannya ke Xie Ruo, Ruo Ro dan Ruo Lou agar kekuatan mereka naik ke Mahayana. Dengan Esensi darah milik Kultivator Ranah Dao tingkat delapan mungkin akan membuat mereka naik Ke Mahayana puncak dan tidak akan lama lagi mereka akan naik ke Half Saint.
Setelah dia menyimpan lagi Artefak tersebut dan membakar tubuh Master Sekte Demonic, Xie Yan langsung menjumpai mereka untuk Memberikan Esensi tersebut.
Mereka bertiga langsung dalam meditasi dengan menyerap Esensi tersebut.
...
Pemusnahan Sekte Demonic membuat semua orang Tanah Duoqi bergembira. Dengan menghilangnya Sekte Demonic maka tidak ada Kota yang hancur lagi. Aksi Xie Yan membunuh Master Sekte Demonic tentu hanya diketahui oleh setiap Master Sekte dan beberapa tetua saja.
Saat semua Tanah Duoqi sedang bergembira,
Xie Yan sudah meninggalkan Kediamannya menuju petunjuk dari peta yang sudah semuanya terkumpul.
Lokasi dari Peta tersebut tentu masihlah di sekitar Tanah Duoqi dan terletak di hutan hutan.
Xie Yan mengikuti setiap arah yang tertera di peta dengan hati hati. Tempat Hutan yang didatangi Xie Yan sangat dipenuhi dengan Binatang Buas sehingga harus memperhatikan setiap sekelilingnya.
__ADS_1
"Hmm..." saat dia terus berjalan, Xie Yan merasa seperti menabrak sesuatu dan berpikir ditempat yang berbeda, namun saat dia melihat peta masihla sama. Dia terus melanjutkan kembali perjalanannya.
Saat hampir sampai dititik lokasi, Xie Yan mulai melihat bangunan besar yang tampak seperti Istana megah disana. "Istana? Bagaimana bisa ada di tengah hutan seperti ini?" Pikir Xie Yan sangat penasaran.
Xie Yan melihat Istana tersebut memiliki tangga yang sangat panjang untuk mencapai Pintu tersebut. "Tangga? Apakah aku bisa langsung naik ke atas dengan terbang?" Xie Yan berencana untuk terbang langsung ke Pintu Istana namun saat dia ingin bergerak, seperti cermin menghalanginya maju.
Bahkan saat Xie Yan memukulnya dengan Kuat, cermin itu sama sekali tidak bergetar. Karena frustasi Xie Yan akhirnya turun dan mencoba berjalan ke Tangga tersebut dengan Kesal.
BAM!
Saat anak tangga pertama, Xie Yan merasa ada yang menekan Tubuhnya. "Sialan...Apa-apaan tangga ini," Kata Xie Yan.
Dia merasa di tangga memiliki gravitasi yang menekannya. Karena Xie Yan berada di Ranah Monarch, Anak tangga pertama tidak terlalu membuatnya kesusahan.
Pertama...Kedua...Ketiga...Keempat...Kelima...Keenam...Ketujuh...Kedelapan...Kesembilan...Kesepuluh...Kesebelas...
"Ugh..."
Saat di tangga Kesebelas, Xie Yan mulai merasakan Gravitasi ditangga kesebelas mulai sedikit menekannya dan membuatnya sedikit kesusahan. "Apa sebenarnya Istana ini? Bagaimana bisa untuk naik sangat susah!" Kata Xie Yan sangat marah. Walaupun dia sangat marah, dia sangat penasaran dengan Istana ditengah hutan yang membuat Ranah Monarch kesusahan.
Xie Yan kemudian terus bergerak dengan pelan melewati setiap anak tangga...
Hingga di tangga keduapuluh lima, Xie Yan mulai terpaksa berlutut saat merasakan Tekanan Gravitasinya yang jauh lebih kuat.
"Ugh...S-Sial, Monarch tahap empat dibuat seperti ini...!" dia susah payah untuk mencoba terus menaikki tangga ke tangga dupuluh enam.
Dia bahkan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya saat mencoba dengan paksa naik ke tangga selanjutnya. Karena Ranah Monarch tingkat empat tidak bisa bergerak, Xie Yan akhirnya Bertransformasi menjadi bentuk Iblisnya.
Karena dalam transformasi, Xie Yan langsung melompat ke Ranah Monarch tingkat sembilang. Dia mulai bisa berdiri di tangga tersebut dan berjalan ke tangga selanjutnya.
Walaupun masih merasakan tekanan, Xie Yan tetap Melewati tangga tanpa hambatan dan sampai di tangga ke lima puluh.
__ADS_1
Ditangga lima puluh, Keringat dingin mulai mengalir ditubuh Xie Yan karena tekanan di anak tangga ke lima puluh ini. "Bajingan! Kalau begini kapan aku bisa sampai!" Kata Xie Yan yang masih melihat kira kira lima puluh tangga lagi mencapai Pintu Istana.
......