
Sekarang Wajah Xie Yan terukir senyum bahagia karena dengan itu dia bisa melatih orang-orangnya di dalam dunia jiwa.
Masih di atas langit, Xie Yan langsung melesat ketempat dimana bangunan yang dia letakkan di Dunia Jiwa.
"Tuan, Anda disini, Apakah anda tahu getaran apa yang baru saja terjadi?" Tanya Heise saat melihat kedatangan Xie Yan.
Karena Getaran yang cukup besar itu, Heise sampai menghentikan latihan-nya.
"Heise, Jadi kamu merasakan getaran juga." Kata Xie Yan. "Tidak apa-apa... Disana terdapat hutan yang berbeda dan sana kamu akan banyak menemukan Monster yang mengerikan." Kata Xie Yan sambil menunjukan ke arah hutan terdapat Aura yang mengerikan dari dalam sana dan sangat berbeda dengan hutan di dunia jiwa lainnya.
Heise yang melihat hutan itu megerutkan dahinya, "Apakah sebelumnya ada hutan disana?" Batin Heise bertanya-tanya tapi dia merasakan bergidik melihat hutan itu dipenuhi Aura aneh.
"Semakin kamu ke dalam kamu memasuki hutan akan semakin sulit musuh yang akan kamu hadapi." Kata Xie Yan kepada Heise.
Xie Yan sudah mengatur awal tingkatan tempat hutan tersebut dengan terendah di ranah perak.
Dengan kekuatan Heise yang sudah berada di ranah emas puncak mungkin dia hanya sanggup beberapa meter di Low Area.
"Kalau begitu coba la kamu masuk ke dalam." Perintah Xie Yan.
Heise hanya bisa menelan ludah-nya yang sebenarnya ingin menolak perintah Xie Yan tersebut tapi dia hanya bisa menahan kata-katanya dan menuruti perkataan Xie Yan.
Dia pun melesat terbang ke arah hutan itu dan masuk ke dalam Hutan yang dulunya adalah Dunia Leveling.
Xie Yan sedang melihat layar didepan-nya dan disana menampakkan Heise yang sedang bertarung. "Hee...Ini hampir sama dengan System, Dengan ini aku bisa mengetahui petarungan mereka dan keadaan mereka didalam Hutan Leveling." Katanya yang telah menyebut tempat tersebut sebagai hutan leveling.
Di depan layar itu, Heise sedang bertarung dengan mudah melawan monster tingkat perak dan terus masuk kelebih dalam.
Setelah dia masuk lebih dalam, dia mulai menemukan Monster yang berada di tingkat emas dan sudah mulai menyusahkan Heise.
Melihat keadaan Heise yang sudah tampak kalah, Xie Yan yang dengan kontrol-nya bisa memindahkan Heise keluar dari sana.
Wush!
Heise tiba-tiba muncul dengan beberapa luka di tubuhnya, Dia dalam keadaan terkejut saat muncul didepan Xie Yan.
"Bagaimana?" Tanya Xie Yan tersenyum melihat Heise yang sudah kualahan.
"T-Tuan, Tempat itu sangat mengerikan...Jika Tuan tidak memindahkanku kesini mungkin saja aku mati." Ucap-nya dengan terengah-engah.
Xie Yan hanya tersenyum, dia juga diberitahu oleh System selama di Hutan Leveling dia bisa membuat orang yang berada di dalam akan kembali bangkit.
"Yah...Kamu harus lebih sering latihan dan terus melatih kemampuan kamu didalam sana." Ucap Xie Yan lalu mengisi kembali Sumber daya yang berada di bangunan.
Dia kemudian meninggalkan Dunia Jiwanya dan sudah muncul di dalam ruangan-nya.
"System, Bukankah aku mendapatkan Teknik Penciptaan?" Tanya Xie Yan yang sangat penasaran.
[Benar Tuan.]
[Teknik Penciptaan, Tuan akan dapat menciptakan Teknik Apapun hanya dengan memikirkan-nya saja.]
Xie Yan yang berada di dalam ruagannya hanya bisa terdiam, Xie Yan tahu hanya dengan namanya saja dia sudah menebak Teknik Penciptakan sangat luar biasa.
__ADS_1
Memikirkan bahwa dia bisa membuat Tekniknya sangat lah menyenangkan.
"Status!" Ucap Xie Yan penasaran dengan Statusnya sekarang.
[Ding!~
Nama: Xie Yan
Umur : 31
Tittle : Penguasa Alam Rendah
Job : Master Talisman (Dewa), Master Penempa (Dewa), Master Formasi (Dewa)
Teknik : Penciptaan (Semua sudah disatukan)
Domain :
- Es
Transformasi :
- Iblis [+1]
Roh Pertempuran :
- Naga Iblis Kepala 8
- Kehampaan [+ 8 Elemen]
Ranah: Prajurit Dewa Rendah*3 [10%]
Leveling Poin : 8 Kuadriliun
Inventory :
- Kalung Jiwa (Surga)
- Topeng Seribu Wajah (Kuno)
- 1x Kotak Hadiah Misterius
- Lingkar Darah (Suci)
- Tungku Naga dan Phoenix (Dewa)
...
Shop >>
Gacha >>
System Lvl 6 [+]"
__ADS_1
"Hmmm...Sekarang Leveling Poin ku sudah sangat banyak." sambil menyentuh dagu-nya dia bergumam saat melihat banyaknya Leveling Poin yang dia miliki.
Dia kemudian membelikan beberapa sumber daya tingkat dewa lagi untuk keluarga-nya.
Xie Yan pun keluar dari ruangannya untuk memberikan sumber daya pada ibunya dimana merupakan orang yang mengontrol semua sumber daya diberikan Xie Yan sesuai kebutuhan orang-orang.
Setelah memberikan Sumber daya pada ibunya, Xie Yan juga bertemu dengan anak-anaknya yang di taman bersama Keponakan-nya, Anak Xie Fan.
"Ayah...Lihatlah, aku sudah mempelajari Teknik Langkah Naga memijak Awan." Ucap Jianheeng mendatangi Xie Yan dengan Teknik Langkah tersebut dan langsung melompat ke Xie Yan.
"Hahahah...Benarkan, kamu bahkan sudah mempelajari dengan sempurna Teknik itu dalam dua hari." Xie Yan memuji Jianheeng.
Xie Yan kemudian meletakkan jari telunjuknya ke dahi Jianheeng, Sebuah cahaya melesat masuk ke dalam ke otak Jianheeng.
"I-Ini...Apakah Teknik milik Ayah?" Kata Jianheeng sangat terkejut saat dikepalanya terdapat sebuah tulisan Teknik.
Xie Yan mengagguk, "Benar...Itu adalah Teknik Ayah dan juga sangat kuat." Kata Xie Yan, dia baru saja memberikan salah satu Tekniknya yaitu Teknik Penghancur Semesta-nya.
Wajah Jianheeng berseri-seri bahagia, dia langsung turun dari gendongan ayahnya. "Kalau begitu aku tidak bisa bersantai dan harus melatihnya." Ucap Jianheeng pergi ke tempat latihan.
"Jangan terlalu memaksakan-nya dan beristirahat-lah dengan cukup." Kata Xie Yan berteriak kepada Jianheeng yang sudah menjauh.
Jianheeng membalas dengan anggukan dan berlari sambil melambai kepada Xie Yan.
"Kamu disini..." Suara Wanita datang dari arah belakang Xie Yan.
Dia langsung menoleh dan melihat Empat Wanita yaitu Kekasihnya. "Oh, kalian sudah keluar dari Menara Kultivasi..." Kata Xie Yan kepada Tiga Kekasihnya sambil memeluk Chu Nan Yu, Ruo Lou dan Jia Li.
"Dimana Jianheeng?" Tanya Chu Nan Yu yang hanya melihat Lian Mei, Yanming dan Hein bermain bersama.
"Oh...Aku baru saja memberikan sebuah Teknik dan dia langsung pergi untuk latihan." Jawab Xie Yan sambil terkekeh kecil.
Chu Nan Yu hanya bisa menggelengkan kepalanya dan tidak heran sama sekali mendengar anaknya selalu berlatih terutama semenjak Ayahnya datang.
"Apa urusan kamu di Istana Rubah Surgawi sudah selesai dan apa yang kamu lakukan kepada pengkhianat itu?" Tanya Xie Yan kepada An Chyou.
An Chyou mengagguk, "Aku sudah memenjarakan-nya dan dantian miliknya sudah aku hancurkan, setiap harinya dia akan dicambuk." Balas An Chyou.
"Lalu apa yang terjadi dengan Istana Singa Api setelah kehilangan Leluhur mereka dan juga Tuan Istana-nya?" Xie Yan bertanya lagi.
"Sekarang Istana Singa Api sudah menjadi bawahan dari Istana Rubah Surgawi, awalnya mereka memang melawan dan tidak menuruti kami. Tapi setelah aku membunuh orang yang memberontak, mereka langsung patuh mendengarkan." Kata An Chyou lalu mengeluarkan Cincin ruang dan memberikan-nya ke Xie Yan.
"Didalam ini ada banyak Kristal Atribut Api saat aku membunuh pemberontak dari Istana Singa Api walaupun itu hanya berada di tingkat ungu dan beberapa di tingkat hitam." Ucapnya lagi.
Dia tentu saja menerima dengan senang hati.
Xie Yan kemudian terfokus dibelakang keempat kekasihnya yang ternyata masih ada seorang Wanita cantik lagi dengan rambut pirangnya.
"Sial, aku hampir melupakan keberadaan Reinkarnasi Dewa Cahaya ini." Batin Xie Yan terutama selama ini Zhi tidak terlalu banyak bicara dan hanya akan bicara saat ditanya saja.
"Eh...?" Tiba-tiba saja Xie Yan merasakan sesuatu.
......
__ADS_1