
"Senior, apakah anda sisa jiwa Naga Langit?" Xie Yan bertanya.
Jika itu memang benar maka dia wajar tidak melihat wujud suara itu karena pasti Jiwa itu sangatlah kuat.
"Kamu benar, Ribuan tahun lalu aku terluka yang sangat fatal setelah bertarung dengan Ahli kuat dan luka itu tidak dapat disembukan hingga akhirnya aku bersembunyi di Gua ini menghabiskan waktuku. Tapi aku tidak menyangka ada seorang Manusia kebetulan masuk ke dalam Gua ini, sepertinya keberuntungan berpihak padamu." Ucap Suara itu.
"Karena kamu adalah orang pertama, kamu bisa menyerap Energi ini. Lagipula tidak mungkin tubuh fisikku bisa kembali." Katanya.
"Benarkah senior?" Tanya Xie Yan dengan bersemangat.
"Itu Benar, Tapi walaupun kamu memiliki Teknik yang hebat untuk menyerap Energi ini itu masih akan membutuhkan bertahun tahun untuk menyerap sepenuhnya." Jelas Suara itu.
Mendengar itu, Xie Yan mengangguk. Bahkan dia tidak merasakan sedikitpun berkurang dari Energi Tulang Naga itu walaupun dia sudah menyerap menggunakan Teknik Pelahapnya.
"Bagaimana kalau begini, longgarkan Jiwamu dan aku akan memberikan Teknik untuk menyerap Energi Naga Langit dengan cepat." Katanya.
Saat suara itu mengatakan untuk melonggarkan jiwanya, Xie Yan sedikit ragu.
"Ding!~ Tuan, dia bukanlah Jiwa Naga Langit. Jiwa dari Tulang Naga Langit ini sudah Ribuan tahun musnah dan orang yang berbicara dengan anda adalah Jiwa Siluman yang tubuhnya meledak akibat terlalu banyak Energi dari Naga Langit."
Saat System memberitahunya hal ini, Wajah Xie Yan mulai berubah. "Sial, jika aku mempercayainya mungkin Tubuhku akan di ambil alih." Batin Xie Yan.
"Jadi Apa yang harus kulakukan?" Tanya Xie Yan.
"Ding!~ Biarkan Tuan melakukan apa yang dia katakan dan setelah Jiwa itu masuk kedalam tubuh tuan maka gunakan Pelahap Surgawi untuk menyerap Jiwa itu."
"Ding!~ Tapi Tuan harus menaikkan Level Pelahap Surgawi karena Jiwa itu cukup kuat."
"Hmm...Karena System mengatakan itu maka akan kudengarkan." Katanya kemudian manaikkan Teknik Pelahap Surgawinya ke Level Lima dengan memakan harga 500 Milyar LP.
Walaupun tidak terlihat dari luar, Xie Yan dapat mengetahui Pelahap Surgawinya semakin kuat untuk Melahap apa saja.
Xie Yan kemudian menatap udara kosong, "Baiklah Senior, Aku akan mendengarkan saranmu." Kata Xie Yan berpura pura tertipu oleh Jiwa Siluman itu.
Dia kemudian melonggarkan Jiwa miliknya, "Senior, Aku telah Melakukannya." Ucap Xie Yan.
"Bagus! Bagus! bersiaplah, aku akan memberi Tekniknya." Jiwa Siluman itu tampak senang. Setelah itu Cahaya Putih melesat dengan cepat masuk ke dalam tubuh Xie Yan.
Setelah Cahaya Putih itu masuk ke dalam tubuh Xie Yan. Xie Yan memancarkan senyuman licik "Kekekeke...Dasar Bocah bodoh! Aku sangat beruntung menemukan Manusia yang sangat berbakat...Dengan ini aku dapat memiliki tubuh lagi!" Kata Jiwa Siluman itu.
"Benarkah...??" Xie Yan tiba tiba berbicara kepada Jiwa Siluaman itu.
Jiwa Siluman itu tentu terkejut..."K-kau bagaimana masih hidup?" Jiwa Siluman itu terheran.
"Hahaha...Apakau berpikir aku bodoh? Dasar Siluman! Kau sekarang sudah terjebak dan akan menunggu kematian!" Ucap Xie Yan tertawa.
"K-Kau...Apa yang kamu maksud bocah? Aku adalah Jiwa Naga Langit, bagaimana mungkin kamu menyamakanku dengan Siluman Rendahan itu!" Kata Jiwa Siluman itu terkejut tapi dia masih mencoba membela. Sekarang Jiwa Siluman itu sudah terperangkap didalam diri Xie Yan.
"Hahahaha...Kau bahkan mengatakan sendiri Rasmu Rendahan agar bisa menyelamatkan diri. Tidak masalah kau mengaku atau tidak kau akan tetap mati!" Ucap Xie Yan kepada Jiwa Siluman itu kemudian mengolah Pelahap Surgawinya.
Tiba tiba Jiwa Siluman itu merasakan sesuatu menariknya dan melihat Pusaran Hitam besar didekat Jiwa Xie Yan, itu adalah Pelahap Surgawinya.
"A-Apa inii...? Lepaskan aku!" Teriak Jiwa Siluman itu merasa ditarik. "Tidaaakkk!" Pelahap Surgawi akhirnya melahap Jiwa Siluman itu tanpa tersisa.
Berkat Jiwa Siluman barusan, Xie Yan merasakan Jiwanya semakin Kuat. "Hahaha...Beruntung ada System yang memberitahuku, jika tidak mungkin aku akan ditipu!" Kata Xie Yan.
"Baiklah, Sekarang aku akan menelan semua Energi dari Tulang Naga Langit ini." Ucap Xie Yan kemudian kembali bersikap lotus dan mengolah Teknik Pelahap Surgawinya lagi yang sudah berada di Level Lima.
Energi di sekitar Xie Yan terserap dan terus mengalir kedalam tubuhnya. Dia merasa penyerapan Level Empat ke Level Lima ratusan kali lebih banyak.
BOOMM!
__ADS_1
Energi didalam dantian Xie Yan meledak dan naik ke Ranah Dewa Langit Puncak. Setelah Kenaikan barusan, Dantian Xie Yan kembali kosong dan perlahan lahan terisi lagi oleh Energi dari Naga Langit itu.
Waktu terus berjalan hingga berjam jam menyerap Energi Naga Langit, Xie Yan mulai merasakan Dantiannya mulai meledak lagi...
BOOMM!
Dewa Nirwana Rendah...
BOOMM!
Dewa Nirwana Menegah...
BOOMM!
Dewa Nirwana Puncak...
BOOMM!
Dewa Perak Rendah.
Setelah mencapai Dewa Perak Rendah, Xie Yan merasakan Energi dari Naga Langit mulai tipis dan akhirnya habis.
Dia kemudian membuka matanya, "Hahaha..Aku tidak menyangka akan mencapai Dewa Perak setelah keluar dari Sekte dan menemukan sisa Tulang Naga Langit." Kata Xie Yan tertawa bahagia.
Xie Yan kemudian turun dari kepala naga itu dan menatapnya sebentar sebelum dia memasukkannya kedalam Penyimpanan System Yang tak terbatas.
Dia tentu akan menyimpan benda berharga di Penyimpanan Systemnya dan Cincin Ruangnya untuk barang barang biasa.
Setelah Tulang Naga itu terhisap kedalam Penyimpanan Systemnya, "Tulang Naga ini akan kubuat senjata untukku dan Senjata untuk anak anakku." Kata Xie Yan lalu melangkah keluar dari gua.
"Sepertinya aku sudah berada tiga hari didalam gua menyerap Energi Naga Langit itu. Sekarang Gua ini seperti gua pada umumnya." Gumam Xie Yan.
Dia kemudian meninggalkan gua itu dan berjalan kembali didalam hutan untuk keluar dari hutan ini.
Xie Yan kemudian memutuskan untuk terbang dengan rendah tapi cepat agar dia bisa keluar dari hutan ini, Xie Yan sudah cukup bosan berada di dalam hutan dengan hanya melihat binatang buas.
Wush...
Seperti angin, Xie Yan melewati binatang binatang buas dengan cepat. "Apakah hutan ini sangat luas sehingga tidak terlihat ujungnya? Apa aku yang tersesat?" Pikir Xie Yan menghentikan lajunya dan duduk di atas pohon sambil melihat peta lagi.
Tring! Tring!
Saat Xie Yan sedang melihat lihat peta, Xie Yan mendengar suara pertarungan. "Apakah ada manusia disini?" Xie Yan tidak pernah berpikir akan mendengar suara petarungan di dalam hutan yang dia kira hanya dirinya satu satunya disini. Xie Yan langsung melipat Petanya dan mencoba melihat siapa yang sedang bertarung.
Setelah dia mengikuti arah suara petarungan, Xie Yan melihat seorang Pria Tua bersama Pria paruh baya dan seorang Gadis kecil.
Pria Tua itu melawan Binatang Buas yang berada di Ranah Dewa Langit Rendah sedangkan Pria paru baya itu sedang melindungi Gadis Kecil itu.
Xie Yan merasakan Pria Tua cukup kuat karena berada di Dewa Langit Puncak dan Pria paru baya itu berada di Dewa Langit Rendah.
"Haa...? Apakah mereka kesini untuk kamping sehingga membawa seorang gadis kecil kedalam hutan ini? Walaupun dia cukup kuat bukankah itu tetap saja berbahaya." Pikir Xie Yan menggelengkan kepalanya Melihat apa yang sedang dia lihat.
......
......________________________......
Tingkat Kultivasi:
Pembentukan Tubuh (1-9)
Pembentukan Inti (1-9)
__ADS_1
Penyempurnaan Qi (1-9)
Penyempurnaan Roh (1-9)
Jalan Surgawi (1-9)
Raja Surgawi (1-9)
Kaisar Surgawi (1-9)
Nirwana (1-9)
Mahayana (1-9)
Half Saint
- Rendah
- Menengah
- Puncak
Immortal:
- Saint (1-9)
- Dao (1-9)
- Monarch (1-9)
- Venerable (1-9)
- Immortal (1-9)
- Half God (Rendah - Menengah - Puncak)
God :
Dewa Awal :
(Rendah - Menengah - Puncak)
- Dewa Bumi
- Dewa Laut
- Dewa Langit
- Dewa Nirwana
- Dewa Perak
- Dewa Emas
- Dewa Giok
......________________________......
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
__ADS_1
:)