
Jia Li memasang wajah sedih sambil menundukkan wajahnya dengan meneteskan sedikit air mata. "A-Ayahku lumpuh dan Dantian miliknya telah hancur. Sekarang dia hanya bisa berada di tempat tidur." Jia Li menjelaskan.
"Huh..?!" Xie Yan mengerutkan alisnya, "Apa yang terjadi, bagaimana bisa dia mengalami kejadian seperti itu?" Xie Yan bertanya lagi.
"Itu semua karena pengkhianatan para Tetua Klan Jian menyerang Ayahku diam diam dan mereka semua telah bekerja sama dengan Klan Gang dan Sekte Baihua!" Kata Jia Li dipenuhi dengan amarah.
Xie Yan cukup bingung karena dia baru saja meninggalkan Kota Hua beberapa bulan ini tapi sudah ada kejadian seperti ini. Dia juga tidak pernah berpikir bahwa Tetua lainnya akan tetap menghianati Ayah Jia Li.
"Waktu itu sepertinya aku terlalu lembut pada mereka." Gumam Xie Yan sambil menghela nafasnya. "Jadi bagaimana kamu masih baik baik saja?" Tanya Xie Yan penasaran. Jika memang Klan dan Sekte Baihua bergabung maka bisa saja Jia Li dan Ayahnya harus lari dari Kota Hua.
"Tentu saja itu semua karena hadiah yang kamu berikan dengan berbagai senjata dan pill membuat pasukan kerajaan dapat bertahan dari mereka semua. Terutama aku yang berhasil naik ke ranah Dewa Perak puncak dengan pesat dan berhasil memukul mundur mereka semua." Jia Li menjelaskan masih dengan tatapan sedih saat mengingat Ayahnya yang terluka akibat mereka semua.
Dia memikirkan bagaimana bisa Tetua Klan Jian dan Ketua Sekte Baihua yang pengecut itu mulai berani walaupun Jian Li memiliki hubungan dengannya.
Xie Yan mendekat sambil menenangkan Jia Li, "Tenang lah, sekarang aku ingin melihat kondisi ayah mertuaku." Katanya dengan nada lembut.
Jia Li setuju lalu membawa Xie Yan dan Yue meninggalkan kediaman Klan Jian ke Istana Garnet dimana ayahnya tinggal dan dirawat disana. Sedangkan Jenderal Besar Hao dan Tang masih menetap di Klan Jian untuk sementara.
...
Di Istana, Ruang tempat Jian Shien dirawat.
Xie Yan melihat wajah pucat pria paruh baya itu yang sekarang tampak menyedihkan sedang terbaring di kasurnya.
"Li'er, kamu disini?" Kata Jian Shien dengan suara pelan.
"Ya, Ayah. Lihatlah Xie Yan telah kembali." Jawab Jia Li.
Jian Shien membuka matanya perlahan lalu menoleh ke Xie Yan. "Kamu disini, maaf aku tidak dapat menyambutmu dengan baik dengan kondisiku yang terlihat menyedihkan ini." Ucap Jian Shien.
"Tidak apa-apa, lagipula aku memang ingin melihat kondisimu." Balas Xie Yan. "Ini lebih parah dari yang kupikirkan." Gumam Xie Yan.
"Berkat Pill yang kamu berikan, Kondisi ayahku lebih baik dari sebelumnya." Kata Jia Li.
Xie Yan mengagguk, walaupun begitu tidak cukup untuk pill tingkat saint untuk menyembuhkan Jian Shien.
__ADS_1
Dia kemudian mendekat ke Jian Shien. "Xie Yan? Apa yang ingin kamu lakukan?" Jia Li bertanya penasaran.
Xie Yan tidak berkata sedikitpun dan hanya mengalirkan Api putih ke dalam tubuhnya untuk menyembuhkan semua luka dalam yang cukup parah.
Setelah Xie Yan mengalirkan Api putih pada Jian Shien, dia merasakan seluruh tubuhnya hangat dan merasa nyaman.
Satu menit...Lima menit...Sepuluh menit...
Jia Li melihat perubahan pada wajah Ayahnya yang sudah semakin baik. Begitu juga dengan Jian Shien yang paling merasakan keadaannya.
"Apakah kamu sekarang merasa lebih baik?" Xie Yan bertanya kepada Jian Shien.
Jian Shien mengagguk lalu mencoba bangkit duduk dikasur, "I-Ini Luar biasa...Sekarang tubuhku dapat bergerak dengan baik." Katanya dengan gembira walaupun dia sekarang hanyalah manusia biasa namun dengan hidup saja dia sudah senang karena masih bisa bersama putrinya.
Jia Li dengan cepat memeluk ayahnya saat melihatnya sudah membaik, "Xie Yan, Terimakasih kamu telah menyembuhkan Ayah." Katanya tersedu-sedu.
Xie Yan membalas dengan senyum, "System, Apakah ada Pill untuk menyembuhkan Dantian?" Tanya Xie Yan kepada System.
[Ada Tuan, Itu adalah Pill Penyembuh Abadi tingkat Dewa puncak dapat meregenerasi dantian yang hancur. Harga Pill: 150T LP]
Xie Yan cukup tercengang, dia tidak berpikir akan memiliki pill yang membantu menyembuhkan dantian. "150T, harga yang cukup mahal tapi aku sudah memiliki banyak Leveling Poin yang terkumpul." Gumam Xie Yan.
Saat Xie Yan mengeluarkan Pill itu, Jian Shien dan Jia Li juga dapat merasakan Energi yang sangat besar dari Pill tersebut.
"Energi yang sangat besar," Kata mereka berdua bersamaan. "Xie Yan...Pill apa itu? Aku merasa Energi dari Pill itu sangat hangat. Hanya dengan menciumnya saja tubuhku yang letih kembali bugar." Kata Jia Li.
"Ini adalah Pill untuk menyembuhkan Dantian Ayah mertua." Jawab Xie Yan.
"Apa!?" Jian Shien dan Jia Li berteriak karena terkejut. Mereka tidak pernah tahu bahwa ada Pill yang dapat menyembuhkan dantian yang hancur.
Xie Yan lalu memberikan Pill itu kepada Jian Shien, "Telan lah...Mungkin dengan Kekuatan Ayah mertua yang sekarang akan membutuhkan 5 bulan untuk menyerapnya Pill itu sepenuhnya." Dia menjelaskan.
Tangan Jian Shien bergetar saat menerima Pill yang luar biasa ini. "5 bulan? Bahkan jika itu memiliki waktu lama aku sudah sangat bersyukur!" Katanya sambil tertawa kecil.
"Terimakasih Nak Yan, aku tidak pernah berpikir akan bisa menjadi seorang Kultivator setelah dantianku di hancurkan oleh mereka!" Katanya menggemgam Pill Penyembuh Abadi itu.
__ADS_1
"Ayah, Sekarang telan dan seraplah Pill itu. Aku dan Xie Yan akan menunggu kamu dalam lima bulan." Kata Jia Li.
Jian Shien mangangguk kemudian duduk dengan posisi lotus lalu memasukkan Pill Penyembuh Abadi ke dalam mulutnya.
...
Setelah Jian Shien menelan Pill itu, Jia Li dan Xie Yan keluar dari ruangan. Dia juga telah membuat Formasi pada ruangan Jian Shien agar membuatnya lebih aman.
Mereka berdua mendatangi Xie Yue yang sedang bersama dengan Feng Xia ditaman Istana kerajaan.
"Ayah, Ibu...Apa urusan kamu sudah selesai?" Panggil Yue saat melihat kedatangan Xie Yan dan Jia Li.
Kiak! Kiak! Feng Xia terbang ke sisi Xie Yan yang ingin memakan Pill lainnya lagi.
Sekarang Feng Xia sudah cukup lebih besar dalam beberapa hari ini setelah memakan banyak Pill selama dia selalu bersama dengan Yue.
"Aku tidak menyadarinya sebelumnya, tapi apakah itu Seekor Phoenix?" Tanya Jia Li sangat penasaran.
Xie Yan yang sedang memberikan Pill pada Feng Xia mengagguk, "Benar...Ini adalah Phoenix Api. Namanya Feng Xia, dia telah menjadi Binatang Kontrakku." Jawab Xie Yan.
"Hah!" Jia Li menarik nafasnya, dia tentu saja terkejut karena selama kehadiran Xie Yan selalu membuatnya kejutan yang tidak pernah dia rasakan dan hampir mati rasa.
"Jadi dimana semua Pengkhianat itu dan Klan Gang bersembunyi?" Tanya Xie Yan.
"Mereka semua sekarang berkumpul di Sekte Baihua, karena itu aku masih menyiapkan rencana untuk menyerang Sekte Baihua untuk melenyapkan mereka." Jawab Jia Li.
"Bagaimana dengan Klan Fai? Aku memiliki teman dari Klan itu." Dia bertanya lagi.
Yang dimaksud Xie Yan adalah Fai Changyin saat dia di Sekte Baihua, Walaupun hanya bertemu beberapa kali, Xie Yan tahu dia memiliki sifat yang baik.
"Klan Fai? Mereka berada di pihak kami dan juga mereka membantuku saat melawan Pengkhianat itu." Balasnya.
Xie Yan mengeluarkan Pill lain pada penyimpanannya, "Sebelum kamu ingin menyerang mereka, lebih baik kamu tingkatkan Kekuatanmu ke ranah Dewa Emas." Dia memberikan Pill itu yang sama dengan Jenderal Hai untuk naik tingkat.
......
__ADS_1
......__________________________......
...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...