Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 44- Membebaskan


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


________________________________________________


***


Didalam Ruang Bawah Tanah Klan Nie,


Ruo Ro, Si Kembar dan Mo Gui terus memasuki ruang bawah tanah Klan Nie yang di pandu oleh Si Kembar. Yang tanpa mereka tahu bahwa Jlan Nie sudah musnah.


"Apakah Penjara mereka masih jauh?" Tanya Ruo Ro.


"Tidak, Kita sudah sampai.." Balas Si kembar.


BAM!!


BAM!!


Mereka berempat dapat mendengar suara cambukan dari arah penjara.


BAM...


"Rasakan itu Bajingan! karena anakmu lari akan kulampiaskan amarahku, hahaha" Tawa Pria muda.


BAM!!


BAM!!


"Uhuk...Uhuk, Kau tidak akan pernah bisa menyentuh anakku!" Balas Pria baya itu yang seluruh tubuhnya di penuhi luka.


Si Kembar yang melihat itu tidak tahan dan langsung berteriak, "Hentikan!!" Katanya.


Pria muda itu sedikit terkejut lalu menoleh kebelakang, "Eh? Hahahaha...Aku tidak menyangka Kalian La**r akan datang kesini dengan sendirinya!" Ujarnya sambil tawa menjijikkan.


Pria baya yang di siksa membuka sedikit matanya, dia dapat melihat dua wanita kembar dihadapannya, "Ah... Mun'er, Min'er, Kenapa kalian kembali?" Katanya dengan suara serak.


"Ayah, tenang saja! Kami akan menyelamatkan Ayah, Kakek dan Nenek!" Katanya ke pria terluka itu yang merupakan ayah mereka.


"Menyelamatkan? Hahaha...Hanya dengan kalian berdua?" Tawa Pria itu yang adalah Nie Yang.

__ADS_1


"Tidak! Siapa bilang berdua" tiba tiba seseorang muncul di belakang Si Kembar, itu adalah Ruo Ro dan Mo Gui.


Nie Yang mengerutkan kening, "Dimana penjaga? Apakah mereka berdua yang menyerang penjaga hingga si kembar dapat masuk?" Batin Nie Yang.


"Hm...Siapa kalian berdua?" Katanya menenangkan diri.


"Kau tidak perlu tau siapa aku dan kedatanganku kesini untuk membunuh mu?" Balas Ruo Ro dengan nada tenang tidak menganggap sedikitpun Nie Yang.


Nie Yang mendengar itu langsung emosi dengan mengeluarkan Kekuatan Jalan Surgawi tahap enamnya, "Kau ingin membunuhku?" Ucapnya langsung menyerang ke arah Ruo Ro.


Si kembar tahu mereka bukan lawan Nie Yang dan langsung mundur berlindung di belakang Mo Gui yang masih diam layaknya patung.


"Huh...Hanya tahap enam sungguh sombong!" Balas Ruo Ro juga menyerang dengan meninju dada Nie Yang.


BOOMM!!


Nie Yang terlempar hingga menabrak batu batu ruang penjara.


"Ugh..." Nie Yang memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya sambil menatap Ruo Ro dengan ketakutan.


"Si-siapa kau? Aku tidak pernah menyinggungmu!" Katanya sambil memegang dadanya yang kesakitan.


"Yah, Kau memang tidak pernah menyinggungku tapi Keluargamu yang mencari masalah dengan Ibuku" Ujarnya dengan nada emosi sambil mencekik Nie Yang.


Ruo Ro yang mendengar itu hanya tersenyum, "Heh, Klan Nie kalian mungkin sekarang sudah di musnahkan." Tawa kecil Ruo Ro Lalu menguatkan tangannya yang mencekik leher Nie Yang hingga tubuhnya bergetar.


"Lepas-..."


Krek!!


Lehernya remuk hingga membuat Nie Yang mati dengan muka biru dan mata yang melotot lebar hingga keluar.


Ruo Ro lalu melemparkan tubuh Nie Yang kesamping dengan acuh tak acuh seperti melemparkan sampah. Ayah Sikembar melihat kejadian ini dengan tidak percaya, dia baru saja melihat kematian salah satu penerus Klan Nie.


Ruo Mun dan Ruo Min langsung mendekati ayahnya dan melepaskan ikatan yang mengikat tubuhnya, "Ayah, apakamu baik baik saja?" Ucap mereka berdua sambil memberikan pill pemulihan.


"Uhuk...Aku baik baik saja dan siapa orang orang yang bersamamu?" Tanya Ruo Leng yang merupakan nama dari ayah si kembar dan juga kakak dari Ruo Lou.


"Hehe...Ayah, dia adalah sepupu kita. Anak dari Bibi Lou," Kata mereka berdua yang membuat Ruo Leng terkejut dan hampir memuntahkan darah. "Apa? Apa kalian tidak bercanda?" Teriak Ruo Leng.


Ruo Ro dapat mendengar percakapan mereka langsung membalas, "Benar Paman! Aku Ruo Ro dan Ibuku adalah Ruo Lou,"


Tubuh Ruo Leng bergetar dengan mata berair, "Hahaha, sudah kuduga Adik Lou pasti baik baik saja. Hahaha" Tawanya kemudian berdiri dengan bantuan Sikembar mendekati Ruo Ro.

__ADS_1


"Hahahaha...Anak baik! Anak Baik! Kamu sungguh berbakat, Maaf karena membuat hidup kalian susah," Kata Ruo Leng sambil mengusap kepala Ruo Ro.


"Sekarang dimana adik Lou? Apakah dia di Kekaisaran Zart?" Tanya Ruo Leng.


"Ibu mungkin sudah memusnahkan Klan Nie!" Kata Ruo Ro dengan Nada datar tapi membuat wajah Ruo Leng pucat. "Bagaimana bisa dia melawan sendiri Klan Nie! Patriak mereka adalah Raja Surgawi dan bahkan ada Patriak Lama yang bukan tandingan ayah disana" Katanya dengan nada marah.


Ruo Ro masih tetap tenang walaupun mendengar perkataan Ruo Leng, "Tenanglah Paman, Ibu bersama dengan Tuan Jadi tidak akan ada yang bisa melukai ibu!" Balasnya menyanjung Xie Yan.


Ruo Leng bingung dengan Perkataan Ruo Ro, "Tuan? Siapa itu?" Tanyanya sambil melihat ke anakanya. Melihat tatapan bingung ayahnya, mereka lalu menjelaskan tentang Xie Yan dan hubungan apa yang mereka punya.


Setelah Ruo Leng mengetahui penjelasan mereka. Dia lalu melihat Mo Gui yang dari tadi diam, "Dari cerita mereka, dia adalah pengawal Dermawan yang menyelamatkan Adik Luo" Batin Ruo Leng.


Tiba tiba Ruo Leng terkejut melupakan sesuatu...


"Ayah dan Ibu! Mereka ada di Penjara lain! Ayo kita selamatkan juga!" Teriak Ruo Leng langsung menuju Penjara lain diikuti mereka semua.


...


Mereka akhirnya tiba di depan penjara yang mengurung Ayah dan Ibu Ruo Lou. Tapi saat Ruo Leng melihat penjara ini, dia mengerutkan kening. "Sial! Ini penjara yang hanya bisa di buka oleh patriak lama klan Nie," Kata Ruo Leng.


Mo Gui tiba tiba mendekati Pintu penjara lalu menyentuhnya dengan santai sambil megeluarkan sedikit energi Kaisarnya menghancurkan Pintu penjara.


BOOMM!!


Pintu itu langsung hancur berkeping keping seperti debu. Si Kembar, Ruo Leng ataupun Ruo Ro terkejut dengan kekuatan Mo Gui. Ruo Ro yang baru mengetahui pengawal Xie Yan tentu tidak mengetahui kekuatan sejati Mo Gui, dia hanya ada rasa kagum melihat kekuatan Mo Gui, "Aku harus menjadi kuat agar layak di samping tuan" Batinya bertekad.


Saat Mo Gui menghancurkan pintu, Mereka berlima dapat melihat Dua orang di rantai. "Siapa Itu?" Kata Suara laki laki dari penjara.


Ruo Leng tahu suara itu dan langsung memasukinya, "Ayah! Ibu! Ini anakmu." Katanya sambil bersujud di depan mereka.


"Leng'er? Bagaimana kamu bisa lepas dari kurunganmu?" Kata Suara Wanita yang merupakan Ibu Ruo Leng dan Ruo Lou.


Sambil melepaskan rantai yang mengikat mereka, Ruo Leng menceritakan kejadian tentang Ruo Lou hingga dia dibebaskan oleh Ruo Ro. Ayah dan Ibu Ruo Leng sangat gembira dan langsung memeluk Ruo Ro dengan penuh kasih sayang, Mereka selama ini tidak tahu apakah putri mereka masih hidup atau mati tapi setelah mendengar bahwa Putri mereka masih hidup dan membesarkan Cucu mereka dengan baik sangat bergembira dan hampir melupakan kalau mereka sudah terkurung cukup lama oleh Klan Nie...


.


.


.


.


.

__ADS_1



__ADS_2