Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 175- Membantai Pusat Pavilliun Pembunuh


__ADS_3

Dilantai 1 Markas Pusat Pavilliun Pembunuh.


Puluhan orang sedang berkumpul dilantai satu Pavilliun sambil bersantai.


"Haaa! Ini sungguh bosan!" Kata seorang pemuda sambil menikmati araknya.


"Benar, Jika bukan karena Raja Kehancuran itu yang menghancurkan setiap cabang mungkin kita bisa berkeliaran bebas dan mengaggu sampah sampah diluar." Jawab yang lain.


"Tch! Raja Kehancuran apanya...Dia tidak mungkin berani datang ke Pusat Pavilliun." Katanya dengan penuh hinaan.


"Hahahha...Kamu benar, bahkan jika Raja Kehancuran disini tidak mungkin dia bisa melawan Kelima Tetua Pusat. Aku juga baru mendengar kedatangan Pemimpin kita, Bahkan Kelima Tetua tidak ada yang sanggup melawannya."Ucap yang lain.


"Bukankah itu sudah jelas? Pemimpin Pavilliun Pembunuh sangat misterius, mungkin Tetua saja tidak mengetahui identitas dari Pemimpin." Jawab mereka.


"Jika Pemimpin turun tangan, Raja Kehancuran itu akan mati seperti bubur oleh...Eh?" Sebelum dia menyelesaikan perkataannya, dia tiba tiba melihat tubuhnya yang sedang berdiri. "I-Itu, bukankah itu tubuhku." Katanya.


Tuk...Tuk...


Suara kepala jatuh dan mengelinding dilantai. Semua Rekan mereka yang tadinya asik berbicara dibuat terkejut salah satu teman mereka kepalanya sudah lepas dari tubuhnya.


Darah dari Rekan mereka yang baru saja terpenggal bersimbur ke wajah mereka.


Brak!


Mereka yang tadinya tertawa santai langsung berdiri mundur dari tempat mereka sebelumnya dengan mengeluarkan senjata mereka masing masing.


"A-Apa yang terjadi?"


"S-Siapa kau? Bagaimana kau bisa masuk?"


Kata mereka semua saat melihat seseorang yang memegang pedang hitam di lengannya sedang berdiri dibelakang rekan mereka yang baru saja mati terpenggal, Orang itu tentu saja adalah Xie Yan yang barusan masuk ke Pavilliun Pembunuh.


"Oh, Kalian belum mengenalku ya? Aku adalah Raja Kehancuran!" Ucapnya dengan pelan.


Wajah mereka semua tampak berubah ketakutan, mereka baru saja membicarakan tentang Raja Kehancuran dan sekarang orangnya tiba-tiba muncul dihadapan mereka.


"Bukankah kalian bilang aku tidak berani datang?" Kata Xie Yan lagi lalu dalam sekejap dia sudah muncul dibelakang mereka semua.


"Matilah dengan tenang!" Ucap Xie Yan melanjutkan jalannya menuju Lantai dua.


Tuk...Tuk...Tuk...Tuk...


Tidak lama setelah itu kepala semua dari semua anggota pavilliun pembunuh yang berada di lantai satu tadi mulai berjatuhan. Mereka bahkan tidak sempat berteriak namun kepala mereka semua sudah jatuh dengan potongan rapi.

__ADS_1


"Hmmm, Setelah kedalam aku baru merasakan Energi menjijikkan ini. Sepertinya mereka memang menggunakan sesuatu agar Energi mereka tidak terasa keluar bangunan." Kata Xie Yan menaikki anak tangga menuju lantai dua.


"Siapa Kau?!" Kata seseorang dari tangga Lantai dua saat melihat kedatangan Xie Yan.


Slash~


Xie Yan mengayunkan pedang miliknya secara vertikal dan membuat tubuhnya terbelah sempurna.


"Hahahaha!" "Hahahaha!"


"Hahahaha!" "Hahahaha!"


...


Dia akhirnya tiba di lantai dua dan melihat banyak orang yang sedang berkumpul bersama, Disana juga terdapat anggota wanita pavilliun pembunuh bersama anggota pria lainnya dengan penuh tawa sambil menikmati minuman dan makanan mereka.


"Apa kalian sedang berpesta? Bisakah aku ikut bergabung?" Suara Xie Yan terdengar seluruh penjuru lantai dua sehingga membuat mereka berhenti tertawa.


"Huh? Siapa dia?" Mereka heran dengan kehadiran Xie Yan.


"Cih! Mengaggu saja, bunuh dia!" Kata yang lain.


Beberapa dari mereka bergerak dan mengarahkan tangannya kepada Xie Yan,


Slash~


Slash~


"Siapa dia, beraninya membunuh anggota pavilliun pembunuh di markas!" Teriak mereka tercengang dengan keberanian Xie Yan.


"Sialan! Cepat bunuh dia, Jika tetua tahu orang luar berani membunuh anggota di markas kita akan dihabisi oleh tetua." Ucap yang lain dan membuat gerakan langsung ke Xie Yan.


"Hah! Percuma saja!" Dengan Wajah datar Xie Yan mengayunkan pedangnya dan membelah semua orang yang mendekatinya.


Slash~ Slash~


Dia kemudian berjalan mengarah ke Lantai tiga dengan pelan dan menebas mereka semua baik pria ataupun wanita yang menghalanginya.


Slash~ Slash~ Slash~


Beberapa anggota yang dilantai dua mulai merasakan ngeri dari Xie Yan yang menebas rekan mereka satu persatu dengan mudah.


"S-Siapa kau?" Kata yang tersisa dari mereka mengarahkan pedangnya ke Xie Yan dengan tubuh gemetar.

__ADS_1


"Raja Kehancuran!" Jawab Xie Yan dan setelah itu tubuh orang tersebut langsung terbelah.


"Hmm? Ternyata ada yang mencoba kabur!" Xie Yan melihat seorang wanita berlari mencoba naik ke lantai tiga.


Dengan menebas udara secara horizontal, Sayatan Qi melesat cepat mengarah ke tubuh wanita yang mencoba kabur tersebut.


"Tidaaak!" Wanita itu berteriak dengan ketakutan dengan air mata saat melihat sebuah Qi mengarah padanya.


Slash~ Tubuh wanita itu langsung terpisah.


Xie Yan kemudian melewati mayat itu dan naik menuju lantai tiga.


Dilantai tiga, Xie Yan menebas semua anggota pavilliun pembunuh dengan mudah, tidak ada satupun yang membuat dia kesusahan dan hanya membuat Aura membunuh Xie Yan semakin bertambah kuat.


Dia terus naik ke lantai empat, lima, enam tanpa menyisakan satupun anggota pavilliun pembunuh. Semua yang telah Xie Yan bunuh tentunya memiliki Energi Siluman pada diri mereka sehingga dia tidak menahan diri.


Xie Yan akhirnya melangkah menuju lantai tujuh dimana lantai teratas dari markas pavilliun pembunuh, "Ini adalah lantai terakhir dan mungkin akan sedikit sulit." Gumam Xie Yan karena mulai merasakan seseorang yang cukup kuat.


...


Dilantai Tujuh, Kelima tetua yang masih berlutut dihadapan pemimpin mulai meraskan Aura membunuh yang kuat mencoba mendekati mereka semua membuat kelima tetua sedikit panik dan langsung menoleh ke Tangga untuk melihat siapa yang datang.


"Siapa orang yang memiliki Aura membunuh seperti ini." Gumam mereka semua dengan penasaran.


Pemimpin pavilliun pembunuh juga dapat merasakan Aura membunuh itu namun dia tidak seperti Tetua lainnya yang tampak panik dan masih duduk dengan tenang dikursi miliknya sambil menatap arah datangnya Aura membunuh yang kuat itu.


"Dia datang," Ucap Pemimpin itu dengan pelan.


Tetua yang mendengar itu mulai berdiri dan mengeluarkan senjata mereka masing masing bersiap jika sesuatu buruk terjadi.


Tak...Tak...Tak... Suara langkah kaki terdengar dan akhirnya mereka melihat seorang pria rambut kuning dengan beberapa luka diwajahnya.


Pria itu adalah Xie Yan. Dia melihat lima orang Pria paruh baya dan satu orang sedang duduk dengan topeng hitam diwajahnya.


Selama Xie Yan masuk ke dalam markas pavilliun hampir semua anggotanya melepaskan topeng mereka tapi, pria yang sedang duduk di kursi tampak tenang masih terpasang topeng hitam diwajahnya.


"Siapa kau? Beraninya kau masuk ke Markas Pavilliun pembunuh dengan Aura membunuhmu itu!" Kata salah satu tetua yang akhirnya berbicara.


......


......__________________________......


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...

__ADS_1


__ADS_2