
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________
***
Xie Yan yang sudah berada di kamarnya langsung kembali ke dunia levelingnya untuk menambah esensi giok darah menggunakan monster iblis. Dia merasa lebih baik menggunakan esensi monster iblis di high area yang mungkin jumlah monster iblisnya ratusan juta, jika dia menunggu di dunia nyata maka dia hanya harus membunuh binatang buas atau manusia. Bagi Xie Yan tidak mungkin untuk membunuh Manusia untuk keinginannya saja.
BOOMM!!
BOOMM!!
Xie Yan terus membunuh monster iblis dengan menggunakan Transformasi Iblisnya dan membuat Monster iblis lebih mudah dibunuh.
Dengan menggunakan teknik penghancurnya Xie Yan hampir membuat hutan hutan di high area tandus.
BOOMM!!
Dia terus lanjut leveling hingga lupa waktu. Selama dia membunuh Monster Iblis, Xie Yan melihat gua yang hampir sama dengan saat dia pertama kali tiba di Dunia Leveling, "Apa ini? Apakah ini gua yang sama seperti saat aku pertama tiba disini?" Batin Xie Yan berjalan memasuki gua.
Xie Yan terus memasuki gua hingga dia sampai di ujung gua. Di ujung gua, Xie Yan melihat Peti Harta berukuran besar. "Peti Harta? Apa didalamnya terdapat hadiah?" Ujar Xie Yan yang bingung tiba tiba mendapatkan jackpot.
Dia kemudian mendekati peti harta dan mencoba menyentuhnya. Disaat dia menyentuh peti hartanya, Tusukan tajam mengenai jarinya dan menjatuhkan darah ke atas peti harta. Peti harta itu kemudian bersinar dan peti harta itu terbuka dengan sendirinya.
"Ding!
Selamat Tuan Membuka Peti Harta
Mendapatkan:
- Pedang Tanpa Nama (???)
- Topeng Seribu Wajah (Kuno)"
"Oh....Ini sungguh Jackpot," Ucap Xie Yan dengan senang.
__ADS_1
Dia kemudian memperhatikan Pedang Tanpa Nama yang bahkan tingkat kekuatanya masih tidak diketahui. Xie Yan melihat tampilan sarung pedangnya seperti kayu tua yang sudah lama. Dia kemudian mengambil pedang itu mencoba menarik pedang itu dari sarungnya.
"Eh?" Xie Yan sedikit terkejut dia tidak dapat menarik pedang tanpa nama bahkan dengan kekuatan penuhnya. "Sial! Apa apaan ini? Mengapa ini begitu sulit?" Bingung Xie Yan sambil mencoba berpikir.
"Apa ini juga harus menggunakan darah seperti saat membuka peti harta?" Batin Xie Yan kemudian mencoba meneteskan darah ke pedang tanpa nama.
Wushhh...
Saat darah Xie Yan terkena sarung pedang tanpa nama, Pedang itu langsung bersinar menyelimuti Gua. Setelah Cahaya dari pedang tanpa nama menghilang, Xie Yan mengambil kembali pedang tanpa nama dan mencoba menariknya kembali, "Aku yakin ini akan berhasil!" Katanya dengan percaya diri.
Sring....
Pedang tanpa nama berhasil ditarik Xie Yan, dia merasakan pedang tanpa nama seperti pedang biasa tapi sangat tajam dan kuat.
BOOMM!!
Xie Yan memotong batu yang ada di gua, Batu yang dipotong Xie Yan tanpa menggunakan kekuatannya langsung terbelah dua seperti memotong tahu. "Gila! Hanya dengan ayunan biasa, batu langsung terbelah begitu mudah?" Kata Xie Yan yang tentu saja terkejut. Dia merasa pedang tanpa nama ini hanya memiliki tampilan biasa tapi sangatlah tajam dan kuat.
"Mungkin jika aku meletakkan ini di tengah jalan mungkin tidak ada yang menginginkannya yang akan tampak seperti kayu lama dengan sarung pedang." Kata Xie Yan dan memasukan Pedang Tanpa Nama ke Inventorynya.
"Tingkat pedang itu bahkan hanya ada tanda tanya, mungkin seiring bertambah kuatnya aku dan semakin tinggi level system mungkin aku dapat melihat tingkatan yang dimiliki pedang tanpa nama." Batin Xie Yan.
"Yah...Hari ini aku sungguh mendapatkan Jackpot lagi. Sebelumnya aku bahkan sudah membunuh 50.000 Monster Iblis, dan sekarang aku hanya membutuhkan 30.000 Esensi lagi untuk mengaktifkan Giok darah ini.." Ujarnya lalu keluar dari gua Mencoba mengumpulkan 30.000 Esensi lagi.
Dia kemudian mengaktifkan kembali Transformasi Iblisnya dan menerjang semua monster monster iblis di hadapannya. Xie Yan merasa tampilan Iblisnya dengan sayapnya membuat dia merasa semakin keren, Bahkan kecepatannya juga bertambah jika dia menggunakan sayapnya.
Xie Yan kemudian mengambil kembali Pedang Tanpa Namanya mencoba menggunakannya ke Tubuh Monster Iblis.
Slash...
Srett...
Tubuh Monster Iblis terbelah dua dengan rapi, bahkan tidak ada noda darah yang lengket di tepi pedang tanpa nama. "Hahaha! Ini sungguh pedang terhebat yang pernah aku liat." Tawa Xie Yan.
"Bahkan Tubuh Monster yang memiliki sisik langsung terbelah seperti tahu di hadapan pedang tanpa nama." Katanya lagi dengan penuh kesenangan.
Dia terus menebas Monster Iblis layaknya Iblis jahat yang sangat bergembira membantai yang lemah. Semua Monster Iblis yang mendekati ataupun yang di jumpai Xie Yan terus terbelah bahkan ada yang terpotong kecil kecil. Jika orang orang melihat tindakan Xie Yan mereka mungkin akan mengatakan Xie Yan seperti Psikopat yang ganas.
Hanya dalam 12 Jam setelah dia dari gua, Xie Yan telah membunuh lebih dari 30.000 Monster Iblis dan Giok Darahnya sudah di aktifkan kapanpun yang dia inginkan. "Hahaha, akhirnya aku berhasil mengumpulkannya dan mungkin nanti aku akan pergi ke Dunia Iblis sendiri," Kata Xie Yan sambil melihat giok darah yang memancarkan Energi tebal.
__ADS_1
"Sekarang aku akan kembali dari Dunia Leveling ini dan sedikit istirahat," Ucapnya Lalu menghilang dari dunia Leveling.
...
Di Kamar Xie Yan
Di Dunia nyata, Xie Yan hanya menghabiskan kira kira dua jam. "Aku hanya membutuhkan beberapa jam untuk 80.000 Esensi, Jika Pria yang pemilik Giok darah ini tahu mungkin dia sangat iri," Batin Xie Yan.
"Aku akan beristirahat dan besok aku ingin mengunjungi mereka. mungkin mereka sudah menghabiskan waktu melepaskan kerinduan," Pikir Xie Yan Membersihkan badannya sebelum beristirahat.
...
Di Kamar Sewa Pavilliun Giok,
Ruo Lou, Ruo Leng, Ruo Fui dan Fe Nai dalam satu ruangan berbincang bincang Sedangkan Ruo Ro dan Si Kembar kembali ke kamar mereka masing masing.
"Lou'er, apakah kamu juga baru mengetahui bahwa Tuan Yan adalah pemilik Pavilliun Giok?" Tanya Ruo Fui yang sangat penasaran.
"Benar Ayah, saat aku mendengarnya juga membuatku sedikit terkejut." Katanya kemudian memikirkan sesuatu, "Su? Su Jie! Ah...Ibu Tuan Yan juga bermarga Su, Apa mungkin Ibu Tuan Yan adalah Putri dari Pemilik Pavilliun?" Katanya yang tiba tiba teringat marga ibu Xie Yan.
"Hmmm...Itu mungkin, Walaupun dia adalah Kakeknya mungkin saja bahkan Kakeknya tidak sehebat Cucunya itu," Ujar Ruo Fui, walaupun sekilas dari sisa energi es Xie Yan tapi dia tahu kekuatannya sudah diluar imajinasi dirinya.
Ruo Lou mengangguk sependapat dengan ayahnya, bagaimanapun Kekuatan Xie Yan sangatlah misterius dan dia bahkan memiliki pill yang dapat menaikkan ranah seseorang dalam beberapa hari.
"Jadi, Apa tujuan kalian selanjutnya?" Tanya Fe Nai penasaran.
"Aku tidak tahu, mungkin Tuan Yan akan membicarakannya besok," balas Ruo Lou, mereka kemudian berbincang bincang hingga malam...
.
.
.
.
.
__ADS_1