
"Orang-orang mungkin tidak akan mengetahui diriku yang asli." Ucap Xie Yan. "Teknik Kloning ini hampir sama dengan Mo Gui tapi perbedaannya aku seperti mengendalikan tubuh klon ini layaknya tubuhku seperti jiwaku dibagi dua tapi sebenarnya tidak."
"Gacha hari ini tidak buruk, Kloning sangat berguna dan aku akan memberikan Pill Kecantikan ini ke Jia Li." Xie Yan kemudian mengembalikan lagi Kloningnya lalu dia keluar dari Dunia Leveling.
...
Setelah Xie Yan keluar dari Dunia Leveling, dia langsung mendatangi Jia Li. "Oh...Kamu sudah akhirnya sudah naik Ranah Dewa Langit Menengah." Ucap Xie Yan memuji Jia Li.
"Itu semua berkat Pill yang kamu berikan sehingga aku berhasil Naik Ranah dengan cepat." Balas Jia Li.
Xie Yan hanya tersenyum lalu mengeluarkan Pill Kecantikan dari Penyimpanan Systemnya, "Ini adalah Pill Kecantikan," Katanya memberikan ke Jia Li.
"Pill Kecantikan..? Aku tidak tahu ada Pill Kecantikan." Katanya sedikit bingung lalu mengambil Pill yang diberikan oleh Xie Yan.
"Pill Kecantikan ini dapat membuat Wajah Wanita menjadi sepuluh tahun lebih muda." Xie Yan menjelaskan Efek dari Pill itu.
"Apa..?" Tentu saja Jia Li terkejut, Efek dari Pill ini yang sangat berharga bagi mereka yang selalu merawat wajah mereka.
Jia Li terus memandang Pill Kecantikan di ditangannya, Dia tidak sabar ingin segera menelan Pill itu.
"Hmm..."Wajah Xie Yan tiba tiba berubah serius.
Jia Li yang melihat perubahan Wajah Xie Yan langsung bertanya, "Apa ada sesuatu?"
Xie Yan mengangguk, "Sepertinya ada seseorang diatas langit memperhatikan Klan Jian, Aku akan melihatnya dan kamu perintahkan semua anggota Klan Jian untuk tidak keluar." Kata Xie Yan kemudian pergi keluar.
...
Di atas Langit
Seorang Pria menatap ke bawah yang adalah kediaman Klan Jian, "Jadi ini adalah Klan Jian? Aku memang merasakan samar samar Aura kuat di Klan Jian ini. Pantas saja Hao Haq meminta bantuanku untuk mengurusnya." Ucap Pria itu yang adalah Jendral Tang dari Kekaisaran Ruby.
__ADS_1
Wush!
"Siapa Kau..?" Tanya Xie Yan baru muncul di atas langit dan langsung di hadapan Jendral Tang.
Jendral Tang masih tampak tenang dengan kehadiran Xie Yan, "Melihat kau adalah orang yang menyadari kehadiranku pasti kau adalah Xie Yan menantu Klan Jian." Kata Jendral Tang sambil mengeluarkan Pedang panjang dari Cincin Ruangnya. Tanpa menunggu lagi Jendral Tang tiba tiba menghilang dari tempatnya.
Slash!
Tiba-tiba Jendral Tang muncul dihadapan Xie Yan sambil mengayunkan pedangnya secara Vertikal ke arah Xie Yan yang masih diam tidak bergerak.
Setelah pedang itu beberapa inchi lagi dari tubuhnya, Xie Yan mengangkat lengan kirinya dan menahan pedang Jendral Tang hanya dengan satu jari.
"Apa?!" Jendral Tang tercengang melihat Xie Yan menahan Pedangnya hanya dengan satu jari.
"Tebasanmu barusan cukup kuat untuk seseorang di Ranah Dewa Perak Menengah." Kata Xie Yan sambil tersenyum. "Tapi dihadapanku itu hanyalah serangan anak-anak!" Ucap Xie Yan mengepalkan tangan kanannya.
"Gawat!" Jendral Tang mulai merasakan bahaya.
Xie Yan telah melayangkan pukulannya yang hanya 20% dari kekuatannya ke perut Jendral Tang hingga terjatuh ke halaman Klan Jian yang beruntungnya tidak ada anggota Klan Jian yang disana.
"Cough!" Jendral Tang terbatuk, walaupun pukulan Xie Yan barusan tidak melukai bagian dalamnya dia tetap merasakan sedikit rasa sakit. "Aku Jendral Tang yang sudah bertempur di Medan Pertempuran dengan banyak musuh terlempar hanya dalam satu pukulan?" Jendral Tang tidak bisa mempercayai apa yang baru saja terjadi.
Dia kemudian melihat ke atas langit dimana Xie Yan juga menatapnya dengan tatapan merendah.
Xie Yan kemudian turun dari langit, "Sepertinya Fisikmu cukup kuat menerima pukulanku yang sudah 20% dari kekuatanku." Kata Xie Yan kepada Jendral Tang bermaksud memuji tapi, Jendral Tang yang mendengar itu ingin muntah darah, "20% Katanya? Maka jika dia menggunakan 100% Kekuatannya mungkin aku tidak memiliki sisa tubuh." Batinnya.
"Sialan kau Hao Haq, Siapa orang yang telah kau singgung ini! Jika dia ingin Kekaisaran Ruby mungkin tidak ada yang bisa menghentikannya." Batin Jendral Tang mengutuk Hao Haq.
Jendral Tang lalu bangkit berdiri lalu mengangkupkan tangannya. "Tuan, Maafkan ketidaksopaanku," Katanya Meminta maaf kepada Xie Yan.
"Hah...? Apa maksudmu? Kau yang menyerang tanpa alasan dan sekarang kau ingin meminta maaf?" Kata Xie Yan mengeluarkan Aura Membunuhnya sehingga membuat Jendral Tang tercekik.
__ADS_1
"I-itu Kesalahanku Tuan, aku hanya diminta untuk membalaskan dendam anaknya untuk membunuh anda. Tapi setelah merasakan Kekuatan Tuan tentu saja saya tidak ingin mati hanya untuk membalaskan dendam seseorang." Kata Jendral Tang dengan tulus.
"Cih! Membosankan...Padahal aku ingin bermain lebih lama." Ucap Xie Yan sambil menarik kembali Auranya. "Sungguh gila, aku yang selalu membunuh tidak memiliki Aura membunuh semengerikan miliknya." Batin Jendral Tang merasa lega saat Xie Yan menarik kembali Auranya.
"Jadi siapa kau dan siapa yang menyuruhmu? Jika kau tidak mengatakannya maka akan kubaca jiwamu dan setelah itu akan kubunuh kau." Kata Xie Yan mengancam.
"Baik Tuan, Saya adalah Jendral Tang, Tang Su dari Kekaisaran Ruby dan aku diminta bantuan oleh Raja Garnet, Hao Haq yang ingin membalaskan dendam anaknya yang dibunuh oleh anda." Katanya menjelaskan.
"Raja Garnet, Hao Haq? Jadi dia menyuruh orang untuk membunuhku?" Gumam Xie Yan. "Karena kau ingin membunuhku maka bersiap siap lah." Katanya tertawa kecil.
"Jadi jika aku ingin membunuh Raja Garnet apa kau tidak akan masalah?" Tanya Xie Yan kepada Tang Sui.
Tang Sui dengan cepat menggelengkan kepalanya. "Tentu saja tuan, walaupun aku pernah berhutang budi padanya tapi itu tidak jika nyawaku dan keluargaku dalam bahaya." Balasnya.
"Kalau begitu kau pergilah! Jangan datang kesini lagi." Ucap Xie Yan mengusir Tang Sui.
"Terimakasih Tuan," Kata Tang Sui lalu mengeluarkan Lencana Emas dengan tulisan Tang. "Tuan, Terimalah lencana ini. Jika anda berkunjung ke Kekaisaran Ruby datanglah ke Klan Tang." Ucapnya menyerahkan Lencana itu ke Xie Yan dengan sopan.
Xie Yan mengambil lencana itu, "Baiklah...Aku terima ini." Xie Yan berkata.
Wajah Tang Sui tampak senang setelah Xie Yan menerima Lencana itu lalu dia membungkukkan sedikit badannya dan pergi dari Klan Jian.
Setelah Tang Sui itu pergi, Xie Yan kembali ke Kediamannya. "Raja Garnet, bersiaplah untuk menjadi uji coba Teknik Kloningku." Katanya kemudian dia meneteskan darahnya dan memunculkan dirinya.
Dihadapannyaa sekarang sudah ada Kloningnya. Xie Yan kemudian menyuruh Klonnya itu untuk mendatangi Istana Kerajaan Garnet dan mengeksekusi semua Keluarga Kerajaan.
Dalam sekejap Kloning Xie Yan langsung menghilang dari hadapannya dan Xie Yan bersikap lotus diruangannya untuk memperhatikan Tindakan Kloningnya.
......
......__________________________......
__ADS_1
...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...