Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 58- Tamu Lain Sekte Phoenix Es?


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


________________________________________________***


Di dalam Istana Es, tempat khusus tamu.


Xie Yan duduk dengan tenang sambil menikmati pelayanan yang di lakukan Sekte Phoenix Es. "Jadi, dimana Xie Ruo? Aku tidak merasakan energinya disekitar sini?" Kata Xie Yan ke Yin Zhi.


"Anda Benar, dia memang tidak disini?-" Sebelum kata katanya selesai, Xie Yan memotongnya.


"Apa Maksudnya dia tidak disini!" Nada Xie Yan sudah mulai berubah.


"Tenang lah tuan, dia sekarang berada di pagoda warisan Sekte Phoenix Es kami yang biasanya akan dimasuki oleh Saint Sekte." Yin Zhi menjelaskan keberadaan Xie Ruo.


Wajah Xie Yan yang tampak suram kini kembali lega. "Karena kamu sudah menjadi guru yang baik untuk Xie Ruo, ini..." Xie Yan memberi Pill Abadi yang tersisa tujuh.


Pill Abadi tidak akan berguna bagi Xie Yan, Pill tersebut akan sangat berguna hingga berada di Ranah Kaisar kebawah.


"dengan kekuatanmu yang berada di Raja Surgawi Tahap delapan akan sangat berguna untuk meningkatkan Kekuatanmu ke Ranah Kaisar," Kata Xie Yan dengan santai memberikannya ke Yin Zhi.


Yin Zhi menerima Pill yang diberikan oleh Xie Yan dalam keadaan tercengang. "Kaisar? Aku akan langsung menembus ke Ranah Kaisar?" Batin Yin Zhi tidak bisa menahan kesenangannya. Dia langsung menganggkupkan tanganya dengan hormat ke Xie Yan. Dengan memberikan Pill tersebut sudah mampu membuat Sekte Phoenix Es bangkit bersejajar kembali menjadi Sekte Tingkat enam.


Sekte tingkat enam harus memiliki setidaknya satu ranah kaisar dan mereka akan dianggap menjadi Tingkat enam.


Yin Zhi tanpa membuang waktu langsung kembali berkultivasi untuk menyerap pill yang diberikan oleh Xie Yan.


...


Xie Yan akan tinggal beberapa hari di Sekte Phoenix Es. Jika Xie Ruo masih memakan waktu lama dalam berlatih dia akan berencana untuk pergi dan menjelajahi Dunia Iblis. "Yah, tidak mungkin bagi Ruo kecil mewariskan salah satu peninggalan hanya dalam waktu singkat. Mungkin aku akan menjemputnya setelah pulang dari Dunia Iblis." Pikir Xie Yan sambil berkeliling disekitar Sekte Phoenix Es.


Xie Yan kemudian melihat beberapa pria menggunakan pedang terbang sebagai kendaraan lalu turun di taman Istana Phoenix Es.


Dia melihat ada lima Pria dan ditengah mereka tampak pemuda tampan layaknya bangsawan muda, disampingnya ada Pria Paruh Baya yang berada di Ranah Raja Surgawi Puncak. Kelima Pria itu memperlakukan Pemuda itu dan Pria Paruh Baya tersebut dengan hormat.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, Chu Heiq keluar dari istana dengan tergesa, "Selamat datang Tuan Muda, Tetua Sekte Pedang Terbang ke Sekte Phoenix Es kami," Katanya sambil mengangkupkan tangan dengan hormat.


Mereka membalas hormatan Chu Heiq dengan anggukan, Chu Heiq kemudian membawanya kedalam istana.


...


Didalam ruang istana,


Hanya ada Chu Heiq, Tuan Muda Sekte Pedang Terbang dan Tetua Sekte Pedang Terbang.


"Tuan Muda, Tetua, apakah anda membutuhkan sesuatu dengan Sekte Phoenix Es kami?" Tanya Chu Heiq dengan sopan.


Tuan Muda masih diam menserup teh yang sudah di sediakan pelayan, dia kemudian meletakkan tehnya lalu menatap Chu Heiq, "Aku mendengar bahwa kalian telah menemukan Saint Sekte Phoenix Es dan kabarnya dia sangatlah cantik dan indah."


"Kedatanganku kesini untuk memlamar Nona Saint sehingga sekte kita membentuk aliansi dan kalianpun tidak akan ditekan oleh Phoenix Api lagi," Kata Tuan Muda Sekte Pedang Terbang.


Chu Heiq tidak bisa berkata kata, Tawaran yang diberikan oleh Tuan Muda Sekte Pedang sangatla menarik. Tapi disisi lain dia takut membuat keputusan mengenai Saint mereka.


"Sekte Phoenix Es tidak membutuhkan siapapun!" Kata suara tiba tiba dari belakang mereka.


Mereka melihat pemuda tampan dengan rambut hitam panjang, Dia adalah Xie Yan.


Chu Heiq dengan spontan menggelengkan kepalanya, keringat dingin bercucuran di dahinya. Dia selalu melihat Xie Yan seakan menatap iblis yang akan membunuhnya kapan saja.


Tuan Muda, dan tetua sekte pedang terbang melihat Chu Heiq tampak takut dengan Xie Yan sehingga penasaran dengan identitasnya.


Tetua tersebut mengangkupkan tanganya, "Boleh kah saya tahu siapa pemuda ini?" Tanya dia dengan sopan Untuk mencari tahu identitasnya.


"Aku? Aku Kakak dari Saint Phoenix Es!" Ucap Xie Yan dengan dingin.


Tetua itu mengangguk, dia sudah mendengar bahwa Saint mereka berasal dari Kekaisaran tingkat tiga. Wajah Tetua yang awalnya sopan kini berubah angkuh.


"Aku harap anda menyetuji keinginan tuan muda kami demi k-" Kata tetua tersebut kemudian di potong oleh Xie Yan.


"Tidak!"


"Melihat Tampilan Tuan Mudamu yang tampak mesum, dia pasti memiliki banyak wanita yang sudah dia tiduri. Mana mungkin aku membiarkan Adikku yang imut ke Pria SAMPAH!" Kata Xie Yan menunjuk Pemuda tersebut.

__ADS_1


Wajah pemuda saat Xie Yan menunjuknya langsung memerah marah. "Kau! Beraninya kau menghinaku. Aku adalah Tuan Muda dari Sekte Pedang Terbang!" Kata Pemuda tersebut yang sudah emosi.


"Tetua Pertama, Bunuh dia! Bahkan jika dia adalah Kakak dari Saint Phoenix Es" Katanya memberi perintah tetua disampingnya.


Chu Heiq tidak tahu harus melakukan apa dalam situasi ini, jika Xie Yan berkata seperti itu berarti dia juga bahkan tidak menganggap Sekte Pedang Terbang.


Sebelum tetua tersebut menyerang, Xie Yan sudah mengeluarkan Auranya menekan ke Tetua sekte pedang terbang hingga berlutut.


Bruk...


Tetua itu jatuh berlutut hingga membuat lantai retak saat merasakan tekanan yang di arahkan Xie Yan.


Dia tidak mempercayai apa yang terjadi. Bahkan dia tidak bisa menggerakkan sedikitpun tubuhnya, dia menatap Xie Yan penuh ketakutan dan mencoba memperingati Tuan Mudanya untuk tidak memprovokasi Xie Yan, Tapi saat di mencoba mulutnya juga tidak mampu bergerak.


Tetua tersebut hanya bisa meneteskan keringatnya bahwa mereka sudah menyinggung seorang ahli.


"Tetua? Apa yang terjadi! Kenapa kau malah berlutut dihadapannya!" Kata Pemuda tersebut sangat marah.


Disisi Lain Chu Heiq tahu apa yang dirasakan oleh Tetua Sekte pedang terbang, "Aku tau rasanya! Bahkan itu mungkin belum seberapa dari pada aku," Batinnya.


"Huh...Padahal aku sudah mengatakan dengan jelas! Kenapa kalian harus membuat masalah!" Ucap Xie Yan lalu berjalan ke arah Pemuda tersebut.


BAM!


Xie Yan menampar Pemuda tersebut hingga terlempar. Xie Yan tidak menggunakan sedikit pun kekuatan untuk menapar tuan muda Sekte Pedang terbang.


"Ugh...Ka-kau beraninya kau menamparku!" Katanya mencoba bangkit berdiri, saat Xie Yan menamparnya dia bahkan tidak dapat melihat tamparan yang datang dan tercampak begitu saja. Didalam hatinya dia tahu bahwa Xie Yan kuat...


.


.


.


.


.

__ADS_1



__ADS_2