
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________
***
Xie Yan tidak merasakan Kehidupan dari Wanita tersebut tapi memiliki tekanan dan Aura membunuh yang kuat darinya. "B-Bagaimana bisa!" Gumam Xie Yan sambil Mengepalkan tanganya mencoba melawan Tekanan tersebut.
Di hadapan kekuatan ini, dia yang berada di Ranah Venerable dibuat tunduk tidak berguna.
Xie Yan mencoba melawan dengan seluruh kemampuannya dan mencoba mengeluarkan Roh Pertempurannya lagi. Dengan semua Kemampuannya, Xie Yan hanya berhasil setengah berdiri dengan Wajah memerah menahan tekanan tersebut.
"S-Sial..."
Untuk berbicarapun Xie Yan sangat susah menahan tekanan yang diberikan oleh Wanita di atas kasur tersebut. Dia terus menahan Tekanan tersebut berjam jam hingga akhirnya tekanan tersebut tiba tiba menghilang seperti tertiup oleh angin.
Brak!
Xie Yan jatuh dilantai ruangan tersebut dengan kelelahan, dia yang sekarang sudah kehabisan Qi miliknya. Selama dia masuk ke dalam Istana ini Xie Yan selalu kehabisan Energi di dalan tubuhnya.
"Ha...Ha...Ha..." dalam keadaan terlentang, Xie Yan mengambil nafas dalam dalam. Kejadian hari ini sungguh mengerikan baginya selama dia tiba di dunia ini.
Sembari mengambil nafas, dia kembali ke bentuk manusianya dan juga mengolah Teknik pelahapnya untuk mengisi kembali Qi miliknya yang sudah terkuras. Xie Yan menenangkan dirinya hingga satu jam penuh kemudian berdiri dari tempatnya dan memberikan salam pada wanita di atas kasur tersebut walaupun Xie Yan masih bingung tidak merasakan Aura Kehidupan pada Wanita tersebut tapi masih terdapat Aura Membunuh dan tekanan yang luar biasa.
Xie Yan kemudian terus melihat penampilan Wanita tersebut yang cukup jelas. Wanita di atas kasur memiliki Kulit pucat dengan Warna Rambut putih dan tubuh yang indah. kecantikan-nya membuat Xie Yan ingin menyentuhnya "Ini..." Xie Yan sangat ingin menyentuh wajah cantik tersebut tapi mengurungkan niatnya, jika dia salah mungkin akan berakibat kematian. "Siapa dia? Dan kenapa tidak ada tanda tanda kehidupan pada dirinya?" Xie Yan sangat bingung.
Karena penasaran, Xie Yan mencoba menyentuh dada Wanita tersebut untuk melihat apakah semua organ dalam wanita tersebut masih berfungsi atau memang mati.
Dia kemudian mengalirkan Energi miliknya ke arah jantung Wanita tersebut, Xie Yan merasakan sebuah segel disekitar jantungnya. "Apa? Jantungnya di segel?" Xie Yan tidak bisa tidak bingung. Dia kemudian mencoba melepaskan segel tersebut dan tiba tiba sesuatu yang buruk terjadi.
"Sial!"
Xie Yan langsung melepaskan segel tersebut dan melihat tangannya kirinya seperti terkena kutukan. Dia meraskan seluruh tangannya seperti korosi dan mencoba terus menjalar ke seluruh tubuhnya.
Slash!
__ADS_1
Dia memutuskan untuk memotong tangannya sendiri agar seluruh tubuhnya tidak terkena kutukan tersebut.
"Sial...Sial...Aku ceroboh!" Kata Xie Yan sudah berkeringat dingin. Jika dia tidak memotong lengannya mungkin akan mati.
"Apa yang barusan itu adalah kutukan?" Ujar Xie Yan kemudian mencoba menumbuhkan kembali tangannya.
"Eh?" Xie Yan tidak bisa meregenerasikan kembali tubuhnya walaupun menggunakan Api Putihnya. "Kenapa? Apa ini kutukan tingkat atas?" Pikir Xie Yan yang sudah cemas.
Dia kemudian menatap tubuh wanita tersebut dengan kasihan, "Sepertinya aku beruntung hanya kehilangan lenganku, tapi Wanita ini sepertinya terkena kutukan dan berakhir seperti ini" Pikir Xie Yan.
"Apakah wanita ini sebenarnya adalah dewi? Jika begitu maka musuhnya mungkin sangat kuat," Hanya merasakan segel barusan tentu Xie Yan berkesimpulan hanya ahli di atas Half God.
"Aku harus bertambah kuat!" dalam pikirannya dia hanya untuk bertambah kuat dan kembali melepaskan kutukan yang diderita oleh Wanita di atas kasur ini.
Dia kemudian melihat lengan kirinya yang baru dia potong sudah meleleh.
Gluk...
Xie Yan tetap merasakan ngeri, "Jika itu terkena tubuhku..." Dia tidak bisa memikirkan apa yang terjadi. "Ha...mungkin dimasa depan mungkin aku dapat menumbuhkan lagi lengan kiriku ini" Gumam Xie Yan sambil memegang potongan lengan kirinya.
Dia lalu melihat sekeliling ruangan tersebut, Xie Yan lalu melihat sebuah benda yang tampak seperti pecahan, "I-Itu...Bukankah itu adalah..." Notifikasi System tiba tiba muncul di hadapan Xie Yan,
"Ding!
- Benih Dunia ke 2 (Alam Rendah)"
"Heh...Bukankah ini adalah benih yang sama seperti aku dapat di dunia Iblis?" Kata Xie Yan lalu mengambil Benih tersebut.
"Ding!
Berhasil Mengumpulkan Benih Dunia (Alam Rendah)
Apakah anda ingin memurnikannya?"
[Y/N]? "
Karena Xie Yan ingin memurnikan Benih tersebut, dia memutuskan untuk keluar dari ruangan wanita tersebut.
...
__ADS_1
Ditempat lain di istana
Ditangan kanannya sudah terdapat dua benih dunia yang dia dapatkan, Xie Yan kemudian langsung menekan Y di Systemnya.
Wush...
Pemurnian benih dunia memancarkan Energi kuat disekitarnya. Di tangan Xie Yan, kedua benih tersebut melayang di telapak tangannya dan mulai menyatu tepat di hadapan Xie Yan.
Benih tersebut kemudian terbang ke kening Xie Yan, tentu saja ini membuat dirinya terkejut.
Saat Benih tersebut masuk ke dalam keningnya, Dia merasakan kehangatan menyelimuti tubuhnya. "Hah...Ini sangat nyaman" Ucapnya terus menikmati kehangatan tersebut.
Selama di Istana ini Xie Yan merasa kematian hampir selalu mendatanginya, jadi saat kehangatan ini memasuki tubuhnya dia merasa tenang.
beberapa menit terlewati, Benih yang didalam kening Xie Yan mulai terbentuk.
"Ding!
Berhasil mendapatkan Tittle Penguasa Alam Rendah!"
Mendapatkan 1 Kotak Misterius!"
"Berhasil? Aku bahkan mendapatkan 1 Hadiah Misterius, sudah lama aku tidak mendapatkan Hadiah misterius ini!" Gumam Xie Yan.
Dia tidak terburu buru membuka Hadiah Misterius tersebut dan mencoba mengaktifkan Tanda Penguasa miliknya.
Xie Yan mengeluarkan aura yang luar biasa, jika orang merasakan auranya mungkin akan merasa akan tunduk dihadapan Xie Yan, bahkan terdapat tanda Mahkota dan diatasnya terdapat satu bintang di kening Xie Yan.
Dia tentu tidak tahu mengapa terdapat bintang satu di atas tanda Mahkota di keningnya, tapi dia tidak terlalu mempermasalahkannya dan mencoba memfokuskan dirinya.
Wush!
Xie Yan mulai merasa dia dapat melihat seluruh Dunia alam rendah ini. "Hmm...Apakah aku dapat melihat Ibu dan Ayah di Kekaisaran Blue Sky?" dia langsung memfokuskan tujuannya ke Kekaisaran Blue Sky dan mulai melihat Ibu dan Ayahnya berada di Taman bersama dengan Ibu Yang Xi. "Sepertinya mereka baik baik saja" Ucap Xie Yan.
Dia juga tidak lupa melihat keadaan Dunia Iblis yang tampak baik baik saja dengan adanya Mo Gu dengan bawahannya Sia.
Karena dia sudah memastikan memastikan kegunaan Tittle Penguasanya, Xie Yan mengakhirnya dan mencoba kembali kediamannya.
......
__ADS_1