
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________
***
Saat Xie Yan sedang membersihkan tubuhnya, istana kekaisaran sedang heboh Kedatang tiba tiba seseorang
"SIAPA YANG BERANI MENYUSUP KE DAERAH ISTANA!!" Kata Jendral Kanan, Kiri dan beberapa prajurit istana langsung keluar dari Istana saat merasakan kedatangan seseorang.
"Hahaha...Hanya Kekaisaran kelas tiga sungguh arogan.!! Berlututlah kalian semua..!!" Ucap suara tertawa yang datang dari langit.
Saat mendengar suara menghina itu dari langit, mereka semua menatap langit Dan melihat 3 Wanita dan 1 Pria dengan pakaian putih bercorak phoenix.
"It-itu, Pa-pakaian itu mungkinkah mereka adalah sekte kelas lima yaitu Sekte Phoenix Es." Kata Jendral Kanan terkejut.
Beberapa prajurit yang mendengar perkataan Jendral Kanan mulai ketakutan, dihadapan sekte kelas lima dimata mereka Kekaisaran kelas tiga hanyalah sampah.
JendralKanan dan Kiri tentu saja tidak takut pada pria muda yang arogan ini yang hanya Jalan Surgawi Tahap Pertama, mereka berhati hati pada dua Wanita dewasa yang masih terlihat cantik.
Mereka tahu bahwa mereka jauh dari kekuatannya, dia bahkan tidak dapat mengukur kekuatan kedua wanita ini.
Dalam situasi ini, Jendral Kanan dan Kiri memikirkan apa sebenarnya tujuan orang orang ini. Tiba tiba dia memikirikan sesuatu..
"Nona Muda..." Batin Kedua Jendral.
Keempat orang yang berasal dari sekte Phoenix Es turun dari langit dan langsung mendarat di halaman depan istana.
"Hahaha...Mata kalian tidak buruk, kalian mengetahui Sekte kami...Hahaha" Tawa Pria itu memandang rendah orang orang.
Banyak para prajurit merasa geram dengan ke arogan pria muda dari sekte phoenix es ini, namun mereka hanya dapat menahan emosinya dihadapan kekuatan absoulut.
Disaat semua orang menegang, Pria paru baya yang masih tampan di sampingnya ada 2 Wanita dewasa yang cantik dan 1 Wanita muda.
Mereka adalah Xie Ru Feng, Su Lan, Yang Xi dan Xie Ruo.
Jendral dan Prajurit yang lain melihat kedatangan kaisar mereka langsung memberi hormat.
Xie Ru Feng mengangguk menanggapi hormat mereka lalu berjalan mendekati orang orang sekte phoenix es.
"Salam Tetua, Apakah anda memiliki sesuatu dari Kekaisaran kecil ini..??" Kata Xie Ru Feng memberi salam ke tetua Sekte Phoenix Es mengabaikan Pria muda arogan itu.
Melihat Xie Ru Feng mengabaikannya membuat pria muda tampan itu marah..
Dia pun mendekati Xie Ru Feng lalu menyentuh jidatnya dengan Telunjuknya.
"Hmm...berani juga Kaisar Kecil sepertimu tidak berlutut di hadapan Raja Surgawi, Kekaisaran Kecilmu ini seharusnya tidak ada di dunia ini..!!" Katanya dengan arogan.
Kedua Istri, Xie Ruo dan Jendral serta prajuritnya yang melihat Xie Ru Feng di hina seperti itu merasa geram.
Disaat semuanya merasa geram, langit tiba tiba berubah berwarna hitam dan cahaya emas berkumpul membentuk jari raksasa, langit mulai bergetar, menghasilkan tekanan yang luar biasa.
Semua orang dapat merasakan tekanan dari jari raksasa itu, beberapa penduduk dan kultivator yang lain berlutut melihat kejadian itu. Mereka merasakan kemarahan dewa.
Bahkan Tetua dari Sekte Phoenix Es yang sudah di anggap sebagai dewa oleh orang orang juga merasakan ketakutan melihat jari raksasa ini.
__ADS_1
Jari raksasa ini turun dan mengarah ke pemuda arogan, pemuda itu merasakan jari itu mengarah ke dia langsung ketakutan dan ingin berlari, tapi tubuhnya tidak mau bergerak.
"Te-tetua to-tolong.." Katanya yang sudah menangis.
Namun apa yang dia lihat bahwa tetuanya juga tidak dapat bergerak dari tekanan ini membuat dia putus asa.
BAM!
Jari raksasa itu turun menekan tubuh pemuda tampan dari sekte phoenix es itu.
Setelah Jari Raksasa itu mengenai targetnya jari itu kemudian menghilang dari pandangan semua orang.
Semua orang melihat bekas serangan jari dengan penasaran, apa yang mereka lihat hanyalah retakan berbentuk jaring laba laba.
Mereka tidak dapat melihat tubuh pemuda arogan itu lagi. Bulu kuduk mereka semua berdiri melihat ini, dengan serangan itu bahkan tidak menyisakkan satupun.
Dua Tetua dan satu wanita dari Sekte Phoenix Es berkeringat dingin melihat salah satu anggotanya mati tanpa menyisakan tubuhnya.
Tidak ada yang tahu dari siapa serangan ini berasal, bahkan Xie Ru Feng juga tidak tau siapa yang membantunya.
Disaat memikirkan siapa yang menyerang anggota Sekte Phoenix Es, suara bergema di sekitar mereka.
"Hm..Sekte Phoenix Es Sungguh Arogan berani sekali menggertak Kekaisaran Kelas Tiga.." Kata Suara itu bergema di area istana.
...
Beberapa waktu sebelum kejadian...
Xie Yan yang sudah bersih bersih setelah tubuhnya berlumuran darah akibat penggabungan racun laba laba.
Disaat Xie Yan keluar dari kamar, dia merasakan energi kuat mendekati istana.
"Yang Mulia, Sepertinya ada beberapa Ranah Raja Surgawi yang mendekat." Kata Mo Gui tiba tiba muncul di samping Xie Yan.
Xie Yan tiba diluar Istana tanpa ada yang mengetahuinya.
Dia melihat kedatangan Orang orang Sekte Phoenix Es dan melihat ke arogan pemuda itu memandang rendah prajurit Kekaisaran.
Melihat tingkah pemuda argoan ini, Xie Yan merasa sedikit geram namun dia masih menahan dia melihat tujuan Phoenix Es.
Hingga Xie Ru Feng, Su Lan, Yang Xi dan Xie Ruo muncul.
Tapi apa yang bikin Xie Yan kesal bahwa pemuda itu bernai mempermalukan ayahnya di hadapan bawahannya membuat Xie Yan marah.
"Yang Mulia, Apakah aku perlu membunuhnya..?" Ucap Mo Gui yang melihat Xie Yan yang sudah marah.
"Tidak Perlu, Biar aku saja" Kata Xie Yan sambil mengangkat jari telunjuknya ke arah bawah megeluarkan teknik Penghancur Semestanya.
"Jari Pertama: Menghancurkan Gunung dan Sungai." Jari Raksasa Turun dari langit dengan tekanan yang dapat mengetarkan langit...
...
"Hmm...Sekte Phoenix Es Sungguh arogan..Berani sekali menggertak Kekaisaran Kelas tiga" Kata Suara Misterius itu yang adalah Xie Yan dengan mengubah suara yang sedikit berat dan sedikit tekanan pada suara kepada Tetua Sekte Phoenix Es
Kedua Tetua yang merasakan tekanan dari nada itu, mereka berdua tidak menyangka akan ada orang kuat di kekaisaran kelas tiga ini.
mereka tidak menyangka anggota berbakat mereka mati karena tindakan cerobohnya. Jika mereka memilih, mereka akan memilih untuk tidak membawa bocah ini yang membuat masalah ke orang kuat misterius ini.
"Senior...Senior...Maafkan kelancangan salah satu murid kami.." Kata salah satu tetua menangkupkan tangannya ke langit, dia tidak tau ahli misterius ini berada.
__ADS_1
"Hmph..." Suara Mengendus Xie Yan terdengar melepas sedikit tekanan pada mereka.
Xie Ru Feng tidak menyangka ada ahli misterius di kekaisaran kelas tiga ini, tapi dia dengan menebak sedikit siapa ahli itu. apa yang didalam pikirannya adalah pemimpin asura yang membantunya melawan gelombang monster.
Tapi di antara mereka, ada satu orang yang tahu siapa ahli itu. Disaat Jari Besar itu turun, itu memiliki energi yang sama dengan energi yang berada di dalam tubuhnya.
"Itu...Itu Kakak Yan.." Kata Xie Ruo dengan semangat.
"Teknik Kakak Yan sangat kuat...Heheh" Katanya tawa kecil.
Tentu saja Xie Yan tidak mengetahui bahwa Xie Ruo kecilnya tahu bahwa ahli misterius ini adalah dirinya.
...
"Apa Tujuan Sekte Phoenix Es kalian disini..!" Ucap Xie Yan.
"Senior, Kami disini atas perintah Leluhur untuk menjemput Saint Phoenix Es kami dan melatihnya di Istana Es." Kata tetua itu terus terang lalu matanya tertuju pada Xie Ruo.
"Saint...Phoenix Es...?? Apa mereka kesini untuk Xie Ruo..??
Mmm...Sepertinya bagus untuk Xie Ruo melihat dunia luar" Pikir Xie Yan tatapannya menuju Xie Ruo.
Xie Ru Feng dan yang lainnya tau apa maksud perkataan tetua sekte phoenix es itu.
Mereka datang kesini bertujuan untuk menjemput Xie Ruo yang memiliki Benih Phoenix Es dalam dirinya.
"Bagaimana mereka tahu Ruo'er memiliki Benih Phoenix Es!" Pikir Ru Feng.
Xie Ruo yang mendengar tujuan mereka kesini untuk dirinya juga sedikit terkejut. Namun dia hanya bisa diam.
"Oh...Sepertinya Leluhurmu memiliki sedikit kemampuan, dia bahkan tau benih phoenix berada di sini...Hehehe" Kata Xie Yan dengan sedikit mengejek.
Kedua tetua itu hanya diam mendengar perkataan yang di lontarkan ahli misterius ini.
"Dua Hari, Kalian harus menunggu keputusan pemilik benih Phoenix Es...Jika dia tidak mau dan kalian memaksa, akan kubantai yang berhubungan dengan Sekte Phoenix Es..!!" Kata Xie Yan dengan Aura Kuatnya ke arah tetua lalu menghilang.
"Ugh..." Kedua tetua itu memuntahkan seteguk darah akibat tekanan aura dari ahli itu.
Xie Ru Feng, Su Lan dan Yang Xi yang mendengar itu sangat berterimakasih, bagaimanapun anaknya lah yang harus memutuskan mau atau tidak.
Kedua tetua itu hanya pasrah dengan keputusan itu. Mereka merasa sedikit menyesal mendatangi Kekaisaran kelas tiga ini.
Sambil menunggu keputusan, Xie Ru Feng membawa kedua tetua di salah satu mansion istana untuk penginapan mereka..
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
[Mohon Kritik dan Saran jika kata katanya masih ngaco dll.]