
"Sepertinya Walikota Roxi akhirnya sudah muncul." Gumam Xie Yan.
Di langit beberapa orang muncul, mereka adalah Walikota Roxi, Zun Dao disampingnya ada adiknya, Zun Pian.
"Lihat, Walikota akhirnya muncul..."
"Aku penasaran apa yang akan terjadi pada mereka..."
Semua orang hanya bisa menyaksikan dari jauh kedatangan Walikota.
Wajah Walikota masih tampak kaget melihat serangan-nya dengan mudah di hancurkan An Chyou.
Dia tahu serangan yang baru dia lepaskan tidaklah lemah, bahkan ranah Dewa Sejati yang sama dengan tingkatan-nya mungkin akan mengalami kesulitan menghadapi serangan barusan.
"Siapa kamu?" Tanya Zun Dao dengan tegas.
"An Chyou, Tuan Istana Rubah Surgawi!" Balas An Chyou sambil bertransformasi ke bentuk Manusia-Rubahnya.
Semua orang dapat menyaksikan perubahan An Chyou yang merupakan Binatang Iblis Rubah.
Zun Dao mengerutkan dahi-nya, tentu dia tahu siapa An Chyou, Dia dan beberapa orang bersama-nya turun dari langit.
"Dasar sombong! Hanya Istana Rubah Surgawi sudah sangat sombong, beraninya kau membuat masalah di tempat ini!" Yang berkata adalah Zun Pian, adik Walikota.
"Aku membuat masalah?" An Chyou tersenyum kecil, didetik berikutnya dia sudah menghilang dari pandangan semua orang.
An Chyou tiba-tiba muncul di depan Zun Pian dengan mengerahkan kepalan tangan tepat ke Wajah Zun Pian yang berapa di samping Zun Dao.
BOOMM!
Wajah Zun Pian terpukul oleh An Chyou hingga terpental beberapa meter.
"Sangat Cepat!" Batin Zun Dao yang disamping adik-nya itu sangat terkejut karena tidak dapat melihat pergerakan An Chyou.
Dia hanya bisa menyaksikan Adiknya yang dihajar oleh An Chyou tanpa bisa melakukan apapun.
"Orang-mu lah yang pertama mencari masalah denganku!" Ucap An Chyou setelah memukul Zun Pian yang sudah tergeletak pingsan.
Dua orang pria tua dan satu orang wanita dengan menutup tampilan-nya yang datang bersama Zun Dao melihat Zun Pian terlempar beberapa meter tampak biasa saja dan sama sekali tidak terkejut.
"Tindakan kalian yang memeras orang baru sangat memalukan, apakah Cabang Klan Zun sangat miskin?" An Chyou dengan terang-terangan menghina Zun Dao dan Zun Pian yang merupakan anggota Klan Cabang.
"Dasar J*lang!" Zun Dao sangat marah dengan ucapan An Chyou barusan dan tidak dapat menahan dirinya lagi.
__ADS_1
Dia langsung mengarahkan serangan kepada An Chyou yang berada di dekatnya.
An Chyou dengan mudah menghindari serangan dari Zun Dao tersebut. "Sangat Lemah!" Kata An Chyou pelan lalu menyerang balik dengan melepaskan tendangan ke arah perut Zun Dao.
BAM!
"Hmm?" An Chyou merasa tendangan-nya dihadang, Kemudian melihat seorang Pria tua sudah berdiri tepat didepan Zun Dao untuk menyelamatkan-nya dari serangan balik An Chyou.
Pria Tua itu merupakan salah satu dari orang yang tadinya datang bersama dengan Zun Dao dan Zun Pian.
"Hanya seorang Tuan Istana Kecil beraninya menghina Klan Zun!" Ucap Tetua tersebut ke An Chyou.
Klan Zun meruapakan salah satu Klan Kuat di Benua Tianmu yang juga memiliki beberapa Cabang Klan. salah satu anggota Cabang-nya yaitu Zun Dao dan Zun Pian yang ditugaskan sebagai Walikota Kota Roxi oleh Klan Utama.
"T-Tetua..." Panggil Zun Dao yang melihat Pria tua tersebut datang menyelamatkan-nya dari serangan An Chyou barusan.
Jika Tetua tadi tidak datang mungkin saja nasib-nya akan sama dengan adiknya.
An Chyou menarik kembali kakinya dan mundur beberapa langkah. Dia langsung tahu kalau Tetua yang menghadang serangan-nya barusan sangat kuat. "Dia berada di Dewa Sejati Puncak*1" Batin An Chyou.
"Siapa kau Pak Tua? Apakau juga berasal dari Cabang Klan Zun?" Tanyanya serius.
"Huh..." Pria Tua itu mendengus melepaskan tekanan ke arah An Chyou mencoba untuk menekanya.
Tapi tekanan itu tiba-tiba menghilang.
"Yan Gege?" Panggil An Chyou melihat kemunculan Xie Yan.
Pria Tua itu menaikkan sebelah alinya melihat Xie Yan. "Pemuda ini begitu muda namun bisa menghilangkan tekanan yang kulepaskan dengan mudah." Batin Pria tua tersebut.
"Dia pasti Tuan Muda Klan kuat lainnya, aku tidak boleh gegabah." Gumamnya.
...
Tubuh Wanita asing itu bergetar saat melihat Xie Yan muncul disana, Dia langsung berlari ke depan Tetua.
"Nona Muda!" Tetua itu memanggil saat Wanita tersebut berlari ke arah Xie Yan.
Mereka berdua sangat bingung mengapa Nona Muda mereka tiba tiba saja berlari.
"Kakak Yan, Apakah itu kamu?" Katanya sambil melepaskan kain yang menutupi Wajahnya
Wajah dari Wanita mulai terlihat yang menampakkan wajah cantiknya dan muda yang masih berumur empat belas tahun. "Ini aku, Nie Liani." Katanya lagi penuh dengan semangat.
__ADS_1
(Di Ch-134)
Xie Yan terdiam beberapa saat. "K-Kamu, bagaimana bisa disini." Ucap Xie Yan sangat terkejut melihat Gadis itu.
Tentu saja dia terkejut karena tidak menyangka bertemu dengan Gadis kecil itu di Benua Tianmu.
"Hahahaha...Sudah bertahun-tahun aku tidak melihatmu dan sekarang kamu sudah tumbuh besar." Xie Yan tertawa sambil mengelus kepala Gadis tersebut.
"Hmph...Kenapa Kakak Yan tidak datang berkunjung ketempat Liani lagi." Katanya sambil mengembungkan pipinya tampak marah ke Xie Yan.
"Maaf Kakak Yan sangat sibuk beberapa tahun ini dan tidak bisa menepati janji berkunjung ke tempat Ni'er." Balas Xie Yan.
"Bagaimana dengan Kabar Ayah, Ibu dan Kakek kamu?" Tanya Xie Yan.
"Mereka baik-baik saja," Jawab Nie Liani.
Xie Yan mengagguk, "Baguslah."
"Kakak Yan, apakah kamu memiliki hubungan dengan Tuan Istana Rubah Surgawi?" Tanya Nie Liani.
"Benar, dia adalah Kekasih Kakakmu ini. Sana berikan salam padanya..." Kata Xie Yan.
"Benarkah?!" Nie Liani langsung mendekat ke arah An Chyou. "Salam Kakak Ipar, Aku Nie Liani." Ujarnya memperkenalkan diri mengangkupkan tangan-nya.
An Chyou membalas dengan senyuman lembut.
Kedua Tetua yang bersama dengan Nie Liani sangat terheran melihat kejadian dihadapannya dimana Nie Liani yang sifat-nya sangat dingin ke siapapun bisa begitu berbeda di hadapan Xie Yan.
"Apa yang terjadi? Apalah Nona Muda mengenali Pemuda itu?" Batin Kedua Tetua tersebut.
"Kakak Yan, Maaf kami telah menyinggung Kakak Ipar." Nie Liani berkata dengan tulus.
"Hahahaha...Tidak masalah." Jawab Xie Yan. "Lagipula mereka tidak bisa menyentuh Kakak Iparmu selagi Kakak ada disini!" Kata Xie Yan sambil menatap tajam Tetua yang tadinya mencoba menekan An Chyou.
"Ugh!" Tetua tersebut tiba-tiba memuntahkan darah segar dari mulutnya dengan keringat dingin disekujur tubuhnya.
"Tetua Keenam." Tetua lainnya langsung muncul disamping Tetua tersebut mencoba membantunya, Dia tahu luka barusan dilakukan oleh Xie Yan.
"Dia sangat kuat, kami hampir menyinggung orang yang salah." Batin Tetua tersebut sambil mengobati Tetua Keenam.
Nie Liani yang hanya bisa menahan nafas, "Bahkan Tetua Dewa Sejati Puncak bisa dilukai Kakak Yan hanya dengan tatapan saja." Gumam Nie Liani.
......
__ADS_1
...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...
...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...