Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 54- Xie Yan vs Bawahan Tuan Kota Gof dari Tanah Duoqi!


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


________________________________________________


***


Akibat dari suara yang kuat tadi, Penduduk Kota Giok dalam keadaan kacau penasaran apa yang akan terjadi dengan Tempat mereka jika ahli itu mencoba menghancurkan tempat mereka di Ibukota Giok.


Sedangkan Xie Yan langsung terbang ke arah pemilik suara diikuti oleh Su Jie dari samping.


Mereka berdua tiba akhirnya tiba di hadapan orang yang meruapakan adalah orang tanah Duoqi yang mengejar Kakeknya hingga terkuka parah.


Xie Yan memperhatikan tampak dari Pria baya yang botak dengan tubuh kekar layaknya penjaga, dia kemudian merasakan energi pria baya yang memiliki kekuatan Nirwana tingkat dua, dibelakang pria baya ada seorang dengan Ranah Kaisar Puncak adalah orang yang baru baru ini membuat Su Jie sekarat.


Disisi lain, Pria baya utusan Tuan Kota dari salah satu Kota di Tanah Duoqi melihat kedatangan Su Jie yang sedikit mengabaikan Xie Yan.


"Bukankah tadi kau mengatakan bahwa dia sudah terluka olehmu? Bagaimana dia tampak bugar! Dan sekarang bahkan dia berada di Ranah Kaisar." Tanya Pria Baya itu yang kebingungan, dia tahu bahwa Su Jie sudah membakar Esensi Sejatinya dengan resiko akan turun satu Ranah.


"Aku tidak tahu tuan, pada saat itu dia hanya berada di Ranah Raja," Balas Bawahannya yang heran.


Pria baya itu tidak memperdulikan perkataan bawahannya, "Hahahaha...Sepertinya kau menemukan pertemuan yang hebat. Tapi kau masih jauh jutaan kali dariku.!" Tawa Pria baya itu.


Dia kemudian memperhatikan Xie Yan, "Pffttt...Bahkan kamu membawa Bocah kesini? Apa kamu pikir kita akan mengadakan picnic?" Ejek Pria itu Membuat bawahan yang berada di belakangnya tidak mampu menahan tawanya.


Su Jie hanya diam tidak menanggapi perkataan Pria itu, sedangkan Xie Yan walaupun tampak tenang tapi dia sangat ingin langsung membunuh Pria dihadapannya Apalagi saat dia mengatakan bahwa dia hanyala bocah.


Pria baya itu kemudian berbicara lagi, "Karena kau sudah membunuh Tuan muda kami. Kami juga akan bermain dengan bocah disampingmu," Ujar Pria itu. "Kau! Cepat tangkap anak itu dan siksa dia hingga mencari tahu apa itu kematian," Perintahnya ke bawahannya.


"Hehehe...Baik Tuan!" Balasnya langsung terbang pelan di udara.


"Hahaha...Nak, lebih baik kamu tidak melawan atau aku akan mem-" sebelum kata katanya selesai kepalanya terlepas dari lehernya.

__ADS_1


"Eh? Apa itu badanku? Bagaimana bisa..?" Hanya itu yang ada dipikiran pria yang mencoba menangkap Xie Yan. Wajah pria itu dalam keadaan penasaran, dia tidak tahu sama sekali bagaimana dirinya mati.


Blukk...


Kepala pria itu begitu juga badanya langsung jatuh dari langit. Kepala pria itu dan tubuhnya jatuh dari langit membuat jasadnya sudah tersebar.


"...."


Su Jie dan utusan dari Tanah Duoqi tidak tahu apa yang baru saja terjadi, mereka tidak dapat melihat serangan yang dilontarkan oleh Xie Yan.


Utusan yang telah mengejar Su Jie menoleh ke Xie Yan. "Bocah...Sepertinya kau memiliki artefak yang bagus yang bahkan bisa membunuh ranah kaisar puncak dalam sekali serang, jika kau menyerahkannya kau akan mendapatkan kematian yang cepat" Kata Pria botak itu yang mengira Xie Yan membunuh bawahannya menggunakan Artefak.


Mendengar perkataan lawannya Xie Yan tidak bisa tidak tertawa, "Hahahahaha..." Tawa Xie Yan membuat pria itu mengerutkan kening.


Disisi Xie Yan, Su Jie sudah mulai sedikit menjauh dari mereka berdua yang akan bertarung.


"Bocah...!! Apa yang kau tertawakan?" Kata Pria botak merasa dirinya seperti direndahkan oleh Xie Yan.


"Hahaha...Sungguh aneh, Jika aku tidak menyerahkannya aku akan mati dan Jika aku menyerahkannya aku juga akan mati. Bukankah aku akan sama sama mati jika melakukan apapun yang kuperbuat." Jelas Xie Yan dengan tertawa kecil.


"hehehe...Bukankah aku sudah mengatakan jika kau akan menyerahkannya aku akan membuatmu mati dengan cepat tapi jika tidak, akan kusiksa kau hingga kematian adalah yang terbaik" Balas Pria itu.


Xie Yan menerjang ke hadapan Pria itu dan memukulnya hanya dengan tiga puluh persen kekuatan aslinya.


Pria botak melihat pukulan Xie Yan mengarah ke arahnya langsung menyilangkan tangannya untuk menangkis langsung serangan Xie Yan.


BAM!


Dengan tiga puluh persen kekuatannya, Pria botak itu mundur 100 langkah. Dia tidak percaya apa yang baru saja terjadi, "Aku dibuat mundur beberapa langkah oleh bocah ini?" Batin Pria botak yang sudah tampak marah. Ini merupakan aib baginya jika tersebar di tempatnya karena dibuat mundur beberapa langkah.


"Bocah..!! Kau sungguh berhasil membuatku marah!" Nada pria itu sedikit berubah, Urat di kepalanya tampak menonjol.


Dia langsung mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanannya dan bersiap menyerang Xie Yan, setelah pukulan tadi dia mulai tidak meremehkan Xie Yan yang membuat tangannya membekas. Dia mulai berpikir kematian bawahannya bukan karena artefak, tapi itu serangan murni dari Xie Yan. Bahkan jika itu adalah Bocah Jenius dari Tanah Duoqi tidak mungkin bisa melakukan seperti yang dilakukan Xie Yan. Dia merasa bocah ini harus dibunuh, jika tidak mungkin dia akan membuat masalah yang besar untuk Tuan kota.


Xie Yan melihat lawanya yang mulai serius, "Hoo...Nampaknya kau sudah tidak meremehkanku lagi," Katanya ke Lawanya.

__ADS_1


Pria itu hanya diam tidak membalas dan langsung mengarahkan serangannya ke Xie Yan.


"Matilah..." Pria botak langsung menebas dengan melepaskan energinya dari pedangnya.


Energi Pria itu melesat seperti pisau angin dan mengarah ke Xie Yan. Xie Yan dapat melihat serangan lawanya hanya diam tidak bergeming.


Su Jie yang agak jauh dari mereka berdua merasakan sayatan energi pria botak, dia langsung berteriak ke Xie Yan yang masih diam dan tanpa sadar, "Awas! Itu Berbahaya," Teriaknya.


Xie Yan dapat mendengar teriakkan Kakeknya yang dipenuhi kekhawatiran tapi dia hanya tersenyum saat serangan utusan itu hanya berjarak selangkah.


BOOMM!!


Serangan Pria itu meledak saat mengenai Xie Yan. "Apakah dia sudah mati?" Pikir pria itu masih memperhatikan tempat Xie Yan yang masih tertutup oleh asap.


Beberapa detik kemudian, asap itu mulai menghilang. Dia melihat perisai es yang melindungi Xie Yan tanpa mecet sedikit pun.


"Bagaimana mungkin? Itu adalah serangan Nirwana tingkat dua!" Kata Pria itu terkejut tidak terjadi apa apa terhadap Xie Yan.


"Sayang sekali, Seranganmu masih terlalu lemah!" Kata Xie Yan. Dia kemudian melepaskan elemen esnya untuk melindunginya. "Hanya Nirwana tingkat dua tapi kau sangat Sombong?" Ucap Xie Yan melepaskan aura Nirwana tingkat tiganya.


Walaupun hanya berbeda satu tingkat perbedaan mereka sudah sangat jauh, ditambah kekuatan fisik Xie Yan jauh lebih kuat tanpa menggunakan bentuk transformasinya. Jika Xie Yan dalam bentuk Iblisnya, dia akan berada di Tingkat delapan.


Su Jie dibuat ternganga dengan kekuatan asli Xie Yan, "Dia begitu muda tapi sudah mencapai Ranah Nirwana tingkat tiga? Bagaimana jika sepuluh tahun mendatang, mungkin dia akan menjadi penguasa!" Batin Su Jie menatap Cucunya yang memiliki bakat tiada tara.


"Ka-kau!!? Bagaimana bisa diumurmu yang begitu muda sudah berada di Ranah Nirwana? Bahkan jika mereka adalah Jenius dari Tanah Duoqi tidak pernah mencapainya!" Katanya yang sudah mulai ketakutan.


Xie Yan tidak membalas dan malah langsung menyerang Pria itu tanpa menunda lagi....


.


.


.


.

__ADS_1


.



__ADS_2