Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 115- Konflik


__ADS_3

Xie Yan dan An Hong yang sudah memasuki Kota Hua, dia melihat bahwa Kota Hua yang merupakan Ibukota Garnet sangatlah indah.


Mereka berdua kemudian memasuki Rumah makan. Karena sudah menyelamatkan dirinya dua kali oleh Xie Yan, An Hong ingin mentraktirnya untuk menikmati Rumah Makan di Kota Hua.


Setelah mereka berdua menikmati makanan dihadapannya, An Hong mulai bertanya kepada Xie Yan. "Saudara Yan, Bukankah kamu tidak memiliki sekte?"


Xie Yan mengangguk, "Bagaimana kalau kamu bergabung dengan Sekte Baihua?" Pinta An Hong.


Mendengar permintaan An Hong barusan, Xie Yan diam memikirkan dengan hati-hati. "Dengan Kekuatan Saudara Yan pasti akan mudah menjadi murid luar dan sangat mungkin nantinya Saudara Yan naik menjadi murid dalam." Kata An Hong.


"Lagipula dengan memiliki Sekte sebagai dukungan akan lebih baik dari pada tidak." Lanjutnya.


Xie Yan merenungkan perkataan An Hong barusan dengan hati hati mengambil keputusan tapi apa yang dibilang An Hong memang sangat betul karena Xie Yan baru tiba di Alam Atas dan tidak mengetahui Kekuatan ahli-ahli di Alam Atas ini. Bahkan disaat dia tiba, Xie Yan sudah melawan Ranah Immortal yang seumuran dengannya.


Dengan memiliki Sekte dibelakangnya, Xie Yan mungkin lebih aman untuk meningkatkan Kekuatannya diam diam dan setelah Kekuatannya meningkat jauh maka dia akan mencoba berpetualang.


Setelah memikirkan dengan keras, dia akhirnya membuat keputusannya untuk bergabung dengan Sekte Baihua ini. "Baiklah, Kapan Pendaftarannya dan Apa saja syaratnya?" Tanya Xie Yan.


Wajah An Hong langsung gembira saat Xie Yan menyetujui permintaannya. Dengan Kekuatan Xie Yan sudah pasti dia akan menjadi salah satu murid penting Sekte Baihua. "Tiga hari, Sekte Baihua akan membuka pendaftarannya dan Syaratnya pendaftarannya memiliki dua tahap. Pertama akan diukur melalui Tingkat dari Roh Pertempuran dengan Minimal Tingkat Merah untuk lulus Ke tahap selanjutnya. Jika Tingkat Roh Pertempurannya Ungu maka tidak perlu melanjutkan Tahap Kedua.


"Tingkat Ungu akan langsung lolos? Bagaimana denganku yang memiliki Tingkat hitam? Bukankah itu akan terlalu mencolok?" Gumam Xie Yan.


"System, apakah aku bisa menyamarkan Tingkat Roh Pertempuranku dibawah Ungu?" Tanya Xie Yan kepada System.


"Ding!~ Tentu, Jika Tuan hanya mengeluarkan Satu Kepala Naga maka Tingkatan Roh Pertempuran akan berubah menjadi Tingkat Emas. Walaupun begitu Kekuatan Roh Pertempuran Naga tetaplah kuat."


"Hmm...Kalau begitu baguslah!" Kata Xie Yan. Tentu saja dia tidak ingin terlalu mencolok jika orang orang tahu bahwa tingkatan sebenarnya berada di warna hitam.


"Ada apa Saudara Yan?" Tanya An Hong yang melihat Xie Yan tampak memikirkan sesuatu.


"Tidak Apa-apa...Oh ya, Apa tingkatan Roh Pertempuran Saudara Hong?" Ucap Xie Yan yang penasaran.


"Hehehe...Aku berada di Tingkat Merah," Kata An Hong menggaruk kepalanya tertawa malu.


Xie Yan mengangguk tidak bertanya lagi. Mereka berdua kemudian berencana meninggalkan Rumah Makan tersebut dan mencari penginapan untuk Xie Yan ditempati selama tiga hari.

__ADS_1


Tapi saat mereka ingin keluar Rumah Makan, mereka bertemu dua pemuda dari Sekte Racun Didepan pintu Rumah Makan tersebut.


"Hohoho...Aku tidak menyangka bertemu dengan Murid Sekte Baihua!" Tawa Pemuda dari Sekte Racun saat melihat An Hong.


Wajah An Hong mulai sedikit cemas saat melihat mereka bertiga, dia tahu Kekuatan ketiga pemuda tersebut berbeda dengan yang mengejar dia saat di hutan.


Sedangkan Xie Yan yang masih tampak tenang mengukur Kekuatan mereka berdua yang berada di Ranah Immortal tingkat tiga dan tingkat dua.


"Hei Lihat, Sepertinya akan ada pertarungan!" Beberapa pengunjung Rumah Makan tersebut sedikit menjauh dari An Hong dan dua Pemuda Sekte Racun tersebut. Tentu saja mereka tidak ingin campur dengan pertarungan kedua Sekte tersebut yang sudah lama selalu bertarung seperti musuh bubuyutan.


"Sial! Apa yang kau inginkan?" Kata An Hong mencoba memberanikan dirinya.


Kedua pemuda tersebut mulai tertawa ketika An Hong mengatakan hal tersebut, "Hahahah...Apa yang ku inginkan? Baiklah, Karena kau menghalangi jalanku maka patahkan kakimu disini juga!" Kata Pemuda Sekte Racun tersebut. Dia tahu bahwa An Hong berada di Ranah Immortal awal sehingga dia mencoba menghajar murid Sekte Baihua.


"Menghalangi jalanmu? Kaulah yang menghalangi jalanku bajingan!" Suara tersebut bukan dari An Hong melainkan Xie Yan yang kesal melihat arogannya murid Sekte Racun tersebut.


"Huh...? Siapa Kau?" Kata pemuda Sekte Racun saat melihat Xie Yan yang tidak menggunakan seragam Sekte Bihua. Dia berpikir Xie Yan hanya pengunjung biasa dan tidak menatapnya sedikit pun.


"Yah, Tidak peduli siapa kau. Tapi karena kau berani berbicara seperti itu kepadaku maka, Matilah!" Kata Pemuda Sekte Racun yang di Ranah Immortal tingkat tiga tersebut mencoba menendang ke arah perut Xie Yan.


PAM!


"Hee...Ternyata kau cukup kuat untuk menahan Kekuatan 40% ku." Kata Pemuda tersebut masih arogan sambil menarik kembali kakinya.


Tapi saat dia mencoba menarik kembali kakinya, Xie Yan sudah menahan kaki pemuda tersebut.


"Lepaskan!" Pemuda tersebut berteriak marah karena tidak bisa melepaskan diri dari tangan Xie Yan walaupun dengan sekuat tenaganya.


Masih menahan kaki pemuda tersebut, Xie Yan kemudian melepaskan Qi miliknya dan mengarahkannya ke kaki pemuda tersebut.


Saat Xie Yan melepaskan Qi miliknya, pemuda tersebut tahu bahwa Xie Yan ingin memotong kakinya. Dia dengan cepat berteriak ke pemuda yang bersamanya, "Cepat! Hajar dia!" Katanya berteriak.


Pemuda dari Sekte Racun yang berada di Ranah Immortal tingkat dua langsung bergerak ke arah Xie Yan tapi saat dia bergerak. Sebuah lobang muncul didahinya tanpa dia ketahui dan akhirnya tubuhnya jatuh tak bernyawa. Dia bahkan tidak tahu bagaimana dia bisa mati.


"Dasar Sampah!" Tentu saja serangan itu bersal dari Xie Yan melepaskan Energi Qi miliknya ke arah pemuda tersebut.

__ADS_1


Semua orang yang berada di sekitar terkejut dengan serangan yang dilancarkan Xie Yan yang sangat cepat. Bahkan pemuda Sekte Racun yang kakinya masih ditahan oleh Xie Yan mulai bermandikan keringat dingin saat melihat temannya begitu saja. "K-Kau...Sekte Racun akan mengejarmu!" Katanya dengan terbata bata mencoba mengancam Xie Yan


Xie Yan tidak memperdulikan ancaman pemuda Sekte Racun tersebut, dia kemudian melambaikan tangannya dan memotong Kaki kanan pemuda tersebut.


"Tidaaak!" Pemuda Sekte Racun tentu berteriak ketakutan melihat Xie Yan akan memotong kakinya.


Slash!


"Arrgghhh!" Pemuda tersebut jatuh ke lantai dengan wajah kesakitan diwajahnya.


"Bukankah kau ingin tadi mematahkan kaki kami?" Kata Xie Yan dengan dingin kemudian berjalan mendekat ke Pemuda yang terjatuh di lantai tersebut.


"Menjauuhh!" Pemuda Sekte Racun tersebut menatap ngeri Xie Yan dan hanya bisa berteriak. Dia kali ini merasa salah menyinggung orang.


Xie Yan kemudian mengangkat kakinya kemudian mengarahkannya ke tepat dantian pemuda tersebut.


BOOMM!


Krak!


"Arrrggghhh!" Seperti kaca pecah, Dantian didalam tubuh pemuda tersebut pecah. Dia hanya bisa berteriak saat merasakan dantian miliknya hancur. "K-Kau...Ibliss!" Kata pemuda tersebut kemudian dia pingsan ditempat.


Pengunjung disana merasa ngeri saat melihat kekejaman Xie Yan. Dengan menghancurkan Dantian Kultivator maka mereka sudah dianggap sampah bahkan lebih baik mati dari pada hidup tanpa dantian.


"Siapa dia? Pemuda itu sungguh Kejam!" Bisik-bisik Pengunjung tersebut melihat tindakan Xie Yan.


Xie Yan Tidak memperdulikan sama sekali, "Ayo.." Kata Xie Yan kepada An Hong yang kembali sadar. Selama Xie Yan menghajar Pemuda Sekte Racun, dia hanya bisa terdiam menyaksikan Tindakan Xie Yan.


Mereka berdua akhirnya meninggalkan Rumah Makan serta tubuh pemuda tersebut.


......


......________________________......


Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.

__ADS_1


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


__ADS_2