Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 113- Kepergian


__ADS_3

Setelah Bayi mungil tersebut tidur disamping Chu Nan Yu, Mereka semua meninggalkan ruangan tersebut dan beristirahat karena mereka semua tidak beristirahat dalam waktu satu minggu.


Xie Yan menatap langit dengan jejak kesedihan di wajahnya, "Huufff...Mungkin aku akan bersama dengan Anakku hingga satu tahun ini," Kata Xie Yan. Dia sama sekali belum memberitahu siapapun kalau dia akan meninggalkan alam ini ke tempat yang lebih tinggi.


Karena itu Xie Yan berencana memberitahu kepergiannya dalam waktu dekat dan sebelum itu dia akan bersama dengan Xie Jianheeng dan Xie Lian Mei.


Xie Yan kemudian kembali ke ruangannya dan mulai bermeditasi sambil menenangkan jiwa dan raganya.


Keesokan harinya,


Dipagi hari, Xie Yan membawa Xie Jianheeng berjalan jalan dikota bersama dengan Chu Nan Yu yang sudah membaik dengan menggendong Xie Lian Mei.


"Hehehe...Lihatlah Yu'er, Jianheeng sangat mirip denganmu," Kata Xie Yan melihat wajah Bayi laki-lakinya persis dengan Wajah Chu Nan Yu.


"Hmm...Wajah Lian Mei juga sama persis denganmu, terutama mata miliknya. Mungkin dia akan memiliki sifat sangat kejam." Goda Chu Nan Yu.


"Apaan itu...Aku adalah orang yang paling lembut didunia!" Balasnya Xie Yan kemudian tertawa.


Mereka berdua menghabiskan beberapa jam bersama dengan kedua bayi mungilnya. Setelah itu Xie Yan dan Chu Nan Yu kembali kediamannya lalu bersantai di tamannya.


"Yan'er, dalam satu tahun ini aku akan meninggalkan ke Alam atas," Kata Xie Yan mulai berbicara serius.


"Huh...? Alam atas?" Chu Nan Yu tentu bingung, dia belum pernah mendengar tentang Alam atas. Bahkan Xie Yan tahu itu semua berkat System miliknya.


Karena Chu Nan Yu tidak tahu, dia mulai menjelaskan tentang Alam Fana dan Alam atas bahwa itu merupakan dunia yang sangat berbeda. Xie Yan juga menceritakan bahwa Ahli Alam atas mungkin dapat memusnahkan Alam Fana dengan mudah dan untuk kesana harus membuka sebuah portal yang hampir sama dengan Dunia Manusia dan Dunia Iblis.


*Rendah > Fana


Pemgetahuan yang diberikan oleh Xie Yan tentu membuat Chu Nan Yu terkejut. "B-Bukankah itu sangat berbahaya?" Kata Chu Nan Yu.

__ADS_1


"Yah...Itu memang berbahaya, tapi aku harus kesana." Kata Xie Yan, tentu saja dia ingin menjelajahi semesta dan juga mencari tahu asal usul dari Wanita yang tertidur tersebut.


Chu Nan Yu tahu bahwa dia tidak mungkin menahan Xie Yan yang keras kepala, "Berapa lama kamu akan meninggalkan kami dan anakmu?" Tanyanya lagi.


"Aku tidak tahu. tapi jika aku sudah cukup kuat, aku akan membawa kalian kesana untuk tinggal disana." Balas Xie Yan.


"Hufff...Begitu ya, maka kami akan menunggumu. Apakah Ayah, Ibu dan yang lainnya sudah tahu?" Ucap Chu Nan Yu.


Xie Yan menggelengkan kepalanya, "Belum, Kamu yang pertama. Mungkin aku akan memberitahu yang lainnya nanti."


Setelah percakapan mereka, Xie Yan dan Chu Nan Yu mulai kembali ke ruangan mereka untuk menidurkan Jianheeng dan Lian Mei.


Xie Yan kemudian menceritakan kepergiannya ke Ruo Lou dan juga menjelaskan tujuannya, Tentu saja dia langsung sedih dan Xie Yan menghiburnya dengan menghabiskan waktu bersama.


Saat dia sudah bercerita ke lainnya, Xie Yan akhirnya menjumpai Orangtuanya untuk menceritakan kepergiannya. Tapi disaat Xie Yan menceritakan kepergiannya, Su Lan tentu marah karena tujuan Xie Yan sangat berbahaya dan juga harus meninggalkan anaknya yang baru lahir. Berbeda dengan Ayahnya yang memberi Izin kepergiannya.


Tidak cukup satu hari membujuk Su Lan untuk memberikan Xie Yan Izin pergi. Xie Yan tentu setiap hari membujuk Ibunya untuk Memberikan Izin hingga akhirnya Chu Nan Yu membantu Xie Yan untuk membujuk Su Lan.


...


Xie Yan selalu menghabiskan waktu bermain bersama dengan Anaknya dengan penuh kasih sayang karena dia harus meninggalkan mereka tanpa tahu kapan kembali dan mungkin disaat dia kembali, anak anaknya sudah tumbuh besar.


Dia juga tidak lupa menghabiskan waktunya dengan Ruo Lou yang sangat menginginkan anak sama seperti Chu Nan Yu. Sebelum kepergiannya, Xie Yan tentu menanam benih ke Ruo Lou.


Xie Yan juga memanggil kembali Mo Gui dari dunia Iblis untuk menjaga keluarganya disaat dia pergi. Dengan Mo Gui disisi mereka tentu Xie Yan sedikit tenang Karena hanya Mo Gui memiliki Kekuatan terkuat setelah dirinya dan juga Kekuatan Mo Gui akan terus bertambah jika Xie Yan semakin kuat walaupun dia tinggal ditempat yang berbeda. Xie Yan juga membuat Array Teleportasi agar Chu Nan Yu, Chu Fenghua maupun Mo Gui dapat kembali ke dunia Iblis.


Hari demi hari berlalu, Bulan demi bulan berlalu, Satu tahun akhirnya terlewati dengan cepat.


Xie Yan sudah bersiap meninggalkan Alam Fana dengan melewati portal. Semua Keluarga Xie Yan tentu ingin melihat kepergian Xie Yan, disana juga terdapat Jianheeng dan Lian Mei yang sudah sedikit tumbuh.

__ADS_1


Dia juga tidak lupa memberikan banyak kebutuhan seperti Pill, Senjata, Teknik untuk mereka berdua saat mulai tumbuh dewasa.


Xie Yan melambai kesemua keluarganya, "System, Buka Portal menuju Alam Atas!" Perintah Xie Yan.


Kemudian sebuah portal muncul di halaman kediaman Xie Yan membuat semua Keluarganya sedikit terkejut. Dia lalu berjalan memasuki Portal tersebut, setelah Xie Yan masuk kedalam dan tidak terlihat lagi, Portal tersebut menghilang di taman.


Ruo Lou yang melihat kepergian Xie Yan tentu tampak sedih dengan mengelus perutnya. "Saudari Lou, Kenapa kamu tidak memberitahunya bahwa kamu hamil?" Kata Chu Nan Yu.


Ruo Lou menggelengkan kepalanya, "Tidak...Jika dia tahu mungkin dia akan menunda kepergiannya," Kata Ruo Lou, apa yang mereka tidak tahu adalah Su Lan mendengar perkataan mereka berdua.


"Apaa! K-Kamu juga mengandung anaknya?" Teriak Su Lan dengan terkejut. Keluarga Xie Yan yang lainnya juga langsung menatap Ruo Lou.


"Apakah itu benar bu?" Tanya Ruo Ro dengan gembira.


Ruo Lou mengangguk pelan, "Itu Benar" Balasnya.


"Sialann! Bocah bau itu sepertinya hanya tahu membuatnya saja dan Setelah itu dia pergi!" Kata Su Lan dengan marah kemudian menatap Xie Ru Feng dengan tatapan tajam.


Xie Ru Feng terdiam tidak tahu harus berbuat apa melihat tingkah Xie Yan dan hanya bisa menggelengkan kepalanya. "Sudah...Sudah...lebih kita jaga kesehatannya agar Bocah itu terkejut bahwa dia memiliki anak yang lain." Katanya.


"Uh...Jika dia kembali akan kuberi dia pelajaran!" Ucap Su Lan.


Yang lainnya hanya bisa tertawa mendengar Su Lan yang marah marah, mereka kemudian meninggalkan halaman tempat Xie Yan pergi.


......


...___________________________...


Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.

__ADS_1


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


__ADS_2