Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 243- Babi Gemuk


__ADS_3

Setelah Mo Gui mengepalkan tangannya dan dari dalam Energi hitam tersebut terdengar teriakan yang sangat kuat kemudian lenyap begitu saja.


Orang-orang disekitar yang menyaksikan itu tidak dapat melihat apa yang terjadi pada Tetua Klan Shui karena Energi hitam teresebut menghalangi pandangan mereka semua.


"Apa yang terjadi pada Tetua Klan Shui?"


"Apakah teriakan barusan berasal dari Tetua Klan Shui?"


"Aku tidak dapat melihat-nya dengan jelas. Mungkin saja Tetua Klan Shui sudah tewas."


Tidak lama kemudian, Energi hitam yang tadinya menutupi Tetua Klan Shui mulai lenyap.


"L-Lenyap? T-Tetua Klan Shura lenyap?"


Semua orang tidak bisa tidak terkejut karena mereka bahkan tidak melihat satupun tubuh Tetua Klan Shui.


Mereka semua semakin penasaran dengan Identitas Pria tua tersebut yang dapat memusnahkan Tetua Klan Shura tanpa dapat melakukan serangan balik.


"Hahaha...sudah kuduga kekuatan Kakek Mo sangat hebat." Ucap Jianheeng tertawa.


Lian Mei dan Yanming mengagguk setuju.


"Tuan Muda, Nona Muda...Ayo kita pergi." Pinta Mo Gui kepada Jianheeng dan yang lainnya.


***


Rumah Makan di Kota Hea,


"Hmm..." Xie Yan yang sedang makan dirumah makan bersama dengan Kekasih-nya tiba-tiba menyipitkan mata-nya.


"Ada apa?" Tanya Chu Nan Yu


Xie Yan menggelengkan kepala-nya, "Mo Gui mengeluarkan kekuatan-nya. Sepertinya ada orang yang berani berbuat jahat pada anak-ku." Batin Xie Yan sama sekali tidak khawatir.


Saat Xie Yan dan lainnya masih menikmati makanan, seseorang memanggil-nya dengan nada keras.


"Hei!"


Mendengar itu, Xie Yan, Chu Nan Yu, Ruo Lou, Jia Li dan An Chyou yang masih dalam bentuk rubah-nya menoleh ke arah suara tersebut.


Mereka melihat pria gendut yang hidung-nya hampir mirip dengan b*bi dan disamping-nya terdapat seorang wanita dengan beberapa orang di belakang-nya tampak seperti pengawal mereka.


"Ada apa?" Jawab Xie Yan tampak tidak senang.


Mendapati jawaban tidak menyenang-kan dari Xie Yan, Pengawal yang dibelakang-nya hampir saja bergerak menyerang namun langsung dihentikan oleh Pria gendut tersebut.


Pria gendut itu menatap Xie Yan sambil tersenyum kemudian menoleh ke rubah yang berada di dekat Xie Yan.

__ADS_1


"Katakan berapa harga Binatang Iblis rubah ini, Tunangan Tuan Muda ini menginginkan Rubah itu." Kata Pria gendut tersebut berterus terang.


Xie Yan mengerutkan alisnya, "Enyahlah kau dari sini babi!" Balas-nya.


"B-Babi?!" Urat-urat di wajah gemuk-nya bermunculan, Dia sangat marah dengan hinaan yang dilontarkan Xie Yan.


Bahkan pengawal-nya dan kekasih-nya tercengang saat Xie Yan mengatakan babi kepada Pria gemuk tersebut.


"Berani sekali kau menghina Tuan Muda ini. Beri dia pelajaran!" Ucap Pria gemuk tersebut menyuruh bawahan-nya untuk menyerang Xie Yan.


"Baik Tuan Muda!" Kata salah satu bawahan-nya.


Tapi sebelum bawahan-nya menyerang nya, sepotong sumpit dengan cepat melayang ke arah dahi bawahan Pria gemuk tersebut.


"S-Sangat cepat!" Ucap bawahan-nya tersebut yang tidak mampu menghindari-nya.


Jleb!


Tubuh bawahan pria gemuk itu langsung jatuh dilantai rumah makan dengan dahi berlubang, Kematian-nya tersebut menarik perhatian pengunjung rumah makan.


Bruk! Bruk!


Setelah salah satu bawahan-nya jatuh, beberapa bawahan lainnya juga ikut terjatuh dengan bekas luka yang sama.


"A-Apa yang terjadi!" Pria gemuk itu maupun Kekasih-nya tampak panik melihat semua bawahan nya berjatuhan.


Dengan wajah penuh ketakutan, Pria gemuk itu kembali menoleh ke Xie Yan yang terlihat seperti tidak bergerak sama sekali namun di tangan-nya sudah terdapat beberapa sumpit.


"Hikk~" Mereka berdua terjatuh ditempat.


Tubuh Pria gemuk dan Tunangan-nya bergetar ketakutan merasakan aura membunuh Xie Yan.


"K-Kau...A-Apa yang mau kau lakukan." Bibir Pria gemuk itu bergetar.


"Pergi dari pandangan-ku sekarang jika kau masih ingin hidup!" Xie Yan berkata tanpa melihat sedikit-pun Pria gemuk tersebut.


"B-Baik..." Pria gemuk dan Kekasih-nya dengan cepat berdiri mencoba lari dari rumah makan tersebut.


"Berhenti!" Kata Xie Yan lagi kepada Pria gemuk itu lagi.


Jantung Pria gemuk itu hampir saja lepas mendengar Xie Yan menghentikan-nya. Dia berpikir Xie Yan akan berubah pikiran dan membunuh-nya. "A-Apa...?" Tanya-nya.


"Karena kau merusak nafsu makan-ku, berikan seluruh batu energi-mu jika ingin tubuh mu masihlah utuh." Ancam-nya.


Dalam sekali, Xie Yan tahu Pria gemuk ini pastilah memiliki Batu energi yang banyak terutama dengan tampilan-nya yang mewah.


"Ugh..." Pria gemuk itu hampir saja memuntahkan darah mendengar permintaan Xie Yan.

__ADS_1


Walaupun dia sangat tidak ikhlas, Pria gemuk itu tetap memberikan Batu energinya kepada Xie Yan sebelum akhirnya pergi.


...


Diluar Rumah Makan,


Pria gemuk dan Kekasih-nya berjalan dengan raut wajah penuh amarah.


"Sayang, Apakah kamu akan diam saja dihina seperti ini?" Tanya Kekasih nya tersebut.


Pria gemuk itu menghentikan langkah-nya dan menatap Wanita yang disamping-nya.


Slash~ Pria gemuk itu menebas leher kekasih-nya.


"L*cur Sialan! Jika bukan karena keinginan-mu, aku tidak akan dipermalukan seperti tadi!" Ujar Pria gemuk itu kepada mayat wanita tersebut.


"Akan ku ingat wajah orang itu." Gumam-nya mengepalkan tangan-nya.


...


Kembali di dalam Rumah makan,


Chu Nan Yu menatap Xie Yan, "Apa ada yang aneh dengan Wajah-ku?" Tanya Xie Yan penasaran saat merasakan Chu Nan Yu terus menatap-nya seperti orang lain.


"Apakah kamu benar-benar Xie Yan?" Chu Nan Gu menanya balik.


"Haa...? Tentu saja aku Xie Yan." Jawab-nya. "Mengapa kamu menanyakan hal aneh?"


"Tidak, aku tidak menyangka kamu akan mengampuni orang itu." Ucap Chu Nan Yu.


"Hmph, Apa kamu berpikir aku begitu kejam?" Balas Xie Yan.


Ruo Lou, Jia Li dan An Chyou hanya bisa tersenyum mendengar percakapan mereka berdua.


"Hahaha...Saudara, Keputusan-mu tidak membunuh babi gemuk itu sangat cerdas tapi kamu juga harus hati-hati dengan-nya karena sudah melepaskan-nya" Seorang Pria dari seberang meja makan Xie Yan tiba-tiba saja tertawa.


Xie Yan menatap kesamping, "Oh...Kenapa begitu? Apa dia anak dari seorang Raja Langit?" Jawab Xie Yan.


Pria itu tertawa sambil menggelengkan kepala-nya. "Sepertinya kamu memang benar-benar tidak tahu identitasnya."


"Pria gemuk barusan adalan Tuan Muda Jin, Jin Chul. Anak Penguasa kota Jin." Kata Pria itu lagi.


"Oh" Jawab Xie Yan dengan datar.


Pria itu menghabis arak yang ada di meja-nya lalu menatap Xie Yan. "Dia masih tetap tenang, Bahkan setelah mendengar kalau Pria gemuk itu anak Penguasa Kota Jin...?" Dia kemudian tersenyum. "Sangat Menarik." Gumamnya.


......

__ADS_1


...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...


...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...


__ADS_2