Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 183- Memberontak


__ADS_3

Keesokan harinya,


Xie Yan membuka matanya dan tampak bahagia. "Hahaha...Sekarang aku sudah berada di Dewa Giok Puncak." Ucap Xie Yan tertawa didalam ruangan itu.


"Uhmmm...Pa-Ayah apa yang terjadi?" Mendengar tawa Xie Yan, Yue yang tadi tidur akhirnya terbangun.


"Tidak apa-apa...Kamu harus bersiap-siap, kita akan meninggalkan kota ini." Ucap Xie Yan.


Kiak! Phoenix Api juga ikut bangun.


"Feng Xia, sekarang kamu harus kembali masuk ke dalam tanda kontrak." Pinta Xie Yan kepada Phoenix Api.


Mendengar ini Yue langsung berteriak, "Tidak Ayah, Jangan bawa Feng Xia...Dia akan bersama ku." Ucap Yue menatap Xie Yan dengan mata kecilnya.


Kiak! Kiak! Phoenix itu berteriak setuju dengan perkataan Xie Yue dan selalu menempel padanya.


Xie Yan menyipitkan matanya, "Hah! Baiklah..." Kata Xie Yan menyetujuinya.


"Bersiaplah, kita akan pergi.." Ucapnya lagi kepada Yue.


Yue dan Feng Xia kegirangan, dia langsung mengaggukkan bersiap siap.


...


Diluar kediaman Walikota, sudah berkumpul Jenderal Tang, Hao yang tanpa armor dan Wudo. Mereka melihat kedatangan Xie Yan dan Xie Yue bersama dengan Feng Xia dipundaknya.


Jenderal Besar Tang, Hao dan Wudo langsung terfokus pada burung kecil cerah yang indah dipundak Xie Yue.


"I-Itu, Bukankah Phoenix?" Batin mereka bertiga, Tentu saja mereka tahu jenis Phoenix hanya dalam sekali lihat.


Mereka ingin bertanya pada Xie Yan apakah itu memang benar Phoenix tapi hanya menahan penasaran itu.


Xie Yan tentu tahu mereka bertiga terfokus dengan Feng Xia, "Jadi dimana tujuan kita selanjutnya?" Xie Yan bertanya terus terang.


"Hmm, Kota Fuy Tuan Xie." Jawab Jenderal Besar Hao.


"Oh, Kota Fuy." Xie Yan bergumam, dia sudah menjelajahi setiap Kota hanya untuk menghancurkan setiap cabang pavilliun pembunuh.


Karena sudah tidak ada Song dalam kelompoknya, Xie Yan mengayunkan tangannya lalu sebuah robekan ruang muncul dihadapan mereka semua.


Jenderal Besar Hao, Tang dan Wudo langsung mundur beberapa langkah saat melihat robekan ruang. "A-Apa ini, bagaimana bisa robekan ruang disini." Ucap mereka bertiga dengan wajah pucat.

__ADS_1


Mereka berpikir sesuatu akan terjadi saat kemunculan robekan ruang tersebut.


"Tenanglah robekan ruang ini adalah buatanku dan langsung menuju Kota Fuy. Dengan ini kita bisa lebih cepat sampai ke tujuan." Xie Yan menjelaskan


Perkataan Xie Yan tentu saja membuat mereka tercengang, mereka belum pernah melihat seseorang dapat merobek ruang.


Xie Yan kemudian melangkah maju ke Robekan ruang diikuti oleh Yue, "Cepatlah...Bukankah kita harus pergi?" Xie Yan berkata saat melihat Jenderal Tang dan Hao masih diam tercengang.


"Ah...B-Baik!" Jawab mereka kemudian langsung bergerak menuju robekan ruang.


"Kalau begitu kami akan pergi, gunakan Formasi ini dengan baik dan jika tidak aku akan kembali dan menghancurkan semuanya." Kata Xie Yan kepada Wudo serius dengan mengeluarkan sedikit Auranya untuk menindasnya.


Dengan Formasi ini, Kekaisaran bahkan tidak akan mungkin bisa menghancurkannya jika Walikota memiliki sebuah rencana jahat dan hanya Xie Yan lah yang hanya dapat melakukan sesuatu pada formasi naga matahari ini.


"T-Tentu Tuan Xie..." Balas Wudo membungkukkan badanya dengan hormat.


Xie Yan dan yang lainnya kemudian menghilang dari pandangan Wudo. Seketika Wudo terduduk ditanah dengan wajah penuh keringat.


"Hah! I-Itu Aura yang mengerikan..." Ucap Wudo saat merasakan tekanan pada Aura Xie Yan, dia hampir saja jatuh hanya merasakan sedikit dari Aura barusan.


...


Hanya dalam waktu singkat, Xie Yan dan yang lainnya sudah muncul tidak jauh dari gerbang Kota Fyu.


"Sepertinya tidak ada tanda tanda pasukan Kekaisaran Currant dekat Kota ini." Ucap Xie Yan melepaskan Energinya untuk melihat apakah ada sebuah pasukan disekitar kota.


"Mungkin mereka belum tiba di Kota Fyu, sebaiknya kita langsung memasang Formasi di Kota ini." Kata Jenderal Hao.


Xie Yan setuju dan mereka langsung menuju penjaga gerbang Kota Fyu.


"Berhenti!" Salah satu penjaga gerbang menghalang Xie Yan dan yang lainnya.


"Kami utusan dari Kekaisaran Ruby ingin bertemu dengan Walikota Fyu!" Jenderal Hao memberikan Token Kekaisaran pada penjaga itu.


Penjaga itu melihat-lihat token dan Jenderal Besar Hao. Dia kemudian melihat kedua rekan yang disampingnya sambil mengagguk.


"Bawa mereka." Perintah penjaga itu ke rekannya yang lain.


Xie Yan, Yue, Jenderal Tang dan Hao kemudian mengikuti salah satu penjaga yang menuntun mereka ke Walikota Fyu.


Saat didalam kota, Xie Yan merasakan seseorang terus menatap dia dan yang lainnya saat masuk kedalam Kota Fyu.

__ADS_1


"Sepertinya ada yang salah disini..." Gumam Xie Yan kepada dirinya sendiri dan memegang erat tangan Yue yang bersama Feng Xia dipundaknya.


Walaupun dia merasa curiga, Xie Yan hanya ingin melihat permainan apa yang akan dilakukan mereka.


Xie Yan, Yue, Jenderal Hao dan Tang akhirnya dibawa ke sebuah tanah kosong tanpa sedikitpun bangunan disana. "Hei! Mengapa kau membawa kami kesini? Diaman Walikota kalian?" Jenderal Hao dan Tang berkata dengan nada marah.


Penjaga yang menuntun Xie Yan dan yang lainnya menoleh, "Siapa bilang kami akan membiarkanmu bertemu dengan Walikota?!" Kata Penjaga itu dengan senyum licik lalu dia menempuk tangannya.


Suara orang berlari bersama dengan suara besi terdengar, mereka adalah pasukan bersenjata dengan armor lengkap.


Karena lapangan tempat mereka cukup lebar, Sekarang terdapat hampir kurang lebih seribu pasukan yang mengelilingi mereka.


Semua pasukan itu mengelilingi Xie Yan dan yang lainnya. "Apa yang ingin mereka lakukan?" Ucap Jenderal Hao melihat semua pasukan itu.


"Apa kalian ingin memberontak pada Kekaisaran Ruby!?" Teriak Jenderal Besar Hao kepada semua pasukan yang mengelilinginya.


Walaupun dikelilingi oleh pasukan itu, dia sama sekali tidak takut karena mereka bahkan lebih lemah dibandingkan saat dia bertarung dengan Pasukan Kekaisaran Currant yang bersama dengan tiga komandan mereka. Jenderal Hao berkata hanya ingin tahu apa maksud dari semua ini.


Yue yang disamping Xie Yan mengeratkan pegangannya, "Tidak apa-apa...Jangan lepaskan." Kata Xie Yan dengan lembut pada Yue.


Dia hanya melihat sekelilingnya dengan tertawa kecil, "Sepertinya ini akan menarik..." Gumam Xie Yan.


"Hahahaha.." terdengar suara tawa dari seorang pria paruh baya dengan tubuh gendut berjalan ke depan pasukan itu.


"Hahahaha...Sepertinya kalian memang utusan dari Kekaisaran Ruby" Katanya sambil memainkan token yang tadinya diberikan oleh Jenderal Besar Hao.


"Siapa Kau..?" Tanya Jenderal Besar Hao dengan dingin.


"Hohoho, Sangat dingin." Katanya menghina Jenderal Besar Hao. "Karena kau sepertinya sangat penasaran, akan kuberitahu. Aku adalah Walikota Fuy." Jawabnya masih dengan memainkan token itu dengan melemparkannya keatas.


"Jadi kau memang memberontak dengan Kekaisaran Ruby ya.." Jenderal Besar Hao bertanya lagi.


"Hahahah...Memberontak?" Pria gendut itu tertawa dengan menggelengkan kepalanya. "Untuk apa kami memberontak, lagipula Kekaisaran Ruby akan hancur, hanya akan ada satu Kekaisaran dan itu adalah Kekaisaran Currant." Ucapnya sambil mengeramkan token itu hingga hancur lebur.


"Tidak buruk, Walaupun masih Dewa Emas rendah tapi dia tidak akan lama lagi akan naik dan kekuatannya juga cukup kuat." Gumam Xie Yan sambil mengukur kekuatan Pria gendut itu.


"Hancur? Sepertinya kau tidak mengetahui kejadian yang terjadi pada pasukan Kekaisaran Currant dan sepertinya Kota Fuy sudah memilih untuk menyerah pada Kekaisaran Currant. Jadi aku tidak akan lembut lembut menghabisi kalian semua..." Ucap Jenderal Besar Hao bersiap-siap.


......


......__________________________......

__ADS_1


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...


__ADS_2