
"Jadi, Kaisar Tan? Apa tujuan anda mengundang aku sebagai Tamu?" Tanya Xie Yan dengan nada serius.
Alasan Xie Yan melepaskan Kekuatannya kepada Jendral Besar Tang tentu saja agar membuat mereka yang berada didalam ruangan diam dan tidak meremehkannya lagi.
Kaisar Tan tersenyum, "Tentu saja aku mengundang kamu kesini untuk memberikan hadiah karena telah membantu membunuh Penghianat Kekaisaran." Ucap Kaisar Tan.
"Hadiah?" Xie Yan menyipitkan matanya, hadiah apapun yang diberikan dari Kekaisaran tidak akan mungkin membuatnya tertarik.
Kaisar Tan menaggguk, "Itu Benar...Aku Kaisar Tan akan membiarkan kamu memasuki Kolam Suci." Kata Kaisar Tan.
"Apa!"
"Kaisar Tan akan membiarkan orang luar memasuki Kolam Suci?" Ucapan Kaisar Tan membuat mereka semua terkejut dan heran.
"Kolam Suci?" Xie Yan tampak bingung, "Kolam Suci bukan kolam sembarangan, air dari kolam itu mengandung Energi Spritual yang sangat melimpah dan itu sudah ada bertahun tahun di Kekaisaran Ruby." Jendral Besar Hao menjelaskan kepada Xie Yan saat melihat kebingungan di wajahnya.
"Untuk masuk kedalam Kolam Suci harus menggunakan token yang hanya terdapat dua token saja. Kaisar dan Permaisuri adalah orang yang memiliki token sehingga mereka dapat masuk sesuka hati mereka.
Bahkan semua Pangeran saja hanya sekali masuk ke dalam Kolam Suci sedangkan aku dan petinggi lain tidak pernah diberi izin untuk masuk ke dalam kolam suci itu." Jelas Jendral Besar Hao yang terdapat sedikit iri mendengar Kaisar Tan memberikan Xie Yan masuk ke dalam Kolam Suci.
"Ayah Kaisar! Walaupun dia adalah orang yang membunuh Penghianat, bukankah itu terlalu berlebihan?" Yang berbicara adalah Putra Mahkota, Tan Chao.
Putra Mahkota, Tan Chao adalah anak dari Kaisar Tan, Tan Cao dan Permaisuri Qixuan.
Tentu saja dia menentang sesorang untuk memasuki Kolam Suci yang bahkan mereka saja baru merasakannya sekali.
Semua Pangeran juga setuju dengan Tan Chao untuk menentang Xie Yan masuk ke dalam Kolam Suci.
Dihadapan Protes anak anaknya, Kaisar Tan menatap tajam mereka semua. "Ini Keputusanku! Tidak ada yang bisa membantahnya." Perintahnya dengan tegas.
"Kamu juga tidak mempermasalahkannya bukan?" Tanya Kaisar kepada Wanita Cantik yang disampingnya, Permaisuri Qixuan.
Permaisuri Qixuan berkata dengan senyuman, "Tentu saja...Aku setuju dengan hadiah yang kamu berikan."
__ADS_1
Putra Mahkota dan Pangeran lainnya hanya terdiam mendengar itu karena bagaimana pun mereka tidak bisa menentang lagi. "Baik Ayah Kaisar." Kata mereka terus menatap tajam Xie Yan penuh dengan iri.
"Kalau begitu besok kamu akan masuk ke Kolam Suci dan sekarang tinggalah di Istana ini." Ujar Kaisar Tan lalu melemparkan sebuah token yang merupakan kunci dari Kolam Suci tersebut kepada Xie Yan.
"Baiklah! Pertemuan kali ini sudah selesai. Kalian semua bisa bubar." Perintah Kaisar Tan kepada semua orang yang berada di dalam ruangan itu.
Pangeran dan petinggi keluar dari ruangan itu satu persatu dan hanya meninggalkan Kaisar Tan, Permaisuri Qixuan dan Xie Yan didalam.
Kaisar Tan mengajak Xie Yan kesuatu tempat untuk berbicara bebas. Selama menuju kesuatu tempat, Xie Yan merasa Permaisuri Qixuan selalu menatapnya dengan tatapan tidak biasa dari saat dia berada didalam ruang tahta.
Mereka akhirnya tiba di sebuah Gazebo dimana Kaisar Tan melihat Formasi Delapan Naga darah, Dia kemudian menyuruh Xie Yan untuk duduk bersama.
Permaisuri kemudian menyeduhkan Teh kepada Xie Yan dan Kaisar Tan, Tan Cao.
"Jadi Tuan Xie?" Ucap Tan Cao namun dipotong oleh Xie Yan.
"Panggil saja saya Xie Yan Yang Mulia." Xie Yan berkata.
"Hahahah...Kalau begitu kamu harus memanggilku Tang Cao juga." Balas Kaisar Tan dengan tertawa.
"Itu mudah..." Ucap Xie Yan sambil menyeruput teh yang telah diteduhkan oleh Permaisuri Qixuan.
"Mudah? Kami bahkan sudah mencoba untuk membaca jiwanya namun ada formasi disetiap kelompok mereka." Ucap Tan Cao dengan serius.
"Itu lah maksudku mudah. Bukankah itu hanya formasi lemah? Aku hanya perlu menghancurkannya lalu membaca jiwa mereka." Kata Xie Yan dengan tenang.
Tan Cao dan Permaisuri Qixuan mengerutkan alisnya saat Xie Yan berkata Formasi Na Go masih lemah. "Jadi itu berarti kamu adalah Ahli Formasi yang lebih hebat dari Na Go?" Permaisuri Qixuan berkata dengan nada anggunnya.
Xie Yan mengaggukkan kepalanya, "Itu benar...formasi lemah itu tidak mungkin bisa menghalangiku."
"Hahahaha...Diumurmu yang masih muda Bukan hanya kuat tapi juga seorang Ahli Formasi." Tan Cao tidak henti hentinya memuji Xie Yan. Baginya dihadapan Xie Yan semua jenius Kekaisaran Ruby seperti semut dihadapannya.
Permaisuri Qixuan juga semakin tertarik dengan Xie Yan dan terus menatapnya membuat Xie Yan harus membuang muka.
__ADS_1
"Kalau begitu Xie Yan, apa aku bisa meminta kamu untuk membantu Kekaisaran Ruby?" Tan Cao meminta.
"Membantu? Dengan Kekuatan kalian apa yang harus dibantu lagi. Terutama dua orang yang selalu bersamamu itu sudah cukup kuat berada di Kekaisaran ini." Kata Xie Yan membuat Tan Cao dan Qixuan tercengang.
Bahkan dua orang yang bersembunyi itu sama terkejutnya dengan Kaisar Tan. "Jadi kamu sudah tahu keberadaan kami berdua." Ucap mereka muncul dibelakang Tan Cao.
"Dari Kapan kamu menyadari kehadiran kami?" Tanya mereka berdua.
"Saat pertama kali aku masuk kedalam ruang tahta." Xie Yan berkata dengan tenang.
Tan Cao tersenyum, "Mereka adalah Penjaga Bayangan. Mereka berdua akan selalu bersama untuk melindungiku." Ujar Tan Cao.
Xie Yan tidak memperpanjangnya, "Jadi mengapa Kekaisaran Ruby ingin meminta bantuan saat memiliki banyak ahli disini?" Tanya Xie Yan sekali lagi.
"Itu untuk melawan Kekaisaran Currant, mereka mencoba mengambil Wilayah-Wilayah Kekuasaan ku," Balasnya. "Aku awalnya ingin meminta bantuan untuk menambah Kekuatan tapi, setelah mengetahui bahwa kamu Ahli Formasi aku berubah pikiran dan meminta kamu membuat Formasi di Wilayah Wilayah milikku agar menghalangi mereka semua." Tan Cao menjelaskan.
Xie Yan masih diam, "Tenang saja, ini tidak ada hubungannya dengan Kolam Suci itu, Aku akan membayar dengan hal lain." Lanjut Tan Cao.
"Hal lain?" Gumam Xie Yan.
"Benar, Aku akan membiarkan kamu memasuki Gudang Harta Kekaisaran. Kamu dapat memgambil dua dari barang yang ada disana." Kata Tan Cao.
Xie Yan menaikkan alisnya, dia masih tidak tertarik dengan harta dari Kekaisaran ini. "Baiklah, Aku akan melihat terlebih dahulu dan jika tidak ada Harta yang membuatku tertarik maka tidak ada kesepakatan." Kata Xie Yan berterus terang.
Tan Cao mengagguk, "Setuju!" Katanya dengan percaya diri. "Kalau begitu kamu akan ditemani Permaisuri Qixuan ke Gudang Harta dan aku memiliki beberapa Pertemuan yang harus dihadiri." Kata Tan Cao kemudian pergi bersama dengan kedua penjaga bayangannya.
Setelah mereka pergi, di Gazebo sekarang hanya ada, Xie Yan dan Permaisuri Qixuan.
......
......___________________________......
...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...
__ADS_1
...(Spoiler *Kaisar siap-siap kena Ntr wkwkwkwkwk)...