Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 195- Empat Tuan Istana Rubah Surgawi


__ADS_3

Ruang Pertemuan Pemimpin Istana Rubah Surgawi,


Didalam ruangan sudah ada meja bundar dengan empat kursi yang diduduki oleh salah satu pemimpin dari Rubah Istana Surgawi.


Kursi Pertama, An Chyou


Kursi Kedua, An Ran.


Kursi Ketiga, An Qui.


Kursi terakhir dan juga satu-satunya Pria dalam ruangan itu, An Kong.


Melihat perkumpulan dihadapan-nya, An Chyou tentu saja tahu maksud kedatangan mereka karena Menara Langit ditutup olehnya.


"Chyou, sudah ratusan tahun kita tidak bertemu tapi wajah-mu tampak tidak senang melihat kedatangan kami." Kata Tuan Istana kedua, An Ran.


"Hahaha...Itu benar, mendengar kamu menghilang tentu saja mengejutkan kami semua dan saat kami dalam latihan tertutup kabar kembali-nya kamu langsung membuat heboh Istana Rubah Surgawi." Kata Tuan Istana Keempat, An Kong.


Walau mereka berdua mengatakan hal itu, tidak ada jejak kerinduan dari perkataan tersebut.


"Itu benar Kakak Chyou...Aku bahkan menunda Kultivasi-ku untuk datang kesini." Kata Tuan Istana Ketiga, An Qui.


Berbeda dengan Tuan Istana Kedua dan Keempat, An Qui berkata dengan tulus dan penuh kerinduan terhadap An Chyou. Bagi-nya, An Chyou sudah seperti Kakak kandungnya.


"Tentu saja aku sama seperti kalian menutup diri untuk berlatih." Ucapnya acuh tak acuh.


"Tapi bukan itu yang kalian inginkan bukan?" Katanya lagi.


"Hahahah...Benar! Setelah kembali ke Istana Rubah Surgawi, berani-nya kamu membawa Manusia menjijikkan ke dalam Menara Langit milik kita Rubah Surgawi." An Kong berkata dengan menghina dan dianggukkan oleh An Ran.


"Itu adalah keputusanku dan aku memiliki alasan membiarkan dia masuk kedalam Menara Langit." An Chyou masih berkata dengan acuh.


"Huh! Karena keputusan egoismu, murid-murid ku mengalami hambatan selama empat tahun ini!" An Kong berkata dengan nada marah.


"Itu juga terjadi pada Muridku..." Sahut An Ran. "Bagaimana dengan-mu Qui?" Tanya An Ran kepada Tuan Istana ketiga yang dari tadi hanya diam menyaksikan saja.


"Aku tidak mempermasalahkan keputusan Kakak," An Qui menggelengkan kepalanya, Tentunya dia berada di pihak An Chyou.


"Tch..." An Ran mendecakkan lidah-nya saat mendengar jawaban An Qui.

__ADS_1


"Bagaimanapun ini sudah empat tahun, jika waktu yang dia butuhkan untuk menyembuhkan diri di menara langit selama dua tahun kami masih bisa memaklumi-nya." Yang berkata adalah An Kong.


"Tapi dia sudah berada di dalam selama empat tahun dan juga tidak ada tanda-tanda kalau dia siuman, mungkin saja dia sudah mati didalam dan kamu masih ingin mempertahankan tubuhnya?"


"Apa An Chyou yang tidak pernah dekat dengan seorang Pria manapun dan sekarang memiliki hubungan dengan Ras Manusia yang menjijikkan itu?" An Kong tersenyum lebar.


An Chyou melesat dengan cepat dari kursinya ke arah An Kong.


BOOMM!


An Kong yang mendapat serangan itu dengan cepat menahan serangan dari An Chyou tapi tetap saja membuatnya mundur beberapa langkah.


Didalam Ruangan Pertemuan itu menjadi memanas.


Walau An Kong mundur beberapa langkah akibat pukulan tiba-tiba An Chyou, dia masih tampak baik-baik saja dan memancarkan senyum, "Kekuatan-mu sepertinya tidak banyak berubah ya An Chyou. Seperti dugaanku, alasanmu menghilang itu semua karena kamu ingin menyembuhkan diri akibat petarungan dengan Tuan Istana Singa Api." Ucap An Kong yang tidak takut sama sekali dengan Kekuatan An Chyou.


"Kakak...?" An Qui tampak khawatir setelah mendengar ucapan dari An Kong.


"Huh, Bahkan jika kau mengetahui hal itu apa kau berpikir akan bisa menang melawanku?" Kata An Chyou masih dengan percaya diri.


"Tapi bagaimana jika kami berdua." Yang berkata adalah An Ran dengan santainya berada disisi An Kong.


"An Ran, apa yang kamu lakukan! Berani-nya kamu ikut campur!" Teriak An Qui yang juga langsung berdiri disisi An Chyou.


"An Qui ini bukan urusan-mu, lebih baik kamu menyingkir sekarang." Ucap An Ran.


"Tidak, Jika kalian ingin menyerang Kakak maka kalian juga harus berhadapan denganku!" Balas An Qui.


Chyou tentu saja senang karena Qui ingin membantunya. Saat mereka berempat ingin bertarung, Getaran kuat ke seluruh Istana Rubah Surgawi.


DRTTT! DRTTT! DRTTT!


"Apa yang terjadi? Mengapa ada Gempa?" Mereka yang berada didalam ruangan pertemuan bingung.


"Tuan Istana, Sesuatu terjadi di Menara Langit!" Miao, Pelayan An Chyou masuk kedalam dengan berteriak.


"Menara Langit? Jangan-Jangan..." An Chyou melesat keluar dari ruangan itu dan langsung menuju Menara Langit.


"Kakak Chyou, Tunggu aku..." Teriak An Qui yang juga melesat mengikuti An Chyou.

__ADS_1


An Kong dan An Ran juga ikut keluar dari ruangan yang sangat penasaran apa yang terjadi di Menara Langit.


...


Tidak jauh dari Menara Langit, sudah banyak orang berkumpul untuk menyaksikan sesuatu di Menara Langit.


An Chyou yang dengan cepat langsung tiba disana disusul oleh An Qui, An Ran dan An Kong.


"Tuan Istana!" Semua anggota Istana Rubah Surgawi langsung memberi hormat dengan kedatangan mereka ber-empat.


Sekarang An Chyou melihat ke atas langit yang sudah ditutupi awan hitam. "I-Ini...Bukankah Kesengsaraan Petir untuk naik ke Dewa Sejati. Tidak mungkin dia kan?" An Chyou berkata dengan ketidakpercayaan.


"Kakak...Kesengsaran Petir ini sangat berbeda dan tekanan-nya lebih kuat dari Dewa Sejati lain." Ucap Qui yang berada disamping Chyou.


Chyou juga mengagguk setuju dengan perkataan Qui barusan.


Tidak lama kemudian, percikan-percikan Petir berwarna hitam keluar.


"I-Itu Petir hitam dan seperti-nya itu mengarah ke Menara Langit?! Jika Menara Langit terkena Petir hitam maka itu akan hancur." Kata Qui dengan serius. "Kakak Chyou, jika begitu apakah Manusia yang Kakak bawa adalah orang yang memicu Kesengsaraan ini?" Tanyanya.


Chyou tidak tahu harus menjawab apa karena dia juga bingung. Dia tidak berpikir Xie Yan malah naik ke Dewa Sejati setelah Dantian, Merdians miliknya hancur dan kalau pun Dantian dan Merdians-nya sembuh, tidak mungkin untuk naik ke Dewa Sejati dengan cepat.


ROAARRR!


Terdengar suara Auman Naga dan muncul Seekor Naga hitam dengan melilit Menara Langit itu dan sedang menatap Kesengsaraan Petir.


Naga hitam itu adalah Roh Petempuran Atribut Petir Xie Yan yang keluar dari Menara Langit.


"Naga Hitam? Apa yang ingin dia lakukam?" Qui bertanya keheranan.


"Roh Petempuran Naga dan sepertinya itu mencoba menantang Kesengsaraan Petir hitam." Jawab Chyou. "Mencoba menantang Kesengasaraan Petir hitam, aku tidak pernah melihat hal seperti ini." Ucapnya sambil mengepalkan tangannya.


Dia tentu saja takut jika Kesengsaraan Petir itu menghancurkan Menara Langit dan membunuh Xie Yan terutama yang di picu kali ini adalah Petir hitam yang jauh lebih kuat dari Petir Ungu.


"Semoga dia selamat dari Kesengasaraan Petir ini..." Gumamnya.


......


......__________________________......

__ADS_1


...LIKE > VOTE > RATE 5...


__ADS_2