Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 117- Pendaftaran Sekte Baihua (2)


__ADS_3

Setelah Xie Yan yang merupakan peserta terakhir mengukur Tingkatannya, dia langsung ketempat dimana berkumpulnya orang orang yang akan melanjutkan tahap kedua di lapangan yang berbeda.


Saat melanjut tahap kedua, Tetua luar muncul ditengah lapangan itu, "Aku Tetua Luar Sekte yang akan menguji tahap kedua ini!"


"Untuk lulus dari tahap ini, Kalian hanya diminta untuk menahan Auraku dalam 10 Menit dan jika kalian Pingsan akan dianggap gagal!" Kata Tetua Luar itu sehingga membuat Peserta yang lain terkejut karena mereka mengira Tahap kedua ini akan diminta untuk bertarung seperti Seleksi-seleksi tahun lalu.


Tetua itu melihat keterkejutan di wajah peserta tersebut hanya menggelengkan kepalanya. Dia juga di minta untuk mengubah Tahap pengujian ini oleh Tetua Jian. "Apa sebenarnya yang diinginkan Tetua Jian?" Batin Tetua tersebut tidak tahu tujuan melakukan hal ini.


Xie Yan mengerutkan keningnya, dia bahkan tidak bisa merasakan Tingkatan Tetua tersebut karena perbedaan cukup jauh. "System, Tingkat berapa Tetua itu?" Tanya Xie Yan.


"Ding!~ Ranah Dewa Laut awal Tuan."


"Apa?! hanya tetua luar sudah berada di tingkatan itu?" Batin Xie Yan dengan kagum saat mengetahui tingkatan dari Tetua Luar Sekte Alam atas. "Jika dia mengeluarkan semua Aura Dewanya bukankah tidak akan yang akan lolos?" Pikir Xie Yan.


Penonton yang menyaksikan ini tentu sangat antusias karena Tahap ini berbeda dari sebelumnya. Bahkan Wang Zhong dan Fai Changyi juga terkejut saat mengetahui perubahan itu. Walaupun mereka berada di tingkat ungu, itu masih tidak akan berguna jika menahan Aura Dewa Laut.


"Baiklah, Akan kumulai Tahap kedua ini!" Kata Tetua luar itu lalu mengeluarkan Auranya dari Ranah immortal untuk awal.


Peserta yang lain ataupun Xie Yan masih dengan mudah menahan Aura yang dikeluarkan Tetua tersebut saat masih berada di tingkat Immortal.


Tidak lama kemudian, Aura Tetua yang awalnya di Ranah Immortal mulai naik perlahan-lahan dan akhirnya naik ke Ranah Half God.


"Ugh!" Banyak peserta yang mulai goyah dan bahkan memuntahkan darah dari mulutnya menahan Aura Half God itu. Sedangkan Xie Yan walaupun sedikit goyah, dia masih dapat beradaptasi menahan Aura Tetua itu karena sudah pernah juga merasakan Aura menakutkan dari Wanita yang hanya dalam keadaan tertidur.


Aura tetua itu terus bertahap naik beberapa tingkat. Beberapa murid sudah mulai mengelaurkan Roh Pertempuran milik mereka masing masing untuk menahan Aura Half God dari Tetua Luar itu.


Sudah Lima menit berlalu mereka menahan Aura yang sudah Half God Puncak. Para peserta sudah mulai jatuh pingsan karena tidak sanggup menahan Aura Half God Puncak itu walaupun dibantu dengan Roh Pertempuran mereka. Dari 110 Peserta, kini sudah berkurang menjadi 40 Peserta saja.


Penonton yang menyaksikan ini juga merasakan tekanan yang kuat hanya melihat dari Wajah Peserta itu dengan menahan sakit.


"Apakah ini akan baik baik saja?" Kata beberapa Tetua Luar yang menonton Tahap kedua ini. Mereka juga tidak tahu mengapa Tetua Jian merubah cara ujiannya.


Tetua Jian mengagguk dengan yakin, dia terlihat bersemangat saat melihat ujian tahap kedua ini yang berbeda. Dia kemudian menoleh ke Xie Yan yang masih baik baik saja dan bahkan belum mengeluarkan Roh Pertempurannya.


Kembali ke Lapangan,


Xie Yan tentu saja sudah mulai merasakan Tekanan Aura Half God puncak itu dengan susah payah.


Tetua yang menguji itu juga melihat Xie Yan yang berbeda dengan Peserta lainnya yang sudah mulai mengeluarkan Roh Pertempurannya. "Siapa Bocah itu? Dia bahkan belum mengeluarkan Roh Pertempurannya," Gumam Tetua itu.


Dia kemudian dengan semangat menaikkan Auranya ke Dewa Bumi awal untuk melihat bagaimana Xie Yan bertahan.


"Ugh" Xie Yan mulai merasa badannya sangat berat dan akhirnya dia memanggil Roh Pertempuran Naga Hitam Elemen Apinya.


Tubuh Xie Yan sekarang mulai dapat bertahan dari tekanan tersebut. Tapi Tetua itu semakin meningkatkan lagi tekanannya hingga melupakan semua peserta yang lain jatuh pingsan yang tadinya sisa 40 kini menjadi 39 dimana hanya menyisakan Xie Yan seorang diri.


"Hoi...Hoi...Apakah Tetua itu sudah gila?" Para penonton kaget saat melihat semua peserta jatuh pingsan.


"Lihat, ada satu yang bertahan!" Teriak mereka yang melihat Xie Yan seorang diri dengan susah payah bertahan.


Tetua Luar tersebut tidak memperhatikan Peserta lain dan hanya fokus ke Xie Yan dengan antusias untuk menjatuhkannya.

__ADS_1


"Sialan, Apakah anjing tua itu tidak ingin mendapatkan Calon murid?" Gumamnya saat melihat semua sudah tergeletak di lantai.


Jika Tetua tersebut terus menambah Tekanannya, dia sendiri mungkin akan ikut terjatuh.


"Cukup!" Kata suara muncul dari belakang Tetua Luar yang melakukan Ujian Tahap kedua.


Tetua itu tiba-tiba tersadar dan menarik kembali Auranya. "Bukankah, Kau terlalu kelewatan?" Suara itu berasal dari Tetua Jian yang mencoba menghentikan setelah melihat semua peserta jatuh pingsan.


Tetua itu mulai menyadari saat melihat sekeliling yang tidak ada peserta bertahan, "Maaf...Aku terlalu fokus menjatuhkan bocah itu," Kata Tetua tersebut menunjuk Xie Yan.


"Huh" Tetua Jian hanya bisa mengendus, tapi dia cukup terkejut bahwa Xie Yan dapat bertahan dari Tekanan Dewa Bumi yang hampir ditingkat menengah.


Xie Yan mulai kembali tenang saat tekanan itu menghilang dan dia pun menarik kembali Roh Pertempurannya. Xie Yan dapat melihat saat Tetua Jian menghentikan Tetua pelaksana ujian itu.


Dia melihat Tetua Jian cukup seksi dengan Tahi lalat dibawah bibirnya sehingga membuat dia menjadi lebih menarik.


Tapi Xie Yan tahu bahwa Kekuatannya tidak berbeda dengan Tetua yang melakukan ujian ataupun mungkin sedikit lebih kuat.


Penonton yang melihat Xie Yan bertahan seorang diri tentu merasa kagum karena berhasil bertahan dengan Aura dari Tetua luar itu.


Ditempat lain, Wang Zhong dan Fai Chungyin sudah berdiri dari tempatnya saat menyaksikan ketahanan Xie Yan. "Huh...Siapa dia? Aku belum pernah melihat dia!" Kata Wang Zhong dengan arogan saat melihat Xie Yan. Dia kemudian menatap Chungyin yang sedang melihat Xie Yan dengan mata kagum sehingga membuat dia semakin kesal karena dia belum pernah melihat tatapan Chungyin seperti itu kepadanya.


...


Setelah Xie Yan berhasil bertahan, dia mengambil nafas dalam dalam. Tiba-tiba Tetua Jian muncul dihadapannya.


Dia sudah mengetahui bahwa Wanita seksi ini adalah seorang tetua dan langsung mengangkupkan tangannya dengan hormat. "Tetua," Kata Xie Yan.


"Nama saya Xie Yan, Tetua." Balasnya.


Setelah Xie Yan mengatakan namanya, Tetua Jian berkata, "Kau Lulus!" kepada Xie Yan dan kembali menghilang dihadapan Xie Yan.


"Ha...? Dia hanya mengatakan itu dan langsung pergi?" Gumam Xie Yan yang mengira dia akan diberi kompensasi atau hal lain saat lulus.


Xie Yan kemudian duduk berkultivasi mengisi kembali Energi Qi miliknya yang hampir habis menahan Tekanan itu.


......


......_________________________......


Tingkat Kultivasi:


Pembentukan Tubuh (1-9)


Pembentukan Inti (1-9)


Penyempurnaan Qi (1-9)


Penyempurnaan Roh (1-9)


Jalan Surgawi (1-9)

__ADS_1


Raja Surgawi (1-9)


Kaisar Surgawi (1-9)


Nirwana (1-9)


Mahayana (1-9)


Half Saint


- Rendah


- Menengah


- Puncak


Immortal:


- Saint (1-9)


- Dao (1-9)


- Monarch (1-9)


- Venerable (1-9)


- Immortal (1-9)


- Half God (Rendah - Menengah - Puncak)


God :


(Rendah - Menengah - Puncak)


- Dewa Bumi


- Dewa Laut


- Dewa Langit


- Dewa Nirwana


...


......_______________________......


Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)

__ADS_1


__ADS_2