
"Ayah! Kamu masih saja belum berubah, Mereka semua satu Ras denganku yang berarti mereka juga adalah Keluargaku." Kata Yue cemberut ke Xie Yan.
"Hahaha..." Xie Yan tertawa. "Ayah tahu Itu, Apa kamu berpikir Ayahmu ini akan membunuh mereka begitu saja." Kata Xie Yan.
"Aku hanya ingin memberi mereka sedikit pelajaran karena sebelum-nya berani mencoba menyerangku." Ucapnya lagi.
Tetua Klan Shura yang mendengarkan percakapan itu hanya bisa menghela nafas panjang. "Jelas-jelas dari Aura tadi dia memang ingin membunuh kami semua." Batin semua Tetua Klan Shura itu.
Yue tentu tidak mempercayai omongan Ayahnya itu karena dia tahu sifat Xie Yan.
"Err, Tuan..." Panggil Feng Xia yang didekat mereka.
"Ada apa?" Tanya Xie Yan.
"Di Hutan ini, aku merasakan ada dua Aura yang sama seperti anda. Satunya sama persis dengan anda dan satunya lagi memiliki setengah Aura Tuan." Kata Feng Xia.
"Oh, Mungkinkah yang dia rasakan itu adalah Yanming dan Klonku?" Gumam Xie Yan.
"Sepertinya sudah saatnya aku memanggil mereka kesini." Gumamnya lagi lalu menjentikkan jarinya.
Klik!
Dihadapan mereka semua muncul seorang anak kecil yang adalah Yanming bersama dengan Klon Xie Yan.
"Seorang anak kecil dan sebuah Klon...?" Haixin dibuat terkejut dengan kemunculan Yanming dan Klon Xie Yan.
Terutama saat melihat Yanming yang hanya seorang bocah berumur enam tahun namun dapat bertahan dengan Racun di Hutan Kematian membuatnya penasaran siapa Bocah tersebut.
"Ayah...?" Yanming sangat bingung karena dia tiba-tiba pindah ke suatu tempat lain.
Dia sudah menyelesaikan penyerapan-nya sehingga Racun yang berada di dalam Hutan tidak terlalu berguna lagi padanya.
Tapi berkat itu juga Kekuatannya yang sekarang sudah meningkat pesat dan berada di ranah Dewa Perak menengah.
"Hanya dalam waktu singkat kamu sudah berkembang sangat pesat." Xie Yan memuji anaknya itu lalu dia menghilangkan Klon-nya.
"Hehehe..." Yanming tampak senang dipuji oleh Ayahnya tersebut.
"Eh? Ayah, Siapa mereka-mereka ini?" Yanming baru saja menyadari bahwa ditempat itu terdapat banyak orang dari Tetua Klan Shura yang masih berlutut ketakutan, Haixin, Yue, Feng Xia.
"Yanming, dia adalah Kakak Yue yang pernah ayah ceritakan kepada kalian." Xie Yan menunjuk Yue yang berada di samping Haixin.
"Yue, ini adalah adik kamu..." Kata Xie Yan.
"Ahh...Jadi ini adalah Kakak Yue." Ucap Yanming lalu dia menundukkan kepalanya. "Salam Kakak Yue, aku Yanming." Dia dengan cepat memperkenalkan dirinya.
__ADS_1
"Eh, Adik?" Yue tidak menyangka bahwa dia memiliki seorang adik, Dia menatap bocah yang baru berumur enam tahun dengan rambut Silver-nya.
Yue kemudian berjalan mendekat ke arah Yanming. "Hehehe, aku ternyata punya adik yang menggemaskan..." Ucap Yue mencubit pipi tembam Yanming.
"Aduhh...Kakak Yue, itu sakit." Kata Yanming sedikit kesakitan.
"Hahahah, Maaf-maaf...habisnya Kakak terlalu senang." Balas Yue.
"Kamu juga masih memiliki dua orang adik lagi, Yanming adalah yang paling kecil." Ujar Xie Yan.
"Aku memiliki dua adik lagi? Dimana mereka sekarang? Yue ingin bertemu dengan mereka." Tanya Yue sangat penasaran.
Xie Yan mengangguk, "Kamu pasti akan berjumpa dengan mereka semua termasuk dengan Ibu Jia." Balas Xie Yan.
Mendengar itu, Yue tampak senang dan tidak sabar bertemu lagi dengan Jia Li.
"Yanming, apakah kamu sekarang bisa mengendalikan gas racun yang sudah kamu serap itu?" Tanya Xie Yan.
Yanming mengagguk cepat. Sekarang, ditangan-nya dilapisi sebuah gas racun yang sama persis dengan Racun di Hutan Kematian.
Baik Tetua Klan Shura, Feng Xia, Yue dan Haixin membelakkan mata mereka.
"B-Bagaimana bisa Racun yang berada di Hutan Kematian bisa keluar dari tubuhnya." Haixin tidak bisa mempercayainya.
"A-Apa mungkin Bocah enam tahun ini juga memiliki tubuh spesial seperti Yue'er? Pantas saja aku merasakan Racun di Hutan Kematian ini sedikit berkurang." Batin Haixin.
"Baiklah, Sudah cukup." Kata Xie Yan meminta Yanming untuk menarik kembali racun yang keluar dari tubuhnya.
"Adik, kamu sangat hebat." Yue berkata dengan penuh kagum. "Walaupun Tubuh kami kebal terhadap Racun ini, tapi kami tidak bisa mengendalikan-nya seperti yang kamu lakukan barusan."
Haixin yang disamping-nya juga mengaggukkan ucapan Yue tersebut.
"Hahaha..." Wajah Yanming memerah dipuji oleh Yue. Dia tidak tahu harus bereaksi apa dan hanya tertawa kecil.
"Karena kalian juga adalah Keluarga Yue, bagaimana kalau kita adakan Pesta penyambutan di Kediaman Klan Shura." Tanya Haixin.
"Tidak perlu melakukan hal merepotkan seperti itu." Balas Xie Yan jelas menolaknya.
"Itu sama sekali tidak merepotkan..." Kata Haixin lagi.
"Apa yang dikatakan Bibi itu benar Ayah! Kita akan mengadakan pesta." Ucap Yue bersikeras.
"Haaah...Baiklah," Xie Yan hanya bisa menerima-nya melihat Yue tetap ingin mengadakan pesta.
***
__ADS_1
Sekarang, di Kediaman Klan Shura sedang mengadakan Pesta yang dilakukan oleh Haixin.
Semua Tetua dan Anggota Klan Shura yang sudah kembali ke kediaman merekapun ikut dalam pesta tersebut.
Saat Pesta itu, Xie Yan juga mengeluarkan Keluarganya dari Dunia Jiwa yaitu Ayah, Ibu, Istri-Istrinya dan juga anak-anaknya untuk bertemu dengan Yue.
Kemunculan Keluarga Xie Yan membuat Haixin tercengang karena tidak tahu dari mana-nya mereka semua muncul begitu saja.
Kehadiran mereka semua membuat Yue tampak bahagia bertemu dengan Keluarga Xie Yan dan bahkan dia kembali bertemu dengan Jia Li yang sudah dia anggap sebagai Ibunya.
Pesta yang di adakan Haixin untuk Xie Yan berlangsung hingga satu hari penuh penuh tawa kebahagiaan.
***
Keeseokan Paginya, Kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama karena Klan Shura benar-benar kedatangan penyusup.
Aula Klan Shura,
Didalam Aula tersebut sudah ada Haixin dengan Wajah dinginnya menatap Tetua Klan Shura.
Dia baru saja mengumpulkan semua Tetua setelah melihat sebuah Kelompok memasuki Hutan Kematian.
"Sebuah Kelompok memasuki Hutan Kematian." Katanya dengan nada pelan tapi ucapan Matriak mereka membuat mereka sangat terkejut.
Kejadian Xie Yan yang bisa masuk ke dalam Hutan Kematian saja belum membuat mereka bisa percaya tapi sudah mendengar bahwa sebuah Kelompok lain berani memasuki Hutan Kematian yang masih terdapat Racun.
"A-Apakah anda yakin...?" Tampak takut, Salah satu Tetua bertanya.
Haixin langsung menatap tajam Tetua tersebut. "Apa kau berpikir aku sedang bercanda." Jawab Haixin.
Tetua tersebut dengan cepat menggelengkan kepalanya.
"Matriak, Apakah anda tahu Kelompok mana yang berani memasuki Hutan Kematian?" Tanya Tetua lainnya.
"Mereka Kelompok Kabut. Kali ini mereka datang dengan tiga Kelompok, Kabut Biru, Kabut Ungu dan Kabut Merah." Jawab Haixin. "Sepertinya mereka menemukan cara melindungi Tubuh mereka dari Racun yang hampir sama dengan Pill milik Ras kita." Kata Haixin lagi.
Pill yang Haixin maksud adalah Pill yang Khusus dari Ras mereka untuk diberikan kepada orang luar melindunginya dari Racun Hutan Kematian.
Walaupun begitu, Pill tersebut bukanlah diberikan secara sembarangan karena di dalam Pill tersebut terdapat darah Ras Shura untuk menyempurnakan Pill tersebut namun, hanya orang yang memiliki hubungan Khusus dengan Klan Shura saja diberikan Pill itu agar mereka bisa melewati Hutan Kematian tanpa terkena Efek Racun Hutan Kematian.
Haixin kemudian mengambil nafas panjang, "Kalian kumpulkan beberapa anggota dan bersiaplah melawan Kelompok Kabut itu." Perintah Haixin.
"Baik Matriak!" Jawab semua Tetua tersebut.
......
__ADS_1
...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...
...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...