Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 135- Heise


__ADS_3

Xie Yan bergegas ke arah petarungan dengan cepat, tentunya dia tidak ingin telat melihat Pertarungan Dewa Nirwana.


Dengan kecepatan penuhnya, Xie Yan sudah sampai dilokasi. Dia melihat 3 Orang dengan Topeng Emas dan Binatang Iblis Kuda Hitam yang tampak ganas.


"Topeng Emas? Apa mereka Anggota Pavilliun Pembunuh dan Kuda Hitam itu adalah Binatang Iblis?" Gumam Xie Yan melihat pertarungan mereka.


"Kuda Hitam itu sangat kuat. Bahkan Rantai yang di lancarkan Mereka bertiga tidak dapat menahan Kekuatannya." Xie Yan sangat semangat melihat Kekuatan Binatang Iblis itu.


Tapi saat Anggota Pavilliun Pembunuh mengeluarkan Rantai lain, Xie Yan mengerutkan keningnya karena merasakan Energi Menjijikkan dari Rantai-rantai itu. "Energi Siluman? Mengapa mereka menggunakan Energi Siluman?" Pikir Xie Yan.


"Manusia Kurang Ajar! Beraninya kalian menggunakan Rantai dari Energi Siluman!" Teriak Kuda Hitam itu.


Teriakannya juga terdengar oleh Xie Yan yang tidak jauh dari mereka, "Ternyata benar! Apakah Pavilliun Pembunuh bekerja sama dengan Siluman?" Katanya.


Saat Anggota Pavilliun menggunakan Rantainya mengekang Kuda Hitam, Xie Yan merasakan bahwa Kuda Hitam itu mulai melemah. "Kuda Hitam itu akan mati jika terus begini! Karena mereka menggunakan Energi Siluman maka lebih baik kubantu Binatang Iblis itu." Ucap Xie Yan lalu mengangkat tangannya ke atas langit.


Dilangit sudah berkumpul Elemen Petir Ungu yang sudah bersiap turun. Xie Yan lalu menurunkan lengannya dan mengarahkannya ke Rantai Siluman milik anggota Pavilliun Pembunuh itu.


DUAARRR!


Petir ungu yang dilancarkan Xie Yan membuat Rantai yang mengekang tubuh binatang Iblis hancur berkeping keping.


Tiga orang anggota Pavilliun bahkan sampai terlempar akibat petir yang mengalir dari Rantai mereka.


"Pavilliun Pembunuh? Apa kalian bekerja sama dengan Siluman?" Kata Xie Yan muncul dari langit dan turun didekat Binatang Iblis itu.


Ketiga orang itu masih tergeletak akibat serangan Xie Yan barusan mulai perlahan lahan berdiri.


"Cough...Cough...Cough...! S-Siapa kau! Beraninya kau menganggu Target kami!" Kata Salah satu dari mereka.


Jleb! Jleb!


Tubuh orang yang berbicara tadi langsung tertusuk oleh Elemen Es Racun milik Xie Yan yang bahkan mereka tidak sadari sehingga mati tanpa bersiap.


"Hikkkk!" Dua lainya langsung takut saat melihat Xie Yan membunuh Dewa Nirwana Rendah hanya dalam sekali serang.


Kuda Hitam itu masih diam disana dengan melihat aksi Xie Yan, "Manusia ini sangat kuat!" Batin Kuda Hitam itu melihat sekilas Energi milik Xie Yan.


"Apa Pavilliun Pembunuh bekerja sama dengan Siluman?" Xie Yan bertanya dingin sambil melepaskan Aura Membunuhnya.


"K-Kami tidak ta..."


Jleb! Jleb! Jleb!


Sebelum mereka menyelesaikan Kata-Katanya Xie Yan langsung melancarkan Elemen Es Racunnya. Tubuh mereka berdua langsung tertusuk oleh Es Racun dan langsung jatuh ditempat.


"Tch! Dasar Sampah! Mungkin aku harus memeriksanya sendiri!" Kata Xie Yan lalu dia menatap Kuda Hitam yang tampak ganas itu.


"Hei...Hei...Hei...Apakau ingin menjadi Binatang Kontrakku?" Kata Xie Yan dengan bersemangat. Setelah melihat Kuda Hitam ini Xie Yan sangat bersemangat untuk menjadikannya binatang kontrak.


Kuda hitam itu terdiam saat melihat perubahan sifat Xie Yan yang tiba tiba. "Apaan manusia ini? Dari Aura Membunuh yang dia lancarkan tadi sudah pasti dia sudah banyak membunuh. Tapi sekarang...?" Batin Kuda Hitam itu.


"Sial, Jika aku menolaknya apa dia akan membunuhku..?" Batin kuda itu serasa frustasi.


"B-Baiklah!" Jawab Kuda Hitam itu dengan pasrah. Lebih baik dia menjadi binatang kontrak Xie Yan dari pada harus mati.


"Benarkah!" Xie Yan bergembira, lalu dia menggores jarinya lalu menempelkan Darahnya ke Dahi kuda itu.


Wush!


Cahaya emas menyelimuti mereka berdua yang menandakan Kontraknya berhasil. Dilengan kanan Xie Yan terdapat tanda Kontrak itu dan Dengan Tanda itu, Kuda Hitam dapat masuk kedalam dan dapat keluar sesuai perintah Xie Yan.


"Hahaha...Bagus, dengan ini aku memiliki Binatang Kontrak yang hebat." Tawa Xie Yan tidak henti hentinya bergembira.


"Siapa Namamu?" Tanya Xie Yan.

__ADS_1


Kuda Hitam itu menggelengkan kepalanya, "Saya tidak punya Tuan." Katanya membalas pertanyaan Xie Yan.


"Hmm...Kalau begitu namamu sekarang adalah Heise!" Kata Xie Yan menamainya.


"Heise, Itu nama yang bagus Tuan." Kata Heise dengan tulus.


"Bagus...Bagus...Sekarang ayo kita pergi." Kata Xie Yan naik ke atas punggung Heise dengan wajah bergembira.


Bagi Heise ini adalah pertamakalinya manusia naik ke atas punggungnya, dia kemudian berlari dengan Xie Yan menunjukkan arah.


Dengan Xie Yan yang menaikki Kuda Hitam gagah dengan tubuh besarnya membuat Ketempanan Xie Yan bertambah.


Xie Yan menunjukkan arah ke tempat dimana Nie Gong dan yang lainnya. Karena Heise adalah Kuda, tentunya dia sangat cepat dan bahkan lebih cepat dari Manusia Ranah Nirwana yang terbang.


Tidak butuh waktu lama, Xie Yan dan Heise sampai dimana Nie Gong, Nie Cheng dan Nie Liani sudah menunggu.


Kedatangan Xie Yan yang menaiki Kuda Hitam dengan Aura yang menekan membuat Nie Gong terkejut. "N-Nak Xie Yan...Apakah yang bertarung tadi adalah Binatang Iblis ini?" Tanya Nie Gong.


Xie Yan mengangguk, "Kakak! Aku juga...Aku juga ingin naik ke atas kuda hitam itu." Katanya melebarkan lengannya.


"Hahaha...Kemarilah." Balas Xie Yan dengan senang hati lalu mengangkat Nie Liani dengan Qi miliknya ke Punggung Heise.


Karena itu adalah Keinginan Tuannya, Heise juga membiarkan dia dinaiki olehnya. "Hahaha...Kakak Yan sangat hebat bisa memiliki Kuda Hitam yang keren ini!" Puji Nie Liani diatas kuda bersama dengan Xie Yan.


Nie Gong dan Nie Cheng hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah, Cucu dan Anaknya itu.


"Apakah urusan kalian sudah selesai?" Tanya Xie Yan. Nie Gong mengangguk. "Apakah Nak Yan ingin ikut kami ke Kota?" Tanya Nie Gong.


"Tentu saja, aku memang ingin keluar dari hutan ini. Disini hanya ada Binatang Buas sehingga membuatku bosan!" Balas Xie Yan.


Nie Gong tersenyum, tapi dia berpikir bahwa Xie Yan sudah lama tinggal di hutan ini.


Mereka kemudian bergerak mengarah ke kota. Xie Yan dan Nie Liani berada di Punggung Heise sedangkan Nie Gong dan Nie Cheng terbang rendah. Heise menahan kecepatannya agar setara dengan Nie Gong dan Nie Cheng.


...


Dua orang Topeng Emas dan Tiga orang dengan Topeng Platinum muncul di lokasi itu.


Mereka terkejut melihat rekan mereka mati dengan tertusuk Elemen Es. "Siapa yang melakukan ini?" Kata Topeng Platinum itu lalu mencoba melepaskan Elemen Es milik Xie Yan dari tubuh mayat itu.


"Jangan sentuh itu!" Teriak yang bertopeng Emas merasakan sesuatu yang berbahaya dari Es itu tapi Topeng Platinum sudah terlanjur menyentuhnya.


"Arghh! Tidaaakk!" Tubuh Topeng Platinum itu mulai membeku dan menjalar ketubuhnya dan langsung mati membeku.


"A-Apa barusan itu?" Topeng Emas maupun Platinum hanya bisa diam melihat salah satu rekannya mati dihadapan mereka.


"Siapa yang memiliki Elemen Es sekuat ini?" Kata Topeng Emas itu merasakan ngeri disekujur tubuhnya.


"Aku merasa itu bukan Es biasa tapi ada Racun didalam Es itu." Kata Topeng Emas lainnya memberi pendapatnya.


"Kita harus melaporkan ini ke Tetua Pusat! Kalau ada ahli mengerikan membunuh anggota kita." Kata mereka kemudian menghilang dari Lokasi itu membiarkan Tubuh rekannya disana.


...


Kembali ke Xie Yan,


Mereka Berempat sudah tiba kedalam kota sedangkan Heise sudah masuk kedalam tubuh Xie Yan. Walaupun sebenarnya Heise bisa berubah kedalam bentuk manusia tapi dia lebih menyuruh untuk Heise didalam tanda kontraknya.


Nama Kota yang sedang Xie Yan pijak adalah Kota Yerb. Dia mengetahui bahawa Nie Gong ternyata adalah Patriak Klan Nie di Kota Yerb ini.


Sekarang Xie Yan menuju kediaman Klan Nie setelah Nie Gong menawarinya untuk tinggal kediaman miliknya dan bukan hanya itu saja, karena Nie Liani sangat dekat dengan Xie Yan sehingga tidak ingin berpisah dengan Xie Yan.


......


......__________________________......

__ADS_1


Tingkat Kultivasi:


Pembentukan Tubuh (1-9)


Pembentukan Inti (1-9)


Penyempurnaan Qi (1-9)


Penyempurnaan Roh (1-9)


Jalan Surgawi (1-9)


Raja Surgawi (1-9)


Kaisar Surgawi (1-9)


Nirwana (1-9)


Mahayana (1-9)


Half Saint


- Rendah


- Menengah


- Puncak


Immortal:


- Saint (1-9)


- Dao (1-9)


- Monarch (1-9)


- Venerable (1-9)


- Immortal (1-9)


- Half God (Rendah - Menengah - Puncak)


God :


Dewa Awal :


(Rendah - Menengah - Puncak)


- Dewa Bumi


- Dewa Laut


- Dewa Langit


- Dewa Nirwana


- Dewa Perak


- Dewa Emas


- Dewa Giok


......_________________________......


Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.

__ADS_1


Terimakasih dan selamat membaca...


:)


__ADS_2