Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 212- Manusia Yang Membuat Dia Menyerahkan Tubuhnya


__ADS_3

Setelah Xie Yan mersakan tiga Dewa Sejati mendekat ke arah Istana Rubah Putih dia langsung meninggalkan anak-anaknya berlatih sendirian yang sedang melatih Teknik Langkah Naga memijak Awan.


Yang Xie Yan lihat dari atas yaitu dua orang sedang berhadapan dengan An Chyou yang adalah Tuan Istana dan An Kong.


Xie Yan membiarkan Chyou untuk berurusan dengan mereka dan yang membuat Xie Yan penasaran adalah orang yang bersama mereka berdua namun sedang bersembunyi jauh sambil mengamati.


Terutama dia merasakan Kekuatan dari orang tersebut berada di ranah Dewa Sejati Tinggi*1.


Dia langsung melesat ke tempat dimana orang itu berada. Sampai-nya disana, Xie Yan melihat seorang Pria tua dengan jenggot yang panjang tapi wajahnya hampir mirip dengan Singa.


Pria tua itu tidak merasakan jejak kehadiran Xie Yan sama sekali. "Hmm...Apa mungkin dia adalah Leluhur Singa Api yang selamat dari petarungan Leluhur Rubah Surgawi?" Xie Yan berpikir.


Xie Yan pun menghilang dan muncul di belakang Pak tua, "Oi...Pak tua, apa yang kau lakukan disini?" Ucapnya.


Pria Tua itu langsung menoleh ke belakang melihat Xie Yan dengan jelas keterkejutan di wajahnya.


"Siapa dia? Bagaimana aku tidak bisa merasakan seseorang dibelakangku!?" Dia berusaha menenangkan dirinya lalu menatap Xie Yan, "Siapa kamu?" Tanya-nya penasaran.


Dia melihat dari usia tulang Xie Yan yang Tiga puluh satu dan masih-lah sangat muda namun dia tidak bisa melihat tingkatan Xie Yan.


Tentu saja dia harus berhati-hati karena Benua Tianmu banyak orang yang sangat kuat tapi dia belum pernah melihat orang yang kuat di umur begitu muda.


"Kau tidak perlu tahu siapa aku Pak tua! Apakah kau adalah Leluhur Istana Singa Api?" Xie Yan bertanya balik.


"Itu Benar!" Jawab singkat Leluhur Singa Api tersebut.


Xie Yan menyentuh dagunya sambil mengagguk, "Hmm, Kalau begitu berarti kau adalah musuh Istana Rubah Surgawi kan.." Kata Xie Yan.


Leleuhur itu ingin mengaggukkan kepalanya sebelum dia melakukan-nya, sebuah telapak tangan yang sangat cepat datang ke arah pipi kanan-nya.


BAM!


Karena telapak tangan yang datang dari pipi kanan-nya itu dia langsung jatuh melesat kebawah seperti sebuah misil hingga menghancurkan hutan.


Tentunya telapak tangan itu datang dari Xie Yan dan menampar Leluhur Singa Api hingga tergeletak ditanah.


Tamparan yang barusan dia lakukan hanya beberapa persen dari kekuatan asli-nya dan juga dia tidak ingin langsung membunuh Leluhur Singa Api tersebut.


Lima menit setelah tamparan yang dilakukan Xie Yan. Leluhur Singa Api yang sudah tergeletak pingsang akibat tamparan Xie Yan mulai kembali sadarkan diri.


"Ughh...Apa yang terjadi? Bagaimana aku bisa pingsan disini." Katanya bangkit berdiri sambil memegang pipi kirinya.


"Oh, Kau sudah sadar Pak tua." Kata Xie Yan yang duduk didekat tempat Leluhur Singa Api tergeletak.


Leluhur Singa Api kembali terkejut dan menatap Xie Yan penuh amarah. "Jadi itu kau yang menyerang-ku!" Kata Leluhur Singa Api itu berteriak.

__ADS_1


Dia melesat ke arah Xie Yan dengan tangannya yang berubah menjadi cakaran singa yang ingin mencabik-cabik Xie Yan.


Xie Yan hanya diam disana karena serangan dari Leluhur Singa Api itu selalu dibelokkan oleh Atribut Kehampaan-nya di terdapat diseluruh tubuhnya.


Wajah Leluhur itu tampak kesal dan bingung karena serangan-nya tidak bisa menggorek Xie Yan.


BAM!


Tendangan cepat datang mengarah ke perut Leluhur Api itu dan membuatnya terhempas lagi.


"Kughhh..." Leluhur Singa Api itu memuntahkan darah segar dari mulutnya dan mengalirkan Qi miliknya ke perutnya yang sakit akibat tendangan Xie Yan barusan.


"Ayolah Pak tua...Apa kah kau ingin menyerang Istana Rubah Surgawi dengan Kekuatan mu seperti ini?" Tanya Xie Yan sambil ter-senyum menatap Leluhur Singa Api yang tampak pucat.


"S-Siapa?! Siapa kau aku tidak pernah melihat melihat mu di Benua Tianmu ini." Kata Lelehur Singa Api itu bertanya.


"Hah...Sepertinya kau sangat ingin mengenal ku. Baiklah, sebelum kamu mati akan kusebutkan namaku." Ucap Xie Yan, "Nama orang yang akan membunuhmu adalah Xie Yan." Katanya lagi dengan santai.


"Xie Yan...?" Wajah Leluhur Tua itu mengerutkan dahinya seperti mengingat sesuatu. "Aku tidak pernah mendengar nama-mu di Peringkat Surgawi!" Kata Leluhur Tua itu berdiri setelah tubuhnya sudah mulai membaik.


"Peringkat Surgawi? Apa itu?" Tanya Xie Yan penasaran kemudian dia melihat Leluhur Singa Api itu sudah mulai berubah menjadi Wujud asli-nya Singa Api setinggi dua belas meter.


Karena sangat tinggi, Xie Yan dengan terpaksa melihat ke atas.


"Bocah, Matilah ditanganku!" Kata Leluhur Singa Api itu menggerakkan Kaki-nya yang besar itu untuk memijak Xie Yan.


BAM!


"Cih, Tubuhmu sangat besar tapi Kekuatannya tidak berasa." Kata Xie Yan menahan kaki besar itu hanya dengan satu tangannya saja.


Lalu dia mendorong-nya ke atas membuat keseimbangan Leluhur Singa Api itu dengan tubuh besar itu goyah.


Xie Yan pun menghilang dari tempat-nya dan sudah muncul tepat di atas kepala Singa Api tersebut. "Kau harusnya lebih rendah dari-ku!" Ucapnya lalu melepaskan pukulan kuat ke kepala atas Singa Api lebih kuat dari tamparan sebelum-nya.


BAM!


BOOMM!


Kepala Singa Api itu langsung jatuh kebawah tanah diikuti oleh tubuh-nya yang besar membuat seluruh hutan bergetar.


Leluhur Singa Api yang dengan Wujud aslinya tidak bergerak lagi setelah menerima serangan Xie Yan.


Dia pun turun ke tubuh besar Singa Api itu, "Sudah Mati?" Katanya saat tidak merasakan Kehidupan pada Singa Api.


"Bukankah Binatang Iblis memiliki Kristal pada tubuhnya?" Xie Yan berjalan di atas Singa Api itu tepat di dahinya.

__ADS_1


"Hmm...Aku merasakan Energi dari Atribut Api disini." Kata Xie Yan lalu menusukkan tangannya tepat di dahi Leluhur Singa Api tersebut.


Xie Yan pun menarik keluar tangan-nya setelah memasukkan-nya ke dahi Singa Api itu kini tangannya dipenuhi dengan darah dan ditangannya terdapat Kristal dengan Ukuran hampir sebesar kepala manusia.


Kristal pada Singa Api ini berwarna merah dan didalam-nya terdapat Energi dari Atribut Api.


"Atribut Api dari Leluhur Singa Api ini cukup kuat dan juga Singa Api ini di tingkatan Dewa Sejati Tinggi*1.


Kristal Ini akan sangat berguna jika Anakku yang memiliki Atribut Api menyerap-nya dan memperkuat Atributnya." Kata Xie Yan memasukkan Kristal di penyimpanan-nya.


"Hmmm...Apa yang harus kulakukan pada tubuh Singa Api ini?" Pikir Xie Yan, "Sepertinya Chyou hampir selesai bertarung. Aku juga penasaran dengan yang namanya Peringkat Surgawi itu." Gumam-nya lalu mengangkat Kaki Singa Api itu dan membawanya terbang ke tempat An Chyou bertarung.


Di atas langit, Xie Yan melihat perubahan Binatang Iblis Rubah Surgawi dengan Ekor sembilan An Chyou yang sangat indah untuk dilihat.


"Rubah Surgawi ini sangat indah, jika melihat ini aku bahkan tidak bosan." Kata Xie Yan terus menatap An Chyou yang sedang bertarung tidak seimbang dengan Tuan Istana Singa Api.


Setelah Tuan Istana Singa Api itu tergelatak, "L-Leluhur, T-Tolong selamatkan aku!" Ucap Tuan Istana Singa Api itu.


Xie Yan yang mendengar itu tertawa lalu dia yang sedang memegang tangan besar Singa Api mulai turun menampakkan dirinya.


"Oh, Leluhur yang kau panggil itu. apakah ini...?" An Chyou, An Qui, An Ran, An Kong maupun Tuan Istana Singa Api menatap ke atas seseorang sedang membawa tubuh Singa Api yang jauh lebih besar dari Tuan Istana Api.


An Kong yang melihat Singa Api yang dibawa Xie Yan itu serasa tubuhnya mati rasa.


"L-Leluhur!" Teriak Tuan Istana Api yang kembali ke bentuk setengah manusia-nya tapi dia masih dalam keadaan tergeletas dengan luka ditubuhnya.


"Xie Yan?" An Chyou juga kembali berubah ke bentuk setengah manusianya.


"Kenapa kamu berubah? Aku masih ingin memandang Rubah Surgawi yang indah tadi." Kata Xie Yan menggodanya.


An Chyou hanya membalas tersenyum senang dipuji oleh Xie Yan. "Apakah itu Leluhur Singa Api?" Tanya-nya.


"Benar, dari jauh dia bersembunyi sambil mengamati petarungan kalian. Jadi karena aku sedang luas kemudian mencoba bermain dengan-nya namun dia langsung mati hanya menerima satu seranganku." Katanya dengan nada datar.


An Chyou juga melihat bekas pukulan pada kepala atas Singa Api itu dan hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia tahu jika tidak ada Xie Yan akan sulit baginya berhadapan dengan Leluhur Singa Api dengan Kekuatan-nya sekarang.


An Ran dan An Kong bergidik ngeri saat mendengarkan ucapan Xie Yan barusan. An Ran merasa beruntung dia tidak berkhianat kepada Istana Rubah Surgawi jika tidak nasibnya sudah jelas hanya ada kematian.


"K-Kau siapa kau? I-Istana Singa Api kami tidak pernah menyinggungmu..." Tuan Singa Istana Singa Api itu berusaha berdiri sambil menatap Xie Yan.


"Aku..?" Xie Yan yang berada disamping An Chyou memeluk pinggangnya, "Bukankah kamu harusnya sudah tahu, Aku adalah Manusia yang membuat dia menyerahkan tubuhnya..." Katanya dengan tersenyum lebar.


......


......__________________________......

__ADS_1


...LIKE > LIKE > VOTE > RATE 5...


...[Huu...Like dong, padahal dah niat selalu Up tiga kali sehari]...


__ADS_2