Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 128- Meninggalkan Sekte Baihua


__ADS_3

Setelah Tetua Li datang untuk memberikan misi diluar Sekte Baihua, Xie Yan tentu sangat bergembira terutama dia diberi Waktu untuk berlatih selama 4 Bulan. Tentunya dia tidak ingin membiarkan waktunya terganggu untuk leveling.


...


Di Dunia Leveling


Di Hutan Highest Area, Xie Yan tampak membantai Monster Iblis. Dia tampak seperti Iblis itu sendiri dengan membunuh lawannya dengan senyum mengerikan.


Semakin dia banyak membunuh, Aura Membunuhnya juga semakin kuat. Xie Yan menebas banyak Monster Iblis dengan Pedang Tanpa Namanya.


"ROOAAARRR!"


Xie Yan menggunakan Auman Naganya sehingga membuat pendengaran Monster Iblis itu terganggu.


Karena gangguan itu Xie Yan lebih mudah untuk menebas Monster Iblis disaat merasakan Auman Naga miliknya.


Auman Naga yang dikeluarkan Xie Yan bukan hanya membuat pendengaran mereka terganggu, tapi juga membuat pergerakan mereka seketika membeku saat mendengar Auman Naga.


Hutan itu hampir ditutupi oleh Mayat Monster Iblis, ini bahkan tidak layak disebut sebagai hutan lagi. Walapun binatang buas itu selalu mengepungnya, Xie Yan tetap tenang dan terus menebas monster iblis. Jika mereka yang melihat tindakan Xie Yan mungkin mereka merasa kasihan dengan Monster Iblis ini karena yang mereka lihat hanyalah pembantaian sepihak.


"Huff...Huff...Mereka sangat banyak," Kata Xie Yan setelah melihat tidak ada banyak lagi monster yang berdatangan. karena sudah terlalu asik sendiri, dia tidak tahu sudah berapa lama di Dunia Leveling ini.


"Apakah Highest Area ini tidak ada akhirnya?" Xie Yan tampak bingung, dia sudah lama di dunia leveling tapi belum melihat Akhir dari Highest Area ini.


Xie Yan kemudian duduk di antara mayat monster itu, "Yah...Terserahlah, aku akan terus menebas monster iblis ini hingga akhir!" Kata Xie Yan kemudian ingin melihat Statusnya.


"Ding!~


Nama : Xie Yan


Umur : 25


Tittle : Penguasa Alam Rendah


Job : Master Talisman (Surga)


Master Penempa (Surga)


Master Array (Surga)"


Level : 5.000


Skill : Pedang Jari Darah (3/3) [+]


Teleportasi (3/5) [+]


Pelahap Surgawi (4/5) [+]


Penghancur Semesta (5/5) [+]


Iblis Es (6/6) [+]


Teknik Pedang Kekacauan (3/3) [+]


Pertahanan Mutlak


Auman Naga


Domain :


- Es


Transformasi :


- Iblis [Dewa Langit - Menengah]


Roh Pertempuran :


- Naga Iblis Kepala 8


Elemen :


- Api ( Api Putih [90%] Api Neraka [75%] )


- Angin [30%]


- Bumi [30%]


- Air [30%]


- Racun Es [80%]


- Petir Ungu [70%]


- Kegelapan [30%]

__ADS_1


- Ruang dan Waktu [10%]


Str : 10.000.000


Agi : 4.650.000


Vit : 2.455.000


Sen : 2.220.000


Energy : 100/3.009.000


[Dewa Langit - Rendah]


Leveling Poin : 100.000.000.000.000 LP


Un Poin : 3.000.000 UP


Inventory :


- Busur Es (Surga)


- Kalung Jiwa (Surga)


- Topeng Seribu Wajah (Kuno)


- Pedang Tanpa Nama (Dewa)


- 1x Voucher membunuh


- Lingkar Darah (Suci)


- Tungku Naga dan Phoenix (Dewa)


-...


Shop >>


Gacha >>


System Lvl 5 [+]"


Dia cukup terkejut melihat bahwa UnPoin miliknya sangat banyak, lagipula dia sudah lama di Dunia Leveling dan tidak tahu berapa Milyaran sudah dia bunuh di Highest Area yang tidak ada ujungnya ini.


Aura kuat dapat dirasakan Xie Yan, sekarang baik Kelincahan dan yang lainnya sudah bertambah kuat dari sebelumnya.


"Mungkin diluar sudah 4 Bulan, sekarang aku sudah berada di Dewa Langit Rendah. Sekarang aku sudah lebih kuat dari pada Tetua Li yang berada di Ranah Dewa Laut menengah." Kata Xie Yan.


Selama Di Ranah Dewa Langit, Xie Yan merasakan Energinya sangat banyak dan lebih padat dari Ranah lainnya. "Huh...Wang Ciao? Murid Inti? Bukan masalah untukku!" Kata Xie Yan.


Dia kemudian kembali ke Dunianya lagi. "Sudah saatnya aku Pergi melakukan misi. Dengan Kekuatanku sekarang lebih aman untuk berpetualang." Ucap Xie Yan kemudian dia bersiap-siap.


Setelah dia menyelesaikan persiapannya, Xie Yan berjalan keluar dari kediamannya. "Ah, Tetua Li. Kamu disini?" Ucap Xie Yan basa basi walaupun dia sudah tahu seseorang di depan kediamannya.


Tetua Li mengagguk saat melihat Xie Yan sekarang sudah berada di Dewa Bumi Rendah Karena Xie Yan menekan Auranya menjadi Dewa Bumi. "Kamu memang Monster, Hanya dalam 4 Bulan kamu sudah naik ke Dewa Bumi? Aku mengira kamu hanya mencapai di Half God Puncak." Kata Tetua Li dengan kagum.


"Hehehe..." Xie Yan tertawa malu melihat pujian Tetua Li, jika dia tahu bahwa Xie Yan menipunya bagaimana reaksinya.


"Baiklah, Misi yang kamu lakukan adalah mencari Jejak Siluman dan tempat mereka tinggal. Ingat, Jika kamu bertemu Siluman jauh di atasmu cobalah untuk menjauh ataupun lari untuk menyelamatkan dirimu!" Kata Tetua Li khawatir. Walau dia tahu Xie Yan memiliki Elemen Petir, dia tetap takut jika Xie Yan akan bertemu Siluman tingkat tinggi.


"Tenang saja Tetua Li, aku akan berhati-hati." Balas Xie Yan dengan percaya diri. Dia tentu berterimakasih karena Tetua Li sudah sangat membantunya selama di Sekte Baihua.


"Mmm...Baiklah," Ujar Tetua Li.


Xie Yan kemudian pergi meninggalkan Sekte Baihua sendiri. Tetua Li yang melihat kepergian Xie Yan bergumam, "Semoga kamu kembali dengan selamat." Katanya tentu tahu bahwa misi ini sangat berbahaya karena berurusan dengan Siluman.


...


Kediaman Wang Ciao


"Apakah Kabar ini benar?" Kata Wang Ciao mendengar dari bawahannya kalau Xie Yan meninggalkan Sekte Baihua.


Bawahannya itu mengangguk, "Hahahah...Surga membantuku! Bagus, dengan begini Pavilliun Pembunuh lebih mudah membunuh Xie Yan. Cepat kau beri misi ke Pavilliun Pembunuh untuk membunuh bajingan itu." Kata Wang Ciao kepada bawahannya dengan memberikan Uang dan Foto wajah Xie Yan.


Bawahannya itu dengan cepat mematuhi Wang Ciao dan langsung menuju cabang Pavilliun Pembunuh yang berada di Kota Hua.


Setelah bawahannya itu sampai di Pavilliun, dia langsung disambut oleh seorang pria tua dengan Aura Membunuh yang kuat.


"Siapa dan Tingkat berapa?" Kata Pria tua itu dengan suara serak berterus terang.


Hanya mendengarnya saja sudah membuat Tubuh Bawahan Wang Ciao itu bergetar.


"Tetua, Nama Xie Yan dan Tingkat Dewa Bumi Rendah," Kata Bawahan Wang Ciao sambil memberikan Foto Wajah milik Xie Yan.


Pria tua itu mengambilnya dan menatapnya sebentar, "500.000 Batu Energi Tingkat Atas!" Katanya.

__ADS_1


Bawahan Wang Ciao itu cukup terkejut mendengar harga yang dilontarkan Tetua itu tapi dia tidak berani menentangnya dan juga Wang Ciao sudah memperkirakan kalau harga menyewa Pavilliun akan sangat banyak.


Dia kemudian menyerahkan 500.000 Batu Energi Tingkat Atas ke tetua itu. "Dua Hari! Dalam dua hari kembali kesini untuk mendapatkan mengambil kepalanya." Kata Tetua itu.


Bawahan Wang Ciao mengagguk lalu keluar dari Pavilliun Pembunuh itu. "Haa...Sangat mengerikan! Aku tidak ingin kembali ke sana." Batinnya.


Di Dalam Pavilliun Pembunuh,


Seseorang dengan menggunakan Topeng berwarna Perunggu tiba tiba muncul dan berlutut ke hadapan Tetua itu. "Salam tetua." Katanya dengan hormat.


Tetua itu kemudian menyerahkan Foto Wajah Xie Yan, "Belum lama ini dia baru meninggalkan Sekte Baihua. Bunuh dia dan dalam dua hari kepalanya harus berada disini! Jika Gagal hanya ada Kematian!" Kata Tetua tersebut kepada Topeng Perunggu itu.


"Baik!" Dia membalas dengan singkat lalu menghilang dari Pavilliun Pembunuh.


...


Setelah Xie Yan keluar dari Sekte Baihua, dia masih berada di Kota Hua.


......


......_________________________......


Tingkat Kultivasi:


Pembentukan Tubuh (1-9)


Pembentukan Inti (1-9)


Penyempurnaan Qi (1-9)


Penyempurnaan Roh (1-9)


Jalan Surgawi (1-9)


Raja Surgawi (1-9)


Kaisar Surgawi (1-9)


Nirwana (1-9)


Mahayana (1-9)


Half Saint


- Rendah


- Menengah


- Puncak


Immortal:


- Saint (1-9)


- Dao (1-9)


- Monarch (1-9)


- Venerable (1-9)


- Immortal (1-9)


- Half God (Rendah - Menengah - Puncak)


God :


(Rendah - Menengah - Puncak)


- Dewa Bumi


- Dewa Laut


- Dewa Langit


- Dewa Nirwana


...


......_________________________......


Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terimakasih dan selamat membaca...


:)

__ADS_1


__ADS_2