
Setelah mendengar penjelasan An Chyou kalau dia mengetahui keberadaan Ras Shura, hatinya langsung kembali tenang.
Dia sama sekali tidak memperdulikan kekuatan dari Ras Shura dan sama sekali tidak takut. "Baguslah, kalau kamu mengetahuinya." Katanya memuji An Chyou sambil mengusap kepalanya.
Dipuji oleh Xie Yan, Wajah An Chyou memerah dan langsung membuang muka-nya.
"Aku akan mengunjungi Ras Shura, Tapi untuk sekarang aku harus kembali ke Tempat dimana aku lahir." Ucap Xie Yan
Mendengar hal itu keluar dari bibir Xie Yan, Jia Li dan An Chyou langsung menoleh ke Xie Yan yang sangat penasaran dengan Asal Monster ini berada.
Ditatap seperti itu, Xie Yan langsung berkata. "Ada apa? Apa kalian sangat penasaran dimana aku lahir?"
Mereka berdua mengaggukkan kepalanya bersama-sama.
Tapi saat Xie Yan ingin mengatakan-nya, Jian Shien tiba-tiba datang.
"Nak Xie? Kapan kamu kembali?" Jian Shien sedikit terkejut saat melihat ada Xie Yan di Istana Kerajaan.
"Hahaha...Ayah Mertua, Seperti-nya dalam Empat tahun ini kamu sudah pulih sepenuh-nya dan bahkan Kekuatanmu jauh lebih kuat." Ucap Xie Yan saat memperhatikan kalau Jian Shien sudah pulih dan Kekuatannya naik ke ranah Dewa Emas Rendah.
Jian Shien tertawa, "Hahaha...Berkat Pill yang kamu berikan Kekuatan-ku sekarang jauh meningkat pesat." Jawabnya.
"Ngomong-ngomong dimana kamu selama Empat tahun ini? Li'er selalu saja mengurung diri saat kamu menghilang." Jian Shien bertanya.
"Ayah!" Jia Li berteriak dengan Wajah memerah malu.
"Hahahah..." Tawa mereka.
Di Istana Kerajaan, Xie Yan dan Jian Shien menghabiskan waktu minum bersama sedangkan, Jia Li dan An Chyou pergi bersama-sama walaupun mereka masih tidak terlalu akur karena selalu bersaing untuk lebih dekat dengan Xie Yan.
...
Setelah bersantai di Istana dalam dua hari, Xie Yan, An Chyou dan Jia Li yang memutuskan untuk ikut bersama, mereka bertiga langsung pergi menuju Kota Huyan, Ibukota Kekaisara Ruby.
__ADS_1
Selama Empat tahun ini, Kekaisaran Ruby telah mengambil alih Kekaisaran Currant yang telah mengalami kerugian saat mereka ingin menginvasi Kota-kota Kekaisaran Ruby namun harus berakhir gagal karena Kehadiran Xie Yan. Walaupun mereka kehilangan dua Jenderal Besar mereka, Kekaisaran Ruby masih lebih tangguh dari Kekaisaran Currant dan Kaisar hampir menguasai sepenuh-nya Benua Merah.
Kedatangan Xie Yan ke Kekaisaran Ruby bukan untuk bertemu dengan Kaisar Tan, tujuan-nya kesana untuk bertemu dengan Heise yang awalnya dia minta untuk menjaga Tetua Agung Klan Song di Panti asuhan.
Xie Yan, An Chyou dan Jia Li akhir-nya tiba di depan Panti asuhan. Disana sudah ada Wan Yin yang adalah pengasuh dari anak-anak Panti.
"Ah...Tuan Xie!?" Wan Yin sangat kaget melihat Kehadiran Xie Yan yang sudah tidak pernah dia lihat lagi selama empat tahun ini.
Wush!
"Tuan, kamu akhirnya kembali." Heise muncul tiba tiba didepan Xie Yan dan langsung berlutut dihadapan-nya.
"Heise...Sudah lama ya, Maaf aku tidak mengabari-mu selama Empat tahun ini." Ucap Xie Yan dengan tulus.
Heise menggelengkan kepalanya, "Selama anda baik-baik saja itu sudah cukup." Balasnya.
Walaupun Xie Yan pergi selama empat tahun tanpa ada kabar, Heise masih tetap diam di Panti Asuhan tanpa ada yang mengetahuinya. dia tentu tahu kalau Tuan-nya masih hidup walau sempat merasakan kehidupan Xie Yan sempat sedikit melemah tapi, karena tanda kontrak antara dia dan Xie Yan belum hilang dia percaya kalau Tuan-nya masih hidup.
Xie Yan juga sudah tidak peduli lagi dengan Klan Song karena mereka tidak akan pernah berjumpa lagi termasuk dengan Kisar Tan.
...
Anak-anak Panti asuhan merasa senang setelah melihat kedatangan Xie Yan namun mereka tetap merasa sedikit kecewa saat tidak melihat kehadiran Yue.
Wan Yin juga sempat bertanya pada Xie Yan mengenai Yue, tentu saja Xie Yan berbohong dengan mengatakan kalau Yue sedang dalam pelatihan.
Walau apa yang dikatakan Xie Yan adalah sebuah kebohongan, Wan Yin masih tetap percaya dengan perkataan tersebut.
Setelah cukup lama, Xie Yan akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan Panti asuhan dengan An Chyou, Jia Li dan Heise yang sudah masum kedalam tanda Kontrak-nya sekaligus berlatih.
Sebelum pergi, Xie Yan memberikan banyak sumber daya dan juga beberapa teknik tingkat Legenda dari Menengah hingga Puncak untuk Wan Yin. dengan sumber daya itu, Wan Yin bisa saja menjadi salah satu orang terkuat di Benua Merah ini. Xie Yan juga Memberitahu Wan Yin untuk melatih anak-anak Panti asuhan ber-Kultivasi agar mereka dapat menjaga hidup-nya.
...
__ADS_1
Jauh dari Kota Huyan, Satu orang Pria dan Dua orang Wanita yang sangat cantik sedang bersama, Mereka bertiga adalah Xie Yan, An Chyou dan Jia Li.
"Menagapa kita disini?" Tanya An Chyou kepada Xie Yan dengan penasaran.
"Mmm...Apakah asal kamu tidak jauh dari sini?" Jia Li juga ikut bertanya.
Xie Yan menggelengkan kepalanya. "Tidak, tapi dari sini aku akan membelah dimensi menuju tempat asal ku." Jawab Xie Yan.
Setelah berhari-hari bersama, Jia Li dan An Chyou sudah mulai akrab. Melihat mereka berdua sudah sangat akur tentu saja Xie Yan senang.
"Oh ya, Sebenarnya ditempat asalku aku sudah memiliki dua Istri dan empat anak." Kata Xie Yan tiba tiba sebelum dia membelah dimensi ke Alam Fana.
Dia tidak ingin mereka berdua akan terkejut saat berjumpa dengan Chu Nan Yu dan Ruo Lou. Tapi dengan membawa mereka berdua ke Alam fana, Xie Yan yakin Chu Nan Yu akan sangat marah sedangkan Ruo Lou masih dapat menerima-nya.
Setelah memberitahu hal itu, Xie Yan berpikir mereka berdua akan terkejut dan mungkin saja akan marah. tapi malah sebaliknya...
"Hmmm...Kami berdua sudah menebak-nya, tidak mungkin orang seperti-mu hanya memiliki satu kekasih." Ucap mereka berdua, tapi tetap saja ada rasa cemburu di balik ucapan mereka walau sudah menebak-nya.
"Tapi tetap saja aku masih cemburu, terutama kamu tidak pernah memberitahu hal ini." Kata Jia Li.
An Chyou mengagguk setuju yang sependapat dengan Jia Li.
"Hahaha...Begitu ya," Xie Yan tertawa canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal saat mendengar ucapan mereka berdua. "Yah, aku harap kalian akan akur dengan mereka." Ucapnya lagi.
Xie Yan kemudian mengayunkan tangannya dan membelah dimensi menuju Alam Fana.
"Baiklah, Ayo kita masuk bersama." Kata Xie Yan.
......
......__________________________......
...LIKE > VOTE > RATE 5...
__ADS_1