
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
________________________________________________***
Kesokan harinya,
Di kamar Xie Yan, Ruo Lou tertidur lelap nampak kelelahan setelah beraktivitas. Xie Yan yang sudah memakai pakaiannya bersiap untuk melihat Kakeknya dan Su Mei yang sedang menyerap pill abadi.
"Sepertinya dia terlalu lelah," Kata Xie Yan melihat Ruo Lou kemudian dia keluar dari Ruangannya langsung mengarah ke Ruangan Kakeknya.
...
Xie Yan memperhatikan mereka berdua yang sepertinya sebentar lagi akan menyelesaikan penyerapannya, "sebentar lagi mungkin mereka akan selesai." Batin Xie Yan.
BOOMM!!
BOOMM!!
...
Energi didalam dantian Su Jie meledak bertanda kenaikan.
BOOMM!!
...
disisi lain, dantian Su Mei juga menyusul.
Mereka berdua sekarang sudah berada di ranah Kaisar Surgawi. Ini merupakan capaian yang belum pernah terjadi dalam hidup mereka.
Ranah Su Jie bahkan lebih kuat dari saat dia berada di puncaknya, kini dia di Ranah Kaisar Surgawi Tahap enam. Su Mei sendiri sekarang sudah berada di Ranah Kaisar Surgawi awal.
Mereka berdua kemudian membuka matanya, wajah mereka tampak cerah terpapar di wajah mereka. Su Jie dan Su Mei kemudian melihat Xie Yan yang sudah menunggu. "Haha, Selamat karena sudah berada di Kaisar Surgawi," Kata Xie Yan.
Mereka mengangguk, "Hmm...Ini semua berkatmu Yan'er. Aku tidak pernah berharap akan berada di ranah ini dan bahkan lebih kuat saat aku di keadaan puncakku." Kata Su Jie.
Xie Yan, Su Jie dan Su Mei kemudian berbincang bincang dengan penuh tawa. Suasana didalam sangat cerah setelah mereka berhasil memasuki Ranah Kaisar.
Disaat mereka bertiga berbincang bincang, ditempat lain tidak jauh dari Kekaisaran Zart...
Seorang Pria baya duduk dan dihadapannya ada seseorang yang berlutut, "Apa kamu sudah menemukan Orang yang membunuh Tuan Muda?" Tanya Pria baya itu ke orang yang berlutut.
"Benar Tuan, aku menemukannya di Kekaisaran Kecil tingkat lima ini. Aku sempat mengahajarnya tapi dia menggunakan teknik yang mengecohku. Sekarang dia mungkin sedang sekarat." Kata pria itu dengan hormat.
"BODOH! Dia sekarang hanya Ranah Raja Surgawi tapi kau bahkan masih terkecoh dengannya." teriaknya melepaskan auranya Nirwananya membuat Pria itu tercampak jauh.
__ADS_1
"Ma-maafkan saya tuan!" Kata Pria itu kembali bangkit lalu berlutut meminta maaf.
"Cih...Jika bukan karena Binatang Buas di Laut itu mungkin aku sudah membunuhnya dan menyerahkan kepalanya ke Tuan," Batin Pria baya itu yang adalah Tangan Kanan dari Tuan Kota musuh Su Jie.
Dia lalu bangkit berdiri dan berkata, "Bawa aku kesana, biar aku sendiri yang menangkapnya hidup hidup,"
"Baik Tuan!" Kata Pria itu menuntun Jalan.
...
Xie Yan dan Su Jie masih di dalam ruangan bersama, sedangkan Su Mei melakukan aktivitas biasanya di Pavilliun. "Yan'er, Kapan kamu akan pergi?" Tanya Su Jie.
"Mungkin seminggu lagi aku akan meninggalkan Kekaisaran Zart," Balas Xie Yan.
"Aku ingin Kakek membantu Ruo Lou dan yang lainnya untuk tetap aman di Kekaisaran Zart," Lanjutnya.
"Hahaha...Tentu saja aku akan merawat Menantu Cucuku..!" Tawa Su Jie, "Jadi Kemana kamu akan pergi?"
Xie Yan tidak ingin Kakeknya tahu bahwa dia akan pergi ke dunia iblis, "Aku ingin mengunjungi Adikku yang sedang di Sekte Phoenix Es." Kata Xie Yan.
"Adik? Apakah itu anak Su Lan?" Tanya Su Jie.
Xie Yan menggelengkan kepalanya, dia lalu mengatakan bahwa itu adalah anak dari Istri kedua ayahnya Yang Xi.
"Sekte Phoenix ya..? Mereka dulunya adalah Sekte kelas enam, namun seiring berjalannya waktu mereka mengalami kemunduran karena tidak memiliki pewaris dalam bertahun tahun."
"Mereka dulunya selalu bersaing dengan Sekte top kelas enam yang sekarang hanya tiga setelah Keluarnya Sekte Phoenix Es.
Xie Yan tidak pernah tahu cerita yang disebutkan oleh Kakeknya karena dia hanya memiliki ingatan terbatas di Kekaisaran kelas tiga.
"Sekte Phoenix Api bukankah mereka satu dengan Sekte Phoenix Es? kenapa mereka terpisah?" Tanya Xie Yan.
"Ya...Mereka dulunya hanya Sekte Phoenix Surgawi dan memiliki dua puncak yang adalah Puncak Es dan Puncak Api. Tapi karena Puncak Es sudah lama tidak mendapatkan sang saint mereka akhirnya Puncak Api menekan Puncak Es hingga mereka akhirnya berpisah Sendiri." Su Jie menjelaskan dengan santai.
Xie Yan paham, "Jadi karena itu mereka sangat menginginkan Xie Ruo karena dia memiliki Benih Phoenix Es dalam dirinya," Gumam Xie Yan pelan.
Gumamam Xie Yan tentu terdengar oleh Su Jie, "Oh...Jadi Adikmu adalah penerus Saint Phoenix Es? Aku tidak berharap penerus Phoenix Es sudah lahir. Mungkin mereka akan bangkit kembali." Kata Su Jie sedikit terkejut.
Xie Yan termenung dalam pikirannya bagaimana kabar Xie Ruo, "Aku penasaran dia sedang apa? Jika dia mendapatkan Warisan dari Binatang Surgawi mungkin dia bisa berada di Raja Surgawi." Batin Xie Yan.
"Sebaiknya sebelum aku pergi ke dunia iblis, alangkah baiknya jika aku berkunjung sebentar." Pikir Xie Yan.
Xie Yan lalu mengingat tentang Ruo Ro, "Kakek, aku mendengar bahwa dia memiliki darah serigala saint ditubuhnya, setelah aku pergi aku ingin kakek melatihnya dengan baik," Kata Xie Yan.
"Heh...Kamu sungguh beruntung. Adik mu memiliki benih Phoneix Es dalam dirinya sekarang ada Darah Serigala Saint di dalam tubuh bocah itu." Su Jie kagum dengan orang orang Xie Yan yang spesial.
Tentu sebelum pergi, Xie Yan juga ingin membangkitkan darah serigalanya agar dia dapat mengunakannya dengan baik dan memiliki potensi untuk menjadi Saint yang sudah lama tidak muncul.
Su Jie dan Xie Yan mengakhiri perbincangan mereka, saat mereka berdua ingin keluar. Su Jie dan Xie Yan merasakan aura kuat memasuki Ibukota Giok. Aura itu berada di Ranah Kaisar Puncak dan Satu Nirwana tahap dua. "Itu dia, Auranya sama persis. Aku yakin yang datang kali ini adalah Tangan Kanan dari Tuan Kota yang menyerangku di Lautan." Ucap Su Jie yang sedikit gugup mengingat kekuatan Nirwana.
__ADS_1
"Tenang saja Kek, itu bukan masalah besar. Mari kita jumpai mereka dan selesaikan semuanya," Kata Xie Yan.
Saat mereka ingin bergerak, Suara kuat menyelimuti Ibukota Giok.
"SU JIE KELUAR DAN BAWAH TUBUHMU KE HADAPANKU!!" Kata suara itu. Semua orang dapat mendengar suara yang datang dari atas Ibukota Giok.
"Apa itu? Kenapa dia memanggil Pemilik Pavilliun Giok? Apa dia musuhnya?" Kata orang orang di Ibukota Giok.
...
Di Ruang Istana
Kaisar tampak tak berdaya, "Sial...Mengapa dalam beberapa hari orang orang kuat mulai muncul di Kekaisaranku." Katanya tampak sedih tidak bisa melawan ahli kuat, dia sendiri kali ini tidak ingin mencampuri masalah masalah ahli misterius yang dapat memusnahkan Kekaisarannya....
.
.
.
.
.
...
Tingkat Kultivasi:
Pembentukan Tubuh (1-9)
Pembentukan Inti (1-9)
Penyempurnaan Qi (1-9)
Penyempurnaan Roh (1-9)
Jalan Surgawi (1-9)
Raja Surgawi (1-9)
Kaisar Surgawi (1-9)
Nirwana (1-9)
Mahayana (1-9)
Half Saint (Rendah - Menengah - Puncak)
__ADS_1
...