Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 140- Elemen Ruang dan Waktu


__ADS_3

Seorang Pemuda sedang duduk berkultivasi dibawah tekanan air terjun. Pemuda itu adalah Xie Yan.


Sudah tiga bulan berlalu setelah Xie Yan meninggalkan Kota Yerb. Selama tiga bulan ini, Xie Yan juga sudah menghancurkan dua cabang pavilliun pembunuh di kota kota lain.


Sekarang, nama Raja Kehancuran sudah membuat pavilliun pembunuh dalam keadaan kacau. Nama Raja Kehancuran juga sudah banyak didengar oleh Klan Klan lain karena berani melawan pavilliun pembunuh.


Pavilliun pembunuh sekarang menargetkan Xie Yan sebagai target yang harus dimusnahkan. Tapi yang menjadi masalah, tidak ada yang mengetahui wajah dari 'Raja Kehancuran' itu sehingga pencariannya sangat sulit.


Selama menghancurkan pavilliun pembunuh, Xie Yan tentunya tidak pernah membiarkan saksi mata dan dia juga selalu mengubah penampilan miliknya dengan menggunakan topeng wajah.


Karena tindakannya, Tetua pusat yang sudah turun tangan mencari Xie Yan merasa marah. Bukan hanya tidak tahu wajah dari Raja Kehancuran ini tapi dia juga tidak tahu pergerakan dari Raja Kehancuran sehingga membuatnya gagal menyelamatkan kedua cabang lainnya.


Bagi pavilliun pembunuh dengan kehancuran empat cabang merupakan kerugian dan aib bagi mereka karena belum pernah mengalami kejadian ini yang sudah berdiri mungkin ratusan tahun lamanya.


Raja Kehancuran yang adalah Xie Yan yang membuat rugi pavilliun pembunuh sekarang sedang berkultivasi di bawah tekanan dari air terjun. Dia berencana untuk melatih Elemen terkuat yaitu Elemen Ruang dan Waktu.


Jika Elemen Petir sangat sedikit yang dapat mempelajarinya maka Elemen Ruang dan Waktu hampir mustahil seseorang untuk mempelajarinya hingga mahir.


Elemen Ruang hanya terdapat kekosongan dan ketiadaan Sedangkan, Elemen Waktu dapat mempercepat, memperlambat dan memundurkan waktu.


Dengan Elemen Ruang, Xie Yan dapat merobek atau membelah dimensi dan dengan Elemen Waktu, Xie Yan dapat mempercepat, memperlambat dan memundurkan waktu disekitarnya ataupun yang disentuhnya.


Satu hari, dua hari....


Hari demi hari terus berlalu, Xie Yan yang berkultivasi di bawah tekanan air terjun tentu dijaga oleh Heise disekitarnya agar tidak ada yang mengaggu Xie Yan.


Satu bulan kemudian


Energi disekitar Xie Yan tampak berkumpul didalam tubuhnya, bahkan Heise sampai sampai bergegas saat merasakan Energi besar itu.


"Apa yang terjadi dengan Tuan? Energi yang sangat besar masuk kedalam tubuhnya. Jika itu aku mungkin tubuhku akan meledak." Gumam Heise saat melihat Xie Yan yang masih dalam keadaan berkultivasi.


BOOMM!


Dewa Perak menengah...

__ADS_1


Berkat Energi besar barusan, Xie Yan mencapai Dewa Perak menengah.


Dia lalu membuka matanya perlahan lahan, "Pengendalian Elemen Ruang dan Waktuku sekarang sudah 70%, sekarang aku dapat mengendalikan Elemen Ruangku dengan baik." Ucap Xie Yan lalu melihat sekitarnya.


Dia lalu mengerakkan tangannya seperti memotong udara disekitarnya. Setelah Xie Yan memotongnya, sebuah robekan ruang kecil terbentuk sama persis dengan robekan disaat Xie Yan naik ke alam atas.


Tapi kali ini berbeda, Xie Yan yang membuatnya sendiri robekan ruang. "Sekarang mungkin saja aku bisa merobek ruang ke Alam Fana." Ucap Xie Yan tapi dia tidak ingin melakukannya terlalu cepat karena dia merasa di alam atas masih terlalu berbahaya dan juga dengan keberadaan siluman.


Robekan Ruang itu kemudian kembali tertutup, Xie Yan melihat sekelilingnya dan menatap Heise cukup jauh darinya.


Xie Yan berdiri kemudian mengerakkan kedua tangannya dan merobek udara disekitarnya dan memunculkan robekan ruang lagi.


Dia kemudian memasuki Robekan ruang itu lalu berjalan didalamnya dan dalam waktu singkat Xie Yan sudah berada di depan Heise.


"Ah...T-Tuan?" Kata Heise yang terkejut melihat kemunculan Xie Yan.


"ini hampir sama dengan teknik teleportasi milikku." Gumam Xie Yan lalu dia mencoba teknik lain.


Dia mengangkat lengan kanannya lalu megarahkan jari telunjuknya ke arah pohon didekatnya. Xie Yan kemudian mengalirkan Elemen Ruangnya di Jari telunjuknya lalu menembakkannya seperti peluru ke pohon itu.


Wush...


"Jika memang begitu, orang yang terkena serangan barusan tidak mungkin baginya akan bergenerasi lagi." Ucap Xie Yan sambil memancarkan senyum.


Xie Yan tidak menyadari bahwa Heise yang dari tadi melihat tindakan Tuannya itu masih dalam keadaan Tercengang. Tentu baginya yang sudah hidup ratusan tahun sebagai binatang iblis mengetahui apa itu Elemen Ruang.


Dari awal kedatangan Xie Yan bahkan dia sudah melihat bahwa tuannya mampu merobek ruang. "A-Aku sepertinya beruntung menjadikannya Tuanku." Batin Heise.


Tidak henti disana, Xie Yan kemudian berjalan ke pohon lainnya lalu menyentuhnya lalu mengalirkan Elemen Waktu ke Pohon itu.


Pohon yang tadinya masih kokoh dan lebat tiba tiba menjadi layu dan keriput. Xie Yan mengendalikan Waktu untuk mempercepat Waktu dari pohon menjadi menua. "Huh...Huh..., Elemen Waktu juga sangat mengerikan. Seperti yang diharapkan dari Elemen Ruang dan Waktu, jika aku bertemu musuh yang ahli dalam Elemen Ruang dan Waktu mungkin sedikit menyusahkan jika sebelumnya aku belum dapat menguasainya." Ucap Xie Yan yang terengah engah tampak kelelahan tapi dia cukup puas dengan Elemen Ruang dan Waktu.


"Tapi menggunakan Elemen Waktu tadi sudah membuat Energi Qi milikku habis. Itu mungkin resiko untuk menggunakan Elemen Waktu yang mengerikan." Ucapnya.


Dia lalu berbalik ke Heise. "Apakah saat aku berkultivasi semuanya baik baik saja...?" Tanya Xie Yan kepada Heise.

__ADS_1


"Semuanya baik baik saja Tuan, Semuanya hanya binatang kecil jadi tidak ada masalah Tuan." Balas Heise dengan cepat.


Heise juga melihat apa yang barusan dilakukan Xie Yan lagi terhadap pohon itu dan tidak hentu henti membuatnya kagum saat menatap Xie Yan. Sekarang Heise jauh lebih hormat dan merasa beruntung membuat hubungan Binatang Kontrak denag Xie Yan dari pada sebelumnya karena memilih untuk bertahan hidup.


"Baguslah..." Xie Yan mengangguk, "Setelah beberapa bulan meninggalkan Sekte mungkin aku harus melapor dengan Tetua Li." Gumam Xie Yan dan juga ada urusan yang harus dia lakukan dengan Wang Ciao. "Wang Ciao, Wang Zhong, akan kubuat kalian hingga menjadi gumpalan daging lalu kukirim kalian ke Klan Wang." Kata Xie Yan.


"Heise, kembalilah ke bentuk kuda hitam. Aku harus kembali ke Sekte Baihua." Karena kehabisan Energi, Xie Yan harus naik ke punggung Heise.


Heise langsung menuruti perkataan Xie Yan dan mulai berubah menjadi Kuda Hitam yang gagah.


Xie Yan kemudian naik ke atas dan sambil mengolah Pelahap Surgawinya untuk mengisi kembali Energi miliknya dengan Heise yang terus bergerak menuju Kota Hua, Sekte Baihua dengan cepat.


......


......_________________________......


Kultivasi God :


Dewa Awal :


(Rendah - Menengah - Puncak)


- Dewa Bumi


- Dewa Laut


- Dewa Langit


- Dewa Nirwana


- Dewa Perak


- Dewa Emas


- Dewa Giok

__ADS_1


......_________________________......


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...


__ADS_2