
Xie Yan berjalan ke tempat bangunan yang suda dia bangun dan diikuti oleh mereka berdua. "Aku akan membawa Istana Giok Putih ke tempat ini dan juga membawa Istana Rubah Surgawi untuk tinggal disini." Ucap Xie Yan. "Apakah kamu setuju? Dengan begini mereka bisa berlatih disini dan bahkan lebih aman." Tanya Xie Yan.
"Apa? Benarkah kamu akan membawa mereka ketempat ini?" Tanya An Chyou.
Xie Yan mengagguk, dia sama sekali tidak takut membiarkan orang lain masuk karena dia akan membuat tanda pada Jiwa orang lain tersebut untuk berhati-hati jika ada-nya pengkhianat.
"Sebaiknya kamu mengabari Anggota yang lain dan semua Sumber daya maupun Teknik Bela diri sudah tersedia." Ucap Xie Yan.
"Baik." Jawab An Chyou lalu Xie Yan melambaikan tangan-nya dan mengirim An Chyou kembali ke Istana Giok Putih.
Sekarang hanya tersisa Xie Yan dan Zhi, "Hei...bagaimana bisa ada Makhluk hidup ditempat ini." Tanya Zhi penasaran.
Tentu saja Makhluk hidup yang dimaksud Zhi yaitu Monster di Hutan Leveling.
"Entahlah, Itu sudah ada saat aku memunculkan Dunia Jiwa-ku." Jawab Xie Yan karena sangat repot menjelaskan tentang keberadaan Hutan Leveling.
"Bagaimana mungkin itu bisa muncul sendiri-nya." Gumam Zhi sama sekali tidak mempercayai-nya tapi dia tidak akan memperpanjang-nya lagi.
"Apa mungkin dia dulu-nya seorang Dewa yang keberadaan-nya lebih kuat dari ku?" Pikir Zhi sambil mengamati Xie Yan.
"Baiklah, kamu kembali dulu..." Kata Xie Yan kepada Zhi lalu mengeluarkan-nya dari Dunia Jiwa.
Setelah Zhi keluar, Xie Yan langsung membeli bangunan yang cukup banyak untuk di tempati oleh anggota Rubah Surgawi.
Tempat yang tadi-nya hanya beberapa bangunan sekarang berubah menjadi suatu wilayah yang sangat luas.
"Ayah...Bagaimana bisa tiba-tiba ada bangunan yang banyak disini?" Jianheeng bersama dengan Heise sudah kembali setelah berkeliling.
"Kamu sudah kembali, apakah kamu menyukai tempat ini?" Tanya Xie Yan.
Jianheeng dengan cepat mengagguk, "Tempat ini sangat indah Ayah...Tapi mengapa Paman Heise tidak membolehkan masuk hutan itu?" Ucap Jianheeng.
"Oh...Hutan itu dipenuhi Monster yang sangat kuat, Nanti Ayah akan membiarkan kalian berlatih disana." Jawab Xie Yan.
Wajah Jianheeng dengan cepat berubah, dia sekarang tampak bersemangat. "Benarkah Ayah? Jadi kapan aku akan masuk ke dalam hutan itu?" Dia bertanya lagi.
"Setelah Ayah akan memindahkan yang lain kesini lalu Ayah akan membiarkan kalian masuk." Balas Xie Yan.
Xie Yan, Jianheeng pun kembali dari Dunia Jiwa dan muncul kembali di Istana Giok Putih dan bersiap memberitahu Keluarga-nya untuk pindah ke Dunia Leveling.
__ADS_1
Keluarga-nya tentu saja akan menuruti perkataan Xie Yan, dia langsung memindahkan mereka semua beserta Istana Giok Putih ke Dunia Jiwa tepat di atas bangunan yang sudah dia siapkan untuk Anggota Rubah Surgawi.
Saat mereka tiba di Dunia Jiwa, mereka semua hanya bisa terkagum-kagum dengan tempat tersebut.
Setelah Keluarga-nya semua sudah berada di Dunia Jiwa, giliran semua Anggota Rubah Surgawi yang sudah setuju mengikuti Xie Yan.
Dia pun langsung memindahkan semua Anggota Rubah Surgawi dan membiarkan-nya mereka tinggal di tempat yang sudah dia bangun.
...
Di Sebuah Puncak Gunung,
Seorang Pria paruh baya dengan wajah banyak bekas luka sedang duduk sambil memegang botol berisi arak ditangan-nya.
"Kenapa mereka lama sekali? Bukankah mereka pergi untuk mengambil sebuah Artefak Istana Melayang?" Ucap-nya lalu meminum arak-nya.
Gluk...Gluk...
"M-Maaf Tuan, Kami juga belum tidak mengetahui keberadaan mereka semua." Kata Seseorang yang bersama dengan Pria paruh baya tersebut yang adalah Pemimpin dari Kelompok Kabut Hitam.
BAM! Botol minuman Pria paruh baya tiba-tiba pecah.
Tidak lama, Orang lain datang tergesa-gesa dan langsung menghadap Pemimpin Kabut Hitam.
"Tuan, Giok Jiwa dari semua orang yang pergi semua-nya sudah mati dan juga termasuk Tetua." Ucap orang tersebut.
Pemimpin Kabut Hitam menatap orang tersebut dengan tajam. "Seperti-nya masih ada yang tidak takut dengan Kelompok Kabut Hitam-ku..." Kata-nya kemudian dia bangkit berdiri.
"Bukankah mereka mengatakan kalau Istana Melayang itu tepat di atas Istana Rubah Surgawi?" Tanya Pemimpin Kabut Hitam itu.
Bawahan-nya mengangguk, "Benar Tuan..." Balas-nya.
"Bagus...Perintahkan Tetua dan beberapa anggota Kabut Hitam, hari ini kita akan bersenang-senang." Pemimpin Kabut Hitam berkata sambil tersenyum.
Bawahan-nya langsung mengagguk dengan senang karena mengetahui maksud Bos-nya tentang bersenang-senang.
...
Di atas langit tepat di Istana Rubah Surgawi, Ratusan Kelompok Kabut Hitam sedang melayang.
__ADS_1
"Dimana Istana Melayang-nya? Bukankah seharusnya berada disini!?" Pemimpin Kabut Hitam berkata dengan nada tinggi.
"S-Seharus-nya disini, Tetua itu sendiri yang mengatakan kalau dia akan pergi ketempat ini." Jawab bawahan-nya.
"Heee...Kalau begitu kita akan bertanya kepada Istana Rubah Surgawi tentang Istana Melayang yang berada tepat di atas-nya." Kata-nya sambil menjilat bibirnya.
Tetua dan bawahan yang dibelakang-nya juga tersenyum cabul mendengar Istana Rubah Surgawi terkenal dengan Wanita cantik yang sangat menggoda.
Pemimpin Kabut Hitam turun di ikuti dengan yang lainnya.
"Apa yang terjadi?" Pemimpin itu mengerutkan alis-nya saat dia sama sekali tidak merasakan keberadaan seseorang dan yang dia lihat hanya bangunan kosong.
"Dimana semua Anggota Istana Rubah Surgawi?" Teriak-nya yang sudah sangat marah.
Bukan hanya Istana Melayang yang sudah dia incar menghilang tapi Anggota dari Istana Rubah Surgawi juga ikut menghilang.
"Bukankah mereka baru saja berperang dengan Istana Singa Api? Apa mungkin mereka diserang Istana lain?" Yang berkata salah satu Tetua Kabut hitam.
"Tidak mungkin mereka diserang, Bahkan bangunan tempat tinggal mereka masih berdiri dengan kokoh." Balas Pemimpin Kabut Hitam.
Sambil memegang dagu-nya, "Hilang-nya mereka pasti berhubungan dengan Istana Melayang itu juga." Pikir-nya.
"Kalian semua, coba masuk dan cari tahu mengapa semua Anggota Istana Rubah Surgawi tiba-tiba menghilang." Perintah Pemimpin Kabut Hitam untuk mengeledah Wilayah Istana Rubah Surgawi.
"Baik Bos!" Jawab mereka semua dengan serempak.
Saat mereka ingin memasuki Istana Rubah Surgawi, seorang Pria tampan berambut hitam dengan mata emas-nya dan disamping Pria tersebut terdapat seorang Wanita yang sangat cantik dengan rambut merah mudanya.
Pria itu tentu-nya adalah Xie Yan yang sedang bersama dengan An Chyou yang baru saja kembali dari Dunia Jiwa Xie Yan.
Kelompok Kabut Hitam yang ingin masuk ke Wilayah Istana Rubah Surgawi langsung menghentikan tindakan-nya saat melihat kemunculan Xie Yan dan An Chyou.
"Siapa kalian?" Tanya Tetua Kabut Hitam.
Xie Yan mengerutkan alis-nya saat mendengar pertanyaan tersebut, "Haa? Bukankah seharus-nya kami yang menanyakan hal itu kepada kalian!?" Ucap Xie Yan.
......
...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...
__ADS_1
...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...