Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 189- Peperangan Dimulai


__ADS_3

"Tuan Xie..."


Saat Xie Yan dan Jia Li sedang berbincang, seseorang muncul di hadapan mereka berdua.


Orang itu adalah Jenderal Besar Hao. "Ada apa?" Tanya Xie Yan.


"Aku baru saja melihat Kedua Jenderal Besar Kekaisaran Currant baru saja meninggalkan Sekte Baihua dan langsung menuju tempat Pasukan mereka berada." Lapor Jenderal Besar Hao.


"Hmm, Begitu ya...Sepertinya mereka sudah memiliki rencana untuk menyerang Kerajaan Garnet lagi." Xie Yan berkata sambil menyentuh dagunya.


"Yang Mulia, Patriak Klan Fai berkunjung ke Istana." Prajurit Istana berlari dan berkata di hadapan Jia Li.


"Patriak Klan Fai?" Jia Li bergumam, dia penasaran dengan kedatangan Patriak Klan Fai.


"Bawa aku menemuinya." Kata Jia Li. "Apa kamu ingin ikut?" Jia L menoleh dan bertanya kepada Xie Yan.


"Mmm..." Jawab Xie Yan mengagguk, "Kalau begitu, Jenderal Besar Hao...Terus awasi lagi mereka yang berada di Sekte Baihua." Perintahnya.


Xie Yan kemudian mengikuti Jia Li ke tempat Aula Istana bertemu dengan Patriak Klan Fai.


...


Di Aula Istana,


Patriak Klan Fai, Fai Gao yang melihat kedatangan Jia Li mangangkupkan tangannya dengan hormat dan dibalas Jia Li.


"Sepertinya dia semakin kuat, aku bahkan tidak dapat melihat ditingkat mana dia sekarang." Batin Fai Gao.


Fai Gao tidak mengenal Xie Yan namun dia tetap mengangkupkan tangannya. "Dia Xie Yan." Kata Jia Li memperkenalkan Xie Yan.


"Oh...Xie Yan, Bukankah dia adalah menantu Klan Jian dan orang yang selalu dibicarakan oleh Fai Changyin." Gumam Fai Gao.


"Jadi anda adalah Tuan Xie, senang berjumpa denganmu. Putriku, Changyin selalu bercerita tentang anda." Katanya.


"Oh, Saudari Changyin...Sepertinya dia baik baik saja." Xie Yan berkata dengan tawa kecil.


Setelah mendengar cerita dari Jia Li, Dia tentu bersikap baik dengan Fai Gao karena dia juga orang yang membantu memukul mundur Sekte Baihua dan Klan Gang saat Istana diserang.


"Senior Gao, Jadi ada urusan apa kamu berkunjung ke Istana?" Jia Li bertanya.


Wajah Fai Gao menjadi serius, "Dari Mata-mata yang aku masukkan ke dalam Klan Gang, Mereka akan menyerang Istana Kerajaan Garnet sekali lagi dan juga mereka mendapatkan bantuan yang sangat kuat dari Kekaisaran Currant." Fai Gao menjelaskan tentang penyerangan yang akan dilakukan empat kelompok itu.


Tentu saja Fai Gao tidak tenang setelah mendengar berita itu dari mata-matanya dan jika Kerajaan Garnet hancur maka Klan Fai juga ikut hancur.


"Untuk itu Senior Gao tidak perlu khawatir lagi, kami akan menyerang Sekte Baihua nanti malam dan Pasukan Kekaisaran Currant akan ditangani oleh Xie Yan." Jawab Jia Li dengan tenang.


Dia dan Xie Yan telah membicarakan hal tersebut. "Karena itu, aku ingin Senior Gao mengumpulkan dengan cepat anggota Klan Fai dan kita akan mengepung Sekte Baihua, kami dari Kerajaan akan memberikan Sumber daya 50% untuk Klan Fai dari peperangan." Jia Li membuat tawaran yang besar pada Klan Fai, walaupun begitu dia sama sekali tidak rugi terutama Sumber daya yang diberikan oleh Xie Yan lebih berharga.


Dan benar saja, Wajah Fai Gao tampak cerah. "Dengan hasil itu, Klan Fai ku akan meningkat pesat." Batinnya.


...

__ADS_1


Malam Harinya,


Setelah Fai Gao setuju dengan tawaran yang diberikan oleh Jia Li, dia langsung menyiapkan anggotanya untuk berperang melawan Sekte Baihua.


Begitu juga dengan Jia Li telah menyiapkan pasuknnya Kerajaan untuk melawan Sekte Baihua.


Klan Gang maupun Tetua Klan Jian yang berkhianat tentunya berada di Sekte Baihua setelah gagal mengambil alih Kerajaan Garnet.


"Apakah sudah siap?" Tanya Xie Yan kepada Jia Li. Dengan Kekuatannya sekarang, Xie Yan tidak perlu khawatir kepadanya untuk melawan Ketua Sekte Baihua yang berada di ranah Dewa Perak puncak kecuali jika dia bertemu dengan Jenderal Besar Kekaisaran Currant.


Jia Li mengagguk lalu dia bersama pasukan Kerajaan Garnet dan Patriak Klan Fai serta anggotanya langsung bergerak, Xie Yan juga mengikuti mereka menuju Sekte Baihua.


Gabungan dari pasukan Kerajaan dan anggota Klan Fai berjumlah 1.500 pasukan dan pasukan dari Sekte kurang lebih 3.000 pasukan yang sudah bergabung dengan Klan Gang.


Tapi, Xie Yan percaya walau mereka Sekte Baihua memiliki seribu lima ratus lebih banyak itu tetap tidak akan membuat mereka menang karena Pasukan Kerajaan jauh lebih unggul berkat bantuan Sumber daya yang diberikan oleh Xie Yan.


"Bersiaplah..." Kata Xie Yan kepada Jia Li. Alasan Xie Yan ikut ke Sekte Baihua untuk membuat Formasi penghalang agar setiap pasukan Sekte Baihua tidak dapat kabur.


Dia kemudian terbang ke langit tepat di atas Sekte Baihua. Xie Yan kemudian melemparkan beberapa bendera formasi mengelilingi Sekte Baihua lalu dia mengaktifkan formasi tersebut.


Wush!


"Apa itu?"


"Penghalang apa ini?"


Beberapa anggota Sekte Baihua yang sedang bertugas, cemas melihat sebuah formasi penghalang pada Sekte.


Salah satu dari mereka dengan cepat berlari ke tempat Tetua untuk melaporkan kejadian ini.


"Baiklah, Sekarang kalian bisa menyerangnya." Ucap Xie Yan kepada Jia Li yang dibalas dengan anggukan.


Dia kemudian menoleh melihat pasukannya, "Serang!" Teriaknya sambil menunjuk ke arah Sekte Baihua.


1.500 Pasukan dan Jia Li langsung bergerak masuk ke dalam Sekte Baihua.


Sedangkan Xie Yan masih diluar dan melihat ke arah lain, "Sekarang aku harus pergi." Katanya lalu terbang menghilang dari sana.


...


Diluar Kota Hua,


Di Langit, tepat di atas dimana Seluruh pasukan Kekaisaran Currant berkemah.


Jenderal Besar Hao dan Jenderal Besar Tang sudah mengawasi mereka dari atas langit dengan menyembunyikan kehadiran mereka bahkan Kedua Jenderal Besar Kekaisaran Currant tidak dapat merasakannya.


Wush!


"Tuan Xie..." Panggil mereka saat melihat kedatangan Xie Yan.


Dia kemudian melihat kebawah, "Sepertinya mereka tidak akan tahu bahwa tempat ini akan menjadi kuburannya." Ucap Xie Yan saat mereka masih tertawa di perkemahan mereka.

__ADS_1


Pasukan yang dibawa kedua Jenderal Besar itu mencapai 3.500 Pasukan yang siap menguasai Kerajaan Garnet.


Dia kemudian menatap Jenderal Besar Hao dan Tang lagi. "Kalian akan mengurus Pasukan Currant dan biarkan aku melawan Kedua Jenderal Besar itu." Xie Yan meminta sambil mengerakkan jari jarinya karena petarungan terakhir yang membuatnya kesulitan hanya melawan Ketua dari Pavilliun pembunuh yang seorang Siluman dan selama mereka berpindah kota, semua petempuran selalu diurus oleh Jenderal Besar Hao dan Jenderal Besar Tang.


"Baik Tuan Xie..." Jawab mereka berdua dengan cepat.


Mereka bertiga kemudian turun dari langit hingga menampakkan diri dari Pasukan Kekaisaran Currant dan tidak menyembunyikan sama sekali Aura Dewa Emas menengah mereka, Kecuali Xie Yan.


"Hei Lihat! Seseorang di atas langit." Teriak seseorang dari pasukan itu.


Slash!


Saat Jenderal Besar Hao dan Tang baru saja turun dari langit, dia langsung menebas salah satu pasukan Kekaisaran Currant.


"Sialan! Mereka musuh!"


"Bersiaplah!"


Tindakan Jenderal Besar Hao dan Tang membuat keadaan perkemahan Kekaisaran menjadi kacau, Mereka tidak pernah menyangka seseorang akan berani menyerang mereka.


Slash! Slash! Slash!


Jenderal Besar Hao maupun Tang terus bergerak mengayunkan pedangnya menebas setiap pasukan Kekaisaran Currant yang mencoba menghalanginya.


"Arghh!"


"Tidaakk!"


"Mereka terlalu kuat!"


Teriakan teriakan terdengar saat mereka berdua terus membantai pasukan Kekaisaran itu.


Di Tenda lain, Tempat Jenderal Besar Fyuu berada langsung mengerutkan alisnya. "Dua ranah Dewa Emas tingkat menengah, Siapa mereka?" Kata Jenderal Besar Fyuu langsung keluar dari tendanya dan sudah melihat Jenderal Besar Sow yang sama merasakan kehadiran Dewa Emas menengah.


"Itu..." Jenderal Besar Fyuu dan Sow terdiam saat melihat kedua orang itu yang sedang membantai semua bawahannya. Tentu saja mereka tahu itu adalah wajah dari Jenderal Besar Ruby.


"Sialan...aku tidak menyangka mereka sudah tiba disini!" Katanya dengan kesal.


Jenderal Besar Fyuu juga mengetahui kalau Mereka berdua adalah orang yang membunuh Jenderal Besar Ri saat mencoba menyerang Kota Anji dari Kaisar mereka dan akhirnya Kaisar mengirim Jenderal Besar lain yang menemaninya jika sesuatu terjadi hal sama dengan Jenderal Besar Ri.


"Ini tidak sesuai rencana, kita harus melawan mereka berdua. Jika tidak semua bawahan kita akan dibantai habis oleh mereka!" Jenderal Besar Fyuu berkata kepada Jenderal Besar Sow.


Dengan Kekuatan pasukan mereka yang dibawah Dewa Perak puncak kebawah tidak mungkin bagi mereka semua untuk melawan Kekuatan yang berada di ranah Dewa Emas menengah.


Saat Jenderal Besar Fyuu dan Sow ingin melesat pergi ke arah Jenderal Besar Hao, Tang. Seseorang muncul dihadapan mereka yang turun dari atas langit.


BAM! Tanah disekitar tempat mendarat orang itu seketika retak.


"Kalian tidak akan kemana-mana, Biarkan aku yang menjadi lawan kalian berdua." Ucap orang itu.


......

__ADS_1


......__________________________......


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...


__ADS_2