
"Kamu memberikan banyak Senjata pada mereka, Apakah kamu tidak memberikan kami juga?" Suara Wanita datang dari belakang Xie Yan.
Xie Yan langsung menoleh, "Ibu..." Ucapnya melihat Su Lan yang sedang menggendong gadis kecil yang berumur Lima tahun, bersama dengan Empat Kekasihnya.
Mata Xie Yan juga terfokus pada seorang Pria dan Wanita bersama dengan gadis kecil yang sekarang berada di gendongan ibunya.
"Sudah lama ya Adik Yan!" Kata Pria itu yang adalah Kakak Xie Yan, Xie Fan bersama dengan Istri-nya Qin Qi.
"Ah...Kakak Fan!" Xie Yan cukup terkejut dengan kehadiran Kakaknya.
Xie Yan kemudian memeluk Saudara-nya itu dan memberi salam kepada Kakak Ipar-nya. Dia kemudian menatap Gadis kecil yang bersama dengan Su Lan. "Kakak Fan, apakah dia anak-mu?" Tanya Xie Yan.
Xie Fan mengagguk, "Hien'er...Ini adalah Adik Ayahmu, Paman Yan." Kata Su Lan kepada Cucunya itu.
"Halo Paman Yan, Aku Xie Hien." Katanya memperkenalkan diri yang masih dalam gendongan Su Lan.
Xie Yan membalas dengan senyum, "Jadi ini Keponkanku ya," Ucapnya sambil mengelus Pipinya.
Hien kemudian turun dari gendongan Su Lan dan langsung berlari, "Kakak Mei!" Katanya berteriak memanggil Lian Mei.
"Mereka tampaknya sangat akrab." Xie Yan berkata saat melihat Keponakannya itu dekat dengan Anaknya.
"Yanming? Sepertinya kamu sudah baik-baik saja." Ujar Xie Fan melihat Yanming dalam gendongan Xie Yan.
"Mmm, Benar Paman Fan...Ini semua kerena Ayah aku bisa keluar lagi." Jawabnya.
"Hahaha...Baguslah kalau begitu." Xie Fan tertawa bahagia melihat keponakannya yang paling kecil sudah bisa bertemu dengan orang lain.
"Kakak, Apakah kamu sering berkunjung ke sini? Bagaimana dengan Kerajaan Blue Sky?" Xie Yan bertanya dengan penasaran.
"Uh...Tentu saja aku masih lah Kaisar disana." Katanya dengan Wajah pasrah. "Aku sangat ingin melepaskannya dan memfokuskan diri untuk berlatih terutama saat melihat Keponakan-keponakanku yang Monster itu membuat aku merasa rendah." Kata Xie Fan sambil menatap semua Anak-anak Xie Yan.
"Hahaha...Ibu, Sepertinya Kakak tidak menyukai gelar Kaisarnya." Tawa Xie Yan. "Yah, jika melawan Yanming saja mungkin Kakak akan kalah." Kata Xie Yan.
Kekuatan Xie Fan memang sudah cukup kuat berkat Sumber daya yang diberikan Xie Yan dan sekarang dia berada di Saint tingkat satu tapi jika dibandingkan dengan Anak Xie Yan ataupun adiknya Xie Ruo tingkatan itu sangat lah jauh darinya.
Dengan gelar Kaisarnya, dia sangat sibuk memperhatikan rakyatnya dan sangat tidak cocok dengan dirinya, karena dia lebih menyukai berlatih.
"Bukankah Ayahmu sudah mengatakan untuk melepaskan-nya jika kamu tidak suka tapi dengan Syarat kamu harus menemukan orang yang tepat." Ucap Su Lan.
__ADS_1
"Aku tahu orang yang tepat hanyalah Paman Ren Gu tapi dia tidak menginginkan Takhta." Jawab Xie Fan.
"Hmm, Ren Gu? Bukankah dia dulunya adalah Jenderal Kanan Ayah saat menjabat sebagai Kaisar?" Xie Yan berkata. "Kenapa Kakak memanggilnya Paman?" Tanya Xie Yan tampak bingung.
Su Lan menepuk dahinya, "Aku lupa memberitahumu. Bibimu, Su Mai sudah menikah dengan Ren Gu." Su Lan menjelaskan.
Xie Yan cukup kaget mendengar hal barusan. "Begitu ya...Sudah lama aku tidak berjumpa dengan Bibi Mai dan Kakek Jie." Kata Xie Yan.
"Mungkin kamu bisa berkunjung ke Kekaisaran Blue Sky bertemu dengan mereka bersama Jianheeng dan yang lainnya.." Ujar Su Lan.
"Baik bu...Aku juga ingin bertemu dengan Keluarga Ruo Lou. Yanming, apakah kamu sudah bertemu dengan Kakek dari Ibumu?" Tanya Xie Yan kepada Yanming.
Yanming tampak berpikir, "Yanming belum mengingatnya, tapi Ayah dan Ibu datang saat aku sedang melahirkan-nya." Yang berkata adalah Ruo Lou.
Xie Yan mengagguk mengerti.
"Kalau begitu, Ibu...Ini ada Sumber daya yang lebih baik dari pada sebelumnya. Dengan itu Sumber daya itu Kekuatan kalian akan meningkat pesat." Kata Xie Yan memberikan Cincin ruang yang penuh Sumber daya tingkat Bintang dan beberapa tingkat Dewa rendah.
Hanya dengan Sumber daya itu tentu saja sudah cukup untuk semua Keluarga-nya untuk mereka menembus ke ranah Dewa Awal ke atas.
"Yanming, Pergilah bersama dengan Nenek dulu." Kata Xie Yan sambil menurunkan Yanming.
...
"Apa ada hal yang sangat penting?" Tanya An Chyou kepada Xie Yan. Dia sangat penasaran mengapa harus memanggilnya menjauh dari yang lainnya.
Xie Yan menatap An Chyou, "Bukankah kamu adalah Tuan Istana Rubah Surgawi di Benua Tianmu...Apakah Wilayah Istana Rubah Surgawi memiliki tempat untuk semua Keluargaku tinggal sementara?" Xie Yan bertanya, dia berencana membawa seluruh Keluarganya untuk tinggal di Alam atas.
An Chyou mengagguk, "Tentu saja...Wilayah Istana Rubah Surgawi memiliki banyak tanah kosong yang belum ditempati." Jawabnya.
"Benarkah, Baguslah..." Kata Xie Yan memeluk An Chyou dan mengecupnya.
"Apakah kalian sudah akur?" yang dimaksud Xie Yan adalah Chu Nan Yu.
An Chyou mengaggukkan kepalanya, Wajah Xie Yan tampak cerah. "Hehehe, Syukurlah...Kalau begitu ayo kita memulihkan lukamu lagi." Ucap Xie Yan dengan Wajah senyum lalu mengendong An Chyou yang Wajahnya memerah.
Xie Yan dan An Chyou langsung menghilang dari tempat itu dalam sekejap mata dan muncul di dalam ruangan miliknya.
Dia tentunya tidak menahan diri dan langsung melahap An Chyou yang juga membantunya untuk memulihkan kembali Kekuatannya yang dulunya berada di ranah Dewa Sejati Menengah*2 dengan Api Putihnya.
__ADS_1
Didalam ruangan Xie Yan dan An Chyou terus bermain.
...
Dua hari kemudian
Selama dua hari itu, Xie Yan telah berkunjung ke Blue Sky bersama dengan Jianheeng, Lian Mei, Yanming, Ruo Ro dan juga Xie Ruo bertemu dengan Bibi Mai, Su Jie.
Dia tentu juga berkunjung ke tempat Keluarga Ruo Lou. Ruo Fui yang adalah Ayah mertuanya, Fei Nai Ibu mertuanya dan juga ada Ruo Leng Kakak Ruo Lou yang juga memiliki anak kembar, Ruo Mun dan Ruo Min.
Selama di Keluarga Ruo, Yanming selalu dipeluk oleh Ibu mertua-nya yang tampak bahagia dengan kedatangannya.
Mereka sempat ingin berkunjung dan melihat Cucu keduanya namun karena racun yang ada didalam tubuhnya mereka harus menahan untuk tidak melihat Cucunya.
Melihat semua Keluarganya yang baru saja mereka kunjungi membuat Xie Yan menginginkan mereka semua untuk ikut ke Alam atas tanpa ada yang tinggal dan membentuk Keluarganya di Benua Tianmu.
Dengan di Benua Tianmu, Anak-anak Xie Yab mungkin akan berkembang pesat dari pada di Alam Fana.
...
Beberapa hari kembali berlalu,
Sekarang Xie Yan sedang sendiri berada di kedalaman hutan dan menuju ke suatu tempat.
"Aku sangat penasaran dengan Wanita itu, apakah dia masih tertidur?" Gumam Xie Yan. Tempat itu tentnya adalah Istana yang dia temukan dari Peta.
Wush!
Xie Yan masuk kedalam dimensi yang berbeda yang berada di hutan. Dia kemudian terus masuk kedalam dan melihat Istana yang masih sama persis saat diam menukan-nya enam tahun yang lalu.
Dia naik tangga itu yang tidak memiliki tekanan lagi dan langsung masuk pintu depan Istana.
Xie Yan dengan cepat menuju dimana Wanita itu tertidur yang sangat ingin melihat kondisinya sekarang.
......
......__________________________......
...LIKE > VOTE > RATE 5...
__ADS_1