Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 196- Xie Yan Sadar, Dewa Sejati Puncak


__ADS_3

Setelah Roh Petarung Naga hitam Xie Yan keluar dan melilit Menara Langit, Naga itu menatap dan menunggu Kesengsaraan Petir hitam itu turun.


Semua anggota dari Istana Rubah surgawi lebih menjauh lagi karena tekanan dari Petir hitam itu sangat-lah kuat.


DUAR! Pertama turun dari langit dan langsung tepat mengarah ke Menara Langit.


ROARRR! Naga Hitam atribut Petir membuka mulutnya dan memakan Petir hitam itu layaknya makanan.


"Lihat! Naga itu memakan Petir hitam." Teriak semua orang yang melihat aksi Naga hitam tersebut.


DUAR! Petir kedua kembali turun dan langsung disantap oleh Naga hitam Itu.


DUAR! DUAR! DUAR! Seperti mahluk hidup yang sangat kesal kalau Petirnya dimakan, Petir hitam tersebut mengeluarkan tiga sambaran berturut turut.


Roh Petempuran Xie Yan sama sekali tidak merasakan takut dan lagi-lagi melahap Petir itu.


DUAR! DUAR!...


...


DUAR!


Sudah sepuluh sambaran yang dilakukan oleh Petir hitam tapi tidak ada satupun yang mengenai Menara Langit itu berkat Naga hitam.


Setelah Petir kesepuluh, Langit yang tadinya hitam sudah mulai kembali cerah dan Naga hitam masih melilit di Menara Langit.


ROAAARRRRR!


Naga Hitam itu berteriak dengan kuat sehingga membuat semua orang dari Istana Rubah Surgawi menutup kupingnya.


Dari teriakan Naga itu, terdapat juga percikan-percikan Petir hitam keluar ditubuhnya yang menandakan dia berhasil mendapatkan Petir hitam.


Wush!


Roh Petempuran Xie Yan menghilang dari pandangan semua orang yang masih menatap tidak percaya dimana, Naga Hitam memakan semua Petir hitam yang memiliki Kekuatan mengerikan.


Bahkan Chyou dan Tiga Tuan Istana lainnya masih terdiam ditempat.


"Ah..." Chyou tersadar dan dengan cepat melesat masuk ke dalam Menara Langit.


...


Di Dalam Menara Langit,


Setelah Kesengsaraan Petir menghilang,


Xie Yan sudah membuka mata-nya, dia sudah sadar setelah menyerap semua Energi Langit dan Bumi hingga akhirnya berhasil kembali ke tubuh aslinya.


"Berkat Energi Langit dan Bumi yang melimpah itu sekarang aku sudah berada di ranah Dewa Sejati tingkat Puncak."


"Bahkan aku memiliki kesempatan mendapatkan Atribut baru yang menentang hukum Alam." Ucap Xie Yan dengan penuh senyum.


"Hmm...Dimana aku sekarang?" Dia melihat-lihat sekitar dan juga bajunya yang masih robek akibat petarungan melawan Siluman.


Sambil mengganti Pakaiannya yang baru,


"System, sudah berapa hari aku tidak sadarkan diri?" Xie Yan bertanya dengan penasaran.


[Empat Tahun.]

__ADS_1


"Oh, Empat Tahun..."


"Eh? Apaaa! Empat Tahun? Bagaimana bisa selama itu dan bagaimana dengan Jia Li dan Yue kalau aku tidak kembali!? Bukan kah mereka akan panik?" Katanya berdiri terkejut karena dia merasa hanya beberapa hari saja berlalu saat berada di Tempat Energi Langit dab Bumi itu.


Setelah dia memakai pakaiannya dengan lengkap, "Xie Yan?!" Seseorang memanggil namanya.


Dia langsung menoleh ke arah suara panggilan tersebut dan melihat Wanita cantik yang memiliki warna rambut merah muda dan kuping rubah dikepalanya. "Kamu...Qixuan?" Xie Yan mengerutkan alisnya.


An Chyou menggelengkan kepalanya, "Nama asliku adalah Chyou." Katanya.


Wush! Wush! Wush!


Dari belakang An Chyou, muncul dua orang wanita dan satu pria tampan yang sama dengan Chyou terdapat kuping dikepala mereka.


"Jadi dia adalah Manusia yang kamu bawa kesini." Ucap An Kong dengan sinis dan menatap Xie Yan yang mencoba mengukur Kekuatannya.


An Kong mengerutkan dahinya saat dia sama sekali tidak dapat melihat tingkatan Kekuatan Xie Yan.


"Kakak, Jadi dia Manusia yang kamu bawa. Dia sangat tampan." Ucap An Qui memuji tampilan Xie Yan.


"Manusia...Manusia...Hei Aku memiliki Nama, Xie Yan!" Ucapnya sambil melangkah ke arah An Chyou.


"Jadi ini adalah Wujud aslimu dan Permaisuri itu palsu, Apa tujuanmu mendekatiku? terus dimana Siluman yang bertarung dengan ku sebelumnya?" Xie Yan berkata kepada An Chyou meminta penjelasan.


An Chyou membalas dengan senyum, "Akan kujelaskan ditempat lain."


"Senang bisa melihatmu pulih." Ucapnya dengan tulus.


Xie Yan mengagguk, "Jadi dimana kita akan berbicara." Tanya Xie Yan.


"Sepertinya kamu sangat tidak sabaran, kalau begitu Ikuti aku." Jawab An Chyou lalu melangkah keluar Menara Langit diikuti oleh Xie Yan yang jelas mengabaikan lainnya.


An Chyou dan Xie Yan langsung menghentikan langkahnya, "Apa kau memiliki masalah dengan ku?" Ucap Xie Yan berbalik menoleh ke An Kong.


"Diamlah kau Manusia menjijikkan! Aku tidak berkata kepadamu!" Jawabnya dengan sombong.


Xie Yan menaikkan alisnya dan dalam beberapa detik dia sudah tiba di hadapan An Kong lalu melepaskan Tinju yang sangat cepat.


BOOMM!


An Kong yang terlambat menghalau karena kecepatan Xie Yan lebih tinggi darinya harus terhempas menabrak Tembok dari Menara Langit.


"Oh, Tembok tempat ini lebih kuat dari dugaanku." Kata Xie Yan saat melihat temboknya baik baik saja dan sama sekali tidak ada retakan.


"Uhuk..." An Kong terbatuk, dia merasakan tulang rusuknya patah akibat pukulan Xie Yan barusan.


"D-Dia sangat cepat." An Qui dibuat kagum, dia bahkan tidak melihat kalau Xie Yan tiba tiba muncul dihadapan An Kong.


"Beraninya kau membuat masalah di Wilayah Istana Rubah Surgawi kami!" Dari samping An Ran berteriak dan menerjang mengarahkan pukulan ke Xie Yan.


An Qui ingin menghentikannya namun sudah terlambat karena An Ran sudah dekat dengan Xie Yan.


Sedangkan Xie Yan hanya diam ditempat tidak bergerak dengan Wajah datarnya menunggu serangan itu.


"Eh..?" An Ran dibuat bingung karena pukulannya yang hampir mengenai Xie Yan barusan seperti dibelokkan sesuatu yang tak terlihat.


Plak!


Xie Yan mengangkat tangannya lalu menapar An Ran hingga terhempat dekat An Kong.

__ADS_1


"Karena aku adalah tamu tempat kalian, akan kumaafkan tindakan kalian hari ini." Ucap Xie Yan lalu berbalik ke arah Chyou yang masih dalam keadaan tercengang bersama dengan An Qui.


"Ayo." Panggil Xie Yan dan menyadarkan An Chyou.


"Empat tahun lalu untuk melawan Siluman ranah Dewa Biru saja dia tidak bisa dan sekarang Dua Dewa Sejati rendah*2 dibuatnya terhempas dalam beberapa detik." Batin An Chyou yang masih tidak percaya.


Saat Keluar dari Menara Langit, banyak Anggota dari Istana Rubah Surgawi menatap Xie Yan terutama aksi Roh Petempurannya yang dapat memakan Petir hitam.


Xie Yan sama sekali tidak memperdulikan tatapan semua anggota Istana Rubah Surgawi itu dan terus mengikuti An Chyou menuju suatu tempat.


Di dalam Menara Langit,


Hanya An Kong, An Ran dan An Qui didalam Menara Langit itu.


Sekarang An Kong mencoba menyembuhkan diri akibat pukulan Xie Yan barusan dan An Ran tidak dalam kondisi terlalu menyakitkan karena hanya terkena tamparan.


Sedangkan An Qui hanya tertawa melihat mereka berdua. "Hahahah...Kalian bahkan mencari masalah dengan orang yang memicu Kesengsaraan Petir hitam. Jika dia serius mungkin hanya dalam jentikan jari saja kalian sudah mati." Tawa An Qui memenuhi ruangan itu lalu meninggalkan mereka berdua dengan wajah kesal.


......


......__________________________......


...LIKE > VOTE > RATE 5...


Tingkat Kultivasi


God :


Dewa Awal :


(Rendah - Menengah - Puncak)


- Dewa Bumi


- Dewa Laut


- Dewa Langit


- Dewa Nirwana


- Dewa Perak


- Dewa Emas


- Dewa Giok


- Dewa Kuning


- Dewa Biru


- Dewa Ungu


- Dewa Hitam


- Dewa Sejati/True God


(Rendah - Menengah - Tinggi - Puncak,


Setiap tingkatan terdapat bintang 1,2,3) [Hanya untuk Dewa Sejati]

__ADS_1


Cth: Xie Yan ranah Dewa Sejati Puncak* 3 yang berarti akan naik ke ranah selanjutnya.


__ADS_2