
Setelah Tetua itu pergi membawa Ji Xuan untuk memberi tahu kepada Tetua yang lain, Xie Yan sudah turun dari Arena.
"Saudara Yan! Kamu memang sangat hebat! Aku tidak menyangka kamu Master Mantra." Kata Fai Changyi memuji kemenangan Xie Yan.
"Hahaha...Aku hanya beruntung," Balas Xie Yan dengan tertawa. "Bukankah kamu akan menentang seseorang?" Tanya Xie Yan.
Fai Changyi mengagguk, dia kemudian naik ke atas arena dan menantang dua peringkat di atasnya. Diawal pertandingan Changyi tampak seimbang tapi setelah dia mengeluarkan Roh Petempuran miliknya baik kecepatan dan Kekuatannya bertambah sehingga membuat lawannya harus mengalami kekalahan.
Tidak berhenti disana, Changyi kembali menantang yang lain untuk meningkatkan Peringkatnya lagi.
Xie Yan melihat Kekuatan Changyi mungkin akan melebihi Kecepatan Ji Xuan jika dia berada di Half God menengah, bahkan di Immortal Tingkat enam saja sudah memiliki kecepatan yang hampir dengan Ji Xuan.
Saat Xie Yan sedang menonton Petarungan Fai Changyi, suara lembut terdengar dekat telinga Xie Yan, "Hehehe...Kamu bukan hanya tampan tapi juga sangat Kuat!" Kata Suara itu menggoda.
Xie Yan menoleh dan melihat seorang wanita yang adalah Niu Ni, "Huh? Siapa kau?!" Balas Xie Yan dengan dingin. Tentu saja dia tahu Siapa Wanita ini yang merupakan Peringkat ketiga Murid Luar.
"Sungguh dingin!" Ujar Niu Ni berjalan mencoba mendekat ke tubuh yang mencoba memelukknya.
Xie Yan tahu Niu Ni dari awal percakapan sudah menggunakan Teknik penggodanya dan saat dia wanita itu mulai mendekat ke tubuhnya, "Berhenti! Jika tidak kau akan mati!" Ucap Xie Yan mengarahkan Niat membunuhnya ke Niu Ni.
"Ugh!" Niu Ni langsung menghentikan langkahnya saat merasakan Niat membunuh Xie Yan seperti mencekiknya. Tubuh Niu Ni bergetar dan seakan akan dia kehabisan nafas melihat Niat membunuh Xie Yan.
"Maafkan tindakan Niu Ni." Kata Suara dari belakang Wanita itu yang adalah Pang Huaxin.
Xie Yan mulai menarik kembali Niat membunuhnya dari Niu Ni dan menatap Pang Huaxin yang memiliki tubuh penuh otot. "Kali ini akan kulupakan, tapi jika dia mencoba melakukannya lagi tidak ada kesempatan kedua." Kata Xie Yan kemudian melihat kembali pertarungan Fai Changyi yang bahkan tidak memperdulikan mereka.
Setelah Xie Yan menarik Niat membunuhnya, Niu Ni sudah merasa lega tapi dia tetap bergetar mengingat Niat Membunuh yang sangat kuat itu. Bahkan Pang Huaxin sangat terkejut melihat Niu Ni yang tampak tidak takut dengan siapapun menampakkan wajah seperti itu. "Melihat tubuhnya bergetar, aku yakin Pemuda yang bernama Xie Yan ini sangat kuat. Bahkan dia tidak mengeluarkan seluruh Kekuatannya melawan Ji Xuan," Batin Pang Huaxin.
Dia kemudian membawa Niu Ni untuk kembali dan sekali kali melihat Xie Yan.
Xie Yan yang menonton Fai Changyi sudah menang tiga kali beruntun dan sekarang dia sudah berada di Peringkat 30. "Dia memang sangat berbakat!" Gumam Xie Yan.
Setelah 3 Kemenangan beruntun, Fai Changyi menghentikannya karena sudah kehabisan Energi Qi miliknya dan kembali turun dari Arena. Xie Yan tentu memuji Changyi lalu mereka kembali ketempat kediamannya masing masing.
...
Kediaman Wang Ciao
BAM!
"Ji Xuan sama Sampahnya!" Kata Wang Ciao setelah mendengar kabar kekalahannya.
__ADS_1
"Kakak.." Wang Zhong tampak takut melihat kemarahan Kakaknya itu.
Wang Ciao menenangkan dirinya di hadapan adiknya. "Maafkan Kakak, Sepertinya orang yang kusuruh gagal lagi!" Kata Wang Ciao.
"Apakah dia sehebat itu sehingga Peringkat kedua bahkan tidak bisa mengalahkannya?" Pikir Wang Zhong.
"Huh...Xie Yan! Sepertinya aku memang harus menyewa Pavilliun Pembunuh." Ucap Wang Ciao.
"Apa! Kakak ingin menyewa Pavilliun Pembunuh? Bukankah itu akan membutuhkan banyak uang?" Tanya Wang Zhong. Dia tentu tahu Pavilliun Pembunuh adalah tempat Pembunuh bayaran terbaik yang berasal dari Kekaisaran Ruby. Karena keahlian anggota mereka dalam membunuh, Pavilliun Pembunuh bahkan sudah memiliki setiap Cabang di setiap Kerajaan dan jika seseorang menyewa Pembunuhan itu maka tidak mungkin baginya selamat walau harus membutuhkan biaya yang cukup banyak.
Anggota Pavilliun Pembunuh di kenal dengan tingkatan Perunggu, Silver, Platinum dan Emas.
Perunggu - Half God/Dewa Bumi
Silver - Dewa Laut
Platinum - Dewa Langit
Emas - Dewa Nirwana
"Hahaha...Tenang saja Zhong'er, ini semua agar si bajingan itu sudah melawan anggota Klan Wang kita." Kata Wang Ciao.
...
Tentu saja rencana Wang Ciao tidak diketahui oleh Xie Yan yang sudah tiba kediamannya, "Mengapa ada Siluman didalam Sekte?" Gumam Xie Yan mengingat tentang pertarungannya dengan Ji Xuan yang memiliki Energi Siluman.
Di Alam Atas, Siluman juga adalah keberadaan terkutuk dan mungkin di seluruh semesta Siluman merupakan musuh yang harus dimusnahkan.
Terutama di Alam Atas yang terdapat berbagai Ras seperti Manusia, Iblis, Binatang Iblis, dll. Tapi jika berhadapan dengan Siluman itu sama semua Ras memusuhinya, tapi bukan tidak mungkin jika Ras itu bekerja sama dengan Siluman untuk mendapatkan kekuatan. Siluman bukan hanya Keji mereka juga memiliki Energi yang menjijikkan dan Petir merupaka salah satu lawan yang menyusahkan Siluman tapi Orang yang memiliki Elemen Petir tidaklah sebanyak pengguna Elemen lain.
Xie Yan kembali fokus untuk meningkatkan kekuatannya, dia hanya melihat tindakan apa yang akan dilakukan oleh Tetua itu semua Setelah mengetahui bahwa Murid mereka bekerja sama dengan Siluman.
...
Tok...Tok...
Seseorang mengetuk pintu Kediaman Xie Yan, dia langsung membuka Pintunya dan melihat Tetua Li, "Oh...Tetua Li ada apa?" Tanya Xie Yan lalu membiarkannya masuk.
"Hehehe...Selamat karena telah Menjadi Peringkat 2 Murid Luar, aku tidak menyangka kau juga seorang Master Mantra." Ucap Tetua Li.
Xie Yan membalas dengan senyum, "Kedatanganku kesini mengenai Ji Xuan yang memiliki Energi Siluman. Tetua itu berkata bahwa kau adalah orang yang menahannya." Jelas Tetua Li.
__ADS_1
"Itu memang benar," Xie Yan mengagguk. "Apa yang terjadi dengan Ji Xuan? Apakalian menemukan sesuatu dari mana dia mendapatkan Kekuatan Siluman itu?" Tanya Xie Yan.
Tetua Li menggelengkan kepalanya, "Kami sudah melakukan segala tindakan untuk membuka mulutnya tapi dia memilih bunuh diri agar tidak Membocorkan asal Kekuatannya." Tetua Li menjelaskan.
"Begitu ya! Sepertinya ini akan merepotkan." Gumam Xie Yan.
"Xie Yan, apa kau memiliki Elemen Petir?" Tetua Li bertanya.
Dia sudah mendengar Tindakan Xie Yan yang menggunakan Petir untuk menangkap Ji Xuan sehingga tidak bisa memiliki Kekuatan melawannya.
Xie Yan bingung mengapa Tetua Li menanyakan hal itu, tapi dia tetap mengeluarkan Elemen Petirnya di telapak tangannya. Percikapn Petir berwarna ungu muncul di telapak tangan Xie Yan.
Tetua Li langsung bangkit berdiri dari tempat duduknya saat melihat Petir milik Xie Yan, "Hahaha...Bagus...Bagus! Aku tidak berharap Elemen Petirmu adalah Ungu." Katanya dengan tertawa.
"Karena kau memiliki Elemen Petir, mungkin kamu sangat cocok untuk misi ini!" Ucap Tetua Li lagi.
"Ha..? Misi?" Xie Yan berkata dengan bingung.
"Benar! Dengan Misi ini mungkin kamu akan naik ke Menjadi Murid dalam.
"Misi ini Ini akan menyelidiki pergerakan Siluman yang mulai bergerak Sehingga Kultivator lain harus melakukan tindakan." Jelas Tetua Li.
"Menyelidiki? Apa itu berarti aku akan keluar sekte?" Tanya Xie Yan sedikit bersemangat.
"Benar, Kamu akan melakukan perjalanan setelah 4 bulan. Jadi kamu bisa berlatih meningkatkan Kekuatanmu lagi Sebelum pergi." Kata Tetua Li, "dan untuk Wang Ciao aku tidak akan membiarkan dia keluar dari Sekte setelah kamu pergi keluar melakukan misi!" Ucapnya lagi.
"4 Bulan? Hehehe...Jika aku menghabiskan Waktuku di Dunia Leveling selama 4 Bulan mungkin aku sudah melebihi Kekuatan Murid Inti." Batin Xie Yan terlihat bahagia.
"Baiklah Tetua Li, aku menerimanya!" Tentu Xie Yan tidak akan melepaskan kesempatan ini.
Tetua Li cukup puas melihat Xie Yan menerimanya, Setelah tidak ada yang dibicarakan lagi, dia kemudian meninggalkan Kediaman Xie Yan.
......
......__________________________......
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
__ADS_1