
Setelah Xie Yan melenyapkan Pavilliun Pembunuh, dia langsung meninggalkan Kota Hua untuk melanjutkan misi mengenai Siluman. "Sekarang aku harus kemana?" Gumam Xie Yan bingung memilih arah.
Dia hanya diberikan misi untuk mencari Jejak Siluman tanpa diberitahu lokasi pastinya. Xie Yan kemudian melihat Peta yang diberikan oleh Tetua Li jika berjaga jaga jika Xie Yan tersesat.
Setelah melihat lihat, Xie Yan memutuskan untuk melakukan perjalanan ke barat. Tentunya Xie Yan memutuskan lokasi ini karena dia hanya memilih secara acak.
"Karena Misi yang tidak pasti ini mungkin Sekte tidak memiliki batasan Waktu jadi aku tidak perlu terlalu terburu buru." Gumam Xie Yan lalu terbang menuju ke arah barat.
Beberapa hari telah berlalu sejak dia meninggalkan Kota Hua. Xie Yan sudah melewati beberapa desa kecil dan hanya menyinggahinya sebentar lalu kembali bergerak.
Sekarang Xie Yan sedang berada di hutan yang tidak tahu namanya. Dia duduk disana sambil memanggang daging binatang buas yang baru dia temui di dalam hutan ini.
Semua kultivator dapat bertahan bahkan jika dia tidak makan bertahun tahun karena dengan menyerap Energi sekitarnya akan membuat mereka tidak kelaparan dan makanan hanya untuk bersantai menikmati citra rasa.
Setelah dia menghabiskan daging binatang buas sendirian, Xie Yan kemudian berjalan melihat lihat sekitar hutan.
Saat dihutan, Xie Yan sudah banyak menemukan Binatang Buas menyerangnya. Ada yang menyerang langsung maupun menyerangnya secara diam diam.
Slash!
Slash!
Xie Yan menebas binatang buas yang mencoba menyerangnya. "Hutan ini sepertinya tempat tinggalnya Binatang buas." Pikir Xie Yan.
Binatang buas yang ditemui Xie Yan tentunya tidak lemah, dia selalu membunuh Binatang Buas di tingkat Dewa Laut Menegah dan Puncak. Setelah membunuh Binatang buas, dia tidak membiarkan mayat binatang buas itu tergeletak dan memasukkannya ke dalam cincin ruangnya untuk cadangan makanannya.
Ia terus melangkah masuk kedalam hutan dengan melihat kiri kanan untuk melihat apakah ada sesuatu yang menarik perhatiannya. tapi selama dia di dalam hutan, Xie Yan tidak menemukan hal lain kecuali binatang buas. Didalam Cincin Ruangnya sekarang dipenuhi Binatang Buas dari Dewa Bumi sampai Dewa Langit Rendah.
Langkah demi langkah di terus jalani didalam hutan hingga dia merasakan Energi kuat. Xie Yan langsung berjalan sambil merasakan letak Energi itu.
Sesampainya disana, Xie Yan melihat Gua dan beberapa binatang buas yang sedang tertidur didepan gua itu. "Apaan itu? Apa Binatang Buas itu menjadikannya tempat karena memiliki Energi yang padat disekitar gua itu?" Gumam Xie Yan.
Dia merasakan kekuatan Binatang Buas itu semua berada di Dewa Langit Rendah. Xie Yan berpikir bahwa binatang buas itu merasa diuntungkan dengan Energi yang padat itu Sehingga menjadikannya tempat mereka.
"Tapi kenapa diantara binatang buas itu tidak ada yang masuk ke dalam gua? Apa ada sesuatu didalam sehingga mereka tidak bisa masuk?" Xie Yan berpikir saat tidak melihat satu pun binatang buas tertidur didalam gua.
Karena penasaran Xie Yan juga ingin melihat didalam gua yang mengeluarkan Energi padat sehingga membuat binatang buas tertarik. "Dewa Langit Rendah masih bisa aku bunuh, dengan Transformasi Iblis aku bisa melawan mereka semua." Kata Xie Yan langsung bertransformasi menjadi Iblis. Dia juga mengubah lengannya menjadi Lengan Naga.
Xie Yan kemudian keluar dan langsung dihadapan binatang buas yang berada di depan gua.
"ROOAARRRR!"
__ADS_1
Xie Yan mengeluarkan Auman Naganya hingga membuat binatang buas yang awalnya tertidur langsung bangun dengan tubuh bergetar saat mendengar Auman Naga.
Bagaimana pun bagi Binatang Buas tetap saja jika dihadapan Naga mereka akan bergetar. Sekitar 25 Binatan Buas Dewa Langit menatap Xie Yan dan langsung menunjukkan gigi taringnya yang tajam.
Rawrrr!
Binatang buas itu langsung menerjang ke arah Xie Yan untuk mencabik cabiknya. Walaupun mereka awalnya bergetar mendengar Auman Naga, tapi setelah melihat Xie Yan mereka semua seperti melupakan ketakutannya dan mencoba memakan Xie Yan. Mereka melihat Xie Yan seakan akan daging yang lezat.
Slash! Slash!
Cakaran demi cakaran terus mengarah ke Xie Yan, tapi dia dengan mudah menghindari Cakaran Binatang buas itu lalu membalasnya dengan Cakaran Lengan Naganya.
Srash! Srash!
Dengan sekali cakar Lengan Naga, Xie Yan membelah tubuh binatang buas menjadi dua.
Xie Yan kemudian bergerak ke binatang buas lainnya dan membelah tubuhnya seperti Binatang buas lain.
Setelah Xie Yan menghabisi binatang buas yang berada di depan gua, Xie Yan tidak memasukkannya kedalam Cincin Ruangnya karena tubuh Binatang Buas itu sudah berserakan sehingga membiarkannya saja.
Xie Yan lalu melangkah masuk kedalam gua, "Hmm...Tidak ada Penghalang, tapi binatang buas itu tidak bisa masuk?" Ucap Xie Yan masuk kedalam gua yang seperti gua pada umumnya dan yang berbeda gua ini memiliki Energi yang kuat.
Beberapa menit kemudian, Gua yang awalnya hanya terdapat berbatuan, Xie Yan mulai melihat terdapat rumput hijau disekitar dan semakin Xie Yan masuk dia mulai merasakan Gua ini sudah dipenuhi Rumput hijau dan Energi semakin padat.
Tidak lama kemudian, Xie Yan dibuat tercengang dengan apa yang dia lihat didepan matanya. "A-Apaan ini...?" Kata Xie Yan melihat tulang tulang raksasa yang masih memanjang seperti ular.
"Ding!~ Tuan menemukan Tulang Naga Langit!" Suara System terdengar.
"Apa...? Apa Tulang Raksasa ini milik seeokor Naga?" Xie Yan tidak bisa terkejut. Ini Pertama kalinya Xie Yan melihat bentuk naga walaupun hanya tulangnya saja.
Gluk..
Xie Yan menelan air liurnya, "Pantas saja Binatang Buas itu tidak berani masuk, mungkin Binatang Buas merasakan Aura dari Naga ini sehingga membuat mereka takut." Ucap Xie Yan.
"Jadi apa yang harus kulakukan dengan Tulang Naga ini? Jika Ahli kuat datang kesini dan menemukan tulang Naga ini mungkin aku akan dibunuhnya." Xie Yan bertanya tanya.
"Ding!~ Tuan bisa menyerap Energi dari Sisa Naga Langit untuk meningkatkan Kekuatan dan tulangnya bisa digunakan untuk membuat Senjata." Kata System
"Menyerap ya? Walaupun Tubuh Naga ini sudah hanya menyisakan tulang tapi Energinya cukup banyak. Aku penasaran naik berapa tingkat." Pikir Xie Yan lalu naik ke atas Kepala Naga itu.
Xie Yan kemudian bersikap lotus bersiap untuk menyerap Naga itu dengan menggunakan Teknik Pelahapnya.
__ADS_1
Wush!
Setelah Mengolah Teknik Pelahapnya, Xie Yan seperti pusaran tanpa ujung menyerap Energi dari Tulang Naga Langit itu.
Semua Energi disekitar Gua mengalir masuk kedalam Tubuh Xie Yan.
Beberapa Menit kemudian,
BOOMM!
Ledakan terjadi di dantian Xie Yan, sekarang dia sudah berada di Ranah Dewa Langit Menengah.
Xie Yan terus menyerap Energi sekitarnya. Walaupun begitu, Xie Yan masih merasa Energi dari Tulang Naga Langit hanya berkurang sedikit. "Padahal Teknik Pelahapku sudah berada di Tingkat Empat, apa aku harus Menaikkannya lagi ke Tingkat Lima," Gumam Xie Yan.
Saat dia masih menyerap, sebuah suara terdengar Xie Yan. "Manusia? Beraninya kau menyerap Energi milikku!" Kata Suara itu.
Mendengar Suara, Xie Yan langsung menghentikan penyerapannya. "Siapa itu!" Teriak Xie Yan sambil melihat kekiri dan kekanannya tapi tidak menemukan siapa siapa.
"Kekekeke...Apakah Bocah zama sekarang tidak tahu sopan santu?" Kata Suara itu tertawa.
Xie Yan kemudian berdiri di atas kepala naga itu lalu mengangkupkan tangannya, "Maaf Senior, aku tadi sedikit terkejut lalu berteriak." Ucap Xie Yan dengan sopan.
"Senior tadi berkata bahwa Energi ini milik andakan? Maaf aku sudah lancang menyerapnya," Ucap Xie Yan meminta maaf.
"Kekekeke...Ternyata kau bocah yang cukup sopan, aku akan memaafkan mu." Balas suara itu.
Xie Yan masih tidak dapat melihat siapa yang berbicara itu dan lebih bersikap hati hati.
"Kau Manusia yang cukup berbakat, bahkan bisa menyerap Energi Naga Langit milikku..." Kata Suara itu.
"Senior, apakah anda adalah Jiwa Naga Langit ini?" Tanya Xie Yan.
......
......_______________________......
Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.
Terimakasih dan selamat membaca...
:)
__ADS_1