
Sekarang Xie Yan sudah kembali ke Dunia Leveling.
Dia sangat penasaran dengan akhir dari Highest Area ini sehingga Xie Yan ingin menyeselesaikan-nya.
Slash~ Slash~
Xie Yan terus melangkah sambil mengayunkan cakar naga-nya secara horizontal dalam sekali ayunan, ratusan monster-monster ranah kuning terbelah akibat cakaran Xie Yan.
"Eh, Apa itu?" saat Xie Yan terus melangkah masuk, dia melihat sebuah lingkaran berwarna hitam di hutan Highest Area itu.
"Kenapa ada lingkaran hitam disana?" Karena sangat penasaran, Xie Yan memutuskan melangkah masuk ke dalam lingkaran hitam itu.
Setelah dia melangkah masuk, Xie Yan melihat notifikasi System dihadapan-nya.
[Ding!~ Misi akhir dari Highest Area,
Selesaikan Gelombang Monster ke arah anda tanpa keluar dari garis.]
Xie Yan dibuat terkejut melihat notifikasi System, "Sebuah misi dan ini juga akhir dari Highest Area?" Ucapnya kemudian segerombolan Monster tingkat Kuning datang mengelilingi Xie Yan.
Di memperkirakan gerombolan itu hampir mencapai satu juta yang mencoba menyerang-nya. "Gila...Ini bahkan baru mulai sudah memcampai angka satu juta dan mereka terus berdatangan." Kata Xie Yan tidak tinggal diam dia mengayunkan lengan naganya dan mengurangi segerombolan monster yang mendekatinya.
Slash~ Slash~
Xie Yan harus terpaksa menggunakan Teknik Penghancurnya untuk membunuh gerombolan monster tingkat kuning tersebut.
"Jari Pertama : Menghancurkan Gunung dan Sungai.
BOOMM~ BOOMM~
Ratusan Monster monster itu langsung mati tertimpa dengan Jari yang turun dari langit.
Xie Yan terus menggerakkan Teknik Penghancur semesta lagi.
"Jari Kedua : Menghancurkan Bumi.
BOOMM! BOOMM!
Dia terus melakukan Tekniknya itu yang hanya menggunakan Jari Pertama hingga Kedua untuk Monster tingkat kuning yang sudah lebih dari satu juta.
Dalam dua Jam, Xie Yan sudah memusnahkan gelombang Monster tingkat kuning
Karena Kekuatannya yang sudah di tingkat Dewa Sejati, dia sama sekali tidak merasakan kelelahan walau sudah menggunakan beberapa kali Teknik penghancurnya.
Tidak lama setelah memusnahkan Monster tingkat kuning, gerombolan monster yang kebih kuat datang ke arah Xie Yan lagi.
"Tch...Walaupun aku tidak kelelahan dengan Monster tingkat kuning setidaknya berikan aku sedikit untuk bersantai." Gumam Xie Yan kesal saat melihat monster tingkat biru mendekat.
Dari dalam lingkaran tidak terlalu besar yang hanya bisa ditempati dua orang, Xie Yan meggerakkan lagi Teknik Penghancurnya.
"Jari Pertama : Menghancurkan Gunung dan Sungai."
Jari Kedua : Menghancurkan Bumi."
__ADS_1
BOOMM! BOOMM!
BOOMM! BOOMM!
Dia mengeluarkan Jari Pertama dan Kedua secara bersamaan sehingga dampak ledakan dari kedua teknik itu lebih besar dan membunuh lebih banyak monster.
Didalam hutan Highest Area tempat Xie Yan betarung, hanya ada suara teriakan menyedihkan dari monster monster itu.
Xie Yan juga sekali kali melepaskan tebasan Qi miliknya yang cukup besar dan membunuh ratusan monster tingkat biru tersebut.
Petarungan ini lebih lama dari tingkat kuning karena gelombang monsternya lebih banyak bermunculan dari gelombang sebelumnya.
Butuh Lima jam Xie Yan menghabiskan gelombang tingkat biru itu. Lima jam dan ditambah dua jam, sudah tujuh jam Xie Yan terus bergerak.
Energi didalam tubuh Xie Yan masih banyak namun dia merasa lelah selalu bergerak selama tujuh jam itu terutama dia harus tetap didalam lingkaran dan membuat-nya sangat bosan.
"Sialan...Bukankah ini terlalu membosankan!" Gumam Xie Yan.
Setelah itu, Gerombolan Monster tingkat ungu mulai menampakkan dirinya.
Wajah Xie Yan tampak jelek, "Apa ini terus berlanjut sampai bertemu dengan Monster ranah Dewa Sejati?" Pikir Xie Yan.
Jika itu terjadi bisa saja Xie Yan akan mati jika segerombolan Dewa Sejati Puncak datang.
Dia seperti terpikirkan sesuatu lalu Xie Yan mengeluarkan Klon-nya dengan pedang tingkat dewa yang baru saja dia beli untuk digunakan oleh Klon-nya. Xie Yan hanya ingin Klon-nya menyelesaikan dan dia beristirahat sambil mengisi Energi Qi miliknya hingga penuh untuk bersiap jika melawab gelombang monster Dewa Sejati.
Selagi Klon-nya sedang membunuh, Xie Yan juga melihat-lihat Statusnya terutama pada persenan ranahnya yang terus bertambah satu persen.
"Hmm...sebelum-nya 23% tapi sekarang sudah naik menjadi 45% dan terus berlanjut." Katanya pelan
Dia juga melihat LP-nya yang sudah dibanjiri dengan angka yang mencapai lebih dari 1 Kuadriliun.
Dengan LP sebanyak itu, Xie Yan bisa membeli banyak barang tingkat Dewa untuk Sumber daya Keluarganya.
Setelah melihat-lihat Info dari status-nya, Xie Yan kembali menutup mata-nya lalu mengolah Teknik Pelahap Surgawi-nya dan menyerap Energi di sekitarnya.
Karena menyerap Energi, persenan pada ranah Xie Yan juga sedikit demi sedikit terus bertambah dan mungkin saja Xie Yan akan mencapai di atas Dewa Sejati Puncak yaitu ranah Prajurit Dewa.
Didalam lingkaran, Xie Yan hanya duduk disana tanpa khawatir monster datang menyerangnya karena Klon-nya juga melindunginya.
Bagi Klon Xie Yan tentu saja ini masih sangat mudah terutama Klon-nya juga berada di ranah Dewa Sejati dan untuk membunuh tingkat ungu dengan pedang tingkat dewa itu tidak menjadi masalah.
Klon Xie Yan terus bergerak satu hari penuh didunia leveling ini dan selalu bergerak dengan mengayunkan pedan-nya dan melepaskan tebasan Energi dari bilah pedannya menebas monster tingkat ungu dengan cepat.
Klon Xie Yan juga sekali-kali menggunakan Teknik Penghancur yang sama seperti Xie Yan asli untuk mengurangi gerombolan monster dan memudahkan-nya.
Gerombolan Monster tingkat ungu sudah berhasil dimusnahkan Klon Xie Yan dalam waktu satu hari yang sudah mencapai ratusan juta lebih banyak dari kedua gelombang yang Xie Yan lawan.
Xie Yan juga bersiap siap untuk menyambut gerombolan tingkat hitam yang kali ini tidak langsung datang dan membuat Klon-nya sedikit beristirahat selama dua jam.
Setelah dua jam telah berakhir, gerombolan monster tingkat hitam mulai berdatangan namun gerombolan ini tidak berdatangan seperti gerombolan lainnya yang langsung datang dengan jutaan.
Gerombolan monster tingkat hitam datang dengan sebanyak ratusan dan berselang beberapa menit ratusan monster tingkat hitam kembali berdatangan.
__ADS_1
Walau gerombolan monster tingkat hitam itu selalu berdatangan selang beberapa menit, mereka tetap saja lebih sulit dibunuh dari pada tingkat ungu.
Tentu saja yang bertarung masih Klon Xie Yan sedangkan Xie Yan masih diam dengan sikap lotusnya di dalam lingkaran tersebut.
Gelombang monster tingkat hitam tidak berhenti selama tiga hari di dunia leveling dan terus berdatangan dan tidak tahu kapan mereka akan berhenti.
Xie Yan sekali-kali melihat kembali statusnya yang sudah mencapai angka 80% setelah membunuh monster tingkat hitam selama tiga hari penuh.
"Tidak lama lagi aku mungkin akan mencapai ranah Prajurit Dewa." Pikir Xie Yan.
......
......__________________________......
...LIKE > VOTE > RATE 5...
...Tingkat Kultivasi...
...God :...
...Dewa Awal :...
...(Rendah - Menengah - Puncak)...
...- Dewa Bumi...
...- Dewa Laut...
...- Dewa Langit...
...- Dewa Nirwana...
...- Dewa Perak...
...- Dewa Emas...
...- Dewa Giok...
...- Dewa Kuning...
...- Dewa Biru...
...- Dewa Ungu...
...- Dewa Hitam...
...- Dewa Sejati/True God...
...(Rendah - Menengah - Tinggi - Puncak, Setiap tingkatan terdapat bintang 1,2,3)...
...Dewa Sejati:...
...(Rendah - Menengah - Tinggi - Puncak,Setiap tingkatan terdapat bintang 1,2,3)...
__ADS_1
...- Prajurit Dewa...
...- Jendral Dewa...