
"Nah, Sekarang hanya kau yang tersisa Pak tua!" Xie Yan berkata sambil menatap tajam Tetua tersebut dengan Aura membunuh-nya.
Glek!
Tetua itu menelan ludah-nya merasakan Aura membunuh Xie Yan yang membuat seluruh tubuh-nya bergidik ngeri.
"B-Bagaimana ini, Aku sudah memprovokasi lawan yang salah..." Pikir Tetua itu sudah ketakutan.
Tentu saja dia ketakutan karena bawahan yang di bawa belum tentu dapat dia bunuh dengan mudah tapi di hadapan Xie Yan semua-nya seperti membunuh semut.
Keringat tidak henti-hentinya mengalir di sekujur tubuh Tetua tersebut, "T-Tuan...M-Maaf saya tidak punya mata dan telah menyinggung Tuan." Tetua itu berkata dengan tubuh bergetar.
Di dalam pikiran-nya dia harus meminta maaf jika ingin hidup.
"Setelah semua bawahan-mu mati ditanganku barulah kamu meminta maaf untuk hidupmu?" Ujar Xie Yan. "Tch! Kau bahkan lebih rendah dari orang yang kubunuh itu!" Xie Yan berkata lalu langsung meledakkan tubuh dari Tetua Kelompok Kabut Hitam.
Dia pun kembali ke Istana Giok Putih yang disana ada An Chyou, Jianheeng dan Zhi baru saja datang.
"Ayah...Itu sangat hebat, hanya dengan menyentuh-nya saja kamu sudah membuat mereka meledak!" Jianheeng berteriak kegirangan.
Xie Yan hanya bisa tersenyum menanggapi anak-nya itu, Dia lalu menatap An Chyou. "Seperti-nya orang-orang akan mulai mengetahui tentang Istana Giok Putih ini dan mungkin akan mencoba merebut-nya." Jelas Xie Yan.
"Hmm, Apa sebaiknya kupindahkan saja Istana Giok Putih ini kedalam Dunia Jiwa ku dan saat aku berpergian Keluargaku akan lebih tenang?" Gumam Xie Yan, dia tentu tidak khawatir jika membiarkan Istana Giok Putih dia tinggalkan karena memiliki Formasi tingkat Dewa tapi itu akan membuat Keluarga-nya tidak tenang dengan kemunculam Kultivator lain.
Zhi yang dapat mendengar-kan gumaman Xie Yan dibuat terkejut, "K-Kamu bilang Dunia Jiwa?" Kata Zhi memastikan lagi.
Xie Yan menaggguk, "Benar...Sepertinya kamu mengetahui tentang Dunia Jiwa." Jawab Xie Yan.
"Tentu saja aku tahu, tapi dengan tingkatan kamu yang sekarang seharus-nya tidak mungkin memuncul-kan Dunia Jiwa!" Zhi berkata dengan nada sedikit tinggi karena untuk memuncul-kan Dunia Jiwa haruslah di tingkatan tertentu dan untuk memperluaskan-nya sangatlah susah.
Xie Yan hanya terdiam, tentu saja Dunia Jiwa itu berkat pemberian dari System dan dia tidak mungkin mengatakan hal itu.
"Mungkin aku cukup Istimewa." Xie Yan berkata dengan pelan tapi jawaban Xie Yan membuat Zhi tidak tahu harus berkata apa-apa lagi.
__ADS_1
An Chyou yang bersama dengan mereka tidak mengerti maksud dari pembicaraan Zhi dan Xie Yan tapi yang membuat dia heran mengapa Zhi sekarang lebih aktif dari pada sebelum-nya sehingga membuat-nya penasaran apa yang terjadi setelah Xie Yan dan Zhi berbincang.
"Chyou, Apakah kamu bisa meninggalkan Istana Rubah Surgawi?" Tanya Xie Yan, Jika dia ingin membawa seluruh Istana Giok Putih beserta Keluarga-nya ke Dunia Jiwa maka An Chyou harus terpaksa berpisah dengan mereka semua.
"T-Tidak mungkin, jika aku meninggalkan mereka maka Kekuatan Istana Rubah Surgawi akan sangat lemah dan Istana lain dengan mudah menekan mereka." Kata An Chyou menjelaskan.
Xie Yan sudah menebak jawaban An Chyou, lagipula tidak mungkin dia membiarkan meninggalkan Ras-nya.
"Terutama sekarang aku harus melatih mereka untuk Turnamen Langit yang nanti-nya semua Kelompok di Benua Tianmu akan berlomba-lomba untuk memenangkan Turnamen tersebut dan ini akan membuat nama mereka naik." An Chyou berkata lagi.
"Turnamen Langit?" Xie Yan penasaran.
"Benar, Pemenang dari Turnamen itu nanti-nya akan menjadi murid dari Lima Raja Langit yang merupakan Kekuatan terkuat di Benua Tianmu ini, mereka bahkan sudah tidak termasuk di Peringkat Surgawi." An Chyou menjelaskan.
Mendengar itu, Senyum terukir di Wajah Xie Yan, Tapi bukan tentang Lima Raja Langit itu yang membuat dia tertarik. "Bukankah Anak-anakku bisa mengikuti Turnamen itu untuk menambah pengalaman." Batin-nya.
"Kapan Turnamen itu di adakan" Tanya Xie Yan.
"Lima tahun lagi..." Balas An Chyou.
...
Dunia Jiwa,
Xie Yan memindahkan mereka bertiga ke Dunia Jiwa miliknya.
"Ayah dimana ini?" Tanya Jianheeng.
"Bukankah kita seharus-nya berada di Istana Giok Putih?" An Chyou juga sangat penasaran mengapa tiba-tiba pindah ke tempat padang rumput.
Sedangkan Zhi tahu dimana ini dan tubuh-nya tidak henti-henti bergetar. "A-Apaan ini, B-Bagaimana bisa Dunia Jiwa seluas ini." Batin Zhi melihat sekeliling-nya.
"Bahkan aku semasa hidup-ku hanya selebar dua pulau kecil tapi tempat ini aku meresa di tak berujung." Batin-nya lagi sambil menatap Xie Yan, "Heh...Istimewa?" Gumam-nya hampir tertawa mendengar jawaban Xie Yan sebelum-nya.
__ADS_1
"Ini adalah Dunia Jiwa atau bisa dibilang Dunia ku sendiri..." Kata Xie Yan menjelaskan dengan singkat kepada Jianheeng dan An Chyou.
"Wah...Ayah punya Dunia sendiri? Jika Lian Mei tahu tempat ini dia pasti sangat senang." Kata Jianheeng.
"Tenang saja, nanti akan kita bawa mereka." Balas-nya.
"Tuan..." Heise tiba-tiba muncul dan mendatangi Xie Yan setelah merasakan kehadiran-nya.
"Ayah, Siapa Paman ini?" Tanya Jianheeng yang belum pernah melihat kehadiran Heise.
"Oh...Dia adalah Binatang Kontrak Ayah, Heise." Xie Yan memperkenalkan. "Ini Anakku, Jianheeng." Kata Xie Yan kepada Heise.
"Halo Paman Heise..." Ucap Jianheeng dengan sopan.
"Halo juga Tuan Muda..." Balas Heise.
"Heise, Kamu bisa berubah ke bentuk asli dan bawa Jianheeng melihat lihat tempat ini tapi jangan bawa ke Hutan Leveling." Pinta Xie Yan.
Heise mengagguk dan kemudian dia berubah ke bentuk kuda yang sudah setinggi dua meter lebih.
"Wah...Paman Heise adalah Binatang Iblis Kuda dan ini sangat gagah!" Teriak Jianheeng lalu menatap Ayahnya. "Ayah, apa aku bisa naik ke punggung Paman Heise?" Tanya-nya.
Sebelum Xie Yan menjawab, Heise sudah menjawab-ny. "Silahkan Tuan Muda, saya akan membawa anda melihat lihat tempat ini." Katanya.
Jianheeng tampak senang dan dengan cepat melompat ke punggung Heise. "Ayah, Ibu Keempat...Aku berkeliling dulu dengan Paman Heise." Ujar-nya sambil melambai ke mereka dengan penuh senyum.
An Chyou dan Zhi sangat iri saat melihat Jianheeng ingin berkeliling tempat ini. "Jadi kenapa kamu membawa kami kesini?" Tanya An Chyou penasaran tujuan Xie Yan.
Xie Yan berjalan ke tempat bangunan yang suda dia bangun dan diikuti oleh mereka berdua. "Aku akan membawa Istana Giok Putih ke tempat ini dan juga membawa Istana Rubah Surgawi untuk tinggal disini." Ucap Xie Yan. "Apakah kamu setuju? Dengan begini mereka bisa berlatih disini dan bahkan lebih aman." Tanya Xie Yan.
Dengan begitu dia akan melatih dan memiliki salah satu pasukan Ras Rubah bersama-nya sebagai sekutu lalu dia bisa membuat kerajaan-nya sendiri.
......
__ADS_1
...[Jangan lupa dukungan kalian dengan,...
...LIKE > GIFT > VOTE > RATE 5!]...