Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 142- Kekasihnya


__ADS_3

Setelah dia membunuh Wang Ciao dan Wang Zhong, Xie Yan langsung meninggalkan Sekte Baihua dan menuju Klan Wang.


Xie Yan yang telah tiba di depan gerbang Klan Wang dengan menggunakan topeng wajahnya agar tidak ada yang mengenalnya.


Saat Xie Yan mendekati gerbang Klan Wang, dia dihentikan penjaga Klan Wang. "Berikan ini kepada Patriak Klan Wang. Jika kalian tidak memberikannya kau akan menyesal!" Ucap Xie Yan dengan mengeluarkan Aura membunuhnya lalu menyerahkan dua kotak berbeda.


Penjaga yang bertugas itu merasakan Aura membunuh milik Xie Yan hanya bisa mengagguk. Jika dia mengatakan hal lain mungkin saja baginya mati oleh ahli yang tidak dikenal ini.


Setelah memberikan kedua kotak yang berisi tubuh Wang Ciao dan Wang Zhong, Xie Yan meninggalkan Klan Wang.


Penjaga itu merasa lega setelah kepergian Xie Yan, dia menatap kedua kotak itu lalu mengangkatnya untuk diberikan ke Patriak Klan Wang.


...


Di Aula Klan Wang


Patriak dan beberapa Tetua Klan Wang sedang melakukan pertemuan rutin mereka.


Tuk...Tuk...


Sebuah ketukan dari pintu aula tersebut lalu masuklah penjaga yang ditemui oleh Xie Yan.


"Salam Patriak, Salam Tetua..." Ucap Penjaga itu dengan hormat.


"Ada apa...?" Tanya salah satu Tetua kepada Penjaga itu.


Penjaga itu lalu mendekat, "Seseorang memberikan ini dan mengatakan untuk memberikannya langsung kepada Patriak." Kata Penjaga itu meletakkan kedua kotak di meja.


"Huh...? Seseorang mengirimkannya padaku?" Patriak Klan Wang, Wang Moe bertanya dengan bingung sambil menatap kedua kotak itu.


"Apakau tahu ciri-ciri orang yang memberikan kedua kotak itu...?" Tanya Patriak merasa sedikit perasaan tidak menyenangkan dari kedua kotak Itu.


"Dia memiliki rambut kuning dengan wajah pucat tapi, saat dia memberikan kedua kotak ini dia mengeluarkan Aura membunuh yang mengerikan," Jelas Penjaga itu.


"Kalau begitu, cobalah buka kotak itu..." Kata Wang Moe ke Penjaga itu.


Penjaga yang diperintah merasakan sesuatu tidak beres tapi, dia tetap menyakinkan dirinya membuka kotak itu.


Semua Tetua yang didalam ruangan juga sangat penasaran dengan isi kedua kotak itu tapi mereka tidak mengendurkan penjagaannya jika didalam adalah sebuah perangkap.


Penjaga itu mengangat penutup kotak itu dengan perlahan lahan dan mulai terlihat isi didalam Kotak tersebut.


Buk...

__ADS_1


Penjaga itu jatuh dengan Wajah penuh keringat dingin dan tubuh bergetar, "I-Itu...Tu-tubuh Tuan Muda kedua." Katanya bernada bergetar sambil menunjuk kotak tersebut.


"A-Apa!" Semua Tetua berdiri dari tempatnya untuk melihat apa yang dikatakan penjaga itu benar atau tidak.


"I-Itu benar..." Semua Tetua tidak tahu harus berekspresi apa, mereka kemudian menoleh ke Wang Moe yang sudah diam ditempat tapi Aura Membunuh sudah merembes keluar.


Salah satu Tetua lainnya kemudian membuka Kotak lainnya, "I-Ini...S-Siapa yang berani melakukannya..." Kata Tetua itu juga dengan bibir bergetar.


Apa yang dia lihat adalah Tuan Muda pertama, Wang Ciao.


BOOMM!


Aura Dewa Nirwana rendah memenuhi ruangan Aula Klan Wang membuat semua Tetua merasa tertekan. Aura itu tentunya berasal dari Patriak Klan Wang, Wang Mo.


"SIAPA!!! SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN INI!" Kata Wang Moe marah besar hingga terdengar ke seluruh kediaman Klan Wang.


Kematian Murid Inti Sekte Baihua sudah tersebar di Ibukota Hua dari mulut ke mulut karena yang mati bukan hanya Murid Inti Sekte Baihua tapi juga anak dari Patriak Klan Wang.


Kematian Wang Ciao membuat nama Sekte Baihua menjadi jelek karena meninggalnya Murid Inti disaat dia sedang berada di kediamannya setelah salah satu tubuh bawahannya ditemukam masih tergeletak di Kediaman Wang Ciao.


Ini berarti Sekte Baihua tidak memiliki perlindungan kuat untuk melindungi salah satu murid mereka.


Dengan Kejadian ini, Sekte Baihua dan Klan Wang menjadi memiliki hubungan yang buruk tapi tetap saja Klan Wang tidak mungkin bisa menyerang Sekte Baihua sehingga hanya membuat rumor rumor buruk tentang Sekte Baihua.


...


"Hahaha..." Xie Yan yang sedang berjalan jalan di Kota Hua tertawa saat melihat gambar wajahnya saat dia di memberikan hadiah ke Klan Wang.


"Mereka sepertinya sangat ingin membunuhku..." Ucapnya saat melihat hadiah buronan yang adalah Senjata Tingkat Suci dan 100.000 Batu Energi tingkat atas.


"Sampai dunia kiamat mereka tidak mungkin menemukanku!" Xie Yan menyeringai melihat usaha sia-sia Klan Wang.


"Klan Wang...? Kalian tunggu saja Klan yang kalian bangga bangga akan lenyap dari Kota Hua ini." Katanya.


Dia kemudian melanjutkan perjalannya ke Klan Jian untuk menjumpai dengan Tetua Li.


Xie Yan yang sudah tiba di depan Klan Jian meminta untuk bertemu dengan Jian Jia Li kepada salah satu anggota Klan Jian yang sedang bertugas.


Tapi saat anggota itu mendengar nama Jian Jia Li, wajah mereka tampak berubah. "Huh...Kau kesini untuk bertemu dengan orang merusak nama Klan Jian..?" Kata Anggota Klan Jian.


Xie Yan tidak heran dengan perkataan anggota mereka barusan karena tindakan Tetua Li, banyak anggota Klan Jian yang membencinya karena menolak lamaran dari anak Ketua Sekte Baihua.


Dengan Pernikahan itu, Klan Jian yang merupakan Klan terlemah di antara Klan besar mungkin saja akan naik jika Pernikahan ini berlangsung.

__ADS_1


"Jika kau adalah orang Jia Li lebih baik untuk meninggalkan Klan Jian!" Kata Anggota Klan Jian mencoba mendorong Xie Yan untuk pergi.


BOOMM! DUAR!


Xie Yan yang didorong tentu saja kesal dan langsung menampar Anggota Klan Jian. Anggota Klan Jian yang mendorong Xie Yan melesat menabrak gerbang Klan Jian hingga hancur.


Anggota Klan Jian yang terkena tamparan itu langsung tergeletak pingsan.


"Huh...Sampah ini, beraninya dia mendorongku!" Ucap Xie Yan, "Orang sepertimu mengatakan Tetua Li merusak nama Klan? Mungkin orang orang sepertimulah yang merusak!" Xie Yan menyeringai menatap anggota yang tergeletak itu.


Keributan itu membuat Anggota Klan Jian yang sedang berlatih mendatangi ke Gerbang Klan Jian.


Didepan Xie Yan sekarang sudah berkumpul sebagian Anggota Klan Jian, "Siapa kau!? Beraninya kau membuat kekacauan disini..?" Kata Salah satu dari mereka menunjuk Xie Yan.


"Ada Apa ini...?" Seorang Pria paruh baya datang didalam kerumunan.


"Tetua Keempat..." Panggil mereka saat melihat Pria paruh baya itu yang adalah Tetua Keempat.


Tetua Keempat lalu melihat anggota yang tergeletak pingsan lalu menatap Xie Yan, "Nak...? Kenapa kamu membuat Kekacauan di Klan Jian..?" Katanya dengan pelan.


"Aku kesini untuk bertemu dengan Jian Jia Li." Ucap Xie Yan terus terang.


Tetua Keempat masih dalam keadaan tenang, "Kamu ingin bertemu dengan Jia Li..? Hubungan apa yang kamu miliki..?" Tanya Tetua Keempat Klan Jian.


Xie Yan diam, "Aku kekasihnya..." Kata Xie Yan tidak merasa bersalah sama sekali.


Seketika Wajah Tetua Keempat itu sedikit berubah dan semakin memperhatikan Xie Yan.


Semua orang disana langsung berbisik bisik saat mengetahui bahwa Xie Yan ternyata memiliki hubungan Kekasih dengan Jia Li.


"Apa..! Jadi dia adalah orang yang membuat Jia Li menolak anak Ketua Sekte Baihua..?"


"Dia memang Tampan, tapi sepertinya dia tidak memiliki status."


Xie Yan tentu mendengar bisikan bisikan itu dan hampir tertawa.


"Baiklah, Ikuti aku.." Kata Tetua Keempat mengundang Xie Yan masuk ke dalam Klan Jian.


......


......_________________________......


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...

__ADS_1


__ADS_2