Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 184- Walikota Palsu


__ADS_3

"Hancur? Sepertinya kau tidak mengetahui kejadian yang terjadi pada pasukan Kekaisaran Currant dan sepertinya Kota Fuy sudah memilih untuk menyerah pada Kekaisaran Currant. Jadi aku tidak akan lembut lembut menghabisi kalian semua..." Ucap Jenderal Besar Hao.


Perkataan Jenderal Besar Hao membuat Walikota dan pasukan lainnya tertawa menghina. "Hahahah...Menghabisi kami dengan kalian bertiga dan bahkan satu anak kecil?" Kata Walikota Fyu itu.


Xie Yan tidak peduli sama sekali, "Hah...Jenderal Besar Hao dan Jenderal Besar Tang, aku ingin kalian membersihkan semuanya. Aku dan Yue akan menunggu kalian..." Ucap Xie Yan langsung menghilang dari pandangan mereka semua tanpa mendengar balasan dari Jenderal Besar Hao dan Tang.


Untuk menghadapi mereka semua, Xie Yan tidak peduli sama sekali dan lebih baik membiarkan Jenderal Besar Hao dan Tang yang akan berurusan dengan pemberontak itu.


"Baik Tuan Xie..." Jenderal Besar Hao dan Tang tetap membalas walaupun Xie Yan sudah menghilang dari pandangan mereka.


Disisi lain, Walikota dan pasukan yang mengepung Jenderal Besar Hao,Tang sangat terkejut saat menghilangnya Xie Yan dan Yue.


"A-Apa..?! Kemana pemuda itu dan bocah bersamanya..." Ucap Walikota itu sambil melihat kanan kirinya.


"Sial...Sepertinya mereka menggunakan sesuatu Artefak untuk kabur! Cepat cari mereka, jangan biarkan satu orang pun lolos." Perintah Walikota itu kepada salah satu pasukannya.


"Baik Walikota..." Pasukan yang diberiperintah langsung bergerak ingin mencari Xie Yan namun serangan cepat tiba tiba datang mengarah kekepalanya.


BOOMM!


Kepala pasukan itu langsung pecah akibat serangan tersebut yang datangnya dari Jenderal Besar Hao.


"Huh...Sampah seperti kalian tidak layak berurusan dengannya." Ucap Jenderal Besar Hao.


Melihat salah satu pasukannya mati dengan kepala yang hancur, Walikota itu sangat marah. "Bajingan ini, Cepat bunuh dia..." Teriaknya menunjuk Jenderal Besar Hao dan Jenderal Besar Tang.


Pasukan yang mengepung Jenderal Hao dan Tang bergerak bersama mencoba untuk membunuh mereka berdua.


...


Masih di Kota Fyu,


Xie Yan muncul di pertengahan kota bersama dengan Yue dan Feng Xia yang dipundaknya.


"Ayah...Apakah tidak masalah dengan meninggalkan Paman-paman itu untuk melawan semua orang itu?" Tanya Yue.


Xie Yan mengagguk, "Tenang saja, mereka jauh lebih kuat dari pada semua orang yang berada disana." Balas Xie Yan.


"Begitu ya..." Yue berkata dengan nada pelan sambil menundukkan kepalanya, "Ohiya Ayah...Kapan Ayah akan mengajari aku bertarung? Aku juga ingin menghajar orang jahat yang mengaggu kita." Tanya Yue.


Xie Yan membalas dengan senyum sambil mengelus kepala Yue, "Tenang saja, Tidak akan lama lagi Ayah akan mengajarimu dan sebaiknya kamu harus rajin memakan Pill yang selalu kuberikan." Jawab Xie Yan.

__ADS_1


Selama ini Xie Yan selalu memberikan Pill penguat tubuh untuk Yue sebelum dia mulai berkultivasi agar kekuatan fisiknya jauh lebih kuat dari pada setingkat dengannya.


"Mmm...Yue selalu memakannya dengan rajin." Balas Yue.


"Baguslah, Kalau begitu..." Xie Yan memanggil Klon miliknya.


Mata Yue terbuka lebar saat melihat kemunculan Xie Yan yang lain, "Wah! Ayah, kamu ada dua..." Ujar Yue.


"Hahaha...Ini adalah Teknik Ayah, Bermainlah sebentar dengan Feng Xia" Balas Xie Yan menunjukkan tempat tidak jauh darinya. Dia lalu mengeluarkan 30 Bendera Formasi dan memberikannya kepada Klonnya untuk diletakkan disetiap pinggiran Kota sama dengan sebelumnya.


Klon Xie Yan dalam sekejap melesat cepat menaruh bendera formasi tersebut diseluruh Kota Fyu.


Saat Klon Xie Yan sedang menaruh setiap Bendera Formasi,


Jenderal Besar Hao dan Tang sedang berdiri ditumpukan mayat layaknya dewa kematian.


Mereka berdua sudah menghabisi setiap pasukan yang mengelilingi mereka berdua tanpa ampun dan sekarang hanya menyisakkan Walikota dan hanya dua pasukan yang tersisa disisinya.


Wajah dari Walikota sudah tampak pucat, setiap tubuhnya dipenuhi oleh keringat dingin melihat pembantaian yang ada didepan mereka sekarang.


"B-Bagaimana m-mungkin, kalian hanya berdua..." Ucap Walikota itu perlahan lahan bergerak mundur dari tempatnya karena ketakutan.


Jenderal Besar Hao dan Tang menatap ke arah Walikota dengan tubuh gendut itu. "Apa yang akan kita lakukan padanya?" Tanya Jenderal Besar Tang.


Walikota dapat mendengar suara Jenderal Besar Hao dan membuat seluruh tubuhnya gemetar ketakutan. "S-Sial, Aku harus lari dari mereka..." Batin Walikota itu sambil melihat kedua pasukan disampingnya yang sama pucatnya dengannya.


"T-Tuan, bagaimana kita melawan mereka berdua? Mereka terlalu kuat." Ucap kedua pasukan itu.


"Eh..?"


Tiba-tiba Walikota mendorong kedua pasukan itu ke arah Jenderal Besar Hao dan Tang, "Aku akan kabur dan kalian harus menahannya demi hidupku." Ucapnya langsung melesat pergi dari Kota Fyu.


Slash! Slash!


Kedua Pasukan yang didorong oleh Walikota langsung ditebas oleh pedang Jenderal Besar Tang dan Hao. Mereka berdua bahkan tidak sempat untuk melakukan serangan balik dan langsung mati terbelah.


"Huh..? Dia mengorbankan pasukannya untuk kabur?" Kata Jenderal Besar Tang menggelengkan kepalanya.


"Sayang sekali itu percuma, dia tidak akan bisa kabur kemanapun dengan Kekuatannya itu..." Ucap Jenderal Besar Hao menghilang dari tempatnya mengejar Walikota tersebut sedangkan Jenderal Besar Tang hanya menunggu di tanah kosong itu.


...

__ADS_1


Seseorang melesat dengan kecepatan tinggi seperti cahaya untuk keluar dari Kota Fyu. Itu adalah Walikota yang berlari dari Jenderal Besar Hao dan Tang, "Sial...Sial...Sial...Aku tidak tahu bahwa yang dikirim Kekaisaran akan sangat kuat." Ucapnya masih dalam ketakutan.


"Sepertinya mereka tidak mengejarku. Walaupun dua orang itu lemah itu masih memberikanku kesempatan untuk kab..." Kata-katanya terhenti saat seseorang tiba menyentuh kepalanya dari belakangnya.


BAM!


Walikota itu langsung tengkurap dengan Wajah ditanah. "Hei Gendut! Apakau berpikir bisa kabur dariku..?" Kata Jenderal Besar Hao yang dengan mudah mengerjar Walikota.


"Ugh..!" Wajah Walikota itu sudah tampak hancur akibat benturan yang dilakukan Jenderal Besar Hao ke tanah.


Jenderal Besar Hao kemudian menjambak rambut Walikota dan membuatnya berlutut dengan Wajah hancurnya dipenuhi dengan darah.


"B-Bagaimana b-bisa kau mendapatkanku..." Walikota itu berkata dengan susah payah terutama semua giginya telah hancur.


"Tentu saja itu mudah, karena kau terlalu lemah..." Balas Jenderal Hao dengan terkekeh.


"Sekarang siapa kau? Kau pasti bukan Walikota asli Kota ini dan semua pasukan itu pastilah berasal dari Kekaisaran Currant." Tanya Jenderal Besar Hao.


Walikota itu memaksakan senyum, "Percuma saja kau menanyakan hal itu, aku tidak akan pernah memberitahumu." Balas Walikota itu dengan percaya diri.


"Cih...Karena kau memilih untuk tidak memberitahu lebih baik aku membaca jiwamu!" Kata Jenderal Besar Hao lalu mulai membaca Jiwanya satu persatu.


Setiap adegan tentang terjadi di Kota Fyu tergambar dipikiran Jenderal Besar Hao.


Beberapa menit kemudian dia melepaskan tangannya dari kepala Walikota yang sudah tampak seperti orang idiot akibat Jiwanya yang rusak, Jenderal Besar Hao dengan sengaja merusak Jiwa Walikota tersebut.


"Huh, Jadi begitu...Kota ini sudah lama ditempati oleh Pasukan Currant, Walikota asli ini sudah dibunuh oleh mereka dan beberapa penduduk sudah dibunuh dan beberapa dari mereka di biarkan untuk hidup dengan ancaman lalu beberapa pasukan Currant juga menyamar menjadi penduduk untuk mengecoh Kekaisaran Ruby." Gumam Jenderal Besar Hao.


"Pantas saja saat kami masuk semua tatapan penduduk disini begitu aneh." Katanya.


Wush!


Cahaya terang muncul dari setiap sisi Kota mengelilingi Kota Fyu.


Jenderal Besar Hao melihat ke atas langit, "Sepertinya Tuan Xie sudah membuat Formasi tapi sayang sekali tidak ada orang yang menempati kota ini." Ujarnya.


"Sebaiknya aku bertemu dulu dengan Tuan Xie lalu membicarakan apa yang akan dilakukan dengan Kota ini." Katanya sambil menjambak dan menyeret Walikota palsu itu yang sekarang sudah menjadi idiot ke tempat Xie Yan.


......


......__________________________......

__ADS_1


...LIKE > VOTE > KOMEN > RATE 5...


__ADS_2