Leveling Demon System

Leveling Demon System
Ch 211- Tuan Istana Singa Api


__ADS_3

"Heeh...Bukankah itu berarti Ayah meminta kami kabur dari musuh? Aku tidak mau, aku hanya ingin Teknik bertarung Ayah!" Ucap Jianheeng yang membuang mukanya menolak Teknik yang ingin di ajari Xie Yan.


Mendengar ucapan barusan yang keluar dari mulut Anaknya itu, Xie Yan hampir dibuat kesal. Dia hanya bisa menahan dan memaksakan senyum-nya karena dia juga tahu sifat Jianheeng sangat suka bertarung.


Bahkan saat di Alam Fana, dia terus mengajak Xie Yan untuk bertarung tapi tidak pernah sekalipun dia bisa menyentuh Xie Yan.


BAM!


Pukulan kuat datang ke kepala Jianheeng, "Aduuuh...Adik Mei, itu sakit!" Kata Jianheeng mengelus kepala-nya dimana Lian Mei memukulnya.


"Berani-nya kamu menolak pemberian Ayah! Lagipula Ayah memberikan Teknik itu untuk kita bertahan hidup jika ada hal yang tak terduga seperti bertemu musuh kuat!" Kata Lian Mei marah besar pada Jianheeng.


"Ayah tidak bisa selalu disamping kita dan jika kamu mati maka semuanya akan sedih!" Katanya lagi.


Yanming yang merupakan anak paling kecil hanya diam melihat Kakak-kakaknya itu.


Xie Yan tersenyum lebar saat Lian Mei mengerti maksud-nya saat memberikan Teknik Langkah tersebut. "Gadis kecil-ku memang sangat pintar!" Batin Xie Yan.


Dia kemudian melangkah ke Lian Mei sambil mengelus kepalanya, "Benar apa yang dikatakan Mei'er, terutama kalian belum pernah merasakan hidup dan mati saat melakukan petarungan." Kata Xie Yan, dia tentu saja pernah saat melawan Siluman itu dan ingin membalas-nya jika bertemu dengannya.


"B-Baik Ayah, Jianheeng salah..." Jianheeng berkata dengan tulus.


"Kalau begitu akan Ayah praktekkan Teknik Langkah ini." Ucap Xie Yan lalu dia melakukan Teknik Langkah tersebut.


Lian Mei, Jianheeng dan Yanming melihat Xie Yan yang sedang berlari cepat dan diantara telapak Kakinya terdapat Awan tipis yang membantunya berlari.


Xie Yan semakin menambah kecepatan-nya hingga Lian Mei, Jianheeng dan Yanming tidak bisa melihat keberadaan Xie Yan lagi.


Setelah mempraktekkan Teknik itu, Anak-anaknya mulai mengikuti langkah Xie Yan.


Di Teknik Langkah ini harus terfokus dalam menciptakan Awan agar disaat memijaknya tidak hancur.


Ketiga Anaknya tentu-nya masih sedikit kesulitan saat memijak awan tersebut, tapi Xie Yan sama sekali tidak khawatir dan percaya anaknya akan mudah mempelajari Teknik tersebut.


Xie Yan nanti-nya juga memberikan Teknik ini kepada semua Keluarga-nya.


Beberapa Jam setelah Xie Yan melatih mereka bertiga, dia merasakan Energi seorang tiga Dewa Sejati tapi hanya dua yang mengarah ke Istana Rubah Surgawi dan satunya lagi hanya berdiam tidak jauh dari mereka.


"Ayah akan pergi sebentar, kalian harus tetap berlatih." Ucap Xie Yan kemudian dia langsung menghilang dari tempatnya.


...


Di Istana Rubah Surgawi,

__ADS_1


Sekarang ada An Chyou, An Ran dan An Qui didepan Istana Rubah Surgawi dengan menatap dua orang yang sedang melayang di atasnya.


Satu orang itu yang memiliki wajah seperti singa dengan tubuh besar adalah Tuan Istana Singa Api dan satu orang lagi si pengkhianat Istana Rubah Surgawi, An Kong.


"An Kong, ternyata kau masih memiliki Wajah datang ke Istana Rubah Surgawi!" Kata An Qui dengan marah.


An Kong yang berdiri di belakang Tuan Istana Singa Api hanya tersenyum dan tidak peduli dengan ucapan An Qui.


"Chyou, sudah lama kita tidak berjumpa. kamu semakin cantik saja, aku tidak sabar ingin merasakan Tubuh dari Tuan Istana Rubah Surgawi." Katanya sambil menjilat bibirnya menatap An Chyou.


"Sayang sekali, kamu sangat telat datang. J*lang itu sudah menyerahkan-nya tubuhnya ke Manusia yang dia bawa beberapa Waktu lalu." Kata An Kong kepada Tuan Istana Singa Api.


(Note: sengaja nama musuh-nya tidak buat karena nyawa-nya tidak lama jadi sia-sia diberi nama)


Wajah dari Tuan Istana Singa Api menjadi jelek mendengar ucapan An Kong. "Manusia? Apakah itu benar Chyou? sayang sekali...Tubuhmu sudah dipakai oleh Manusia!" Kata Tuan Istana Singa Api itu.


"Tapi itu tidak masalah, aku akan tetap menikmati tubuh-mu dan tepat di hadapan Manusia itu lalu membunuh kalian berdua bersama." Katanya lagi.


An Chyou yang dari tadi hanya diam mendengar keduanya berbicara, dia menatap An Kong dan tiba-tiba muncul didepan-nya.


An Kong tentu saja dibuat terkejut karena tidak bisa melihat kecepatan An Chyou yang barusan dan mencoba mundur namun tangan Chyou sudah mecekik leher An Kong.


An Qui dan An Ran juga sama terkejut-nya karena yang mereka tahu Chyou belum dalam kondisi terbaik-nya tapi apa yang mereka lihat Kecapatan Chyou jauh dari yang bisa mereka lihat.


Bahkan Tuan Istana Singa Api tidak bisa menghalangi Chyou saat dia muncul dibelakangnya yang tujuan-nya adalah An Kong.


"Kalian berdua, tahan dia. Setelah ini selesai akan kuberikan dia hukuman." Perintah Chyou kepada Qui dan Ran.


Mereka berdua membalas dengan anggukan kepala lalu menahan An Kong yang hampir saja lewat akibat cekikkan Chyou.


Setelah merasakan Kekuatan Chyou, dia merasa sudah menyesal melakukan tindakan-nya untuk berkhianat.


Dia meminta bantuan Tuan Istana Api untuk membunuh An Chyou dan juga Manusia dengan tawaran akan membayar-nya yaitu memberikan Gadis-gadis Rubah terbaik untuk mereka dan tentang Istana melayang, dia hanya ingin menyimpan-nya sendiri untuk dijadikan miliknya saat Manusia itu mati.


"Tidak, Masih ada Leluhur Singa Api bersama kami. Walaupun nantinya Tuan Istana Singa Api kalah, dia pasti lebih kuat dari Chyou." Batin Kong yang masih berharap.


...


Setelah Chyou melemparkan An Kong kepada mereka berdua, dia langsung menatap Tuan Istana Api dan langsung melesat cepat ke atas langit dengan mengepalkan tangannya mengarah ke Tuan Singa Api.


BOOMM!


Tuan Singa Api menghalau serangan itu namun dia harus terlempar ke bawah karena Kekuatan An Chyou sangat kuat.

__ADS_1


Tuan Singa Api berada di Dewa Sejati Menengah*2 sedangkan, An Chyou di ranah Dewa Sejati Menengah*3.


Walau Kekuatan mereka hanya berbeda satu bintang, kekuatan dari perbedaan bintang tentu saja bagaikan langit dan bumi.


Ditanah, Tuan Singa Api bangkit kembali setelah terpukul ke bawah oleh Chyou.


Dia merasa beruntung Singa Api memiliki kulit yang tebal sehingga mengurangi dampak dari serangan An Chyou barusan.


"Sialan kau An Chyou. Bagaimana bisa kekuatanmu bertambah kuat setelah petarungan kita dulu!" Teriak Tuan Singa Api itu.


"Oh...Apakah si Pengkhianat itu berkata bahwa kekuatanku sudah menurun kepada-mu? Jadi apakah kamu takut dan menyesal sudah datang kesini?" Ejek Chyou.


Tentu saja Awalnya An Kong mengatakan kalau kekuatan An Chyou sudah menurun saat dia merasakan pukulan-nya pada pertemuan sebelumnya.


Diejek oleh An Chyou, Tuan Singa Api yang tadinya dalam bentuk manusia-nya kini kembali ke Wujud aslinya yaitu Binatang Iblis Singa Api.


Wujud Singa Api itu dari ekor, kaki dan bulu di lehernya merupakan Api dan tinggi dari Singa Api tersebut mencapai sekitar sembilan meter.


"Jadi kau ingin bertarung dalam bentuk Binatang Iblis ya..." Ucap Chyou dan tubuh-nya mulai berubah menjadi Binatang Iblis Rubah ekor sembilan.


Tampilan Wujud Rubah ekor sembilan sangat indah, setiap bulunya berwarna merah muda. Tinggi dari Rubah itu lebih rendah dari Singa Api yang hanya setinggi Tujuh meter.


An Chyou yang dalam bentuk binatang iblis-nya dan Tuan Singa Api yang juga dalam bentuk Singa Api-nya langsung menerjang bersama.


Mereka berdua saling bertarung, Kecepatan maupun Kekuatan Rubah Surgawi lebih unggul dari pada Singa Api yang hanya memiliki Kulit tebalnya saja.


Singa Api hanya bisa melemparkan Atribut Apinya pada Rubah Surgawi itu namun dihindari dengan mudah terutama dia memiliki Atribut angin untuk menambah kecepatannya.


Rubah Surgawi jauh memegang kendali pertempuran dengan kelincahannya dan juga setiap ekor-nya sangat menyusahkan Singa Api.


Petarungan Binatang Iblis itu sudah menghancurkan area hutan yang tidak jauh dari Istana Rubah Surgawi.


Sudah cukup lama mereka terus betarung, Singa Api tampak kalah telak. Dia bahkan tidak bisa membalas sekali saja dari serangan Rubah Surgawi.


Tubuh Singa Api dipenuhi luka akibat dari cakaran Rubah Surgawi. Walaupun kulit mereka tebal, tetap saja jika lawannya memiliki Kekuatan yang kuat akan bisa menggores kulit mereka.


Sekarang Tuan Singa Api yang dalam bentuk Binatang Iblis-nya tergeletak ditanah yang sudah tidak sanggup lagi melawan An Chyou dalam bentuk Binatang Iblis-nya.


"Kugh! L-Leluhur, T-Tolong selamatkan aku!" Ucapnya meminta bantuan dengan susah payah.


"Oh, Apa kau memanggil dia ini Lelehur?" Di atas langit seorang Pria sedang membawa Tubuh Singa Api yang lebih besar dari Tuan Istana Singa Api.


......

__ADS_1


......__________________________......


...LIKE > VOTE > RATE 5...


__ADS_2